Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

Analisis Peluang dan Ancaman Perdagangan Furnitur Indonesia di Pasar ASEAN: Studi Kasus Indonesia–Vietnam 2025

Aliansyah, Rifan
Abstract: Penelitian ini menganalisis peluang dan ancaman yang dihadapi sektor furnitur Indonesia dalam perdagangan internasional, dengan fokus pada Vietnam sebagai mitra dagang utama di kawasan ASEAN pada tahun 2025. Dengan menggunakan… unakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini bersumber dari data primer Badan Pusat Statistik (BPS) serta data sekunder dari jurnal ilmiah dan laporan pemerintah. Data primer menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, total nilai ekspor furnitur Indonesia ke Vietnam mencapai $ 8.380.442,83, sedangkan nilai impor dari Vietnam mencapai $ 66.740.816,14. Hal ini mencerminkan defisit perdagangan sebesar sekitar $ 58,36 juta. Meskipun demikian, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif berupa ketersediaan kayu tropis berkualitas tinggi, tradisi desain budaya yang kaya, dan dukungan pemerintah yang terus meningkat. Ancaman utama meliputi persaingan ketat dari produsen Vietnam, inefisiensi logistik, dan hambatan birokrasi perdagangan. Penelitian ini merekomendasikan agar Indonesia melakukan diversifikasi pasar di kawasan ASEAN, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat diplomasi ekonomi bilateral dengan Vietnam.

Analisis Peluang, Ancaman, dan Solusi Ekspor kerajinan Bambu Indonesia ke India pada Periode 2025

Sarah, Yuni
Abstract: Kerajinan bambu merupakan produk ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal yang memiliki potensi ekspor tinggi, khususnya ke pasar India. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, tantangan, dan strategi pengembangan… embangan ekspor kerajinan bambu Indonesia ke India pada tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) menggunakan data sekunder dari BPS, FAO, UNCTAD, IBEF, IMARC Group, dan berbagai literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi daya saing ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume ekspor kerajinan bambu Indonesia ke India pada tahun 2025 mencapai 70.541 kg dan memiliki prospek yang positif seiring meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan. Kekuatan utama terletak pada keunikan desain, nilai budaya, dan bahan berkelanjutan, sedangkan tantangan utama meliputi persaingan dengan produsen lokal India, konsistensi kualitas produk, keterbatasan teknologi, dan hambatan perdagangan. Strategi yang direkomendasikan mencakup peningkatan kualitas produk, inovasi desain, penguatan pemasaran digital, serta dukungan kebijakan ekspor. Penelitian ini menegaskan bahwa kerajinan bambu berpotensi menjadi komoditas unggulan dalam meningkatkan daya saing ekspor Indonesia di pasar India.

Analisis Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CDR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia Periode 2021–2025

Aliya Mayla Faiza, Cici Imaniar, Syifa Jeany Lourentia, Ainun Calvin Nur Alamsyach
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. NPF merupakan… pakan indikator penting dalam menilai kualitas pembiayaan dan tingkat kesehatan bank syariah, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,823, sedangkan CAR juga tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,980. Secara simultan, FDR dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,965. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 3,5% menunjukkan bahwa variasi NPF lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan NPF pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025 tidak ditentukan secara signifikan oleh FDR dan CAR, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal lainnya.

Pengaruh CAR, NPF, dan BOPO terhadap DPK Bank Syariah Indonesia Periode 2021-2025

Muhammad Zaki Aliyafi, Mohammad Rifki Nurizad, Ervi Yunita Sari, Ernie Yusviana, Anang Haris Firmansyah
Abstract: Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, namun kemampuan bank dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) masih dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang tercermin melalui tingkat… gkat kesehatan dan kinerja keuangan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data yang digunakan berupa laporan keuangan triwulanan Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025 dengan jumlah 20 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan software pengolah data statistik yaitu SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap DPK, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap DPK, sedangkan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPK. Secara simultan CAR, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap DPK. Penelitian ini memberikan gambaraDana Pihak Ketiga (DPK)n bahwa penghimpunan DPK pada Bank Syariah Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh kekuatan modal, tetapi juga oleh kemampuan bank dalam mengelola risiko pembiayaan dan menjalankan strategi operasional.

Analisis Kinerja Ekspor Furnitur Kayu Indonesia ke Jepang terhadap Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Tahun 2025

Nisa, Siwi Auliatun
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor furnitur kayu Indonesia ke Jepang dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk industri pengolahan pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif… tif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan terhadap nilai dan volume ekspor furnitur kayu Indonesia ke Jepang selama tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor furnitur kayu Indonesia mencapai volume 44.791.863 kilogram dengan nilai ekspor sebesar US$105.382.247. Temuan ini menunjukkan bahwa furnitur kayu Indonesia memiliki daya saing yang baik di pasar Jepang serta mampu memberikan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan bahan baku kayu. Oleh karena itu, industri furnitur kayu memiliki peran penting dalam meningkatkan devisa negara dan mendukung pertumbuhan sektor industri pengolahan di Indonesia.

Analisis IHSG Sebagai Indikator Kesehatan Ekonomi Indonesia

Wardah, Suhaimatul, Iramawan, Habibi, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sering diposisikan sebagai barometer kondisi ekonomi nasional yang merangkum ekspektasi pelaku pasar terhadap fundamental makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi… engevaluasi peran serta efektivitas IHSG sebagai indikator kesehatan ekonomi Indonesia berdasarkan bukti-bukti empiris dari studi terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (literature review) sistematis yang mensintesis artikel jurnal, laporan ilmiah, dan data sekunder terkait. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa IHSG memiliki hubungan dua arah yang signifikan dengan variabel makroekonomi utama seperti inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan pertumbuhan PDB. Penguatan IHSG mencerminkan optimisme investor dan stabilitas keuangan, sementara penurunannya memberikan sinyal risiko makroekonomi atau tekanan eksternal akibat integrasi keuangan global. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi keterbatasan IHSG, antara lain kerentanannya terhadap perilaku spekulatif jangka pendek, serta ketidakmampuannya dalam merefleksikan kondisi sektor UMKM secara komprehensif. Kesimpulannya, meskipun IHSG sangat relevan sebagai leading indicator untuk membaca dinamika pasar dan mendiagnosis denyut nadi perekonomian, penggunaannya tidak boleh berdiri sendiri. Otoritas kebijakan disarankan untuk mengintegrasikan analisis IHSG dengan indikator sektoral dan sosial-ekonomi yang lebih luas guna menciptakan gambaran kesehatan ekonomi nasional yang utuh, inklusif, dan berkelanjutan. 

Tingkat Kepuasan Mustahik Terhadap Program Pemberdayaan Zakat (Studi Kasus UIN Sumatera Utara Medan)

Zahra Putri Nasution, Allya, Julia Ningsih, Ema, Riski, Muhammad
Abstract: Pengelolaan zakat di lingkungan perguruan tinggi memiliki potensi strategis dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam… tingkat kepuasan mustahik terhadap program pemberdayaan zakat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat efektivitas program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga orang narasumber mustahik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang dilengkapi dengan observasi nonpartisipan serta studi dokumentasi. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan mustahik tergolong cukup tinggi, terutama pada aspek pemenuhan manfaat ekonomi langsung, ketepatan sasaran distribusi, dan penguatan dampak spiritual. Bantuan zakat terbukti efektif meringankan biaya perkuliahan dan operasional studi mahasiswa. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kelemahan mendasar, yaitu keterlambatan prosedur pencairan dana, kurangnya transparansi mengenai indikator evaluasi kelayakan berkala, serta minimnya program pendampingan non-finansial seperti pembinaan soft skills dan pelatihan kewirausahaan. Program yang berjalan dinilai masih dominan bersifat konsumtif-kuratif untuk membantu bertahan (survive), belum sepenuhnya bertransformasi ke arah kemandirian ekonomi produktif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya percepatan birokrasi pencairan, penyesuaian nominal bantuan dengan kebutuhan aktual, peningkatan keterbukaan informasi, serta pengintegrasian bantuan dana dengan program pembinaan dan pendampingan yang intensif dan berkelanjutan.  

Analisis Persepsi Pengguna terhadap Data Quality Google Maps: Studi Kasus Ketidakakuratan Titik Lokasi dalam Layanan Transportasi Online

Tiara Syahira Mardianto, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Aplikasi pemetaan digital seperti Google Maps telah menjadi bagian penting dari layanan transportasi daring. Namun, pengguna sering kali menemukan perbedaan antara titik lokasi yang ditampilkan dan kondisi lapangan yang… sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap kualitas data di Google Maps, khususnya terkait ketidakakuratan titik lokasi dalam layanan transportasi daring. Metode survei kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 33 responden yang secara aktif menggunakan Google Maps dan aplikasi transportasi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,8% responden menilai Google Maps secara umum akurat, namun 69,7% responden pernah mengalami ketidakakuratan titik lokasi, dan 51,5% di antaranya perlu melakukan penyesuaian titik penjemputan secara manual. Data lokasi yang tidak akurat juga memengaruhi efisiensi perjalanan, menyebabkan keterlambatan, serta menurunkan tingkat kepercayaan pengguna. Meskipun demikian, 87,9% responden tetap menunjukkan loyalitas terhadap Google Maps karena kegunaan dan kemudahan penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akurasi lokasi penting untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap layanan pemetaan digital.

KEBIJAKAN KEUANGAN PUBLIK DAN DISTRIBUSI KEKAYAAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MASA KHULAFAUR RASYIDIN

Farhan Fairuz, M. Zahron Na`im, Okta Rahma Susanti, Zelda Evita Sari
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan keuangan publik dan distribusi kekayaan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat pada masa Khulafaur Rasyidin. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh kebijakan… n keuangan publik dan distribusi kekayaan terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Islam pada era tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif melalui berbagai sumber ilmiah dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Baitul Mal, pelaksanaan zakat, jizyah, dan kharaj, serta pembangunan infrastruktur berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan distribusi kekayaan yang dilakukan secara adil mampu mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat stabilitas ekonomi umat. Selain itu, kebijakan para khalifah menunjukkan adanya sistem keuangan publik yang terorganisasi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

ANALISIS PROSES KERJA BILLING, COLLECTION, DAN RETENTION DALAM MENJAGA RETENSI PELANGGAN INDIHOME DI PT TELKOMSEL BRANCH LAMPUNG

Alfie Renaldy, Elliv Hidayatul Lailiyah
Abstract: Persaingan industri fixed broadband di Lampung meningkatkan risiko tunggakan dan perpindahan pelanggan akibat rendahnya pemahaman terhadap sistem tagihan pascabayar. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses kerja Billing,… ling, Collection, and Retention dalam menjaga retensi pelanggan IndiHome pada PT Telkomsel Branch Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas lapangan, admin, dan supervisor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan pelanggan dilakukan secara sistematis berdasarkan tingkat tunggakan pembayaran. Kendala utama yang ditemukan meliputi rendahnya pemahaman pelanggan terhadap sistem pascabayar, alamat pelanggan yang tidak akurat, rumah kosong, dan persaingan promo kompetitor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi personal, edukasi pelanggan, dan koordinasi antar tim memiliki peran penting dalam mempertahankan pelanggan IndiHome.