Search Articles & Publications

Showing 262 articles found for "Negatif"

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perilaku Sadari Dalam Mendeteksi Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di Tangerang

Elisabeth Permata Enjelita Manurung, Adeline Lebuan, Sada Rasmada
Abstract: Cara sederhana dan paling murah untuk mendeteksi dini benjolan payudara dengan mengenali payudara sendiri melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI dilakukan dengan melihat serta meraba payudara. Jika kanker&#8230; tersebut ditemui secara dini dan segera mendapat penanganan secara cepat dan tepat maka harapan untuk sembuh hampir mendekati 100%. Tujuan Penelitian mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Perilaku SADARI Dalam Mendeteksi Kaker Payudara Pada Remaja Putri di Di Tangerang. Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 133 responden. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku SADARI. Uji statistic menggunakan kendals tau-b. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan remaja putri tentang perilaku SADARI memiliki pengetahuan cukup dengan presentase (64,7%). Sikap remaja putri tentang perilaku SADARI memiliki sikap negatif (64,7%). Perilaku SADARI memiliki perilaku mendukung (75,2%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku SADARI remaja putri Di Tangerang dengan nilai P< 0,05 (0,012). Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku SADARI remaja putri Di Tangerang dengan nilai < 0,05 (0,102). Diharapkan untuk peneliti lain yang tertarik untuk melakukan penelitian ini agar dapat meneliti lebih lanjut dengan menambahkan  variabel lain.

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penggunaan Media Sosial Pada Anak Usia Sekolah Dasar

Bella Eka Oktaviani, Alfika Safitri, Rina Puspita Sari
Abstract: Latar Belakang: Penggunaan media sosial supaya berdampak positif lebih besar dari pada dampak negatifnya, orang tua harus mengawasi penggunaan media sosial anak-anaknya. Di sini, peran orang tua sebagai keluarga sangat penting&#8230; enting karena keluarga yang baik adalah keluarga yang dapat memberikan pendidikan yang baik untuk menciptakan generasi yang baik juga (Gunawan & Muhabbatillah, 2019). Tujuan penelitian:Untuk mengetahui adanya Hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar di SDI Miftahul Huda. Metodologi penelitian:penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 SD Islam Miftahul Huda berjumlah 86 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian: pola asuh orang tua pada siswa- siswi SD Islam Miftahul Huda adalah pola asuh yang baik sebanyak 66 responden (76,7%)  dengan penggunaan media sosial rendah sebanyak 61 responden (70,9%). Kesimpulan: maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar di SD Islam Miftahul Huda dengan hasil (p-Value=0,019).

Hubungan Perilaku Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental

Ahmad Sahrul Hilmi, Eka Noviana nasriyanto, Cicirosnita J.idu
Abstract: Pendahuluan: Media sosial menjadi hal yang penting bagi individu dewasa awal. baik untuk menjalin relasi, mencari informasi, maupun sekedar mencari hiburan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, perkembangan teknologi&#8230; potensial membawa dampak negatif pada kesehatan mental. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa Fakultas Teknologi Bisnis Universitas Yatsi Madani. Metode Penelitian: Studi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cross sectional. Menggunakan uji chi square, dengan Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling sebanyak  226 responden.   Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang di laksanakan di fakultas teknologi bisnis universitas yatsi madani, diperoleh mayoritas berusia 19 tahun sebanyak 111 responden (49,1%), jenis kelamin perempuan sebanyak 133 responden (58,8%), perilaku penggunaan media sosial berkategori tinggi sebanyak 99 responden (43,8%), kesehatan mental buruk sebanyak 89 responden (39,4%). Hasil analisis menunjukan ada hubungan antara perilaku penggunaan media sosial dengan kesehatan mental dengan p-value 0,000 < 0,005. Kesimpulan : Terdapat hubungan perilaku penggunaan media sosial dengan Kesehatan mental fakultas teknologi  bisnis universitas yatsi madani. Saran : Mahasiswa di Universitas Yatsi Madani di sarankan untuk menghindari atau membatasi smartphone agar tidak terjadinya kesehatan mental.

Hubungan Motivasi Kesembuhan Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kesembuhan Pasien Tuberkulosis RSUP DR Sitanala

Muhamad Nurpaqih, Destiawan Eko Utomo, Imas Sartika
Abstract: Latar Belakang : Tuberkulosis paru, dikenal sebagai TBC, masih menjadi salah satu masalah di Indonesia. hal ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis dan menyebar secara kronis. paru-paru, otak, tulang, ginjal,&#8230; al, mata, dan organ lainnya dapat dirusak oleh bakteri tuberkulosis. selain itu, orang lain dapat menerima droplet yang dihirup oleh orang yang telah terinfeksi tuberkulosis. Proses pengobatan dapat memakan waktu enam bulan atau bahkan lebih lama (Kementerian Kesehatan RI, 2020). Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan motivasi kesembuhan dan dukungan keluarga dengan Tingkat kesembuhan pasien tuberculosis di rumah sakit rsup dr sitanala. Metodologi Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional  analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien tuberculosis Tb Paru ruang poli di RSUP Dr Sitanala berjumlah 86 pasien. Teknik sampling penelitian ini menggunakan metode Total Sampling. Instrument penelitian terdiri dari Kuesioner dan melihat rekam medis untuk mengobservasi pasien. Hasil Penelitian : Motivasi kesembuhan pada pasien Tuberculosis ruang poli TB Paru di RSUP Dr Sitanala adalah motivasi kesembuhan sedang, dukungan keluarga baik dengan tingkat kesembuhan negatif Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan             antara hubungan motivasi kesembuhan dan dukungan keluarga dengan tingkat kesembuhan pasien             dengan hasil (p–value =0,000).

Hubungan Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SD Negeri Cihuni II

Aan Juliyanti Nurohmah, H. Ahmad Yunus Gunawan Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Latar Belakang : Dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar anak tentu berdampak positif ataupun negatif pada keinginan anak untuk belajar. Bentuk dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar anak baik di rumah maupun&#8230; di sekolah berbeda-beda. Ada dua jenis dukungan yaitu fisik dan non-fisik. Tujuan Penelitian :  Untuk mengetauhi apakah ada hubungan dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri Cihuni II. Desain Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik Sampel : Menggunakan Stratified random sampling dengan jumlah sampel 115 responden. Intrumen Dan Analisis Data : Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan uji yang digunakan yaitu Chi-Square. Hasil Penelitian :  Penelitian ini menunjukan dimana nilai P-Value adalah 0,001. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri Cihuni II. Saran:  Untuk pihak sekolah diharapkan dapat mengadakan kelas orang tua dan murid 1 bulan sekali untuk meningkatkan dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa, karena sesuai dengan hasil penelitian ini bahwa ada hubungan dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa.

Hubungan Persepsi Masyarakat Tentang Vaksinasi Booster Covid-19 Terhadap Tingkat Kecemasan Pre-Vaksinasi Booster 2 Di RW 007 Kutabaru

Amanda Putri, Solihati, Zahra Maulidia Septimar
Abstract: Latar belakang : Persepsi adalah salah satu aspek psikologis terpenting bagi manusia, karena mereka bereaksi terhadap berbagai aspek dan gejala di sekitarnya. Persepsi masyarakat terhadap vaksinasi dapat mempengaruhi kecemasan&#8230; emasan dan partisipasi mereka dalam melakukan vaksinasi. Salah satu sumber kecemasan masyarakat terhadap vaksin COVID-19 adalah keamanan dan efektivitas vaksinasi, efek samping vaksin, kesalahpahaman kebutuhan akan vaksinasi, kurangnya kepercayaan pada sistem kesehatan, dan juga kurangnya informasi tentang penyakit COVID-19 yang dapat dicegah dengan vaksin. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat tentang vaksinasi booster covid-19 terhadap tingkat kecemasan pre-vaksinasi booster 2 di rw 007 kutabaru. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan cara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat dewasa rw 007 Kutabaru Kab. Tangerang yang berjumlah 155 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : hasil dari pengolahan data responden menggunkan chi-square menunjukkan Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan (p-value 0,000), persepsi keseriusan (p-value 0,006), persepsi manfaat (p-value 0,000), persepsi hambatan (p-value 0,000), isyarat untuk bertindak (p-value 0,000) dengan tingkat kecemasan pada masyarakat di RW 007 Kutabaru. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi dengan tingkat kecemasan karena kecemasan saat mengikuti vaksinasi covid-19 dapat terjadi karena munculnya pikiran-pikiran yang ragu mengenai vaksin, dalam hal ini munculnya persepsi negatif terhadap vaksin dapat menimbulkan stress dan cemas. Sebaliknya, dengan terbentuknya persepsi yang positif terhadap vaksin akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecemasan pada individu dalam mengikuti vaksinasi covid-19.

Bijak Bermediasosial Bagi Generasi Gen Z Pada Madrasah Aliyah Alwasliyah Kisaran

Rika Nofitri, Irawati, Novica, Arridha Zikra Syah
Abstract: Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah pesatnya arus teknologi dan media sosial. Media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, termasuk bagi para siswa di Madrasah&#8230; rasah Aliyah Alwasliyah Kisaran. Kegiatan  ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap dan perilaku bijak bermedia sosial di kalangan siswa serta sejauh mana pemahaman mereka terhadap dampak positif dan negatif media sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara penyebaran angket. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa aktif menggunakan media sosial, namun belum semuanya memiliki kesadaran akan pentingnya etika digital, privasi, dan kemampuan memilah informasi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi literasi digital yang menyeluruh dan kontekstual, agar siswa mampu menjadi pengguna media sosial yang bijak, bertanggung jawab, serta mencerminkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan digital mereka.

Implementasi Pelayanan Dan Administrasi Dalam Usaha Meningkatkan Kepuasan Nasabah Pada BPR Nusamba Rambipuji Kabupaten Jember

Nadia Azalia Putri, Dwi Sofiyatul Widad, Maira Septian Yudinnestira, Isma Ramadhaniah
Abstract: Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang semakin canggih diseluruh negara, termasuk indonesia yang otomatis menjadi tantangan untuk dapat menerima perubahan-perubahan yang datang dari dalam maupun luar negeri,&#8230; untuk dituntut agar siap menghadapi segala dampak negatif akibat proses globalisasi. Seperti pelayanan yang ada pada bank. Semakin berkembangnya teknologi maka semakin canggih juga alat atau sarana dalam melayani para nasabahnya. Pelayanan (customer service) secara umum adalah setiap kegiatan yang diperuntukkan atau ditujukan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, melalui pelayanan ini keinginan dan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi. Dan perbankan yang mampu memberikan pelayanan berkualitas akan memberikan kepuasan kepada nasabahnya. Penelitian ini menggunakan metode observasi yaitu para peneliti terjun langsung pada Bank Pengkreditan Rakyat Rambipuji untuk memperoleh informasi yang akurat. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara melayani nasabah pada saat melakukan administrasi dengan baik. Para karyawan di BPR Nusamba Rambipuji tersebut lebih mementingkan kenyamanan pelayanan kepada para nasabah dan mengoptimalkan pelayanan yang prima, kondusif, dan efisien.

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan  Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025

Ananda, Selly, Bermansyah, Handiny, Febry, Lucellia, Nina
Abstract: Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) lebih dari 2,78 juta orang meninggal pertahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan&#8230; bungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja bagian produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan sampel sebanyak 43 orang, diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 responden (30,2%) pernah mengalami kecelakaan kerja, 17 responden (39,5%) memiliki pengetahuan rendah, 22 responden (51,2%) memiliki sikap negatif, dan 12 responden (27,9%) tidak lengkap dalam menggunakan APD. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,022) dan penggunaan APD (p=0,033) dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,444). Diharapkan dapat meningkatkan upaya edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja. Dapat disimpulkan upaya K3 itu sangat penting sehingga harus meningkatkan edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja.

Hubungan Pendapatan dan Persepsi dengan Kepatuhan Pembayaran Iuran pada Peserta Mandiri BPJS Kesehatan

Zulkhaidah, Reika, Syafrizal, Nursya, Febriyanti
Abstract:   Kepatuhan peserta mandiri BPJS Kesehatan dalam membayar iuran berperan penting dalam menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional. Namun, tingkat kepatuhan masih rendah, termasuk di Wilayah tertentu dengan&#8230; gan 30.111 peserta mandiri pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pendapatan dan persepsi dengan kepatuhan pembayaran iuran pada peserta mandiri BPJS Kesehatan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini dilaksanakan pada Maret–Agustus 2025 dengan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 53% peserta mandiri BPJS Kesehatan berpendapatan rendah untuk membayar iuran, 32% peserta mandiri memiliki persepsi negatif mengenai pembayaran iuran, 61% peserta mandiri tidak patuh dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Hasil uji statistik diperoleh bahwa terdapat hubungan antara pendapatan (p = 0,0001) dan persepsi (p = 0,0001) dengan kepatuhan pembayaran iuran. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi pola bahwa ketidakpatuhan peserta mandiri tidak selalu dipengaruhi oleh faktor pendapatan, melainkan juga oleh persepsi terhadap pembayaran iuran dan kondisi tanggungan keluarga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi BPJS Kesehatan dalam merancang strategi edukasi dan dukungan finansial agar peserta mandiri lebih patuh membayar iuran.