Abstract:Artikel ini membahas pengembangan branding dan identitas bisnis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Petanang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kesadaran merek dan pengenalan produk UMKM…
M Desa Petanang di pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan analisis serta pelatihan berupa penyuluhan untuk merancang strategi branding yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggali potensi lokal, mengidentifikasi kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh UMKM Desa Petanang, serta merumuskan pesan branding yang kuat, UMKM dapat meningkatkan daya tarik mereka. Dengan menerapkan elemen branding seperti logo, slogan, dan desain kemasan yang mencerminkan budaya dan kualitas produk mereka, UMKM dapat membangun identitas bisnis yang lebih kuat. Dengan menerapkan strategi branding yang sesuai, UMKM Desa Petanang dapat meningkatkan daya saing mereka, menarik lebih banyak pelanggan, dan memperluas pangsa pasar mereka. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan branding dan identitas bisnis dalam mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan terutama di desa Petanang.
Abstract:Gunung Sekar Village possesses three embungs which have not been utilized optimally by the community. The largest of these ponds, located on Jalan Aji Gunung, has an area of around 900m² with a depth of 0.5-1m. The current…
ent suboptimal usage and management of the embungs has resulted in their poor appearance, with water plants, weeds, and mud further exacerbating the situation. It is imperative to find a solution to incentivise the community to care for the embung. Our service offers a range of ecotourism programmes for the purpose of promoting the development of tourist areas, with the aim of driving the local economy. Within our ecotourism programme, we offer rides such as bumper boats and floating cafes. Our main material of choice for ecotourism is PVC due to its affordable price and simple manufacturing process. In this service, we provide training and assistance to the community to enable them to manage their affairs independently in the future.
Keywords: embung; PVC;economy; tourism.
Abstrak: Kelurahan Gunung Sekar memiliki 3 embung yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,dengan ukuran yang terbesar di Jl. Aji Gunung dengan luas kurang lebih 900 m2 dengan kedalaman 0,5 – 1 m. Tidak adanya pemanfaatan dan pengelolaan mengakibatkan embung terkesan kumuh. Ditambah dengan tumbuhan air,ilalang serta lumpur yang semakin membuat kondisi embung memprihatinkan. Dari kondisi tersebut perlu adanya solusi untuk merangsang masyarakat agar peduli terhadap embung. Pada pengadian ini kami memberikan solusi untuk pengembangan daerah wisata,berupa program ekowisata. Kami berharap program ini mampu sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Pada program ekowisata terdapat bumper boat dan kafe apung sebagai wahana wisatanya. Bahan utama yang digunakan untuk ekowisata adalah PVC,karena harga lebih murah serta proses pembuatan lebih mudah. Pada pengabdian ini kami juga melatih dan mendampingi masyarakat agar mampu mandiri dalam manajemen pengelolaan nantinya.
Kata Kunci : ekonomi; embung; PVC; wisata.
Abstract:Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread…
ad of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC.
Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers
Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada 3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC.
Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.
Abstract:Abstract: Interior Design is a branch of art that discusses the inner side of a building. Interior design also intersects with architecture which is the global study of building design. Architecture majors have started to…
o enter Vocational High Schools including at SMK Negeri 1 Mempura. Vocational School 1 Mempura has a Department of Building Modeling and Information Design which in its syllabus has building drawing learning. But in the discussion, there is no further knowledge about interior design. SMK Negeri 1 Mempura wants to develop students' knowledge about interior design or interior design properly. From this problem, Interior Design Educators at Lancang Kuning University who are community service partners from SMK Negeri 1 Mempura will add to their students' knowledge about interior design. So that through this program, Mempura 1 State Vocational School can develop interior design knowledge, which not only learns about room size but also about managing the atmosphere of space from designing ceilings, walls, floors, and furniture. The target to be achieved is for partners to understand the basics of Interior Design and its differences from Architecture and other Design Sciences. The outputs to be obtained are learning services for the community, service reports, drafts of teaching materials, and scientific articles in journals.
Keywords: interior design; furniture; workshop
Abstrak: Desain Interior adalah salah satu cabang ilmu seni rupa yang membahas tentang perancangan ruang dalam pada suatu bangunan. Desain interior juga beririsan dengan ilmu arsitektur yang merupakan ilmu perancangan bangunan secara global. Jurusan arsitektur sudah mulai masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan termasuk di SMK Negeri 1 Mempura. SMK Negeri 1 Mempura memiliki jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan yang dalam silabusnya memiliki pembelajaran gambar bangunan. Tetapi dalam pembahasannya,belum ada pengetahuan lebih lanjut mengenai perancangan ruang dalam.SMK Negeri 1 Mempura ingin mengembangkan pengetahuan yang dimiliki peserta didik pada perancangan ruang dalam atau desain interior dengan benar. Dari permasalahan ini, Tenaga Pendidik Desain Interior Universitas Lancang Kuning yang merupakan mitra pengabdian masyarakat dari SMK Negeri 1 Mempura akan menambah pengetahuan siswa/i nya tentang merancang ruang dalam. Sehingga melalui program ini, SMK Negeri 1 Mempura dapat mengembangakan pengetahuan desain ruang dalam, yang tidak hanya mempelajari tentang ukuran ruangan, tapi juga pada pengolahan suasana ruang dari perancangan langit-langit, dinding, lantai dan furnitur. Target yang ingin dicapai adalah mitra paham tentang dasar-dasar Desain Interior serta perbedaannya dengan Arsitektur dan Ilmu Desain lainnya. Luaran yang ingin diperoleh adalah jasa pembelajaran untuk masyarakat, laporan pengabdian, draf bahan ajar dan artikel ilmiah di jurnal.
Kata kunci: desain interior; furniture; workshop
Abstract:Abstract: Teaching staff needs to understand the tools for making reports. Teaching staff at TPQ Bina Ummah still have difficulties in reporting at the end of the semester. Training activities for making reports using the…
e Microsoft Excel application for teaching staff at the Bina Ummah Al-Qur'an Educational Park (TPQ) Bina Ummah, Tanjung Priok District, North Jakarta, are activities organized in the provision of knowledge and how to use tools, tables, formulas, and others on the Microsoft Excel application in detail and depth for teaching staff. The training method used is to practice directly on a laptop and raise cases that are usually worked on by teaching staff in conducting end-of-semester reporting. The output of this training activity is that participants can design reports using tables, present report information using diagrams, process data effectively and efficiently
Keywords: data processing; report; TPQ Bina Ummah Tanjung Priok
Abstrak: Tenaga pengajar perlu memahami alat untuk membuat laporan. Tenaga pengajar di TPQ Bina Ummah masih kesulitan dalam melakukan pelaporan akhir semester. Kegiatan pelatihan pembuatan laporan menggunakan aplikasi Microsoft Excel pada tenaga pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bina Ummah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah kegiatan yang diselenggarakan dalam pemberian pengetahuan dan cara menggunakan tools, tabel, rumus-rumus, dan lain-lainnya pada aplikasi Microsoft Excel secara rinci serta mendalam untuk para tenaga pengajar. Metode pelatihan yang dilakukan adalah dengan melakukan praktek secara langsung di laptop dan mengangkat kasus-kasus yang biasa di kerjakan oleh para tenaga pengajar dalam melakukan pelaporan akhir semester. Output dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta dapat merancang laporan dengan menggunakan tabel-tabel, penyajian informasi laporan menggunakan diagram, memproses data-data dengan efektif dan efesien.
Kata kunci: laporan; pengolahan data; TPQ bina ummah tanjung priok
Abstract:Abstract: Online learning at the elementary, kindergarten, and PAUD levels leaves many problems. The problem from the teacher's point of view is that they have to provide gadgets that can be used in operating, managing online…
nline meetings, and providing internet quotas in organizing meetings and online learning. In making learning media, teachers must also provide computers that can be used in making multimedia-based learning media. The problem that is quite serious is that teachers are not yet ready to manage online classroom learning and the readiness to make learning materials using multimedia-based learning tools that can attract students' attention. Efforts that can be carried out to face the challenges of limited capacity and ability of teachers in designing and making multimedia-based learning media are increasing teacher competence through training and mentoring. To achieve this goal, it is necessary to hold a training or mentoring for PAUD teachers. This training is carried out by introducing and providing tutorials on how to use Microsoft PowerPoint software. The result of this service is the teacher's understanding of making multimedia-based learning media that can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase the ability of teachers in software applications for making learning media.
Keywords: training; mentoring; multimedia; learning; PAUD teachers
Abstrak: Pembelajaran daring pada tingkat SD, TK dan PAUD menyisakan banyak masalah. Masalah dari sisi guru adalah harus menyediakan gadget yang mampu digunakan dalam pengoperasian, pengelolaan pertemuan secara daring serta menyediakan kuota internet dalam penyelenggaraan pertemuan dan pembelajaran secara daring. Dalam membuat media pembelajaran, guru juga harus menyediakan komputer yang mampu digunakan dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Masalah yang cukup serius adalah guru belum terlalu siap mengelola pembelajaran kelas secara daring maupun kesiapan pembuatan materi pembelajaran menggunakan tool pembelajaran berbasis multimedia yang dapat menarik perhatian siswa. Usaha-usaha yang dapat dilaksanakan guna menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas dan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia adalah meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan dalam mencapai standar minimal yang dapat digunakan dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan pelatihan atau pendampingan kepada para guru PAUD. Pelatihan ini dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunakan perangkat lunak Microsoft Power Point. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman guru mengenai pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan guru dalam menerapkan aplikasi perangkat lunak untuk pembuatan media pembelajaran.
Kata kunci: pelatihan; pendampingan; multimedia; pembelajaran; guru PAUD
Abstract:In an information system organization it is urgently needed to get information that is fast, precise in its presentation, the data displayed can be real and accurate. In a voting is generally done manually, both in the smallest…
mallest and largest scope. Based on these conditions, with the use of technology that has developed rapidly at this time, the process of selecting the Student Council Chairperson which is usually done manually can now be done online using electronic voting, with e-voting it is hoped that students can access and elect candidates for Student Council President anywhere without having to come. directly to the polling place where students are usually gathered in a place like before. In developing a website-based e-voting system using the waterfall method with a needs analysis process, system design, design and testing of the e-voting system will simplify the voting process and e-voting can maintain data security from manipulation by other parties. The method in counseling is in the form of science and technology diffusion, with the stages of socialization and training in the use of the e-voting application. The purpose of this activity is to implement a more effective and transparent system for selecting the student council president.
Keywords: application; electronic voting; election of chairman
Abstrak: Dalam sebuah organisasi sistem informasi sangat dibutuhkan untuk mendapatkan informasi yang cepat, tepat dalam penyajiannya, data yang ditampilkan dapat real dan akurat. Dalam sebuah pemungutan suara umumnya dilakukan secara manual, baik dalam ruang lingkup terkecil maupun terbesar. Berdasarkan kondisi tersebut dengan pemanfaatan teknologi yang sudah berkembang pesat saat ini, proses pemilihan Ketua OSIS yang biasanya dilakukan secara manual kini bisa dilakukan secara daring dengan menggunakan electronic voting, dengan adanya e-voting diharapkan siswa dapat mengakses dan memilih calon ketua OSIS dimanapun tanpa harus datang langsung ke tempat pemungutan suara yang biasanya para siswa dikumpulkan dalam suatu tempat seperti sebelumnya. Dalam pemgembangan sistem e-voting berbasis website dengan menggunakan metode waterfall dengan proses analisa kebutuhan, perancangan sistem, design dan testing sistem e-voting akan mempermudah proses pemungutan suara dan e-voting dapat menjaga keamanan data dari manipulasi pihak lain. Metode dalam penyuluhan berupa dipusi iptek, dengan tahapan sisialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi e-voting. Tujuan dari kegiatan ini, menerapkan sistem pemilihan ketua osis yang lebih efektif dan transfaran.
Kata kunci: aplikasi; electronic voting; pemilihan ketua osis
Abstract:Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have an important role in economic recovery in Indonesia. The development of MSMEs cannot be separated from the ability of MSME owners to manage and record their finances.…
nces. The bookkeeping carried out by the company needs to be supported by the implementation of an adequate Internal Control System to support the achievement of company goals. Therefore, MSMEs need to implement internal control that can be used as a tool to prevent or overcome fraud and protect company resources. This activity aims to provide education to the Soreang village community, the MSME group regarding simple bookkeeping and internal control which will be able to improve skills and knowledge in designing future business strategies, managing finances, and protecting company assets. This activity is carried out by providing socialization first and then providing training to participants on the concepts and practices of simple bookkeeping and the application of internal control. The results of the service are village communities consisting of PKK women and Healthy Community Movement who are members of the MSME group activities understand and feel motivated by the additional knowledge about simple bookkeeping and internal control systems, and Participants feel that this training is very useful for developing MSMEs in the context of community empowerment in Seroang Village
Keywords: MSMEs; simple bookkeeping; internal control
Abstrak: Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pemulihan perekonomian di Indonesia. Berkembangnya UMKM tidak terlepas dari kemampuan pemilik UMKM dalam mengelola dan membukukan keuangannya. Pembukuan yang dilakukan perusahaan perlu didukung dengan adanya penerapan Sistem Pengendalian Intern yang memadai demi menunjang pencapaian tujuan perusahaan. Oleh karena itu, UMKM perlu menerapkan pengendalian intern yang bisa dijadikan alat untuk mencegah atau mengatasi fraud (kecurangan) dan melindungi sumber daya perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat desa Soreang kelompok UMKM mengenai pembukuan sederhana dan pengendalian intern yang nantinya mampu meningkatkan keterampilan serta pengetahuan dalam merancang strategi bisnis kedepannya, mengelola keuangan dan melindungi aset perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemberian sosialisasi terlebih dahulu kemudian memberikan pelatihan kepada peserta mengenai konsep serta praktik pembukuan sederhana dan penerapan pengendalian intern. Hasil pengabdian yaitu masyarakat desa yang terdiri ibu-ibu PKK dan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) yang tergabung dalam kelompok UMKM mengerti dan merasa termotivasi dengan adanya tambahan pengetahuan mengenai pembukuan sederhana dan pengendalian intern. serta peserta merasa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan UMKM dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Desa Seroang
Kata kunci: UMKM; pembukuan sederhana; pengendalian intern
Abstract:Abstract: Kampung Romantic is one of the urban villages in Malang City which currently transforms to be a village with special interest. One of the potentials in Kampung Romantis is the decorative-plant tour and business…
developed by its residents. This potential can be utilized to strengthen the character of the village that upholds good relations between neighbors and families. Reviewing the standard of a tourism village, Kampung Romantis is still far from the existing standard due to a lack of adequate facilities and infrastructure. However, its location is strategic as located in the middle of the city and near shopping centers, educational and heritage areas. Considering its strategic location and the high interest of the residents in developing their village, it is important to brand the area of this village visually. An effort was made through this service program through the signage design for a logo of Kampung Romantis which can strengthen the image of that area. The stages of the service program started from observation and communication with the residents, then planning and construction for the signage design. This program had successfully produced a signage design that was constructed to brand the area of Kampung Romantis by involving the residents.
Keywords: regional signage; romantic village; thematic village
Abstrak: Kampung romantis merupakan salah satu kampung kota di Kota Malang yang saat ini berupaya untuk menjadi kampung minat khusus. Wisata belanja tanaman hias yang merupakan potensi yang sekarang dapat dikembangkan oleh warganya sendiri. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai untuk memperkuat identitas kawasan sebagai kampung kota yang tetap mengedepankan hubungan yang baik dengan tetangga dan juga keluarga. Apabila dikaji berdasarkan standar kampung wisata, maka kampung romantis masih jauh dari standar yang ada karena sarana dan prasarananya masih minim. Lokasi kampung romantis sangat strategis karena terletak ditengah Kota Malang dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan, area pendidikan dan juga kawa-san heritage (warisan) yang ada di Kota Malang. Melihat lokasinya yang strategis serta tingginya minat warganya untuk mengembangkan menjadi kampung wisata, maka diperlukan upaya untuk dapat membranding kawasan tersebut dan juga mempercantik secara visual kawasan tersebut. Upaya yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini melalui desain signage berupa logo dari kampung romatis untuk dapat memperkuat branding kawasan tersebut. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan komunikasi dengan warga hingga perencanaan dan konstruksi signage. Kegiatan pengabdian ini berhasil membuat rancangan signage yang akhirnya dapat dibangun untuk branding di Kawasan kampung romantis dengan keterlibatan warganya.
Kata kunci: desa tematik; kampung romantis; signage
Abstract:Abstract: The increasing cases of covid-19 have an impact on the economy in Indonesia, especially on micro, small and medium enterprises (MSMEs). local communities who during this pandemic experienced a decline in income.…
. Shoppers are starting to rarely come to the market and shop in person because of their fear of contracting Covid-19 and avoiding crowds that have been advised by the government. The digitalization of traditional people's markets is needed to improve the economy and reduce the spread of the covid-19 virus. The results of interviews with traders show the lack of sales at Rare Angon Market because few people know about the market. the method used by distributing questionnaires to find out in detail the existing problems. From these problems, a solution is needed to bridge between traders and buyers, this solution is in the form of digitizing the Rare Angon market by developing an application called "Rare Angon App" where the application is used for buying and selling interactions by traders and buyers. So that sales in the Rare Angon market can increase.
Keywords: E-commerce; traditional market; information technology
Abstrak: Meningkatnya kasus covid-19 berdampak pada perekonomian di Indonesia terutama pada usaha mikro kecil meneengah (UMKM) hal ini dapat dilihat dari pasar-pasar rakyat di Bali yaitu Pasar Rare Angon yang berlokasi di desa Gunaksa, kecamatan Dawan kabupaten Klungkung dengan mayoritas pedangannya adalah warga didaerah setempat yang dimasa pandemi ini mengalami penurunan pendapatan. Para pembeli mulai jarang datang ke pasar dan berlanja secara langsung karena ketakutan mereka tertular covid-19 dan menghindari kerumunan yang sudah dihimbau oleh pemerintah. Diperlukannya digitalisasi pasar rakyat yang bersifat tradisional untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi penyebaran virus covid-19. Hasil wawancara dengan pedagang menunjukkan minimnya penjualan di Pasar Rare Angon karena masih sedikit masyarakat yang tau pasar tersebut. metode yang digunakan dengan penyebaran kuesioner untuk mengetahui secara detail permasalahan yang ada. Dari permasalahan tersebut diperlukannya solusi untuk untuk menjembatanni antara pedagang dan pembeli, solusi ini berupa digitalisasi pasar Rare Angon ini dengan membuatkan aplikasi yang diberi nama “Rare Angon App†dimana aplikasi tersebut digunakan untuk interakasi jual beli oleh pedagang dan pembeli. Sehingga penjualan dipasar Rare Angon bisa mengalami peningkatan.
Kata kunci: E-commerce; pasar tradisional; teknologi informasi