Abstract:Perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam sistem pencatatan absensi. Teknologi memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas…
dalam pengelolaan informasi. Absensi, yang umumnya digunakan untuk mencatat kehadiran seseorang di berbagai tempat seperti sekolah atau tempat kerja, memainkan peran penting dalam penilaian kinerja dan disiplin. Namun, pencatatan absensi secara manual masih menjadi tantangan, seperti yang terjadi di Universitas Royal, sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Asahan. Universitas ini, yang awalnya dikenal sebagai AMIK Royal dan kemudian menjadi STMIK Royal, telah bertransformasi menjadi Universitas Royal pada tahun 2024. Meskipun mengalami berbagai kemajuan, sistem absensi di universitas tersebut masih dilakukan secara konvensional melalui buku catatan, yang sering kali menyebabkan masalah seperti pemborosan waktu, risiko hilangnya data, serta ketidakefisienan dalam rekapitulasi absensi. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penerapan sistem informasi absensi digital di Universitas Royal. Sistem ini dirancang untuk mencatat dan mengelola absensi secara otomatis, sehingga memudahkan pendokumentasian serta pengelolaan data absensi. Dengan sistem digital, waktu yang diperlukan untuk mencatat absensi dapat berkurang, dan data akan lebih aman serta dapat diakses dengan mudah
Abstract:Pembelajaran biologi di tingkat SMA masih banyak menggunakan pendekatan konvensional yang kurang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan…
an untuk menguji pengaruh penerapan Flipped Classroom dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan murid SMA pada materi perubahan lingkungan. Penelitian eksperimen semu dengan desain Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest dilakukan pada kelas X Fase E. Kelas eksperimen menerapkan integrasi Flipped Classroom dan PBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Data dikumpulkan melalui tes esai berbasis indikator FRISCO untuk berpikir kritis dan angket berbasis GreenComp untuk adaptabilitas lingkungan. Analisis data menggunakan ANCOVA setelah memenuhi uji prasyarat yaitu normalitas, homogenitas, dan linieritas. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan p < 0,05 terhadap kedua variabel dengan effect size besar Partial Eta Squared 0,606 untuk berpikir kritis dan 0,700 untuk adaptabilitas lingkungan. Rata-rata skor kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah integrasi Flipped Classroom dan PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta adaptabilitas lingkungan peserta didik. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung Kurikulum Merdeka dan pengembangan kompetensi abad ke-21 berbasis isu lingkungan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis profil metakognitif dan interpersonal competency murid kelas XII Fase F pada pembelajaran Biologi berbasis Education for Sustainable Development (ESD) di salah satu SMA Negeri Kota Jambi.…
ambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri atas 108 murid yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari tiga kelas. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 6 poin yang telah divalidasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil metakognitif dan interpersonal competency murid didominasi kategori sedang yaitu 75% dan 67,6%. Indikator metakognitif yang paling kuat adalah monitoring, planning, dan procedural knowledge, sementara information management dan conditional knowledge menjadi kelemahan utama. Pada interpersonal competency, emotional support dan conflict management relatif lebih baik dibandingkan self disclosure dan initiating relationship. Analisis demografi menemukan perbedaan signifikan kemampuan metakognitif berdasarkan gender (p = 0,005), dengan murid perempuan lebih unggul, sedangkan umur dan suku tidak berpengaruh signifikan.Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan metakognitif dan kompetensi interpersonal secara terintegrasi dalam pembelajaran Biologi berbasis ESD untuk meningkatkan kemandirian, kolaborasi, dan kesadaran keberlanjutan murid.
Abstract:Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar…
ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP.
This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.
Abstract:Angga Colection adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan fashion, terletak di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kabupaten Asahan. Produk fashion yang ditawarkan meliputi baju, celana, tas, sepatu, aksesoris, dan…
gamis. Namun, saat ini Angga Colection menghadapi kesulitan dalam memprediksi permintaan produk fashion karena masih mengandalkan perkiraan dari bagian penjualan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode single moving average pada sistem peramalan penjualan produk fashion di Angga Colection. Metode ini melibatkan pengambilan sekelompok nilai pengamatan, mencari nilai rata-rata, dan menggunakan hasilnya sebagai ramalan untuk periode yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan hasilnya menunjukkan bahwa menerapkan metode single moving average pada sistem peramalan penjualan produk fashion di Angga Colection dapat memudahkan proses peramalan dan meningkatkan akurasi prediksi. Dengan demikian, Angga Colection dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif dalam menghadapi permintaan produk fashion.
Abstract:Pertanian modern menghadapi tantangan dalam efisiensi penggunaan air untuk irigasi. Penelitian ini mengembangkan sistem Field Monitoring System (FMS) berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler…
kontroler utama untuk mengontrol irigasi sawah secara otomatis. Sistem ini dilengkapi dengan sensor kelembaban tanah dan sensor ketinggian air yang memungkinkan pemantauan kondisi lahan secara real-time. Data yang diperoleh dikirim ke Firebase Realtime Database untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan air dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mengontrol gerbang irigasi dan pompa air secara otomatis berdasarkan kondisi kelembaban tanah dan ketinggian air, sehingga mengurangi ketergantungan pada pemantauan manual. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian, namun masih bergantung pada koneksi internet yang stabil. Penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan integrasi dengan prediksi cuaca untuk optimasi irigasi.
Abstract:Sistem hidroponik merupakan solusi modern untuk pertanian berkelanjutan, terutama di lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi…
kondisi cuaca dan mengontrol pompa air secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya untuk memantau kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dikirim ke platform IoT untuk analisis dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, serta meminimalkan intervensi manual. Sistem tersebut menggunakan sistem kontrol logika fuzzy untuk mengendalikan pH media tanam hidroponik dan terdapat pengembangan cloud server guna mempermudah petani dalam mengontrol media tanam serta lingkungan tanaman hidroponik. Salah satu faktor kunci dalam pertanian adalah pertumbuhan tanaman yang optimal, yang dipengaruhi oleh aspek-aspek seperti kelembaban tanah dan intensitas cahaya. Pertumbuhan tanaman dapat terhambat karena proses fotosintesis tidak berjalan optimal akibat kurangnya paparan sinar matahari.Penggunaan sistem ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat awam untuk berkebun tanpa mencemaskan kebutuhan lahan luas dan kerumitan perawatan. Hal tersebut berdampak pada kemandirian pangan pada level rumah tangga dapat diwujudkan melalui penyediaan tanaman panggan untuk konsumsi keluarga.
Abstract:Ransomware tetap menjadi ancaman serius di dunia keamanan siber, memanfaatkan teknik canggih untuk membobol dan mengenkripsi data untuk mendapatkan keuntungan finansial. Studi ini menggunakan metodologi Systematic Literature…
ture Review (SLR) untuk menganalisis pola serangan ransomware dan mengevaluasi efektivitas mekanisme pertahanan yang didokumentasikan dalam penelitian terbaru. Tinjauan ini mengidentifikasi vektor serangan umum, termasuk phishing dan eksploitasi kerentanan perangkat lunak, serta mengeksplorasi pendekatan mitigasi seperti strategi cadangan, segmentasi jaringan, dan kesadaran pengguna. Dengan mensintesis temuan dari 30 studi utama, penelitian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang siklus hidup serangan ransomware dan menyoroti strategi pertahanan praktis bagi organisasi dan individu. Studi ini diakhiri dengan wawasan kunci untuk meningkatkan ketahanan terhadap ancaman siber yang persisten ini.
Abstract:Penelitian ini didorong oleh semakin seringnya cyberbullying di media sosial terhadap remaja, yang berdampak pada masalah kesehatan mental seperti kecemasan, stres, dan depresi. Studi ini menyelidiki pengaruh cyberbullying…
ng di media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA dan data kualitatif dari 51 responden remaja usia 12-24 tahun melalui kuesioner. Hasil menunjukkan, 30 responden mengalami cyberbullying seperti flaming, harassment (pelecehan), dan denigration (fitnah), sementara 21 responden lainnya tidak merasakan mengalami cyberbullying. Dari yang mengalami cyberbullying, 15 orang merasa tidak nyaman menggunakan media sosial, 13 merasa rendah diri, dan 10 merasa depresi atau frustrasi. Sebanyak 5 orang merasa takut dan 5 lainnya merasa terisolasi, sementara 12 responden merasa biasa saja. Temuan ini menunjukkan cyberbullying dapat berdampak serius pada psikologis remaja, terutama pada rasa percaya diri dan kenyamanan di media sosial. Penelitian ini menyarankan perlunya literasi digital dan dukungan psikologis, serta peran orang tua, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman.
Abstract:Cyberbullying telah menjadi ancaman serius bagi remaja di era digital, terutama di kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang memicu cyberbullying serta dampaknya…
knya terhadap mahasiswa Universitas Universal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui survei berbasis kuesioner dari responden yang bervariasi dalam usia dan jenjang pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa cyberbullying berdampak signifikan pada kesejahteraan mental, prestasi akademik, dan hubungan sosial mahasiswa. Faktor-faktor seperti kurangnya literasi digital, tekanan sosial, dan anonimitas di dunia maya menjadi penyebab utama meningkatnya kasus ini. Bentuk cyberbullying yang sering terjadi mencakup penghinaan verbal, olokan terkait penampilan, dan pencurian identitas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, peran aktif institusi pendidikan, serta kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan online yang aman dan mendukung kesehatan mental mahasiswa.