Search Articles & Publications

Showing 28 articles found for "Daun"

Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Minuman Herbal Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Covid-19

Nganji, Marten Umbu, Lewu, Lusia Danga, Jawang, Uska Peku, Killa, Yonce Melyanus, Tarigan, Sri Ita
Abstract: Abstract: Moringa leaves can be processed in various food and beverage products such as clear vegetables, juice, omelette, chips, nastar, donuts, bakwan and Moringa leaf noodles. In addition, Moringa leaves can be processed… sed as herbal drinks. Currently, with the covid-19 pandemic conditions around the world, many alternative herbal ingredients are consumed by the public to increase body nutrition in order to prevent transmission of the virus, one of which is Moringa leaves. Moringa plants are high in nutrients, such as vitamin C, calcium, vitamin A, potassium, and protein. The purpose of implementing this PkM activity is to provide information and, to provide assistance to the community in utilizing Moringa plants to prevent Covid-19, as well as to improve community skills in making Moringa herbal drink to prevent Covid-19. This PkM was held at the Ori Angu Farmers Group in Pambotanjara Village, with a series of activities including the socialization of the importance of Moringa leaves, the preparation of raw materials for making herbal moringa drinks, and the practice of manufacturing Moringa leaf herbal drink products. The results of this activity were the socialization of the use of Moringa leaves as a way to increase immunity in order to prevent viruses and the practice of making Moringa leaf tea with members of farmer groups, students and lecturers at the Ori Angu Farmer Group, Pambotanjara Village. Keywords: herbal drink; moringa leaves; prevents covid-19 Abstrak: Daun kelor dapat diolah dalam berbagai produk makanan dan minuman seperti sayur bening, juice, omelet, keripik, nastar, donat, bakwan dan mie daun kelor. Selain itu, daun kelor dapat diolah sebagai minuman herbal. Saat ini, dengan adanya kondisi pandemik covid-19 di seluruh dunia, banyak alternatif bahan herbal yang dikonsumsi oleh masyarakat untuk menambah nutrisi tubuh agar dapat mencegah terjadinya penularan virus tersebut, salah satunya adalah daun kelor. Tanaman kelor memiliki nutrisi tinggi, seperti vitamin C, kandungan kalsium, vitamin A, kandungan potasium, dan protein. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah untuk memberikan informasi dan, melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman kelor untuk mencegah covid-19, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan minuman herbal daun kelor dalam mencegah covid-19. PkM ini dilaksanakan di Kelompok Tani Ori Angu Desa Pambotanjara dengan runtutan kegiatan adalah sosialisasi pentingnya daun kelor, persiapan bahan baku pembuatan minuman herbal daun kelor, dan praktik pembuatan produk minuman herbal daun kelor. Hasil dari kegiatan ini adalah terlaksananya sosialisasi pemanfaatan daun kelor sebagai salah satu cara menambah imunitas tubuh dalam rangka mencegah virus dan dilaksanakannya praktik pembuatan teh daun kelor bersama anggota kelompok tani, mahasiswa dan dosen di Kelompok Tani Ori Angu Desa Pambotanjara. Kata kunci: daun kelor; mencegah covid-19; minuman herbal

Pelatihan Pembuatan Keripik Daun Kopi Di Desa Cugung Lalang Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang

Herlina, Mety, Syahfitri, Jayanti, Lubis, Rukiah, Sulaiman, Endang, Nopriyeni, Nopriyeni
Abstract: Abstract: So far the coffee commodity is still known as the main ingredient in the manufacture of beverages, namely coffee. Apart from coffee beans, many people in Cugung Lalang Village still do not know the information… coffee waste can be used in their daily lives. Some examples of the use of coffee waste can be used as compost, besides that coffee leaves can be made into a type of food, namely coffee leaf chips. In general, coffee farmers will routinely maintain post-harvest coffee gardens, namely by trimming coffee leaves. The coffee leaf waste resulting from pruning will only be piled up and left on the plantation. Therefore, this training can be an innovation that can increase the knowledge, skills and independence of community members in entrepreneurship. This of course will support the opening of opportunities to improve the economic level of the community. The results of the training showed that the community was able to make coffee leaf chips. The need for further training on how to package processed coffee leaf chips, so that they are ready to be marketed           Keywords: coffee leaf chips; training   Abstrak: Sejauh ini komoditas kopi masih dikenal sebagai bahan utama dalam pembuatan minuman yaitu kopi. Selain biji kopi masyarakat di Desa Cugung Lalang masih banyak yang belum tahu mengenai informasi bahwa limbah kopipun dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh pemanfaatan limbah kopi yaitu dapat digunakan sebagai pupuk kompos, selain itu daun kopi dapat dibuat jenis makanan yaitu keripik daun kopi. Pada umumnya para petani kopi akan rutin melakukan perawatan kebun pascapanen kopi yaitu dengan melakukan pemangkasan daun kopi. Limbah daun kopi hasil dari pemangkasan ini hanya akan ditumpuk dan dibiarkan di perkebunan. Oleh karena itu, adanya pelatihan ini dapat menjadi suatu inovasi yang dapat meningkatan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian warga masyarakat dalam berwirausaha. Hal ini tentunya akan mendukung terbukanya peluang untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Adapun metode yang digunakan yaitu melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Hasil dari pelatihan menunjukan bahwa masyarakat mampu membuat olahan keripik daun kopi. Perlunya pelatihan lanjutan mengenai bagiamana pengemasan olahan keripik daun kopi, sehingga siap untuk dipasarkan. Kata kunci: keripik daun kopi; pelatihan

DETECTION OF LEAF SPOT DISEASE IN OIL PALM SEEDLINGS USING CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK METHOD

Azhar, Yufis, Zulva, Muhammad Shalahuddin
Abstract: Abstract: This research aims to develop a method for detecting leaf spot disease in oil palm seedlings using Convolutional Neural Network (CNN). Leaf spot disease in oil palm seedlings can hinder growth and production. CNN… NN has proven effective in image processing and classification, particularly in plant disease detection. In this study, we utilized a dataset of images containing oil palm seedling leaves infected with leaf spot disease and healthy leaves. We performed data processing, built a CNN model, and conducted hyperparameter tuning. The test results demonstrate that the developed CNN model achieves high accuracy in recognizing and distinguishing between oil palm seedling leaves infected with leaf spot disease and healthy ones. This research contributes to the development of plant disease detection technology that can support economic growth in the oil palm plantation sector.   Keywords: Convolutional Neural Network, image processing, leaf spot disease detection, oil palm seedlings.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode deteksi penyakit bercak pada bibit kelapa sawit menggunakan Convolutional Neural Network (CNN). Bibit kelapa sawit yang terinfeksi penyakit bercak dapat menghambat pertumbuhan dan produksi kelapa sawit. Metode CNN telah terbukti efektif dalam pengolahan citra dan klasifikasi, khususnya dalam deteksi penyakit pada tanaman. Dalam penelitian ini, kami menggunakan dataset citra daun bibit kelapa sawit yang terinfeksi penyakit bercak dan yang normal. Kami melakukan processing data, membangun model CNN, dan melakukan tuning hyperparameter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan memiliki akurasi yang tinggi dalam mengenali dan membedakan citra daun bibit kelapa sawit yang terinfeksi penyakit bercak dan yang normal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi deteksi penyakit tanaman yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di sektor perkebunan kelapa sawit.   Kata kunci: bibit kelapa sawit, Convolutional Neural Network, deteksi penyakit bercak,  pengolahan citra.

IDENTIFICATION OF ORANGE PESTS USING THE METHOD CERTAINTY FACTOR

Lubis, Mustopa Husein, Tanjung, Akhir Abadi
Abstract: Abstract: Pests are a major problem for citrus farmers, until now the pests that attack citrus plants vary widely. One of the pests on citrus plants is the trunk beetle where this pest attacks the old leaves on the lower… branches or branches as a result of which the leaves fall and the young branches die. For this reason, an expert system was designed to identify pests in citrus plants The method used in this research is the certainty factor method. The results based on the symptoms experienced by the citrus plants showed that the pests affected on the citrus plants were Aphids with an expertise level of 0.8 and a percentage of 80% and had a fairly good aquaculture value.             Keywords: citrus plant pest; certainty factor; expert system     Abstrak: Hama merupakan masalah utama bagi para petani jeruk, hingga saat ini hama yang menyerang tanaman jeruk sangat bervariasi. Salah satu hama pada tanaman jeruk adalah kumbang belalai dimana hama ini menyerang daun tua pada ranting atau dahan bagian bawah akibatnya daun gugur dan ranting muda mati. Untuk itu dirancang suatu sistem pakar mengidentifikasi hama tanaman jeruk. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini ialah metode faktor kepastian (CF),. Hasil bedasarkan gejala-gejala yang dialami oleh tanaman jeruk tersebut bahwa hama yang terkena pada tanaman jeruk adalah Kutu Daun dengan tingkat kepakaran 0,8 dan persentase 80 % dan memiliki nilai akuasi yang cukup baik.   Kata kunci: faktor kepastian; hama tanaman jeruk; sistem pakar;  

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN JENIS TANAMAN HIAS DI TAMAN KOTA

Hernando, Luki, Mardiansyah, Yopy
Abstract: Abstract: Currently  in almost every city around the world that loves flowers, including ornamental plants,. All cities are aggressively arranging their landscaping to compensate for motorized vehicle pollution or the arrangement… rrangement of city parks planted with decorative gardens with the aim of greening the city. Sometimes there are problems in making decisions to determine suitable and good ornamental plants for planting in the city, in a decision that takes a long time. Determination of the types of ornamental plants to be planted through several factors such as leaf shape, color, stems and branches, roots and soil. On these issues, the authors conducted research on the determination of ornamental plants for city parks in the form of a decision support system application using the Analytical Hoerarchy Process (AHP) method.   Keywords: analytical hoerarchy process (AHP); decisionnsupporttsystem (SPK),     Abstrak: Saat ini hampirrdi setiap kota di seluruh dunia yang menyukai bunga termasuk tanaman hias, Semua kota gencar menata pertamanannya untuk mengimbangi polusi kendaraan bermotor maupun untuk penataan taman kota yang ditanami tamanan hias bertujuan untuk menghijaukan kota. Terkadang terdapat masalah dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tanaman hias yang cocok dan bagus umtuk ditanam pad ataman kota, dalam pengambilan keputusan yang dilakukan terkadang memakan waktu yang cukup lama . Penentuan jenis tanaman hias yang akan ditanam melalui beberapa faktor seperti bentuk daun, warna, batang dan cabang, akar dan Tanah. Atas permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian tentang penentuan tanaman hias untuk taman kota yang berupa aplikasi sistem pendukug keputusan yang menggunakan metode Analytical Hoerarchy Process (AHP).   Kata kunci: proses analisis hirarkie (AHP); sistem pendukung keputusan (SPK)

Respon Pertumbuhan dan Hasil Varietas Jagung Terhadap Pemberian Pupuk Organik Di Lahan Kering Masam

Roslina Ridwan Karim, Sofyan Abdullah, Bachtiar Ismail
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons pertumbuhan dan hasil jagung terhadap pemberian pupuk organik di lahan kering masam Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Tujuan spesifiknya adalah: (1) menentukan dosis pupuk… uk organik optimal, (2) mengidentifikasi varietas jagung terbaik, dan (3) menemukan kombinasi optimal antara dosis pupuk dan varietas. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan faktorial dua faktor menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT), melibatkan tiga varietas jagung (Jakarin, NK 212, Pulut Uri 1) dan tiga dosis pupuk organik (O1=0 g/tanaman; O2=200 g/tanaman; O3=300 g/tanaman). Analisis data dilakukan melalui sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut DMRT (α=5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk organik O2 memberikan respons terbaik pada tinggi tanaman (201,51 cm), jumlah daun (10,07 helai), diameter batang (18,42 mm), panjang tongkol (17,89 cm), bobot 100 butir (38,13 g), dan produksi per hektar (13,68 ton/ha). Varietas NK 212 dan Jakarin unggul dalam parameter agronomi dibandingkan Pulut Uri 1, dengan NK 212 mencatatkan hasil tertinggi pada kombinasi dengan O2. Interaksi antara varietas dan dosis pupuk tidak selalu signifikan, tetapi pemilihan varietas tetap menjadi faktor kritis untuk adaptasi di lahan masam. Pupuk organik dosis O2 efektif meningkatkan pH tanah, mengurangi toksisitas Al³⁺, serta meningkatkan ketersediaan hara N, P, dan K. Rekomendasi utama adalah penggunaan varietas NK 212 bersama pupuk organik O2 sebagai strategi optimal untuk produktivitas jagung di lahan kering masam. Penelitian ini memberikan basis teknologi budidaya jagung ramah lingkungan yang dapat diterapkan di wilayah dengan kondisi serupa.

Implementasi Eco-Print Dengan Teknik Pounding Pada Kain Katun

Sanjaya, Jesslyn, Carla Angelica, Pamuji, Anastasia Rosa Deandra, Tjota, Christabelle Celine, Gunawan, Breitling Andrea
Abstract: Eco-print adalah teknik cetak daun yang diimplementasikan ke atas permukaan kain. Teknik yang dipergunakan dalam kasus ini adalah teknik pounding. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana proses penciptaan eco-print dengan… engan menggunakan teknik pounding. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi batik eco print sebagai bentuk kegiatan kreatif dalam dunia pendidikan. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan observasi, eksperimen dan dokumentasi. Sampel dari penciptaan adalah hasil karya penciptaan dengan metode eksperimen yang dilakukan oleh lima orang perupa yang menggunakan berbagai macam daun dan bunga. Hasil dari penelitian penciptaan menunjukan karya yang dibuat diatas kain katun yang menghasilkan cetak daun berwarna hijau kontras adalah daun pepaya jepang. Sedangkan hasil karya cetak bunga yang berwarna terang adalah bunga telang. Batik eco-print ini dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat, dapat dilakukan dengan mudah, aman, menyenangkan, dan ramah lingkungan karena hanya membutuhkan alat dan bahan yang sederhana, tanpa melibatkan bahan kimia berbahaya. Batik kreatif dapat di implementasikan menjadi alternatif media pembelajaran seni rupa yang menarik dan efektif. Bidang pendidikan menggunakan batik eco-print ini sebagai jembatan dalam mengembangkan kreativitas dan imajinasi siswa dengan mengeksplorasi variasi motif, warna dan juga segi estetika. Tingkat kegagalan yang rendah akan membuat masyarakat lebih percaya diri untuk mengeksplor design yang diinginkan. Batik eco print ini juga memiliki potensi menjadi produk UMKM berbasis masyarakat yang mudah dilakukan.

Efektivitas Fungi Mikroriza Arbuskular Dan Dosis Rockphospat Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L) Pada Cekaman Salin

Mizan Maulana, Hilda Pratiwi
Abstract: Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena mudah diolah dan memiliki kandungan nutrisi tinggi seperti karbohidrat, vitamin, protein, lemak nabati,… bati, dan mineral. Bagian biji dan polong kacang panjang memiliki peran penting dalam membantu metabolisme tubuh serta memperlancar proses pencernaan pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas interaksi antara Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dan dosis Rock Phosphate terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman kacang panjang. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial (RAK) 3 × 4 dengan 3 ulangan, menghasilkan 12 kombinasi perlakuan yang melibatkan dua faktor. Pemberian Rock Phosphate memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 30 HST, pengaruh nyata pada umur 10 HST, namun tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada umur 20 HST. Selain itu, Rock Phosphate juga berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 10 HST, tetapi tidak memengaruhi parameter lainnya yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mikoriza memiliki pengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun pada umur 10 HST, berat buah, dan infeksi akar pada umur 45 HST, tetapi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap parameter lainnya. Dosis Rock Phosphate menunjukkan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 30 HST, serta pengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 10 HST dan jumlah daun umur 10 HST. Pertumbuhan tanaman kacang panjang terbaik ditemukan pada dosis Rock Phosphate sebesar 200 gram per tanaman Jenis mikoriza juga memengaruhi berat buah per tanaman pada umur 90 HST serta tingkat infeksi akar. Pertumbuhan dan hasil terbaik dari tanaman kacang panjang dicapai dengan penggunaan jenis mikoriza campuran dan Glomus mosseae. Namun, tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara dosis Ro. k Phosphate dan jenis mikoriza terhadap pertumbuhan maupun hasil tanaman kacang panjang.

Formulasi Dan Ujix Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus Heterophyllus L) Sebagai Antiseptik

Zelika Septa Refalina
Abstract: Kemajuan teknologi telah memunculkan banyak produk disenfektan instan seperti hand sanitizer gel. Namun, pembersih tangan sering kali mengandung alkohol 60-90% sebagai bahan aktifnya, dan penggunaan alkohol dalam jumlah… besar secara terus-menerus dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit. Daunxnangka (ArtocarpusxheterophyllusxL.) yang mengandung flavonoid dengan sifat antioksidan dan antibakteri dapat digunakan sebagaixbahanxpembuatanxhand sanitizer. Waktu pembuatan hand sanitizerxtradisional cukup lama sehingga diperlukan formulasi yang praktis dan stabil untuk penyimpanan jangka panjang. Gel dipilih karena kemampuannya yang cepat kering, menghasilkan lapisan yang mudah dibersihkan, dan membuat kulit terasa sejuk. Pengaruh komponen gel sangat penting untuk menjaga stabilitas. Penelitian ini bersifat eksperimental di laboratorium. Formula gel optimal ditentukan dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak daun nangka. Uji stabilitas fisik dilakukan untuk memastikan gel memenuhi standar mutu yang diharapkan, keamanan dan khasiat serta daya tahan selama penyimpanan. Gel yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dianggap sebagai produk terbaik setelah dilakukan uji stabilitas fisik, meliputi pengamatan organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya rekat dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel dengan konsentrasi ekstrak etanol daun nangka 1% terpilih sebagai sampel terbaik dan dianggap berhasil karena stabilitas fisik yang baik, sehingga cocok untuk aplikasi praktis dan efektif dalam penggunaan sehari-hari.

Keanekaragaman Jenis-Jenis Lamun Di Indonesia

Michelle Frisca Angellin Tana, Inggrid Nortalia Kailola
Abstract: Lamun adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang hidup terendam dalam kolom air dan berkembang dengan baik di perairan laut dangkal dan estuari. Tumbuhan lamun terdiri dari daun, batang menjalar yang biasanya disebut rimpang… impang (rhizome), dan akar yang tumbuh pada bagian rimpang. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan literature review. Literature review merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada metodologi penelitian atau riset tertentu dan pengembangan yang dilakukan untuk mengumpulkan serta mengevaluasi penelitian yang terkait pada fokus topik tertentu. Tujuannya untuk mengetahui jenis-jenis lamun yang tredapat di Indonesia berdasarkan hasil dari beberapa penelitian. Hasilnya didapatkan sekitar 9 jenis lamun dari 3 family, yaitu: Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulate, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Halophila minor, Enhalus acoroides, Thalassodendron ciliatum.