Showing 8 articles found for "Sediaan"

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Air Mineral Terbaik Di Masyarakat Menggunakan Metode MOORA

Wahdan Damanik, Dina Triana, Armania Putri Lubis
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam menentukan peringkat produk air mineral terbaik dengan menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA).… ). SPK ini dikembangkan untuk membantu konsumen maupun pelaku usaha dalam memilih air mineral berdasarkan beberapa kriteria yang relevan, yaitu harga, kualitas, ketersediaan, dan kemasan. Bobot diberikan pada masing-masing kriteria sesuai tingkat kepentingannya, dengan kualitas sebagai prioritas utama. Data diperoleh melalui penilaian ahli dan observasi terhadap sepuluh alternatif produk (A1–A10). Proses pengambilan keputusan dilakukan melalui tahap normalisasi, pembobotan, dan perhitungan skor akhir menggunakan metode MOORA. Hasil akhir menunjukkan bahwa alternatif A3 dengan merek Cleo memiliki skor tertinggi sebesar 0.1145, sehingga direkomendasikan sebagai pilihan minuman terbaik.

Penerapan Metode Weighted Moving Average Pada Proses Peramalan Penjualan Kue Kering Difa

Rizaldi, Rizaldi, Dewi Rahmawati, Ari Dermawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang dapat meramalkan persediaan kue di masa yang akan datang pada rumah Difa sehingga permasalahan yang terjadi selama ini seperti kesalahan dalam mempersiapkan persediaan… ersediaan kue berakibat pada kerugian yang cukup membuat pemilik usaha kue ini mengeluh. Kekecewaan pelanggan disebabkan stok kue sudah habis tidak dapat dihindari dan sebaliknya jika persediaan kue berlebih maka akan mengakibatkan kerugian karena modal yang digunakan tidak Kembali. Adapun metode yang diterapkan pada proses peramalan ini adalah menggunakan Weighted Moving Average yang dapat membantu merekomendasikan berapa jumlah persediaan yang dapat disediakan dimasa yang akan datang dengan tingkat kesalahan dibawah 5%. Untuk menunjang penelitian ini berjalan dengan baik, maka data yang dibutuhkan adalah data pengguna, data periode, data kue, dan data penjualan kue.

Analisis Persediaan Stok Obat Di Apotek RSUD HAMS Kisaran Dengan Metode SCM

Reza Nanda Nugraha, Guntur Maha Putra, Rika Nofitri
Abstract: Apotek RSUD HAMS Kisaran sering terjadi kehabisan stok obat, dikarenakan banyaknya permintaan dari konsumen, serta sering terjadi pesediaan obat yang berlebihan, sehingga terjadi penumpukan obat yang dapat menyebabkan terjadinya… rjadinya kadaluarsa pada obat yang ada dan menimbulkan kerugian karena obat yang kadaluarsa harus dimusnahkan. Demi mengatasi masalah diatas, penulis menuangkan ide untuk merancang sebuah sistem terkomputerisasi yang didukung dengan metode penunjang yang dipilih dalam proses persediaan obat di Apotek RSUD HAMS Kisaran untuk memastikan agar persediaan dapat memenuhi kebutuhan yang ada. Penelitian ini merancang suatu sistem persediaan stok obat yang dapat membantu dalam mengoptimalkan aktivitas pergudangan yang dilakukan dengan menggunakan metode Supply Chain Management (SCM) yang merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mencapai pengintgrasian yang lebih efisien dari distributor, retailer dan pasien. Supply Chain Management (SCM) merupakan pendekatan integrative untuk mengelola aliran produk, informasi dan uang secara terintegrasi yang melibatkan pihak-pihak mulai dari hulu ke hilir yang terdiri dari pemasok, pabrik, jaringan distribusi maupun jasa-jasa logistik. Supply Chain Management (SCM)  mampu mengatasi masalah persediaan agar produk dalam keadaan tersedia dan layak. Manfaat penerapan Supply Chain Management (SCM)  yaitu untuk memenuhi kepentingan dalam pemenuhan persediaan barang yang mempunyai sifat cepat habis, persediaan barang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan atau instansi.

Rancang Bangun Aplikasi Persediaan Barang Sparepart Pada PT. Sumber Nelayan Indonesia Berbasis Web

Dinda Tri Puspita Sari, Nur Balqis, Mardalius, Mardalius
Abstract: PT. Sumber Nelayan Indonesia masih menggunakan Excel dan pencatatan manual dalam mengelola persediaan barang. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi aplikasi barang yang terkomputerisasi untuk mempermudah dan… n mempercepat proses pendataan stok barang masuk dan keluar. Penelitian ini merancang dan membuat sistem persediaan barang sparepart berbasis web dengan menggunakan metode waterfall. Tujuannya adalah untuk membantu pekerjaan pengelolaan barang dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh pada pengelolaan persediaan barang di suatu perusahaan. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem informasi inventori barang masuk dan keluar pada sparepart. Tahapan pengembangan meliputi Analisis Kebutuhan, desain sistem, Implementasi, verifikasi atau pemeriksaan, dan pemeliharaan

Implementasi Sistem Informasi Pencarian Kos Untuk Mahasiswa Berdasarkan Area Kampus berbasis Web

Ria Suci Nurhalizah, Saksena, Ilham Sidik, Sumantri , R Bagus Bambang
Abstract: Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, membantu dan memudahkan seseorang dalam mencari informasi. Dan bagi mahasiswa salah satunya dapat membantu mendapatkan informasi terkait rumah kos dengan efektif dan… efisien yang dakat dengan area kampus hanya dengan menggunakan aplikasi tanpa harus datang ketempat langsung. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membangun aplikasi berbasis website yang bertujuan untuk memudahkan pencari kos dalam mencari rumah kos dan memudahkan pemilik kos dalam memberi informasi tentang rumah kos dengan jangkauan yang lebih luas. Metodologi penelitian menggunakan Model Waterfall. Dalam pembuatan website ini menggunakan bahasa pemrograman HTML, CSS dan juga Javascript untuk membuat tampilan website, PHP untuk membuat fungsi-fungsi didalamnya, MySQL untuk tempat penyimpanan data dan Sublime Text untuk menulis kode programnya. Hasil penelitian menampilkan informasi ketersediaan kos, fasilitas, lokasi maps dan informasi penting lainnya serta tersedia juga fitur untuk pembaruan data bagi pemilik kos. Metode pengujian website ini mendapatkan hasil uji coba program yang menyatakan berjalan sesuai apa yang diinginkan dengan menggunakan pendekatan black box testing.

Pemilihan Parfum Terbaik Di Kalangan Masyarakat Menggunakan Metode Weighted Product

Siti Marliah, Nicken Saskia Maharani, Nuriadi Manurung
Abstract: Pemilihan parfum yang sesuai dengan preferensi konsumen merupakan tantangan tersendiri mengingat banyaknya pilihan merek, aroma, dan harga yang tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung… ng Keputusan (SPK) menggunakan metode Weighted Product (WP) dalam menentukan parfum terbaik berdasarkan lima kriteria utama: aroma, ketahanan, harga, kemasan, dan ketersediaan. Data diperoleh melalui observasi pasar dan kuesioner kepada 100 responden pengguna parfum berusia 17–35 tahun. Setiap alternatif parfum dinilai dan dihitung nilai vektor S serta vektor V dengan mempertimbangkan bobot masing-masing kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parfum Morris (A9) menempati peringkat tertinggi dengan nilai vektor V sebesar 0,0728, diikuti oleh parfum racikan (A12) dan kategori lainnya (A16). Metode WP terbukti efektif dalam menghasilkan rekomendasi parfum yang sesuai dengan preferensi masyarakat secara objektif dan terstruktur

Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kopi Untuk Meningkatkan Hasil Produksi Pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember

Ubaidillah, Luluk Azizah, Nurul Hayatus Sifa
Abstract: Perusahaan Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Perusahaan Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember berada di Jl. Gajah Mada No. 245, Kaliwates Kidul, Kaliwates… iwates Kec. Kaliwates, Jember, Jawa Timur 6813. Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember berdiri sejak tanggal 12 Februari 1969. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan biji kopi dan karet. Perusahaan Daerah Perkebunan Khayangan melakukan pengendalian proses produksi bertujuan untuk menghasilkan olahan kopi berupa kopi bubuk yang bermutu tinggi, pengendalian produksi meliputi input, transformasi, dan output. Pengendalian ini berfokus dalam menjaga mutu bubuk kopi pada setiap tahapannya. Tahapan input berfokus pada pengendalian bahan baku berupa sortasi mutu kopi ose yang diperlukan untuk bahan baku kopi bubuk, pengendalian tenaga kerja, dan perlatan yang akan digunakan. Pengendalian output berfokus pada pengemasan dan perlabelan sebagai informasi produk kepada konsumen. Proses produksi yang dilakukan perusahaan membuktikan adanya pengendalian pada setiap tahapan pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember sebagai upaya menjaga mutu produknya. Pengendalian itu sangat berdampak pada proses produksi perusahaan, karena perusahaan menilai dengan adanya pengendalian pada setiap tahapannya akan memperlancar proses produktivitas perusahaan.

Pengaruh Na.CMC Terhadap Uji Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Sebagai Anti Aging

Sri Pitaloka, Mia Audina, Saftia Aryzki, Noval
Abstract: Ekstrak etanol bunga rosella (hibiscus sabdariffa L.) memiliki aktivitas antioksidan sebagai radikal bebas yang dapat meredam dengan penuaan dini sebagai anti aging maka perlu dibuat sediaan farmasi salah satunya topikal… yang berupa gel. Sediaan gel dibuat dengan variasi konsentrasi Na.CMC untuk mengatahui pengaruh Na.CMC terhadap uji stabilitas sediaan gel ekstrak etanol bunga rosella. Stabilitas gel akan rusak jika sistem campurannya terganggu oleh perubahan suhu, komposisi yang berlebihan atau adanya penambahan salah satu fase secara berlebihan. Tujuan penelitian untuk mengatahui pengaruh variasi konsentrasi Na.CMC terhadap hasil evaluasi dan uji stabilitas sediaan gel ekstrak bunga rosella (hibiscus sabdariffa L) sebagai anti aging. Metode penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimental design yakni dengan one shot case study. Gel diformulasikan dengan variasi konsentrasi Na.CMC yaitu 2,5%, 5%, 7,5%. Uji stabilitas menggunakan metode cycling test meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas dan sineresis. Hasil penelitian menunjukkan variasi konsentrasi Na.CMC pada formulasi I 2,5%, formulasi II 5% dan formulasi III 7,5% sesuai dengan spesifikasi terhadap evaluasi yang dilakukan pada formulasi I, II dan III uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sineresis dan viskositas formulasi III. Hasil statistik menunjukkan nilai kurang dari 0,05 yang berati terdapat perbedaan signifikan terhadap pH, viskositas, daya sebar, daya lekat terhadap variasi konsentrasi Na.CMC.Kesimpulan tidak terdapat pengaruh evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sineresis dan viskositas pada formulasi III sesuai dengan spesifikasi sedangkan pada statitisik stabilitas tidak stabil sebelum dan sesudah.