Search Articles & Publications

Showing 5905 articles found for "Akan"

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENGGUNAAN APLIKASI DESMOS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Tumanggor, Nurul Choriah, Yahfizham
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meninjau secara sistematis terhadap literatur tentang pemanfaatan aplikasi Desmos dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode systematic literarture… e review (SLR) dengan mencari dan mengumpulkan artikel-artikel yang relevan dari database Google Scholar yang terbit pada tahun 2018-2023 dengan tahap PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Desmos dalam pembelajaran matematika memberikan dampak yang positif baik dalam faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar  dan juga dalam hasil belajar itu sendiri, aplikasi Desmos ini sangat disarankan penggunaannya dalam pembelajaran matematika.

METODE DAKWAH YUSUF AL QARADHAWI DIDALAM BUKU SYAIKH AKRAM KASSAB

Muhammad Syahruddin, Ramli, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini merupakan studi mengenai metode dakwah syaikh yusuf al qaradhawi di dalam buku syaikh akram kassab. Karena yang diteliti adalah teks tertulis yang berupa korpus (data yang dipakai sebagai sumber bahan penelitian),… litian), maka pendekatan yang digunakan berdasarkan penelitian kepustakaan (library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode dakwah syaikh yusuf al-Qaradhawi. dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitiannya. Metode dakwah yang digunakan Syaikh Yusuf al-Qaradhawi adalah 1) Melalui Fatwa-fatwanya yang di tulis ke dalam berbagai majalah islam, seperti Majalah Mimbar al-Islam yang diterbitkan oleh Kementerian Wakaf Mesir, Majalah Nur Al-Islam yang diterbitkan oleh Organisasi Ulama Al-Azhar, 2) Melalui buku-bukunya seperti Al-Khasha'is Al-Amah fi Al-Islam, Al-Madhkal li Ma'rifah Al-Islam, Al-ljtihad fi As-Syari'ah Al-Islamiyah, dan Al-Madkhal Ila Dirasat As-Syari'ah Al-Islamiyah, 3) Melalui Syair seperti a) Syair Ratapan, b) Syair Patriotisme, c) Syair Penggambaran, d) Syair Sindiran, e) Syair Pujian, f) Syair untuk suatu moment, g) Syair cerita, h) Syair Percintaan , 4) Melalui Pertunjukan Teatrikal, Al-Qaradhawi sejak kecil telah gemar menulis tulisan teatrikal. Kala itu, Al-Qaradhawi sangat terpengaruh dengan para pendahulunya, terutama pangeran para penyair, Ahmad Syauqi dalam menulis dua teaternya yang terkenal "Mashra' Cleopatra" dan "Majnun Laila."

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PEMANFAATAN APLIKASI GEOGEBRA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA (MATERI PROGRAM LINEAR)

Lina Yana Nababan, Yahfizham
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemanfaatan aplikasi Geogebra dalam pembelajaran matematika materi program linear.Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Tinjauan sistematis… is ini mengidentifikasi 14 artikel melalui database Google Scholar yang terbit pada tahun 2019-2023. Pengumpulan data menggunakan prosedur PRISMA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi Geogebra pada pembelajaran matematika (Materi Program Linear) efektif dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir matematika siswa.minat belajar siswa dan mempermudah mempelajari materi program linear.

TRANSFORMASI KURIKULUM: EKSPLORASI STRATEGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA KURIKULUM MERDEKA DI SETIAP PASE

Ahmad Muktamar, Alfina Damayanti, Husnul Khatimah, Asmawati Tahang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam struktur Kurikulum Merdeka dalam perspektif Pendidikan Agama Islam pada setiap fase. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan analisis… nalisis yang mendalam terhadap konsep-konsep yang terlibat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan fokus pada berbagai jenis literatur seperti buku, catatan, artikel jurnal nasional dan internasional, dan laporan penelitian sebelumnya yang relevan. Sumber utama informasi dalam penelitian ini adalah kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Kurikulum Merdeka pada setiap fase memberikan kesempatan bagi pendidik untuk mengimplementasikan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan dan pencapaian para peserta didik. Struktur tersebut didasarkan pada tiga prinsip utama, yaitu berbasis kompetensi, fleksibilitas dalam pembelajaran, dan penguatan karakter Pancasila. Secara khusus, struktur Kurikulum Merdeka untuk pendidikan agama Islam mencakup beberapa komponen esensial, seperti pembelajaran ajaran Islam, pemahaman nilai-nilai Islam, pengembangan keterampilan praktis, integrasi dengan konteks lokal, serta metode penilaian dan evaluasi yang relevan.

MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Alias, Ambo Tuo, Ahmad Muktamar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Merdeka Belajar dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan menggunakan metode studi… tudi pustaka. Di mana penulis mengkajinya dengan menelusuri dan mencari bahan serta mengumpulkan informasi yang yang bersumber dari buku, jurnal, tulisan dan laporan peneltian sebelumnya yang menjelaskan pelaksanaan merdeka belajar. Referensi utama dalam penelitian ini ialah : Rangkaian kebijakan Pendidikan terbaru Kemendimbud RI, tentang Kurikulum Merdeka. Selain itu, peneltian ini juga memanfaatkan sumber data berupa peraturan perundang-undangan negara dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa gagasan merdeka belajar oleh Kemendikbud adalah bentuk reformasi di bidang pendidikan, yang arahnya untuk memberikan kebebasan bagi siswa, guru dan satuan pendidikan dalam berinovasi dan pengembangan kualitas pendidikan. Sebagai mata pelajaran, Pendidikan Agama Islam dapat diimplementasikan dan sejalan dengan merdeka belajar, yang memberikan ruang serta keleluasaan pada peserta didik agar dapat berkeksplorasi sesuai dengan bakat dan minatnya. Karena itu diperlukan pembentukan peserta didik yang produktif, kreatif dan inovatif serta mempunyai keterampilan yang menunjang terhadap bidang yang diminati. Meskipun demikian kebebasan dalam arti harus konsisten menjaga agar tidak melanggar etika, norma serta nilai-nilai yang telah ditentukan oleh ajaran Islam.

MEMBANGUN TANGGUNG JAWAB KOLEKTIF DALAM PENDIDIKAN MODERN

Rahmah
Abstract: Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia… kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.

MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN

Badruddin, Rezki Akbar Norrahman
Abstract: Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia… kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.

EVALUASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA

Normilawati
Abstract: Tujuan pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter masih belum seluruhnya terpenuhi. Rumusan masalah dalam artikel ini adalah bagaimana evaluasi kebijakan pendidikan agama Islam di Indonesia? Oleh karena… itu, tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menyajikan paparan tentang problem dan isu dalam evaluasi kebijakan pendidikan agama Islam di Indonesia. Artikel ini dibuat dengan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Hasil penelitian memperlihatkan adanya isu-isu tentang dikotomi dan diskriminasi pesantren.

PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK SOSIAL DAN TANGGUNG JAWAB SECARA PROPOSIONAL

Yuniati
Abstract: Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia… kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa

Dialektika Pendidikan Islam dan Humanisasi: Telaah Kompartif atas Pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman

Roihan, Muhammad, Firdaus Mamad, Urwatul Wusqa
Abstract: Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan transformasi digital, pendidikan Islam diharapkan tidak hanya mengajarkan tentang agama, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang memiliki pemikiran kritis. Dalam hal ini,… ni, pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman memiliki kesamaan fokus pada manusia dalam hal pendidikan, meskipun pendekatannya berbeda. Namun, penelitian yang ada cenderung membahas keduanya secara terpisah, sehingga dialog antara konsep dan gagasan mereka belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini menganalisis persinggungan dan perbedaan pemikiran mereka untuk kontribusi pada humanisasi pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kepustakaan ( Library Research). Semua data diperoleh dari karya-karya ilmiah terkait dan terbaru, lalu dijelaskan secara komaparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa keduanya memandang Pendidikan sebagai proses pembentukan manusia, dengan tekanan Al-Ghazali pada pelatihan moral dan spiritual, sedangkan Fazlurrahman fokus pada integrasi ilmu dan pengembangan nalar kritis. Kedua pradigma saling melengkapi dan dapat diintegrasikan dalam kerangka humanisasi pendidikan Islam, menghubungkan dimensi etis, spiritual, intelektual, serta tanggung jawab sosial.