Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Make a Match terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi majas siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif…
itatif dengan metode Quasi-Experiment dan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa yang terdiri atas 26 siswa kelompok eksperimen dan 26 siswa kelompok kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, hipotesis, perhitungan effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata nilai posttest lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yaitu 80,96 dan 70,96. Analisis uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,003 yang mengindikasikan adanya pengaruh model Make a Match terhadap hasil belajar siswa. Besarnya pengaruh berada pada kategori besar, sedangkan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model Make a Match efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi majas siswa kelas V sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan strategi pemasaran jasa pendidikan melalui bauran pemasaran 7P di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik…
k pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui penerapan unsur Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta daya tarik madrasah di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran jasa pendidikan di madrasah telah berjalan dengan baik dan efektif. Pada aspek product, madrasah memiliki program unggulan seperti tahfidz Al-Qur’an, karate, tari, dan futsal yang mampu mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik peserta didik. Pada aspek price, madrasah menerapkan biaya pendidikan yang terjangkau serta menyediakan program pendidikan gratis bagi anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Aspek place didukung oleh lokasi madrasah yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Pada aspek promotion, madrasah memanfaatkan media sosial dan promosi dari mulut ke mulut melalui alumni dan wali murid. Selanjutnya, aspek people menunjukkan bahwa tenaga pendidik memiliki kompetensi yang baik sesuai bidangnya. Pada aspek process, madrasah telah memperoleh akreditasi A dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Adapun aspek physical evidence didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi pemasaran jasa pendidikan berbasis bauran pemasaran 7P mampu meningkatkan citra positif, kualitas layanan, serta minat masyarakat terhadap madrasah..
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepala madrasah dalam mengembangkan bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu…
sarana penting dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat peserta didik di luar kegiatan akademik. Dalam pelaksanaannya, kepala madrasah memiliki peran strategis dalam merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengevaluasi program ekstrakurikuler agar dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, pembina ekstrakurikuler, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah dalam mengembangkan bakat peserta didik dilakukan melalui penyediaan berbagai program ekstrakurikuler sesuai minat peserta didik, peningkatan kualitas pembina, penyediaan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan secara rutin, serta pemberian motivasi dan dukungan terhadap peserta didik dalam mengikuti perlombaan. Kegiatan ekstrakurikuler memberikan dampak positif terhadap perkembangan bakat, peningkatan prestasi non-akademik, pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, serta rasa percaya diri peserta didik. Dengan demikian, strategi kepala madrasah melalui pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler mampu menjadi upaya efektif dalam mengembangkan bakat peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Ahliyah 2.
Abstract:Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh penerapan model Flipped Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis khususnya peserta didik kelas IV di UPT SDN 234 Gresik pada materi kearifan lokal dan…
an keragaman budaya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh peserta didik kelas IV yang terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas IV-A dan IV-B dengan jumlah masing-masing 24 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Kelas IV-A ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Flipped Problem Based Learning, sedangkan kelas IV-B sebagai kelas kontrol menggunakan model Problem Based Learning tanpa flipped. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh penerapan model Flipped Problem Based Learning terbukti lebih efektif dibandingkan model Problem Based Learning tanpa adanya flipped karena mampu meningkatkan kesiapan belajar, kemampuan peserta didik dalam menganalisis dan mengevaluasi serta keaktifan diskusi.
Abstract:Pendidikan adalah elemen krusial dalam meningkatkan kualitas manusia. Dalam institusi pendidikan, manajemen sumber daya manusia sangat penting untuk mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas. Para guru dan staf pendidikan…
endidikan adalah komponen utama dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, sehingga memerlukan pengelolaan yang direncanakan, sistematis, dan berkelanjutan. Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dapat membantu sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran, disiplin, serta pengembangan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan sumber daya manusia dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMP IT Azizah Darussalam Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta pengumpulan dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di SMP IT Azizah Darussalam Palembang dikendalikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Sekolah menganalisis kebutuhan pengajaran, melaksanakan bimbingan dan pelatihan bagi guru, melakukan supervisi pada proses pembelajaran, dan mengevaluasi kinerja guru secara teratur. Lebih lanjut, sekolah menerapkan sistem penghargaan untuk meningkatkan motivasi di kalangan para pendidik. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan, seperti peningkatan kualitas pembelajaran, kedisiplinan guru, dan pengembangan karakter siswa. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan dalam realisasinya yang mengharuskan adanya pembinaan serta pengawasan yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media sosial sebagai strategi pemasaran pendidikan di SD Negeri 158 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi…
udi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan media sosial sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial di SD Negeri 158 Palembang dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, sekolah menentukan jenis informasi, jadwal publikasi, serta dokumentasi yang akan digunakan dalam media sosial sekolah. Pada tahap pengorganisasian, pengelolaan media sosial dilakukan melalui kerja sama antar guru dan pihak sekolah dalam proses dokumentasi, penyusunan konten, dan publikasi informasi sekolah. Pada tahap pelaksanaan, media sosial dimanfaatkan untuk mempublikasikan kegiatan pembelajaran, prestasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, serta informasi akademik sekolah sebagai sarana promosi pendidikan dan komunikasi publik. Sedangkan pada tahap pengawasan, sekolah melakukan pengecekan konten sebelum dipublikasikan serta memantau respon masyarakat terhadap unggahan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting sebagai strategi pemasaran pendidikan dalam membangun citra positif sekolah, memperluas penyebaran informasi, serta meningkatkan komunikasi antara sekolah dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang terencana dan terstruktur, media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana promosi pendidikan di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Pontianak berdasarkan tahapan pemecahan…
masalah Polya (memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali). Rendahnya kemampuan siswa dalam mengaitkan matematika dengan konteks nyata serta banyaknya kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dipilih dari 30 siswa kelas VIII A, mewakili kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk soal cerita dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi keempat tahapan Polya dengan sangat baik dan konsisten. Siswa berkemampuan sedang mampu memahami masalah dan menyusun rencana, namun kurang teliti dalam perhitungan serta tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkemampuan rendah hanya mampu memahami sebagian informasi soal dan belum mampu merencanakan, melaksanakan, maupun memeriksa kembali penyelesaian. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan penyelesaian soal cerita siswa sangat bervariasi, dengan kelemahan utama pada tahap memeriksa kembali, terutama pada siswa berkemampuan sedang dan rendah. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru dalam merancang pembelajaran yang menekankan berpikir reflektif dan pembiasaan pengecekan hasil akhir.
Abstract:Masalah dan tujuan penelitian ini adalah membongkar periodesasi pendidikan Islam di Indonesia serta mengkaji bagaimana narasi sejarah keislaman dibentuk melalui kebijakan kurikulum, PSPB, Sejarah Nasional Indonesia, dan…
praktik historiografi. Metode yang digunakan menggabungkan kajian historiografi kritis berbasis studi pustaka-kritis dan analisis wacana terhadap dokumen kebijakan, buku teks sejarah, serta literatur keislaman nasional, dengan fokus pada era Pra-Kemerdekaan hingga Reformasi. Hasil menunjukkan adanya kontinuitas motif literasi keislaman yang direkonstruksi melalui kebijakan negara dan kurikulum, meskipun isi materi serta tokoh yang disorot berubah sesuai dinamika politik nasional. Narasi sejarah tidak netral; konstruksi akademi dipengaruhi oleh posisi penulis, institusi penerbitan, dan konteks ideologis masa tertentu, sehingga narasi masa lampau sering dipengaruhi tujuan politik dan budaya akademik yang dominan pada tiap periode. Analisis narasi kurikulum mengungkap bagaimana identitas nasional dibentuk melalui literasi keagamaan dan nilai patriotik; dekonstruksi narasi masa Orde Baru menyoroti potensi bias ideologis dan fragmentasi naratif yang memengaruhi pemahaman masa lampau. Secara global, kerangka wacana kritis menyediakan alat untuk menilai bahasa, metafora, dan framing teks serta membuka peluang narasi alternatif yang lebih inklusif. Celah metodologis utama meliputi keterbatasan integrasi antara analisis periodesasi dengan historiografi kritis serta keterbatasan basis data sumber primer; rekomendasi untuk masa depan adalah desain studi pustaka-kritis dengan analisis wacana terstruktur dan triangulasi sumber. Kontribusi teoretis utama adalah kerangka integratif yang memadukan revisionisme historis, dekonstruksi naratif, dan analisis wacana terhadap teks sejarah dan kurikulum nasional; secara empiris basis data sumber primer (arsip kebijakan, dokumen kurikulum, teks sejarah) memungkinkan rekontruksi periodesasi secara holistik. Implikasi kebijakan menekankan penyajian narasi sejarah Islam yang seimbang dengan konteks budaya lokal dan dinamika historiografi yang beragam, untuk meningkatkan literasi sejarah yang akurat; saran praktis meliputi penguatan arsip digital, akses terbuka terhadap dokumen kebijakan/kurikulum, serta penyelenggaraan forum ilmiah lintas disiplin untuk validasi temuan sebelum publikasi akhir.
Abstract:Rendahnya keterlibatan dan motivasi siswa akibat metode pembelajaran konvensional menjadi tantangan utama pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Game-Based…
Learning (GBL) sebagai inovasi pembelajaran di SD melalui studi kepustakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari Google Scholar dan Google Books dengan kata kunci "efektivitas", "game based learning", dan "inovasi pembelajaran" dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis terhadap berbagai literatur menunjukkan bahwa integrasi media game seperti wordwall, powtoon, dan flashcard secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif dan motivasi intrinsik siswa. Temuan empiris mencatat peningkatan hasil belajar matematika dan sains yang tajam serta perbaikan interaksi kelas secara sistemik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa GBL merupakan inovasi pembelajaran yang aplikatif dan mampu memodifikasi teori konstruktivisme tradisional menjadi konstruktivisme digital yang relevan bagi generasi alfa. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kompetensi digital guru dan dukungan infrastruktur teknologi dalam keberhasilan transformasi pendidikan di SD.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan pendidikan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh…
peroleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan melalui platform Google Scholar serta didukung oleh artikel jurnal, prosiding, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG merupakan program strategis yang berperan dalam meningkatkan status gizi, konsentrasi belajar, kehadiran, serta prestasi akademik siswa. Dari aspek sosial, program ini berkontribusi dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat interaksi sosial. Namun demikian, implementasi MBG masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, distribusi yang belum optimal, serta lemahnya pengawasan. Secara keseluruhan, MBG memiliki relevansi tinggi dan potensi keberlanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan sumber literatur yang masih terbatas pada satu platform sehingga perlu perluasan kajian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan kajian secara multidisipliner, termasuk dalam bidang hukum, ekonomi, kesehatan, kebijakan publik, dan moral.