Search Articles & Publications

Showing 24 articles found for "Kebakaran"

Pemetaan Sebaran Titik Panas (Hotspot) Tahun 2013-2023 Di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

Gerarda Anastasya Bisa, Rosalina Kumalawati, Nurlina, Inu Kencana Hadi
Abstract: Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terutama selama musim kemarau. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sebaran nilai atau jumlah hotspot pada Tahun 2013-2023… di Kota Banjarmasin dan mengetahui persebaran hotspot terhadap tutupan lahan Tahun 2013-2023 di Kota Banjarmasin. Metode penelitian meliputi pengumpulan data hotspot yang diperoleh dari situs katalog titik panas LAPAN dan diolah menggunakan software ArcGIS. Data citra yang di gunakan adalah citra satelit MODIS, NOAA20, dan NSPP, serta peta tutupan lahan dan peta administrasi Kota Banjarmasin.  Hasil analisis menunjukkan naik turunnya jumlah hotspot setiap tahunnya, dipengaruhi oleh faktor cuaca dan fenomena El-Nino. Daerah dengan risiko tinggi kebakaran terletak di kelurahan-kelurahan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Sebagian besar kejadian kebakaran terjadi di area permukiman, diikuti oleh area persawahan dan pertanian lahan kering. Langkah mitigasi, edukasi, dan respons bencana perlu ditingkatkan untuk mengurangi dampak kebakaran di Kota Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di masa mendatang.

Pemantauan Titik Panas Dan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan Di Kabupaten Katingan Tahun 2019-2023

Syarifah Khusnul Khotimah, Rosalina Kumalawati, Inu Kencana Hadi
Abstract: Kabupaten Katingan menjadi salah satu kabupaten yang potensial mengalami kejadian karhutla. Pada tahun 2023 luas karhutla mencapai 8.945, 8 ha. Tujuan pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran mengenai sebaran… ebaran titik panas yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menyusun berbagai kebijakan atau strategi dalam penanggulangan bencana melalui teknologi penginderaan jauh dengan pemantauan titik panas.  Penelitian ini diawali dengan metode studi kepustakaan untuk melengkapi data-data yang diperlukan kemudian dilakukan pengolah data dengan teknik analisis spasial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa titik panas di Kabupaten Katingan pada periode tahun 2019 hingga tahun 2023 paling sering terjadi pada tahun 2019 yakni 649 titik panas dan jumlah titik paling sedikit yaitu tahun 2021 sebanyak 31 titik panas. Kecamatan Katingan Kuala memiliki titik panas paling banyak yaitu 402 titik panas dan kecamatan yang memiliki jumlah titik panas yang lebih sedikit jika dipadankan dengan kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Bukit Raya dengan 3 titik panas. Adapun upaya mitigasi dalam bencana ini dapat dilakukan melalui kegiatan preventif dan represif yang meliputi pemantauan, pengawasan, penanggulangan hingga pencegahan terjadinya bencana karhutla.

Perancangan Sistem Deteksi Kebocoran Gas Dan Api Berbasis IOT Di Lombok Utara

Fadia Karunia Utami, Zaenudin, Muhamad Masjun Efendi, Lalu Delsi Samsumar
Abstract: Liquified Petroleum Gas (LPG) merupakan kebutuhan rumah tangga yang saat ini paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bakar selain minyak bumi. Apabila gas LPG mengalami kebocoran tidak dapat dideteksi apabila… abila jarak indra penciuman cukup jauh, sehingga diperlukan sebuah sistem untuk mendeteksi terjadinya kebocoran gas yang dapat menyebabkan kebakaran melalui jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi terjadinya kebocoran gas dan kebakaran yang dapat memberikan informasi kepada pengguna melalui pesan ke aplikasi Telegram. Metode penelitian yang digunakan adalah prototype. Hasil penelitian ini mampu merancang sistem untuk mendeteksi adanya kebocoran gas dan kebakaran menggunakan NodeMCU ESP8266 berbasis IoT, dimana alat ini dapat memberikan tanda peringatan berupa nyala lampu LED, suara alarm dari buzzer, menampilkan keadaan melalui LCD, dan menerima notifikasi peringatan ke Telegram.

Sistem Deteksi Kebakaran Pada Rumah Dengan Notifikasi Whatsapp Berbasis IoT

Amalia Rahman, Lalu Delsi Samsumar, Muhammad Nasirudin Karim
Abstract: Kebakaran adalah bencana paling umum di Indonesia yang terjadi di rumah-rumah. Dalam beberapa situasi, pemilik rumah mungkin tidak menyadari kebakaran. Salah satu contohnya adalah jika kebakaran terjadi pada saat pemilik… rumah tidak berada di rumah. Untuk menyelesaikan masalah ini, diperlukan sistem yang dapat memberi tahu pemilik rumah tentang gejala dini kebakaran. Selanjutnya, sistem pendeteksi kebakaran dini berbasis IoT dibangun dengan menggunakan bot WhatsApp untuk memberikan informasi. Metode prototipe digunakan untuk mengembangkan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem deteksi kebakaran rumah yang menggunakan notifikasi WhatsApp berbasis IoT bekerja dengan baik dengan bagian yang digunakan. Sistem ini menggunakan sensor gas dan api untuk mendeteksi potensi kebakaran, dilengkapi dengan buzzer sebagai alarm suara dan fitur water pump untuk penanganan awal. Selain itu, sistem ini mengirimkan notifikasi otomatis melalui WhatsApp saat kondisi berbahaya terdeteksi.