Search Articles & Publications

Showing 4768 articles found for "Data"

Pengembangan Website Untuk Pengelolaan Bumdes Desa Cipta Karya, Bengkayang

Yuliana, Yulianaa, Thomas, Santi, Priadana, Adri
Abstract: Abstract: Community service activities aimed at the government of Cipta Karya Village, Sungai Betung District, Bengkayang Regency aim to increase the interest and use of Information Technology in the Website field. Through… gh a village institution managed by the community and village government, namely BUMdes, this greatly helps the community in improving the village economy which has the potential for information that can be used to convey information. Utilization of Information Technology in the creation of the assisted village web to display information related to the activities of the creation village. The service was carried out by studying the literature, implementing, and evaluating. Where the implementation is carried out in stages such as socialization, data management, creation of websites and domains as well as admin training, to the management of village websites. Through this website, the village government can provide information related to village activities such as potential tourism objects.         Keywords: BUMDES; management; website development; village     Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan sasaran pemerintah Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemanfaatan Teknologi Informasi pada bidang Website. Desa Cipta Karya belum memiliki wadah atau tempat untuk mempromosi potensi wisata desa. Pengelolaan Bumdes belum dimanfaatkan dengan baik dan benar dan belum ada tempat untuk menginformasi kegiatan atau informasi yang ada di Desa. Begitu pula peta lokasi wisata belum banyak diketahui oleh masyarakat luar. Melalui sebuah lembaga Desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa yaitu BUMdes, ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian desa yang memiliki potensi informasi yang bisa digunakan untuk menyampaikan suatu informasi. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pembuatan web desa binaan untuk menampilkan informasi yang berkaitan dengan kegiatan desa cipta karya. Pengabdian ini dilakukan dengan metode studi literatur, pelaksanaan dan evaluasi. Dimana pada pelaksanaannya dilakukan tahap seperti sosialisasi, pengumpulan data, pembuatan website dan domain dan juga pelatihan admin, hingga pengelolaan website desa. Melalui website ini, pihak pemerintah desa dapat memberikan informasi terkait dengan kegiatan desa seperti potensi objek wisata. Kata kunci: BUMdes; desa; pengelolaan; pengembangan website

Pelatihan Pembuatan Website Portal dengan Menggunakan Wordpress untuk Siswa/Siswi SMA Negeri 6 Palembang

Farisi, Ahmad, Rachmat, Nur, Al Rivan, Muhammad Ezar
Abstract: Website merupakan sarana yang digunakan sebagai media penyampaian informasi yang bisa diakses secara online. Website dapat dibuat dengan berbagai cara, salah satunya menggunakan Content Management System (CMS). CMS merupakan… akan alternatif pembuatan website yang dapat digunakan bagi mereka yang tidak terbiasa dengan pemrograman. Salah satu platform CMS yang paling banyak digunakan adalah Wordpress. Pengabdian masyarakat ini memberikan pelatihan pembuatan website dengan menggunakan Wordpress bagi siswa/siswi SMA Negeri 6 Palembang. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan. Metode ini digunakan dalam bentuk pelatihan dan penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi atau praktik bersama dalam pembuatan website menggunakan Wordpress. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei kebutuhan peserta pelatihan untuk memetakan kebutuhan dan harapan dari peserta pelatihan. Peserta juga memberikan respon terhadap proses pelatihan melalui kuesioner pasca pelatihan. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari kuesioner tersebut, sebagian besar peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan dalam pelatihan telah sesuai dengan kebutuhan peserta, disampaikan dengan sangat baik, dan peserta akan menggunakan Wordpress untuk membuat website setelah pelatihan dilaksanakan.

Rancangan Model Digitalisasi Pasar Tradisional Pasar Rare Angon Di Desa Gunaksa

Wiguna, I Kadek Arta, Ariana, Komang Agus
Abstract: Abstract: The increasing cases of covid-19 have an impact on the economy in Indonesia, especially on micro, small and medium enterprises (MSMEs). local communities who during this pandemic experienced a decline in income.… . Shoppers are starting to rarely come to the market and shop in person because of their fear of contracting Covid-19 and avoiding crowds that have been advised by the government. The digitalization of traditional people's markets is needed to improve the economy and reduce the spread of the covid-19 virus. The results of interviews with traders show the lack of sales at Rare Angon Market because few people know about the market. the method used by distributing questionnaires to find out in detail the existing problems. From these problems, a solution is needed to bridge between traders and buyers, this solution is in the form of digitizing the Rare Angon market by developing an application called "Rare Angon App" where the application is used for buying and selling interactions by traders and buyers. So that sales in the Rare Angon market can increase. Keywords: E-commerce; traditional market; information technology   Abstrak: Meningkatnya kasus covid-19 berdampak pada perekonomian di Indonesia terutama pada usaha mikro kecil meneengah (UMKM) hal ini dapat dilihat dari pasar-pasar rakyat di Bali yaitu Pasar Rare Angon yang berlokasi di desa Gunaksa, kecamatan Dawan kabupaten Klungkung dengan mayoritas pedangannya adalah warga didaerah setempat yang dimasa pandemi ini mengalami penurunan pendapatan. Para pembeli mulai jarang datang ke pasar dan berlanja  secara langsung karena ketakutan mereka tertular covid-19 dan menghindari kerumunan yang sudah dihimbau oleh pemerintah. Diperlukannya digitalisasi pasar rakyat yang bersifat tradisional untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi penyebaran virus covid-19. Hasil wawancara dengan pedagang menunjukkan minimnya penjualan di Pasar Rare Angon karena masih sedikit masyarakat yang tau pasar tersebut. metode yang digunakan dengan penyebaran kuesioner untuk mengetahui secara detail permasalahan yang ada. Dari permasalahan tersebut diperlukannya solusi untuk untuk menjembatanni antara pedagang dan pembeli, solusi ini berupa digitalisasi pasar Rare Angon ini dengan membuatkan aplikasi yang diberi nama “Rare Angon App” dimana aplikasi tersebut digunakan untuk interakasi jual beli oleh pedagang dan pembeli. Sehingga penjualan dipasar Rare Angon bisa mengalami peningkatan. Kata kunci: E-commerce; pasar tradisional; teknologi informasi

Pelatihan COBRA Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Kader Posyandu Lansia Dalam Penanganan Hipertensi

Handayani, Wendy, Pranungsari, Dessy, Dinanti, Putri Ajeng
Abstract: Abstract: The hypertension prevalence in Daerah Istimewa Yogyakarta places second rank of the province with highest cases of hypertension (Kemenkes, 2018). According to the top 10 of diseases visits data from 2 January to&#8230; o 31 December 2020, hypertension prevalence at Puskesmas Danurejan 1 shows the prevalence of the visits’ highest number. Based on this issue, the researchers collaborated with Psychologist of Puskesmas Danureja I to conduct Conscious Breathing (COBRA) Therapy Training, as an effort to improve the skills of elderly Posyandu Cadres to treat hypertension evenly in Tegal Panggung sub-district. The activities in this program are generally divided into five stages, those are : identifying problems occurred in Puskesmas Danurejan I; obtanining information about hypertension cases and treatment carried out by Puskesmas Danurejan I; and trial of Conscious Breathing (COBRA) therapy implementation. The results of the statistical analysis of the pared sample t-test showed a Z score = -3.752a with a value of p = 0.000 (p <0.01). Therefore, it can be concluded that Conscious Breathing (COBRA) therapy training gave an impact on increasing the knowledge of elderly posyandu cadres about hypertension and its treatment.. Moreover, the Elderly Posyandu cadres also actively shared the knowledge to another Elderly Posyandu member. Keywords: conscious breathing; elderly posyandu; hypertension; puskesmas.  Abstract: Prevalensi hipertensi di Daerah Istimewa Yogyakarta menempatkan urutan ke- 2 sebagai provinsi dengan kasus hipertensi tertinggi (Kemenkes, 2018). Prevalensi Hipertensi di Puskesmas Danurejan I menurut data 10 besar kunjungan penyakit pertanggal 2 januari sampai 31 desember 2018 menunjukan prevalensi jumlah kunjungan terbanyak. Hal ini membuat peneliti bekerja sama dengan Psikolog Puskesmas Danureja I melakukan pelatihan terapi Conscious Breathing (COBRA) sebagai upaya peningkatan ketrampilan kader posyandu lansia guna penanganan penyakit hipertensi secara merata di kelurahan Tegal Panggung. Kegiatan yang dilakukan pada program ini secara umum dibagi menjadi lima tahapan yaitu; mengindentifikasi masalah-masalah yang dialami oleh Puskesma Danurejan I, memperoleh informasi mengenai kasus hipertensi dan penanganan yang dilakukan oleh Puskesmas Danurejan I, uji coba pelaksanaan terapi Conscious Breathing (COBRA), Pelatihan terapi Conscious Breathing (COBRA), dan follow up pelatihan yang telah diberikan. Hasil analisis statistik pared sample t-test menunjukan Skor Z = -3.752a dengan nilai p = 0,000 (p < 0,01). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan terapi Conscious Breathing (COBRA) terhadap kenaikan pengetahuan kader posyandu lansia terhadap penyakit hipertensi dan penanganannya. Selain itu kader  posyandu lansia juga aktif dalam memberikan ilmu yang didapatkan kepada anggota posyandu lansia. Keywords: conscious breathing; hipertensi; posyandu lansia; puskesmas.

Konvergensi Media dalam Pemasaran Produk Kerajinan Masyarakat desa Wisata Pariangan

Arsyah, Rahmatul Husna, Juwita, Astri Indah
Abstract: Abstract: Nagari Pariangan as the most beautiful tourist village in the world has a place to help the community's economy, increase local revenue (PAD). Local industrial products that have been owned by the community can&#8230; become souvenirs for visiting tourists. However, in fact Nagari Pariangan does not have the media to promote it. This study aims to analyze the convergence of media in marketing the local industrial handicraft products of the community. This research approach is descriptive qualitative, with data collection methods, namely by means of observation and interviews and literature review. The results of this study reveal that Nagari Pariangan is an area with tourism potential that has become the spotlight of the world, there is a need for a media that helps the community in introducing local Nagari products in order to increase local community income. The main key to convergence is digitization, Nagari Pariangan does not yet have digital media as a forum for supporting community industrial output. Based on the 3C technology dimension (Communication, Compute and Contents), which consists of the IT Industry, Telcom Infrastructure Provides, and the Content Industry. Nagari Pariangan is considered capable of building a digitalized medium, in order to be able to make the economy of the people in areas that have tourism potential much better.      Keywords: convergence; craft produk; media   Abstrak: Nagari Pariangan sebagai desa wisata terindah dunia memiliki wadah untuk membantu perekonomian masyarakat, menambah pendapatan asli daerah (PAD). Hasil Industri lokal yang selama ini dimiliki oleh masyarakat bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung. Namun, pada kenyataanya Nagari pariangan belum memiliki media dalam mempromosikannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis konvergensi media dalam memasarkan produk kerajinan industri lokal masyarakat. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara serta kajian literatur. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Nagari Pariangan merupakan daerah dengan potensi wisata yang sudah menjadi sorotan dunia, dan perlu adanya sebuah media yang membantu masyarakat dalam memperkenal produk lokal nagari agar bisa menambah pendapatan masyarakat setempat. Kunci utama konvergensi adalah digitalisasi, Nagari Pariangan belum memiliki media digital sebagai wadah dalam mendukung hasil industri masyarakat. Berdasarkan dimensi teknologi 3C (Communication, Compute and Contents), yang terdiri dari IT Industry, Telcom Infrastructure Provides, serta Content Industry. Nagari Pariangan dirasa mampu untuk membangun sebuah media yang digitalisasi, agar mampu menjadikan ekonomi masyarakat di daerah yang memiliki potensi wisata jauh lebih baik. Kata kunci: konvergensi; media; produk kerajinan

Pelatihan Remaja “Peduli” Sebagai Upaya Preventif Terjadinya Perilaku Bullying Pada Remaja

Rina, Amherstia Pasca, Kusumandari, Rahma, Martin, Ricky Alejandro, Imron, Mohammad Fais
Abstract: Abstract: The large number of bullying cases involving teenagers both as perpetrators and victims shows that intervention is needed to prevent the increasing number of cases. The education process for adolescents will be&#8230; effective if it is carried out by their peers. Therefore, a module is needed to provide education for adolescents so that they can act as counselors for their peers in order to prevent bullying from occurring. The purpose of the community service activities carried out is to implement the Remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) program to increase participants' knowledge of bullying and the skills needed as peer counselors.This training was conducted online for 2 meetings and post training assignments. The Remaja “PEDULI” module was developed using the ADDIE approach which consist of analisys, design, develop, implement, and evaluate. The impact of the module implementation was tested using a quasi-experimental method used a single group with a pretest and postest design. Result of data analysis showed that there was differences between mean test scores of participants before and after the training with value of t = -2.921 and value of p = 0.005 (p <0.01). It can be concluded that the Remaja “PEDULI” program is effective in increasing adolescents' knowledge about bullying and skills required as peer counselors.   Keywords: adolescents; bullying; online training             Abstrak: Banyaknya kasus bullying yang banyak melibatkan remaja baik sebagai pelaku maupun korban menunjukkan bahwa dibutuhkan intervensi untuk mencegah meningkatnya jumlah kasus tersebut. Proses edukasi bagi remaja akan efektif apabila dilakukan oleh sebayanya, oleh karena itu diperlukan modul untuk memberikan edukasi berupa pelatihan kepada remaja agar dapat berperan sebagai konselor bagi sebayanya agar dapat mencegah terjadinya bullying.  Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk mengimplementasikan program remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang bullying dan ketrampilan yang dibutuhkan sebagai konselor sebaya. Program pelatihan ini dilakukan secara daring selama 2 kali pertemuan dan penugasan pasca pelatihan. Modul pelatihan remaja PEDULI ini disusun menggunakan pendekatan ADDIE, yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: analisis, desain, develop, implement, dan evaluate. Media yang digunakan dalam pelatihan ini adalah presentasi, video, dan komik. Dampak dari implementasi modul diuji menggunakan metode eksperimen quasi dengan desain single group with pretest and postest design. Hasil uji beda skor tes pengetahuan pada peserta sebelum dan sesudah pelatihan menghasilkan nilai t = -2,921 dengan nilai p = 0,005 (p<0,01). Dapat disimpulkan bahwa program remaja “PEDULI” efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja rentang bullying dan ketrampilan yang diperlukan sebagai konselor sebaya.   Kata kunci: bullying; pelatihan daring; remaja

Pedampingan Penggunaan Sistem Informasi Profil Desa Banyuasin Berbasis Internet Dan Aplikasi Mobile

Putra, Ghiri Basuki, Atmaja, Eddy Jajang Jaya
Abstract: Abstract: The development of information and communication technology is currently growing rapidly and has touched almost all levels of society. With the advancement of information technology, the dissemination of information&#8230; ation is accelerating and is not limited to space and time. The village is currently getting special attention from the government with the large budget given to each village to advance rural villages in Indonesia. However, these funds are still very minimal for development in the field of information technology. In fact, every village needs information technology, especially information systems to help the performance of the village government in providing services to the community and to facilitate data and information management. This information system will provide complete information and facilitate the dissemination of information in the digital era by utilizing the Internet. Banyuasin Village does not yet have a village information system in managing data and information and for conveying information to the community. This service method is community education by conducting discussions, interviews, socialization and training for the system that has been built so that it can be used by the village of Banyuasin. The village information system that was built provided benefits in the field of information technology and made Banyuasin Village a mobile application-based Information and Communication Technology-based village.   Keywords: information system; village profile; website     Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini semakin pesat dan telah menyentuh hampir ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan kemajuan teknologi informasi menyebabkan penyebarluasan informasi semakin cepat dan tidak terbatas dengan ruang dan waktu. Desa saat ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dengan besarnya anggaran yang diberikan ke tiap desa untuk memajukan desa desa di Indonesia. Hanya saja, dana tersebut masih sangat minim untuk pengembangan di bidang teknologi Informasi. Padahal setiap desa membutuhkan teknologi informasi terutama sistem informasi untuk membantu kinerja pemerintah desa dalam memberikan layanan kepada masyarakat serta memudahkan dalam pengelolaan data dan informasi. Sistem informasi ini akan memberikan informasi lengkap dan dan memudahkan penyebarluasan informasi pada   era   digital   dengan pemanfaatan Internet.   Desa Banyuasin belum mempunyai sistem informasi desa dalam pengelolaan data dan informasi serta untuk menyampaikan informasi ke masyarakat. Metode pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dengan melakukan diskusi, wawancara, sosialisasi dan pelatihan untuk sistem yang telah dibangun agar dapat digunakan oleh desa Banyuasin. Sistem informasi desa yang di bangun memberikan manfaat di bidang teknologi informasi dan membuat Desa Banyuasin menjadi desa yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis aplikasi mobile.   Kata kunci : profil desa; sistem informasi; website

Peningkatan Kualitas Hidup Di Masa Pandemi Covid-19 dengan Penerapan Pola Hidup Sehat

Intan, Tania, Hasanah, Ferli, Wardiani, Sri Rijati, Handayani, Vincentia Tri
Abstract: Abstract: Good living behavior is a community habit that upholds health aspects, such as managing cleanliness and environmental health, maintaining physical and psychological fitness, and providing adequate nutritional intake&#8230; ntake to achieve good health standards. Community Service Activities regarding the culture of healthy living during this pandemic were carried out by a teaching team from the Faculty of Humanities Sciences, Padjadjaran University. The activity method used is education with techniques of extension, consultation, and diffusion of knowledge which are all held virtually. To obtain comprehensive data, the implementation team distributed a questionnaire about the culture of healthy living to the primary target public, namely students of the Faculty, and the secondary target public, namely student families. Activities were carried out in July 2020 in three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. The results of the activity showed that PPM activities regarding healthy cultural behavior to the public of students and their families were well organized and following the protocol for preventing the transmission of Covid-19. Also, it is known that the biggest impact of a pandemic is economic.   Keywords: covid-19; culture of healthy living; pandemic; virtual socialization     Abstrak: Perilaku hidup sehat adalah kebiasaan masyarakat yang menjunjung tinggi aspek-aspek kesehatan, seperti pengelolaan kebersihan dan kesehatan lingkungan, menjaga kebugaran fisik dan psikis, serta pemberian asupan nutrisi yang cukup sehingga tercapai standar kesehatan yang baik. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat tentang budaya hidup sehat di masa pandemi ini dilakukan oleh tim pengajar dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Metode kegiatan yang digunakan adalah pendidikan dengan teknik penyuluhan, konsultasi, dan difusi ilmu pengetahuan yang seluruhnya diselenggarakan secara virtual. Untuk mendapatkan data yang komprehensif, tim pelaksana mendistribusikan angket mengenai budaya hidup sehat pada publik sasaran primer, yaitu mahasiswa, dan publik sasaran sekunder, yaitu keluarga mahasiswa. Kegiatan dilakukan pada bulan Juli 2020 dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan PPM mengenai perilaku budaya sehat kepada publik mahasiswa dan keluarganya telah terselenggara dengan baik dan sesuai dengan protokol pencegahan penularan Covid-19. Selain itu diketahui bahwa dampak terbesar dari pandemi adalah ekonomi.   Kata kunci: budaya hidup sehat; Covid-19; pandemic; sosialisasi virtual

Internet Sehat dalam Media Komunikasi dan Informasi pada Sekretariat Leppas Kabu-paten Asahan

Helmiah, Fauriatun, Maharani, Dewi, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: The development of Information Technology and communication which is increasingly fast is marked by the presence of internet media which has made it easier for humans to disseminate and receive/search for information&#8230; mation without being bound by national borders in the international sphere. Humans are already living in practicality considering that increasingly modern means of communication to support all activities are available, even though the presence of the internet media can provide a variety of data, ranging from politics, economics, social, culture and so on, simply through search engines then information what is needed will be obtained. Even though the internet, information for personal life can be obtained such as health, recreation, hobbies, personal development, spiritual, and others. But there is another part that needs to be understood that the presence of internet media with offers or choices of various sites with freedom of access such as the double-edged sword, on the one hand, can bring positive impacts and on the other hand negative impacts. There are cases of defamation, insults, defamation, bullying, kidnapping, SARA issues, provocation, propaganda, hate speech, hoaxes, and the like. Keywords: healthy internet; communication and information; media   Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi dan komunkasi yang semakin cepat ditandai dengan kehadiran media internet yang telah mempermudah manusia untuk menyebarluaskan dan menerima/mencari informasi tanpa terikat batas negara dalam lingkup internasional. Kini manusia sudah hidup dalam kepraktisan mengingat sarana komunikasi semakin modern sebagai penunjang segala kegiatan telah tersedia, bahka kehadiran media internet mampu menyediakan data berbagai ragam informasi, mulai dari politik, ekonomi, social, budaya dan sebagainya cukup melalui search engine (mesin pencari) maka informasi yang dibutuhkan akan didapatkan. Bahkan melalui internet, informasi untuk kehidupan pribadi bisa diperoleh seperti kesehatan, rekreasi, hobi, pengembangan pribadi, rohani dan lainnya. Tetapi ada bagian lain yang perlu dipahami bahwa kehadiran media internet dengan tawaran atau pilihan beragam situs dengan keleluasaan akses seperti pedang bermata dua, di satu sisi bisa membawa dampak positif dan di sisi lain berdampak negatif. Terjadi kasus penistaan, penghinaan, pencemaran nama baik, bullying (perundungan), penculikan, isu SARA, Provokasi, propaganda, ujaran kebencian, berita bohong (hoax) dan sejenisnya. Kata kunci: internet sehat; komunikasi dan informasi; media

Penerapan Teknologi Informasi Penentuan Prioritas Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa Pagar Jati

Sinaga, Anita Sindar RM, Marbun, Murni, Sitio, Arjon Samuel
Abstract: Abstract: The pandemic has caused the economy to decline drastically, even many residents have lost their sources of livelihoods. The government directly disbursed funds in the form of Direct Cash Assistance. The problem&#8230; that arose was the suspicion of injustice for the villagers who received BLT. There is a need for a transparent system to inform the criteria for BLT recipients. The more criteria for poor and vulnerable families that were met, the priority for BLT village fund recipients. BLT priority assessment based on the aspect of the criteria that apply by law is implemented using PhpMyadmin. The development of a web-based information system made it easier to inform villagers of the names of BLT priority recipients based on the reasons that had been collected and then ranked. The resulting system helps employees of the Pagar Jati Village office to inform BLT recipients in a technological system built with the water fall method including data collection, problem analysis, design, testing and system evaluation.             Keywords: devotion; information systems; priority setting; web based   Abstrak: Pendemi mengakibatkan perekonomian menurun drastis, bahkan banyak warga yang kehilangan sumber mata pencaharian. Pemerintah secara langsung mengucurkan dana dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Permasalahan yang timbul yaitu kecurigaan adanya ketidakadilan bagi warga desa penerima BLT. Perlu adanya sistem yang transparan menginformasikan kriteria penerima BLT. Semakin banyak kriteria keluarga miskin dan rentan yang dipenuhi, menjadi prioritas penerima BLT dana desa. Penilaian prioritas BLT berdasarkan aspek kriteria yang berlaku secara undang-undang diimplementasikan menggunakan PhpMyadmin. Pengembangan sistem informasi berbasis web mempermudah menginformasikan pada warga desa nama-nama penerima prioritas BLT berdasarkan alasan-alasan yang sudah dikumpulkan lalu diranking. Sistem yang dihasilkan membantu pegawai kantor Desa Pagar Jati menginformasikan penerima BLT secara sistem teknologi yang dibangun dengan metode water fall meliputi pengumpulan data, analisa permasalahan, perancangan, pengujian dan evaluasi sistem.      Kata kunci:berbasis web; penentuan prioritas; pengabdian; sistem informasi