Abstract:Perkebunan adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah, dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu…
pengetahuan dan teknoligi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat. Perkebunan Membang Muda merupakan salah satu perkebunan yang terletak di kecamatan kualuh hulu, kabupaten Labuhanbatu Utara provinsi Sumatera Utara yang memiliki beberapa afdeling. Namun masih banyak karyawan yang kesulitan dalam mencari area penyebaran pemupukan dan jadwal pemupukan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menggunakan teknologi web untuk memetakan area penyebaran pemupukan di Perkebunan Membang Muda. Dimulai dengan analisis kebutuhan dan perancangan aplikasi menggunakan Aliran Sistem Informasi (ASI), Unifield Modeling Language (UML), Entity Relationship Diagram (ERD), Flowchart, hingga tahap pengujian. Hasil pengujian terhadap aplikasi web SIG ini menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat membantu karyawan dalam mencari informasi area penyebaran pemupukan di Perkebunan Membang Muda. Tujuannya dengan adanya aplikasi ini, karyawan dapat lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan informasi tentang area penyebaran pemupukan di Perkebunan Membang Muda
Abstract:Pembangunan desa saat ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi, Aparatur pemerintah desa yang menjadi pelayan masyarakat harus bisa menguasai teknologi informasi sehingga pelayan kepada masyarakat bisa optimal.…
timal. Perancangan sistem dan teknologi informasi dibutuhkan untuk mempersiapkan organisasi dalam merencanakan pemakaian teknologi dan sistem informasi untuk organisasinya. Desa Perbarakan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Pemerataan kesejahteraan di wilayah desa Perbarakan Kab. Deli Serdang belum sepenuhknya baik. adapun tujuan yang akan dicapai adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi desa Perbarakan berbasis web. Dengan menggunakan teknologi komputer sehingga proses pengolahan data menjadi lebih mudah dan laporan lebih cepat, efektif dan akurat.
Abstract:Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) di Kota Tanjungbalai memegang tanggung jawab dalam mengelola dan mengembangkan sektor perdagangan dan perindustrian. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah terkait dengan…
n aspek Pengelolaan Pasar, terutama dalam pengutipan retribusi yang masih menggunakan metode manual dan belum terintegrasi secara digital. Penelitian ini difokuskan pada perancangan sistem informasi bernama "Siap Bawa Untung Aksi Lapangan (SiBuntal)" yang menggunakan teknologi Trigger dan Log berbasis web. Solusi yang diusulkan melibatkan identifikasi dan implementasi Trigger untuk mengotomatisasi proses retribusi, serta penggunaan Log untuk menciptakan jejak audit yang terperinci. Tujuan penelitian mencakup peningkatan efisiensi administratif, akurasi pengumpulan data keuangan, dan ketanggapan terhadap dinamika pasar. Metodologi penelitian melibatkan analisis kebutuhan pasar, pengembangan sistem berbasis web, dan integrasi teknologi Trigger dan Log. Hasil sementara menunjukkan pencatatan Log yang memberikan informasi jejak yang mudah dilacak, serta verifikasi otomatis melalui pemanfaatan Trigger. Dengan diterapkannya teknologi ini, diharapkan Disdagper Kota Tanjungbalai dan pemangku kepentingan pasar dapat mengelola retribusi dengan lebih efisien, responsif, dan transparan
Abstract:Abstrak: Penelitian ini melatar belakangi dalam membangun sistem informasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar yang dapat menyampaikan informasi secara detail, singkat dan jelas, mudah dimengerti dan dipahami dengan…
tampilan yang menarik. Membangun sistem informasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar sesuai dengan prosedur proses pengelolaan surat masuk dan surat keluar pada kantor gunung melayu estate. Pengambilan data secara langsung, dan observasi langsung, yaitu mengamati langsung ke lapangan untuk mengetahui dan mempelajari permasalahan yang ada di perusahaan tersebut yang erat kaitnya dengan objek yang diteliti. Studi Literatur (Studi Pustaka) Selain pengambilan data secara langsung, demi tercapainya tujuan pembangunan website sehingga memenuhi kriteria pembangunan website yang baik dan sistematik, maka penyusun juga melakukan studi literatur. Studi Literatur merupakan penelitian dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang mendukung dalam pendefinisian masalah melalui buku-buku dan internet yang erat kaitnya dengan permasalahan. Sehingga penelitian ini dibuat untuk memanfaat sistem informasi surat masuk dan surat keluar untuk menimalisir resiko kerusakan terhadap informasi surat masuk dan surat keluar serta mempermudah petugas dalam pembuatan laporan
Abstract:Layanan informasi atau hasil yang didapatkan dari penggunaan teknologi tersebut dapat digunakan sebagai suatu keputusan atau rekomendasi dalam penyelesaian masalah yang dihadapi, termasuk pada perusahaan seperti PT. Indomarco…
domarco Prismatama (Indomaret). Permasalahan yang terjadi saat ini di PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) yaitu proses penilaian untuk pengangkatan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap berdasarkan penilaian berkas dan pemilihan secara manual (tanpa system) atau bisa disebut juga dengan melakukan prediksi atau perkiraan. Penelitian dilakukan di PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) Jl. Industri No. 60 Tanjung Morawa B. Kriteria yang digunakan dalam kualifikasi penentuan pengangkatan karyawan kontran menjadi tetap yaitu: kualitas kerja, lama bekerja, presensi dan pendidikan. Perancangan sistem pendukung keputusan dengan metode SMART telah berhasil di lakukan untuk penentuan pengangkatan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap di PT. Indomarco Prismatama (Indomaret).
Abstract:PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk merupakan perusahan yang bergerak dalam bidang perkebunan karet serta kelapa sawit tertua di Indonesia dan terbesar di Sumatera. Lahan karet serta kelapa sawit yang tersebar di sumatera…
a utara khususnya di Kab. Asahan minim media publikasi mengenai persebaran lahan karet serta kelapa sawit untuk wilayah Kab. Asahan. Tujuan dibuatnya Sistem Informasi Geografis ini yaitu membantu PT Bakrie Sumatera Plantatios Tbk Kab.Asahan dalam memberikan informasi mengenai pemetaan lahan karet serta kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Rancang bangun pemetaan lahan karet serta kelapa sawit ini dirancang menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan juga dengan Leaflet sehingga mampu menampilkan informasi mengenai data lahan dan pemetaan lahan karet serta kelapa sawit PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kab. Asahan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi pengaduan keluhan dan kerusakan di Pengadilan Negeri Situbondo untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi, dan transparansi data. Metode yang digunakan mencakup…
kup observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk mengumpulkan data, serta pendekatan pengembangan sistem waterfall. Masalah utama yang dihadapi adalah pelaporan kerusakan yang masih dilakukan secara manual, mengakibatkan penundaan dan gangguan operasional. Solusi yang ditawarkan adalah sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan pelaporan kerusakan dilakukan secara digital, memudahkan akses dan penggunaan bagi semua pihak yang terlibat. Hasil implementasi dan pengujian menunjukkan bahwa sistem ini siap digunakan dan efektif dalam mengatasi masalah pelaporan manual, meningkatkan kinerja dan produktivitas pegawai. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Pengadilan Negeri Situbondo.
Abstract:Abstract: Sipaku Area Village currently has a population of 1963 family cards with a density of 7423 people divided into 8 hamlets. Villages can still register people who do not have an Indonesia Smart Card with the concerned…
erned office by recording the data on the people who have KPS, PKH or SKTM, to get the Indonesia Smart Card (KIP) program, because many people submit applications and there are many criteria that must be taken into account. faced by the Sipaku Area Village Head Office in determining the priority of potential KIP recipients is very difficult, not transparent and inefficient. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to have a system for determining the priority of potential KIP recipients by adding some more basic criteria. In this study a decision support system was designed using the AHP (Analitycal Hierarchy Process) method. The results of calculations using the pairwise comparison matrix for the use of criteria show that the most important priority is shown in the status of an active applicant of 0.391, the second priority is the completeness of the files of 0.406, the third priority is the orphanage of 0.095, the fourth priority is parental income of 0.066, and the priority the fifth is a dependent of 0.041. Meanwhile, for alternative use, the data obtained is that the highest value weight determines the recipient of Smart Indonesia Card Assistance (KIP), namely Rizky Amelia Ritonga with a value of 0.171, the second alternative is Rangga Pranata with a value of 0.141 and the third alternative is Elva Radis with a value of 0.124.
Keywords: Smart Indonesian Card Recipients (KIP), AHP Method, PHP and MySQL.
Abstrak: Desa Sipaku Area yang sekarang ini mempunyai jumlah penduduk 1963 kartu keluarga dengan kepadatan 7423 jiwa yang terbagi dalam 8 Dusun. Desa tetap bisa mendaftarkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar ke Dinas yang bersangkutan dengan mendata masyarakatnya yang memiliki KPS, PKH atau SKTM, untuk mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena banyaknya masyarakat mengajukan permohonan dan banyak kriteria yang harus diperhitungkan, sehingga Kendala yang dihadapi oleh pihak Kantor Kepala Desa Sipaku Area dalam menentukan prioritas calon penerima KIP sangat sulit, tidak transparan dan tidak efesien. Oleh Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem dalam menentukan prioritas calon penerima KIP dengan menambahkan beberapa kriteria yang lebih mendasar. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Hasil perhitungan menggunakan matrik perbandingan berpasangan untuk penggunaan kriteria menunjukkan bahwa prioritas yang paling utama ditunjukkan pada status Pemohon aktif sebesar 0.391, prioritas kedua yaitu Kelengkanpan Berkas sebesar 0.406, prioritas ketiga yaitu kondisi yatim piatu sebesar 0.095, prioritas keempat yaitu penghasilan orangtua sebesar 0.066, dan prioritas kelima yaitu tanggungan sebesar 0.041 Sedangkan untuk penggunaan alternatif diperoleh data yaitu bobot nilai paling tinggi menentukan Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yaitu Rizky Amelia Ritonga dengan nilai 0.171, alternatif kedua Rangga Pranata dengan nilai 0.141 dan alternatif ketiga Elva Radis dengan nilai 0.124.
Kata kunci : Penerima Bantuan PIP, Metode AHP, PHP dan MySQL.
Abstract:PT. Sumber Nelayan Indonesia masih menggunakan Excel dan pencatatan manual dalam mengelola persediaan barang. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi aplikasi barang yang terkomputerisasi untuk mempermudah dan…
n mempercepat proses pendataan stok barang masuk dan keluar. Penelitian ini merancang dan membuat sistem persediaan barang sparepart berbasis web dengan menggunakan metode waterfall. Tujuannya adalah untuk membantu pekerjaan pengelolaan barang dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh pada pengelolaan persediaan barang di suatu perusahaan. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem informasi inventori barang masuk dan keluar pada sparepart. Tahapan pengembangan meliputi Analisis Kebutuhan, desain sistem, Implementasi, verifikasi atau pemeriksaan, dan pemeliharaan
Abstract:Apotek RSUD HAMS Kisaran sering terjadi kehabisan stok obat, dikarenakan banyaknya permintaan dari konsumen, serta sering terjadi pesediaan obat yang berlebihan, sehingga terjadi penumpukan obat yang dapat menyebabkan terjadinya…
rjadinya kadaluarsa pada obat yang ada dan menimbulkan kerugian karena obat yang kadaluarsa harus dimusnahkan. Demi mengatasi masalah diatas, penulis menuangkan ide untuk merancang sebuah sistem terkomputerisasi yang didukung dengan metode penunjang yang dipilih dalam proses persediaan obat di Apotek RSUD HAMS Kisaran untuk memastikan agar persediaan dapat memenuhi kebutuhan yang ada. Penelitian ini merancang suatu sistem persediaan stok obat yang dapat membantu dalam mengoptimalkan aktivitas pergudangan yang dilakukan dengan menggunakan metode Supply Chain Management (SCM) yang merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mencapai pengintgrasian yang lebih efisien dari distributor, retailer dan pasien. Supply Chain Management (SCM) merupakan pendekatan integrative untuk mengelola aliran produk, informasi dan uang secara terintegrasi yang melibatkan pihak-pihak mulai dari hulu ke hilir yang terdiri dari pemasok, pabrik, jaringan distribusi maupun jasa-jasa logistik. Supply Chain Management (SCM) mampu mengatasi masalah persediaan agar produk dalam keadaan tersedia dan layak. Manfaat penerapan Supply Chain Management (SCM) yaitu untuk memenuhi kepentingan dalam pemenuhan persediaan barang yang mempunyai sifat cepat habis, persediaan barang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan atau instansi.