Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa pada topik perbandingan di Sekolah Dasar Swasta AlWashliyah 80 Kisaran. Metode penelitian…
nelitian yang digunakan Adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah pengambilan sampel klaster, yang melibatkan siswa dari kelas VI B dan VI C sebagai subjek penelitian.Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji-T untuk pengujian hipotesis. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kedua kelas tersebut berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi sebesar 0,052 untuk kelas eksperimen dan 0,693 untuk kelas kontrol; kedua nilai tersebut melebihi 0,05. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai Sig. (dua sisi) sebesar 0,000 < 0,05; oleh karena itu, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar matematika antara siswa yang menggunakan model PBL dan mereka yang belajar secara konvensional. Oleh karena itu, model Pembelajaran Berbasis Masalah telah terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
This study was conducted to examine the impact of implementing the Problem-Based Learning (PBL) on students’ mathematics learning outcomes in the topic of ratios at AlWashliyah Private Elementary School 80 Kisaran. The research method used was an experiment with a quantitative approach. The sampling technique selected was cluster sampling, involving students from classes VI B and VI C as research subjects. The data analysis techniques used included the Shapiro-Wilk normality test and the t-test for hypothesis testing. The results of the normality test indicated that the data from both classes were normally distributed, with significance values of 0.052 for the experimental class and 0.693 for the control class; both values exceeded 0.05. The results of the hypothesis testing showed a Sig. (two-tailed) value of 0.000 < 0.05; therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. This proves that there is a significant difference in mathematics achievement between students who used the PBL model and those who learned conventionally. Therefore, the Problem-Based Learning model has been proven effective in improving students’ mathematics achievement.
Abstract: pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan era 4.0 (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan kualitas publikasi di Lembaga Paspama Institute. Selama ini, proses penyusunan…
penyusunan naskah, pengolahan data, dan penyuntingan artikel masih dilakukan secara konvensional, sehingga memerlukan waktu lama dan sering kali menghasilkan kualitas tulisan yang tidak konsisten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan praktis peserta dalam memanfaatkan teknologi AI guna memperbaiki efektivitas serta mutu publikasi ilmiah di lingkungan Paspama Institute. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan interaktif, meliputi tiga tahapan utama: (1) pengenalan konsep dasar AI dan potensinya dalam bidang publikasi, (2) workshop penerapan aplikasi AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan Copilot untuk asistensi penulisan akademik, serta (3) pendampingan penyusunan artikel ilmiah berbasis AI secara etis dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menulis dan mengedit naskah, dengan nilai rata-rata post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital untuk kegiatan publikasi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia Paspama Institute dalam menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital
Abstract:Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan…
nfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.
Abstract:PT Mallomo, sebagai unit bisnis dari Bosowa Transportation di Maros, Sulawesi Selatan, berfokus pada jasa trucking dan sangat mengandalkan ketepatan serta kecepatan pelayanan dalam aktivitas pengiriman muatan. Kualitas pelayanan,…
elayanan, baik internal maupun eksternal, menjadi faktor kunci dalam industri jasa logistik ini. Namun, hasil wawancara dengan bagian HR Bosowa Transportation mengidentifikasi adanya tantangan terkait kualitas pelayanan yang dipicu oleh kurangnya komunikasi antar divisi, kerja sama, dan sikap profesionalisme karyawan. Untuk merespons kebutuhan ini, diselenggarakan program psikoedukasi mengenai Service Excellence. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di PT Mallomo Trucking pada 27 November 2025 , melibatkan 15 orang karyawan. Materi psikoedukasi dirancang untuk memperkuat komunikasi internal dan eksternal, membangun kepercayaan tim, serta menanamkan pemahaman mendalam tentang Service Excellence. Hasil evaluasi pasca kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif. Peserta menilai dan menyatakan Sangat Puas 38% dan sisanya merasa Puas 62% terhadap penyelenggaraan kegiatan. 54% peserta menilai materi yang dibahas Sesuai dan 46% Sangat Sesuai dengan tuntutan pekerjaan mereka. Peserta menunjukkan tingkat Paham 54% hingga Sangat Paham 46% terhadap materi yang disampaikan. Selain itu, peserta juga menilai penjelasan pemateri Jelas 46% dan 54% Sangat Jelas. Oleh karena itu, psikoedukasi ini dinilai efektif dalam membangun fondasi pengetahuan yang kuat, yang diharapkan mampu mendorong peningkatan sikap profesionalisme dan kualitas Service Excellence PT Mallomo secara menyeluruh.
Abstract:Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memerlukan langkah konkret untuk mengurangi emisi karbon. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah carbon offset melalui penanaman pohon, yang melibatkan partisipasi…
aktif masyarakat. Pohon memiliki peran penting sebagai penyerap karbon dioksida, namun literasi siswa terkait fungsi ekologis pohon masih rendah. Literasi pohon menjadi kompetensi penting agar generasi muda memahami peran pohon dalam penyerapan karbon dioksida (CO₂). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pohon siswa khususnya terkait jenis pohon penyerap karbon, fungsi ekologis, dan manfaatnya bagi lingkungan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini menggunakan penerapan metode Inquiry-Based Learning (IBL) dengan pendekatan participatory learning yang melibatkan siswa kelas X di SMK di Jakarta. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket yang diukur dengan skala Likert yag bertujuan untuk mendapatkan data kepuasaan dan pemahaman literasi pohon. Penerapan tahapan Inquiry-Based Learning (IBL) dimulai dari merumuskan pertanyaan kritis, merencanakan penyelidikan, mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan literasi pohon mengenai konsep carbon offset dalam mitigasi perubahan iklim. Hasil tersebut korelasi dengan tingkat kepuasaan tinggi setelah mendapatkan sosialisasi carbon offset pada kategori “sangat puas” dan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi pohon pada siswa SMK, hal ini menumbuhkan kesadaran dan motivasi siswa untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan juga menstimulasi keterampilan berpikir kritis, kemampuan analisis data, dan refleksi ilmiah, sehingga literasi ekologis siswa meningkat secara signifikan.
Abstract:Rumah makan Ayam Bakar Gazebo berlokasi di Jalan Dahlia No.1 Kota Pematangsiantar merupakan salah satu UMKM yang cukup ramai sehingga sering terjadi penumpukan pengunjung dan membuat antrian panjang hanya untuk memesan makanan.…
akanan. Hal ini juga terjadi karena sistem pemesanan makanan di UMKM masih bersifat manual. Tujuan dilakukan program pengabdian ini adalah mengatasi permasalahan yang terjadi dengan memanfaatkan sistem informasi berbasis web dan QR code. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Melalui program pengabdian diperoleh hasil dan terbukti bahwa penerapan sistem informasi pada UMKM mampu meningkatkan kualitas layanan UMKM dan customer juga merasa dipermudah dalam melakukan pemesanan makanan
Abstract:Industri furniture kayu mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk yang berkualitas tinggi dan diproduksi dalam waktu yang lebih singkat. Salah satu solusi untuk mengatasi tantangan…
ntangan tersebut adalah penerapan mesin CNC (Computer Numerical Control), untuk menggantikan sebagian proses manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan mesin CNC terhadap efisiensi produksi, penghematan bahan baku, serta kualitas hasil akhir, keunggulannya dibanding metode konvensional, sekaligus mengidentifikasi keuntungan dan tantangan selama proses analisis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur, ditemukan bahwa penerapan mesin CNC meningkatkan presisi, kecepatan produksi, efisiensi biaya, serta fleksibilitas desain. Selain itu, teknologi ini berkontribusi dalam pengurangan limbah produksi dan peningkatan keselamatan kerja, yang secara keseluruhan memperkuat daya saing perusahaan di pasar global. Dengan perencanaan matang dan pengelolaan sumber daya yang baik, penerapan mesin CNC di PT. Wonojati Wijoyo berpotensi memberikan dampak positif secara berkelanjutan dan menjadi contoh penerapan teknologi manufaktur modern dalam industri furniture di Indonesia.
Abstract:Wonojati Wijoyo adalah sebuah perusahaan manufaktur furnitur yang mengandalkan kayu jati sebagai bahan baku pokok. Tahap pemotongan awal kayu jati dalam proses produksi memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas dan…
n efisiensi produk akhir. Mesin bandsaw berfungsi sebagai perangkat utama pada tahap ini karena kemampuannya dalam melakukan pemotongan kayu secara akurat, cepat, dan adaptif. Namun, temuan observasi mengindikasikan bahwa kinerja mesin belum mencapai standar optimal akibat minimnya pemeliharaan rutin, penyetelan yang kurang akurat, serta teknik operasional yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berdampak pada kinerja mesin bandsaw serta melakukan optimalisasi melalui pendekatan teknis dan manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, mencakup observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis komparatif data sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pemotongan kayu, pengurangan limbah kayu hingga lima puluh persen, serta perbaikan kualitas permukaan potongan setelah penerapan pemeliharaan berkala, peningkatan kompetensi operator sesuai standar mesin, dan penyetelan mesin secara teratur. Pemanfaatan sumber daya ini terbukti meningkatkan daya produksi dan memperpanjang masa pemakaian mesin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk dalam penerapan manajemen perawatan dan pengoperasian mesin yang lebih efektif di industri pengolahan kayu jati.
Abstract:Tingginya angka kejadian diare di Kota Kendari mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian melalui penyuluhan interaktif sebagai upaya promosi kesehatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan siswa…
terkait gejala, penyebab, dan pencegahan diare, serta kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyakit diare dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendari pada bulan Juni 2025. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah interaktif disertai sesi diskusi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan peserta dengan kategori pengetahuan baik dari 55% menjadi 65%, serta penurunan jumlah peserta dalam kategori pengetahuan kurang dari 10% menjadi 5%. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang diare dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit diare di lingkungan sekolah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SDN 04 Banjarsari. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan moral bangsa…
gsa diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antar warga sekolah. Implementasi sila pertama hingga kelima tercermin dalam sikap religius, toleransi, musyawarah, kerja sama, hingga semangat keadilan sosial yang ditanamkan guru kepada siswa. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak sekolah dan orang tua. Secara umum, SDN 04 Banjarsari telah menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter