Search Articles & Publications

Showing 205 articles found for "Optimalisasi"

Optimalisasi Manajemen Sekolah Dalam Menerapkan Pendidikan Inklusi di Sekolah

Rizki Wandayu, Syahmi Mahendra, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi adalah pendekatan yang mengintegrasikan semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, dalam satu lingkungan belajar yang sama. Tujuan utama pendidikan inklusi adalah memastikan setiap anak dapat… t belajar dan berkembang bersama, tanpa memandang perbedaan fisik, intelektual, sosial, emosional, atau kondisi lainnya. Di Indonesia, implementasi pendidikan inklusi didorong melalui berbagai kebijakan dan program pemerintah. Namun, tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah dalam menerapkannya termasuk kurangnya pemahaman dan keterampilan guru, minimnya fasilitas, serta stigma sosial. Pendidikan inklusi mendapat perhatian global setelah UNESCO memperkenalkan prinsip ini dalam Pernyataan Salamanca pada 1994. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis (Systematic Literature Review) berdasarkan artikel ilmiah dari Google Scholar yang dipublikasikan antara tahun 2020-2024. Proses pengumpulan dan analisis data mengikuti panduan PRISMA, mencakup identifikasi, skrining, kelayakan, dan keterimaan artikel.   Prinsip dasar pendidikan inklusi meliputi kesetaraan akses, partisipasi penuh, keterlibatan sosial, dukungan dan akomodasi, serta pembelajaran individual. Meskipun awalnya fokus pada anak-anak dengan disabilitas, kini pendidikan inklusi mencakup keragaman lain seperti jenis kelamin, orientasi seksual, etnis, budaya, bahasa, agama, dan status sosial ekonomi. Kendala utama dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di Indonesia melibatkan kurangnya profesionalisme guru dan dukungan yang memadai. Optimalisasi pendidikan inklusi memerlukan pelatihan guru, penyediaan sumber daya, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Sikap positif guru terhadap siswa berkebutuhan khusus sangat penting untuk kesuksesan pendidikan inklusi. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan inklusi, meski masih banyak yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan ini secara menyeluruh

Optimalisasi Pendidikan Inklusi Di Sekolah

Hudia Ramadani, M. Syaifullah Hakim, Zulvia Ayunda, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi adalah pendekatan yang mengintegrasikan semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, dalam satu lingkungan belajar yang sama. Tujuan utama pendidikan inklusi adalah memastikan setiap anak dapat… t belajar dan berkembang bersama, tanpa memandang perbedaan fisik, intelektual, sosial, emosional, atau kondisi lainnya. Di Indonesia, implementasi pendidikan inklusi didorong melalui berbagai kebijakan dan program pemerintah. Namun, tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah dalam menerapkannya termasuk kurangnya pemahaman dan keterampilan guru, minimnya fasilitas, serta stigma sosial. Pendidikan inklusi mendapat perhatian global setelah UNESCO memperkenalkan prinsip ini dalam Pernyataan Salamanca pada 1994. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis (Systematic Literature Review) berdasarkan artikel ilmiah dari Google Scholar yang dipublikasikan antara tahun 2020-2024. Proses pengumpulan dan analisis data mengikuti panduan PRISMA, mencakup identifikasi, skrining, kelayakan, dan keterimaan artikel.   Prinsip dasar pendidikan inklusi meliputi kesetaraan akses, partisipasi penuh, keterlibatan sosial, dukungan dan akomodasi, serta pembelajaran individual. Meskipun awalnya fokus pada anak-anak dengan disabilitas, kini pendidikan inklusi mencakup keragaman lain seperti jenis kelamin, orientasi seksual, etnis, budaya, bahasa, agama, dan status sosial ekonomi. Kendala utama dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di Indonesia melibatkan kurangnya profesionalisme guru dan dukungan yang memadai. Optimalisasi pendidikan inklusi memerlukan pelatihan guru, penyediaan sumber daya, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Sikap positif guru terhadap siswa berkebutuhan khusus sangat penting untuk kesuksesan pendidikan inklusi. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan inklusi, meski masih banyak yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan ini secara menyeluruh.

Optimalisasi Pengimputan Data Berbasis Digital Melalui Bri Dokumen Management System (BRIMEN) Di BRI Kalisat

Alviatus Soleha, Indiana Kaffa, Mala Putri Rahayu, Syaiful Anam
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara pengimputan data melalui BRImen dan melakukan penelitian mengenai pengoptimalisasian pengimputan berbasis digital pada sisitem BRImen di Bank BRI Unit Kalisat.… isat. Metode penelitian yang di gunakan adalag metode kualitatif dengan mengumpulkan informasi yaitu observasi serta wawancara langsung kepada petugas BRImen di Bank BRI Unit Kalisat. Di perlukan pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital,tujuannya agar dokumen yang ada tidak hilang dan mudah di temukan pada saat di butuhkan. Sebagai upaya pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital, Bank BRI telah menciptakan system digital bernama BRImen (BRI Document Manajemenet System). Dimana detiap perealisasiannya BRI juga melakukan inovasi di setiap prosedur pengarsipannya, dimana dengan adanya prosedur tersebut di harapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pelayanan nasabah. dapat di simpulkan terdapat tujuh tahapan dalam pengimplementasian system BRImen, mulai dari pengurutan berkas sampai penyimpanan data pada computer. Selain itu terdapat beberapa tahapan pengarsipan, mulai dar label ruangan sampai penataan berkas pada lemari sesuai data yang sudah di imput di excel.

Optimalisasi Strategi Pemasaran Kelinci Melalui Media Sosial Guna Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Fahrudin, Fahrudin
Abstract: Strategi pemasaran pada dasarnya adalah rencana yang menyeluruh terpadu dan menyatu dibidang pemasaran yang memberikan panduan tentang kegiatan yang dijalankan dan tercapainya tujuan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk… ntuk mengetahui dan mengajak pembudidaya kelinci untuk meningkatkan penjualan hasil ternaknya yaitu kelinci melalui media sosial guna menambah ekonomi keluarga. Semakin meningkat hasil penjualan semakin meningkat pula motivasi beternaknya, oleh karenanya peneliti mendorong sekaligus mengajak untuk tetap semangat dalam usahanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dapat disimpulkan budidaya kelinci sangat mengiurkan mengingat cukup mudah dalam perawatan dan cukup cepak dalam beranak pinak atau produksi, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah pendapatan keluarga. Strategi pemasaran melalui media sosial yang mendukung dalam pemasaran sehingga pangsa pasar tepat sasaran. Selain itu manajemen dari peternak sendiri dalam segi perawatan hingga pemasaran yang konsisten dapat meningkatkan ekonomi. Melalui media sosial jangkauan bertambah luar dari dalam daerah sampai luar daerah. Hal ini juga dapat memberi motivasi kepada peternak baru agar semangat dan dapat ditiru dalam mendapatkan nilai tambah ekonominya.

Optimalisasi Asuhan Keperawatan Pasien Bronkopneumonia Dengan Gangguan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Melalui Fisioterapi Dada Di RPU 2 Rumah Sakit An-Nisa Tangerang

Dhea Restika Wahyu Pramesty, Cicirosnita J. Idu, Samrotul Fuadah
Abstract: Latar Belakang : Bronkopneumonia merupakan penyakit yang mengakibatkan batuk, sesak napas. Penanganan bronkopneumonia dengan bersihan jalan napas tidak efektif yaitu fisioterapi dada. Intervensi ini secara literature sesuai… uai untuk mengatasi gangguan bersihan jalan napas tidak efektif. Tujuan : Fisioterapi dada untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif akan memungkinkan sputum lebih mudah dikeluarkan yang selanjutnya, akan keluar dari mulut dengan proses batuk. Metode : Penulis menggunakan metode Pre-Eksperimental One Shot Case Study Pre & Post Design. Hasil Penelitian : fisioterapi dada yang dilakukan pada pasien Ny.A berpengaruh dalam bersihan jalan napas tidak efektif, pasien dapat mengeluarkan sputum saat dilakukan fisioterapi dada.Kesimpulan : Hasil implementasi yang dilakukan pada pasien Ny.A selama 2x/3hari mendapatkan hasil bahwa fisioterapi dada efektif terhadap bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien bronkopneumonia.

Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam Di Era Digital

Muhammad Hafizh Afqah, Nayla Salsabila, Ririn Cahyani, Ronif Al Ikhsan, Abdul Aziz
Abstract: Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap proses pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Media sosial yang awalnya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan kini berkembang… g menjadi sumber belajar yang interaktif, fleksibel, dan mudah diakses oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi penggunaan media sosial sebagai sumber belajar Pendidikan Agama Islam di era digital serta mendeskripsikan manfaat dan tantangan penggunaannya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur melalui pengkajian berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok mampu meningkatkan minat belajar, mempermudah akses materi keagamaan, serta mendukung pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan komunikatif. Namun, penggunaannya juga menghadapi beberapa tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak valid, rendahnya literasi digital, dan potensi distraksi dalam belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan pengawasan agar penggunaan media sosial dapat mendukung pembelajaran PAI secara efektif dan bertanggung jawab di era digital.   The development of digital technology has a significant impact on the learning process, including in Islamic Religious Education (PAI). Social media, which was initially used as a means of communication and entertainment, has now developed into an interactive, flexible, and easily accessible learning resource for students. This study aims to analyze the optimization of social media use as a learning resource for Islamic Religious Education in the digital era and to describe the benefits and challenges of its use in the learning process. The research method used is a qualitative approach with a literature study type through the review of various journals, scientific articles, and relevant reference sources. The results of the study indicate that platforms such as YouTube, Instagram, and TikTok are able to increase learning interest, facilitate access to religious materials, and support more innovative and communicative PAI learning. However, its use also faces several challenges, such as the spread of invalid information, low digital literacy, and potential distractions in learning. Therefore, guidance and supervision are needed so that the use of social media can effectively and responsibly support Islamic Education learning in the digital era. 

Optimalisasi Minat Masyarakat Dalam Memiliki Sertifikat Tanah Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di BPN Kabupaten Jember

Puji Prihartini, Agil Dio Virnando, Agung Parmono
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menggali strategi optimalisasi minat masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan… nahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis data sekunder, penelitian ini mencatat berbagai faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkannya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa edukasi, sosialisasi, aksesibilitas, dan kemudahan prosedur merupakan faktor kunci dalam membangkitkan minat masyarakat. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas PTSL sebagai alat untuk meningkatkan kepemilikan sertifikat tanah di Kabupaten Jember. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap kepastian hukum atas tanah mereka, hal ini terbukti tercatat hingga 52.000 ribu sertifikat yang berhasil dibagikan.

Optimalisasi BRI Mobile Sebagai Bentuk Previlege Kepada Nasabah Di BRI Unit Puger

Yulia Nur Afifah, Kamilah, Anisatul, Nugroho, Ahmad Indriyanto, Mustafidah, Ayyu Ainin
Abstract: Tujuan yang diinginkan dari adanya pengabdian masyarakat ini ialah dapat memberikan pengetahuan terhadap kualitas dari penggunaan BRI Mobile. Inovasi baru yang diluncurkan BRI dalam pemanfaatan teknologi di era digitalisasi… asi adalah BRI Mobile (M-banking), dengan adanya hal tersebut dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah Pendekatan kualitatif dan jenis pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif dengan menelaah atau menggali sumber dari hasil wawancara, hasil observasi dan dokumentasi lapangan. BRI mobile adalah terobosan dari P.T Bank Rakyat Indonesia ( Persero ) Tbk, yang menjadi aplikasi layanan BRI sebagai fasilitas nasabah. Diluncurkan akhir bulan februari 2019, Sehingga BRI mobile di katakan sangat berprestasi karena secara data mampu meraih 2,2 juta pengguna dalam jangka waktu 8 bulan. Kesuksesan BRI Mobile tersebut terpecaya mampu memberikan keefektifan dan keefisienan dalam bertransaksi karna aplikasi ini menjadi solusi nasabah terutama nasabah milenial.

Optimalisasi E-Commerce Sebagai Strategi Bisnis Digital

Apridonal, Yori, Mardalius, Mardalius, Dristyan, Febri
Abstract: Penggunaan digital marketing menjadi peluang yang tepat untuk perkembangan zaman. Hal ini sangat efektif dalam konteks mendapatkan target konsumen yang tepat. Digital marketing memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk… k menyediakan serta memantau segala kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Di sisi lain, dengan perangkat teknologi, calon kosumen juga dapat mencari informasi terkait produk sesuai dengan yang diinginkan. KUBE Asahan merupakan suatu UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Asahan dimana pelaku UMKM KUBE sendiri masih banyak yang belum memahami konsep digital marketing dan masih melakukan pemasaran dari mulut ke mulut, market place facebook dan whatsapp dimana hal ini dinilai kurang bisa dikenali masyarakat luas sehingga pemasaran hanya bersifat lokal atau regional. Dengan adanya kegiatan PKM ini, para pemilik UMKM KUBE dapat memperoleh pemahamanan dan mampu menggunakan serta mengoptimalisasikan strategi pemasaran digital yang tepat untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan daya saing dan penjualan juga dapat menjangkau daerah lain di luar Kabupaten Asahan

Sosialisasi Strategi Pemasaran Produk Melalui Media Sosial bagi Pelaku UMKM

Puspita, Dian, Leni Anggraeni, Andri Ardiansyah, Danny Rahmatullah, Miftahurrofiq Asid-Qi, Komariyah, Khoirul Asrori
Abstract: Pengetahuan pedagang strategi marketing (pemasaran) sangatlah penting untuk meningkatkan penjualan produk. Optimalisasi media sosial dan branding produk yang menarik dapat memperluas promosi serta menarik perhatian masyarakat… rakat luas untuk membeli produk. Hal ini merupakan salah satu poin penting untuk memajukan suatu UMKM (usaha mikro kecil menengah) terutama yang ada di desa Gumukmas. Oleh sebab itu, diperlukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran terkait pemafaatan media sosial sebagai media pemasaran. Produk yang dihasilkan oleh sebagian UMKM di desa Gumukmas masih terkesan belum dikenal oleh masyarakat secara luas. Pengenalan media sosial sebagai strategi pemasaran sangat penting mengingat perkembangan teknologi sekarang sudah mulai maju. Yang mana sebagian besar masyarakat sekarang melakukan transaksi jual beli lewat internet ataupun media sosial karena lebih efektif dan efesien. Oleh sebab itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berisi kegiatan pemberian wawasan mengenai strategi pemasaran produk melalui media sosial kepada pemilik UMKM di desa Gumukmas Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu untuk produknya yang dapat dipromosikan lewat media sosial. Ada 3 metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu: metode ceramah, metode diskusi dan metode tanya jawab.