Abstract:Perkembangan yang pesat di dunia bisnis dan digitalisasi organisasi menuntut manajemen sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses identifikasi SDM serta merumuskan…
erumuskan rekomendasi pengelolaan SDM yang efektif melalui studi literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik, artikel, serta studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa identifikasi SDM, yang mencakup kompetensi teknis dan non-teknis, kesiapan digital, serta budaya kerja, merupakan faktor penting dalam merancang strategi pengelolaan SDM yang optimal. Proses ini mendukung pengembangan program pelatihan, manajemen talenta, sistem penilaian kinerja, dan strategi retensi karyawan yang lebih efektif. Temuan menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan SDM bergantung pada keterampilan individu sekaligus kesiapan organisasi dalam beradaptasi. Dengan demikian, integrasi identifikasi SDM yang komprehensif dengan strategi pengelolaan yang adaptif dan berbasis bukti empiris menjadi prasyarat strategis untuk meningkatkan efektivitas manajerial, kinerja organisasi, dan daya saing perusahaan secara berkelanjutan.
Abstract:Transformasi digital dalam sektor publik bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan birokrasi yang lambat dan berbelit. Direktorat Jenderal Imigrasi meluncurkan aplikasi M-Paspor sebagai instrumen…
strumen strategis E-Government guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerbitan dokumen perjalanan RI. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak implementasi M-Paspor terhadap dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) yang meliputi Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangibles. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkap realitas ganda: M-Paspor berhasil meningkatkan dimensi Assurance (transparansi biaya) dan Responsiveness (efisiensi waktu tatap muka), namun mengalami degradasi serius pada dimensi Reliability akibat instabilitas infrastruktur teknis dan Empathy karena eksklusi digital terhadap kelompok lansia. Kesimpulannya, teknologi M-Paspor telah mengubah lanskap pelayanan menjadi lebih modern, namun belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan prima (service excellence) karena hambatan teknis yang persisten dan kurangnya desain yang inklusif.
Abstract:Pertumbuhan pesat industri transportasi maritim menyebabkan peningkatan volume data transaksi yang signifikan, sehingga menimbulkan tantangan bagi perusahaan dalam mengelola dan memanfaatkan informasi untuk pengambilan keputusan…
eputusan eksekutif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Eksekutif (EIS) pada SeaPass guna mengevaluasi kinerja penjualan tiket kapal. Sistem ini memanfaatkan teknik visualisasi data yang dikombinasikan dengan mekanisme penelusuran dua tingkat, sehingga memungkinkan analisis data secara hierarkis dari ringkasan eksekutif hingga detail operasional. Pengembangan sistem dilakukan melalui siklus hidup terstruktur, diawali dengan analisis kebutuhan eksekutif dan dilanjutkan dengan perancangan prototipe UI/UX menggunakan Figma. Implementasi sistem menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript pada sisi front-end, serta MySQL sebagai basis data. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan keandalan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EIS mampu mengintegrasikan data jadwal, informasi kapal, dan data penumpang ke dalam dasbor interaktif. Fitur penelusuran dua tingkat membantu eksekutif mengidentifikasi tren penjualan, anomali operasional, dan perubahan pasar secara real-time, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan strategis.
Abstract:Penelitian ini mengkaji transformasi Human Resource Development (HRD) dalam meningkatkan efisiensi proses industri manufaktur. Metode yang digunakan adalah kualitatif literature review dengan data dari jurnal nasional terkait…
rkait HRD, digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Human Resource Information System (HRIS) mempercepat administrasi, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan pengelolaan tenaga kerja. Program upskilling, reskilling, dan workplace learning meningkatkan kompetensi karyawan dan mendukung kualitas produksi. Budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan teknologi. Sintesis literatur menegaskan bahwa kombinasi digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional manufaktur. Transformasi HRD menjadi faktor strategis untuk mendukung keberhasilan produksi modern.
Abstract:Perkembangan teknologi dalam industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan proses produksi yang semakin modern. Penelitian ini membahas bagaimana peningkatan…
tan keterampilan pekerja dan pemahaman terhadap sistem digital dapat mendukung kelancaran operasional pabrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang tepat, kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuan memahami alur kerja berbasis teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan efisiensi produksi. Integrasi antara pengembangan SDM dan proses manufaktur membantu perusahaan mengurangi kesalahan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi dan manusia harus berkembang sejalan agar industri mampu bertahan dalam persaingan yang terus berubah.
Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing
Abstract:Penelitian ini membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam smart manufacturing serta perubahan peran Human Resource Development (HRD) di era Industri 4.0. Melalui studi pustaka dari berbagai jurnal nasional,…
penelitian ini menemukan bahwa AI memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi produksi, mulai dari predictive maintenance yang mampu mengurangi gangguan mesin hingga sistem quality inspection berbasis computer vision yang membuat proses pengecekan lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini membuat HRD harus menyesuaikan cara kerja mereka, terutama dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan kompetensi karyawan. HRD kini dituntut lebih memahami teknologi digital agar mampu menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran teknologi dan HRD saling melengkapi karena penerapan AI tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu mengatur strategi yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan SDM.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengajaran penulisan karya ilmiah (variabel X) dengan kemampuan menulis pembahasan penelitian mahasiswa (variabel Y) kelas E. Metode penelitian menggunakan pendekatan…
ekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Product Moment (rxy), di mana indikator variabel X disusun berdasarkan langkah-langkah pengajaran dari Maryadi (2002) seperti pemilihan topik relevan, penyusunan fakta sistematis, kajian kritis; Irwan (2021) meliputi pembelajaran kontekstual (CTL) dan evaluasi berkelanjutan; serta Jurnal Linguistik (2022) mencakup validasi bahan ajar. Instrumen berupa angket 10 butir per variabel disebarkan kepada 20 mahasiswa kelas E. Hasil angket menunjukkan 90% (18 responden) sangat setuju pengajaran efektif mengembangkan berpikir kritis dan kemampuan akademik, sementara 10% (2 responden) menyatakan biasa saja. Perhitungan korelasi menghasilkan rxy = 0.811 dan koefisien determinasi (KD) = 65.8%, menunjukkan kontribusi pengajaran sebesar 65.8% terhadap kemampuan menulis pembahasan, dengan 34.2% dipengaruhi faktor lain seperti subjektivitas analisis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis minat belajar siswa menggunakan Articulate Storyline. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh terbatasnya…
rbatasnya media pembelajaran dan kurangnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan analisis berdasarkan model Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berhasil meningkatkan minat belajar siswa, membuat mereka lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media interaktif dapat mengurangi kecemasan belajar dan memudahkan pemahaman materi. Kesimpulannya, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis minat merupakan pendekatan efektif untuk memberdayakan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Abstract:Implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses produksi telah mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas organisasi. Namun, penerapan AI juga membawa dampak terhadap pengembangan sumber daya…
aya manusia (SDM), terutama terkait perubahan kompetensi dan pola kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi AI dalam proses produksi serta dampaknya terhadap transformasi pengembangan SDM. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam produksi menuntut penyesuaian strategi pengembangan SDM melalui pelatihan, upskilling, dan reskilling agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan teknologi. Dengan demikian, kesiapan SDM menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi AI di organisasi.