Search Articles & Publications

Showing 3122 articles found for "Analisi"

Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Kompetensi

Elen Faiqotus Syarifah, Meri Ananda Pritita, Ahmad Hasyim Muzadi, M. Faaza Maulana, Rani Filianti Heti Negari
Abstract: Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi. Fokus dari penelitian ini adalah menganalisis dan mengevaluasi proses pelatihan dan pengembangan sumber daya… manusia (SDM) di sebuah organisasi. Dengan mempertimbangkan berbagai tahapan pelatihan dan akan mengeksplorasi bagaimana setiap tahapan berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja pegawai. Metode yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif dan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan studi literatur dengan mencari informasi dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan literatur lain yang berkaitan dengan topik yang dikaji. Hasil analisis menunjukkan Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi sangat penting dalam memperkuat pertumbuhan dan daya saing organisasi di tengah tantangan globalisasi.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Masyarakat Dalam Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Di Nagari Pasir Talang Barat Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Retna Sari, Fatma Yeni, Dakhyiar, O.P. Bismark, Riri Purnama Sari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dari variabel pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan, ketetapan SPPT dan kepatuhan masyarakat serta menguji pengaruh pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan dan ketetapan&#8230; SPPT terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu explanatory research. Explanatory research adalah metode penelitian yang menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh variabel satu dengan variabel lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran dari variabel pelayanan pajak berkategori baik dengan rata-rata skor 4,29 dan TCR 85,9%, pengetahuan perpajakan berkategori baik dengan rata-rata skor 4,25 dan TCR 85,4%, ketetapan SPPT berkategori baik dengan rata-rata skor 4,12 dan TCR 82,5% serta variabel  kepatuhan masyarakat berkategori baik dengan rata-rata skor 4,19 dan TCR 82,6%. Pelayanan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,322 > t tabel 1,986, pengetahuan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,032 < 0,05 dan t hitung 2,178 > t tabel 1,986 dan ketetapan SPPT berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,033 < 0,05 dan t hitung 2,163 > t tabel 1,986 serta secara simultan pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan dan ketetapan SPPT berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan F hitung 42,640 > F tabel 2,7047.

Peran Keragaman Dalam Meningkatkan Kreativitas, Inovasi dan Kinerja Karyawan

Rona Mardhatila, Ulviatur Rohmah, Ahmad Faozen, Yulia Defiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keragaman dalam meningkatkan kreativitas, inovasi dan kinerja karyawan. Fokus dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana keragaman dapat menciptakan lingkungan&#8230; kerja yang lebih dinamis serta mengevaluasi pengaruh perbedaan latar belakang, perspektif, dan keahlian karyawan dalam meningkatkan kreativitas, inovasi, dan hasil kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan studi literatur, yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, seperti jurnal ilmiah, buku, dan literatur lain yang relevan dengan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa keragaman bukan hanya memperkaya wawasan dan ide, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif dan mampu bersaing, sehingga mendukung peningkatan kreativitas, inovasi, dan kinerja karyawan secara keseluruhan.

Pentingnya Pengembangan Keterampilan Sumber Daya Manusia Melalui Program Pelatihan di Era Digital

Shinta Rahmawati, Fudholi Hamidul As’ad, Ma’rifatul Amalia, Muhamad Syaiful Amin, Nurul Setia Ningrum
Abstract: Pengembangan keterampilan di era digital melalui program pelatihan merupakan hal perbincangan yang biasa bagi setiap karyawan untuk mengoptimaklan kinerja karyawannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif&#8230; tif Metode ini melibatkan pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, dan penelitian sebelumnya, untuk membangun landasan teori yang kuat dan komprehensif.. Pentingnya pengembangan keterampilan melalui program pelatihan di era digital merupakan investasi bagi suatu perusahaan untuk masa depan dengan memiliki karyawan yang mampu berkembang dan menyesuaikan diri di era digital. Dengan adanya pelatihan pengembangan keterampilan yang disediakan oleh perusahaan guna menyongsong kinerja karyawan supaya dapat bersaing dengan perusahaan lain dan mencapai tujuan awal perusahaan.

Strategi Dalam Menghadapi Tantangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Di Era Digital

Yuladul Fitriah, Nafilathul Laily Ramadhaniah, Darian Fahris Ghofur, Zulfa Dwi Diana Putri, Nurul Setianingrum
Abstract: Perkembangan teknologi yang pesat di era digital telah menciptakan tantangan baru bagi sumber daya manusia. Sehingga penulisan jurnal ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi yang dihadapi oleh sumber daya manusia&#8230; anusia dalam menghadapi disrupsi digital. Fokus penelitian mencakup tentang strategi organisasi untuk meningkatkan kompetensi SDM di era digital, serta peran pemerintah dan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi SDM diera digital. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi dalam mengembangkan program pelatihan dan pengembangan yang relevan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia di era digital.

Sinergi Triple Helix Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Di Indonesia

Nurul Setianingrum, Nurul Fitria, Rufaidah Kallita Omega, Sulfaunsilah, Zanuba Arifatul Chofsah
Abstract: Saat ini kualitas sumber daya manusia Indonesia tertinggal jauh dari perkembangan negara-negara lain di dunia, termasuk negara tetangga. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan program atau kebijakan yang dapat mendukung pengembangan&#8230; gembangan sumber daya manusia di Indonesia,salah satunya melalui sinergi triple helix.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis lebih mendalam tentang kolaborasi triple helix di Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusia.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang disampaikan secara deskriptif.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berdasarkan dari  sumber data seperti jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Adapun objek dari jurnal ini ialah sinergi triple helix yang mencakup pemerintah,industri dan universitas, sedangkan subjek pada penelitian ini yaitu kualitas sumber daya manusia.Hasil dari penelitian ini yakni  pemerintah bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan,universitas yang bertanggung jawab pengembangan pengetahuan dan penelitian, dan industri berkontribusi dengan menerapkan temuan penelitian ke dunia nyata, menghasilkan barang atau jasa inovatif, dan menyediakan peluang kerja yang sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan pasar. Program triple helix yang sudah berjalan hingga saat ini di Indonesia yaitu seperti program kampus merdeka melalui magang di bidang industri, proyek sosial, kewirausahaan, dan program Indonesia pintar (KIP dan Pemkab).Melalui program tersebut dapat menunjang dalam peningkatan sumber daya manusia di Indonesia

Membangun Kinerja Unggul Melalui Pelatihan, Pengembangan, Dan Keragaman Sumber Daya Manusia Di Era Digital

Tika Puspita Oktavianingrum, Afidatur Rizqiyah, Abdul Ghofur, Khoirul Umam, Nurul Setianingrum
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengaji pelatihan, pengembangan, dan keragaman sumber daya manusia di (SDM) di era digital yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam organisasi maupun perusahaan. Pelatihan dan pengembangan&#8230; bangan SDM adalah elemen vital untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan daya saing perusahaan. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen SDM, termasuk penerapan teknologi canggih dan model kerja yang lebih fleksibel. Keragaman dalam SDM, meskipun memberikan peluang untuk inovasi dan pemahaman pasar yang lebih baik, juga menghadirkan tantangan yang memerlukan pengelolaan yang efektif. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan pendekatan manajemen yang tepat, termasuk perencanaan sistem kerja yang optimal dan pengembangan kemampuan karyawan. Model AMO (Ability, Motivation, Opportunity) digunakan sebagai kerangka untuk meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi/perusahaan juga harus fokus pada analisis kebutuhan pelatihan, perancangan program, pelaksanaan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan strategis, serta menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan efisiensi dan kepuasan kerja di tengah dinamika perubahan teknologi dan tuntutan pasar yang terus berkembang.

Strategi Insklusif Dalam Pelatihan Dan Pengembangan SDM Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan

Fildzah Nur Shabrina, Intan Ainur Rohmah, Nita Kurnia Ningseh, Rahmad Aditya Eka Febriyanto, Nurul Setianingrum
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi inklusif dalam pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dapat meningkatkan kinerja karyawan. Dalam era globalisasi, banyak perusahaan&#8230; haan yang berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di mana semua individu, tanpa memandang latar belakang, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Strategi inklusif yang diadopsi dalam pelatihan dan pengembangan SDM meliputi pendekatan adaptif yang memperhatikan kebutuhan beragam karyawan, penerapan teknologi dalam pelatihan, serta penciptaan budaya belajar yang mendukung kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi inklusif tidak hanya meningkatnya kinerja individu, tetapi juga meningkatkan produktivitas tim secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk terus mengembangkan kebijakan inklusif agar dapat menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing.

Evaluasi Kinerja: Langkah Strategis Meningkatkan Produktivitas Karyawan Yang Efektif

Adinda Kusuma Hati, Muhammad Syahrul Al Aziz, Anjani Layinatun Nisa, Faiqotul Aliyah, Nurul Setianingrum
Abstract: Evaluasi kinerja adalah elemen krusial dalam meningkatkan perusahaan secara efisien dan efektif. Proses ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan atau program yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya manusia di&#8230; dalam perusahaan. Untuk menilai kinerja setiap karyawan, dilaksanakan penilaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas kerja mereka agar lebih efektif. Penilaian ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan yang berkelanjutan dan untuk melakukan tindakan perbaikan jika pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan deskripsi tugas yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan cara yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis adalah data sekunder, yang diambil dari berbagai sumber seperti jurnal. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa manajemen evaluasi kinerja karyawan memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan operasional perusahaan. Dengan kata lain, manajemen evaluasi kinerja karyawan berperan penting dalam mengarahkan proses yang harus dilakukan oleh perusahaan, seperti produksi, penjualan, dan pemasaran, agar dapat beroperasi secara efektif untuk mencapai tujuan perusahaan.

Evaluasi Kebijakan Struktur Organisasi Dan Tata Kerja Di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya

Atep Kemal Hakiki
Abstract: Artikel ini berjudul “Evaluasi Kebijakan Struktur Organisasi  Di Sekretariat Daerah  Kabupaten Tasikmalaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi kebijakan struktur organisasi di Sekretariat&#8230; etariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Indikator yang digunakan untuk mengevaluasi Kebijakan struktur organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya terdiri atas Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Pemerataan, Responsivitas dan Ketepatan. Informan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari unsur aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan evaluasi yang dilaksanakan mampu mencapai tujuan dalam penataan organisasi, dapat dilihat dari penataan yang di lakukan dengan mengedepankan efektifitas pelaksanaan tugas pemerintahan melalui jabatan struktural yang sudah di bentuk. Namun dalam aspek efisiensi dalam kebijakan penataan organisasi perangkat daerah Kabupaten Tasikmalaya dilihat dari pelaksanaannya belum mencapai kriteria efisiensi. Dari sisi kecukupan penataan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sudah di lakukan sesuai mekanisme yang berlaku, yaitu adanya analisis jabatan dan analisis beban kerja terhadap struktur organisasi pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Ditunjau Dari aspek perataan sudah sesuai dengan prosedur dan kebutuhan.  Dari sisi responsivitas hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penataan organisasi Sekretariat Daerah di Kabupaten Tasikmalaya telah berjalan sesuai dengan pedoman teknis penataan Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota yaitu Permendagri No 56 Tahun 2019 yang selanjutnya diturunkan dalam bentuk Peraturan Bupati Tasikmalaya Nomor 119 Tahun 2021. Dan terakhir Dilihat dari aspek ketepatan, penataan Struktur Organisasi di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya sudah di sesuaikan dengan urusan – urusan yang sudah di limpahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dimana peraturan daerah tentang penataan organisasi yang telah di susun pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah di sesuaikan dengan peraturan yang lebih tinggi di atasnya.