Search Articles & Publications

Showing 1389 articles found for "Late"

SIMULASI TOPOLOGI JARINGAN BERBASIS IOT UNTUK PERANGKAT RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER

Meidianto, Meidianto, Anggeliani, Cynthia, Angreyani, Jeny, Pernando, Yonky
Abstract: Abstract: This study aims to simulate the implementation of the Internet of Things (IoT) in household devices using Cisco Packet Tracer. In this simulation, various devices such as smart lights, fans, air conditioners, automatic… utomatic doors, automated windows, and smoke detectors were successfully controlled via smartphone with the assistance of a Home Gateway. The research was conducted using a structured simulation method, starting from planning to network topology evaluation. The simulation results show that the integration of IoT devices can function efficiently and stably. Each testing scenario from unlocking doors and adjusting fan speed to smoke detection was executed successfully and demonstrated real-time responses. This success highlights that Cisco Packet Tracer is an effective and cost-efficient tool for designing and testing smart home systems before real-world implementation. Moreover, the ease of controlling devices through mobile gadgets adds an extra layer of convenience for users. This study provides practical and applicable insights into the benefits of IoT technology in household settings and opens further opportunities for future smart home development.   Keyword: Internet of Things (IoT); Cisco Packet Tracer; Smart Home; Home Gateway; Network Simulation   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan penerapan Internet of Things (IoT) dalam perangkat rumah tangga dengan menggunakan Cisco Packet Tracer. Dalam simulasi ini, berbagai perangkat seperti lampu pintar, kipas angin, AC, pintu otomatis, jendela otomatis, dan detektor asap berhasil dikendalikan melalui smartphone dengan bantuan Home Gateway. Proses penelitian ini dilakukan dengan metode simulasi yang terstruktur, mulai dari perencanaan hingga evaluasi topologi jaringan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa integrasi perangkat IoT dapat berfungsi dengan efisien dan stabil. Setiap skenario pengujian, mulai dari membuka pintu, mengatur kecepatan kipas, hingga mendeteksi asap, berhasil dilaksanakan dengan baik dan menunjukkan respons secara real-time. Keberhasilan ini menggarisbawahi bahwa Cisco Packet Tracer adalah alat yang efektif dan ekonomis untuk merancang serta menguji sistem rumah pintar sebelum diterapkan dalam kenyataan. Selain itu, kemudahan dalam mengontrol perangkat melalui gadget mobile memberikan kenyamanan tambahan bagi pengguna. Penelitian ini memberikan wawasan praktis dan aplikatif tentang manfaat teknologi IoT dalam rumah tangga serta membuka peluang lebih lanjut untuk pengembangan smart home di masa mendatang.   Kata kunci: Internet of Things (IoT); Cisco Packet Tracer; Smart Home; Home Gateway; Simulasi Jaringan

DIABETES PREDICTION BASED ON MEDICAL RECORDS (PIMA INDIANS DIABETES DATASET) USING K-NN

Ruziq, Fahmi, Wayahdi, M. Rhifky, Ginting, Subhan Hafiz Nanda
Abstract: Abstract: The development of predictive technologies, especially artificial intelligence (AI) and machine learning, has opened up great opportunities in the health sector, including early detection of chronic diseases such… ch as diabetes. This study aims to implement the K-Nearest Neighbors (KNN) algorithm in predicting the likelihood of a person having diabetes based on medical record data from the Pima Indians Diabetes Dataset. The dataset consists of 768 samples with eight key health features. The analysis process includes data cleaning, data distribution exploration, and data preparation for the modelling process. The distance between data is calculated using the Euclidean formula, and normalization is performed so that all features have equal weight. The data was then divided into training and test data with a ratio of 80:20. The analysis results showed an unbalanced class distribution, with more non-diabetic patients than those with diabetes. The age group of 21-30 years dominates in the dataset. The implementation of KNN in this study shows that the method is effective for medical classification based on numerical data. This research demonstrates the potential of KNN as a practical and easy-to-implement early diagnosis tool in data-driven health systems.   Keyword: K-Nearest Neighbors, diabetes prediction, machine learning, medical data, classification.   Abstrak: Perkembangan teknologi prediktif, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning), telah membuka peluang besar dalam bidang kesehatan, termasuk deteksi dini penyakit kronis seperti diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dalam memprediksi kemungkinan seseorang menderita diabetes berdasarkan data rekam medis dari Pima Indians Diabetes Dataset. Dataset terdiri dari 768 sampel dengan delapan fitur kesehatan utama. Proses analisis meliputi pembersihan data, eksplorasi distribusi data, serta persiapan data untuk proses modeling. Jarak antar data dihitung menggunakan rumus Euclidean, dan dilakukan normalisasi agar seluruh fitur memiliki bobot yang seimbang. Data kemudian dibagi menjadi data latih dan uji dengan rasio 80:20. Hasil analisis menunjukkan distribusi kelas yang tidak seimbang, dengan jumlah pasien non-diabetes lebih banyak dibandingkan yang menderita diabetes. Kelompok usia 21–30 tahun mendominasi dalam dataset. Implementasi KNN dalam studi ini menunjukkan bahwa metode ini efektif digunakan untuk klasifikasi medis berbasis data numerik. Penelitian ini mendemonstrasikan potensi KNN sebagai alat bantu diagnosis awal yang praktis dan mudah diimplementasikan dalam sistem kesehatan berbasis data.   Kata kunci: K-Nearest Neighbors, prediksi diabetes, machine learning, data medis,                      klasifikasi.

ANALISIS RISIKO ERGONOMI POSTUR KERJA KARYAWAN DENGAN METODE REBA DAN NBM DI PT. MMZ

Meri, Mufrida, Linda, Rozza, Risky, Ari
Abstract: Abstract: Intensive manual handling activities in the spice processing industry often lead to musculoskeletal complaints among workers. This study aims to analyze the working posture of employees at the cinnamon wood unloading… oading station at PT. MMZ using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Nordic Body Map (NBM) methods. The REBA method is used to assess posture-related risk and provide improvement recommendations, while the NBM method identifies body parts experiencing discomfort. The results of the study indicate that the majority of workers fall into the high-risk category based on REBA analysis, with non-ergonomic postures such as bending, twisting the body, and lifting heavy loads being the main contributing factors. Additionally, the NBM findings show that most workers experience discomfort in the neck, shoulders, back, and waist. The conclusion of this study highlights the importance of ergonomic posture adjustments to reduce the risk of musculoskeletal injuries and improve worker well-being.   Keyword: Working Posture; Musculoskeletal; REBA; NBM; Ergonomics.   Abstrak: Kegiatan manual handling yang intens di industri pengolahan rempah-rempah sering kali menyebabkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja karyawan di stasiun pembongkaran kayu kulit manis di PT. MMZ menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map (NBM). Metode REBA digunakan untuk menilai risiko postur kerja dan memberikan rekomendasi perbaikan, sedangkan metode NBM digunakan untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang mengalami keluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja berada dalam kategori risiko tinggi berdasarkan analisis REBA, dengan postur kerja yang tidak ergonomis seperti membungkuk, memutar tubuh, dan mengangkat beban berat menjadi faktor utama. Selain itu, hasil NBM menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada leher, bahu, punggung, dan pinggang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian postur kerja yang ergonomis untuk mengurangi risiko cedera muskuloskeletal dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.   Kata kunci: Postur Kerja; Muskuloskeletal; REBA; NBM; Ergonomi.

PENGARUH EARNING POWER, LEVERAGE, DAN FREE CASH FLOW TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL

Ramadhani, Alya, Nurlaili, Nurlaili, Devi, Yulistia
Abstract: Abstract: The growing practice of earnings management by businesses, particularly those in the healthcare industry listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022–2023 period, is what spurred this study. Financial… Financial reports may lose credibility as a result of this technique since the data presented no longer accurately depicts the state of the business. Earning power, leverage, and free cash flow are some of the characteristics that are thought to be the primary causes of earnings management. Nonetheless, institutional ownership is thought to be able to regulate the connection between these elements and earnings management strategies due to its substantial monitoring role. This study uses a quantitative technique and secondary data from the annual reports of 25 companies in the healthcare sector. The analysis techniques used are panel data regression and moderated regression analysis (MRA), both of which are made possible by the EViews 12 program. The results of the study show that free cash flow and earning power considerably deteriorate earnings management, whereas leverage greatly enhances it. Additionally, it has been shown that while institutional ownership can lessen the effect of free cash flow on earnings management, it is unable to lessen the influence of earning power and leverage. This research highlights how crucial institutional ownership is in regulating earnings management techniques, particularly in light of the post-pandemic economic recovery.   Keyword: earnings management, earning power, free cash flow, institutional ownership, leverage.   Abstrak: Meningkatnya praktik ini didasarkan pada manajemen laba perusahaan, termasuk perusahaan dengan terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2022 dan 2023. Praktik ini dapat mengurangi kredibilitas laporan keuangan karena informasi yang diberikan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya perusahaan. Karena memiliki fungsi pengawasan yang kuat, kepemilikan institusional diperkirakan mampu memoderasi hubungan antara elemen-elemen tersebut dengan praktik manajemen laba. Di sisi lain, beberapa elemen, seperti kekuatan pendapatan, leverage, dan aliran kas bebas, dianggap sebagai pemicu utama munculnya manajemen laba. Pendekatan kuantitatif dipakai pada kajian ini, juga data sekunder dengan digunakan berasal dari laporan tahunan 25 perusahaan dalam bidng perawatan kesehatan. Analisis regresi moderat (MRA) dan regresi data panel dijalankan menggunakan program EViews 12. Perolehan kajian memerlihatkan bahwasanya kepemilikan institusional memoderasi dampak free cash flow pada manajemen laba, tetapi dampak earning power dan leverage sangat negatif. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya kepemilikan institusional dalam mengatur praktik manajemen laba, terutama dalam pemulihan ekonomi setelah pandemi.   Kata kunci: earning power, free cash flow, kepemilikan institusional, leverage, manajemen laba.

MODEL PARTISIPASI PENYANDANG DISABILITAS DALAM RESPON TANGGAP DARURAT BENCANA GEMPABUMI NOVEMBER 2022 DI KABUPATEN CIANJUR – JAWA BARAT

Purnama, Anton Roy, Koesbardiati, Toetik, W., Christrijogo Sumartono
Abstract: Abstract: Inclusive disaster management is a crucial aspect of humanitarian efforts, ensuring that vulnerable groups, including persons with disabilities, have equal access to early warning systems, evacuation procedures,… , and emergency aid. This study aims to develop a model for engaging persons with disabilities in disaster response, focusing on experiences from the 2022 Cianjur earthquake. The research employs a qualitative case study approach, incorporating in-depth interviews, participatory observations, and policy analysis. The findings reveal that persons with disabilities face significant barriers in accessing disaster-related information, inadequate disability-friendly evacuation shelters, and limited involvement in disaster response planning. However, best practices were also identified, including the adaptation of audio-visual early warning systems and the active participation of disability communities in emergency response efforts. Based on these findings, this study recommends an engagement model that includes capacity building for persons with disabilities, strengthening inclusive policies, and integrating their representation into disaster management structures. This model is expected to enhance disaster preparedness and response efforts, ensuring greater inclusivity and effectiveness for all community groups.   Keyword: Inclusive disaster management, persons with disabilities, emergency response, disaster policy, accessibility.   Abstrak: Penanggulangan bencana yang inklusif merupakan aspek penting dalam upaya kemanusiaan, terutama dalam memastikan bahwa kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses yang setara terhadap sistem peringatan dini, evakuasi, dan bantuan darurat. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan model pelibatan penyandang disabilitas dalam respon darurat bencana, dengan fokus pada pengalaman di Cianjur pascagempa tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyandang disabilitas menghadapi berbagai hambatan dalam akses informasi kebencanaan, fasilitas pengungsian yang tidak ramah disabilitas, serta minimnya keterlibatan mereka dalam perencanaan kebijakan tanggap darurat. Namun, ditemukan pula praktik baik dalam adaptasi sistem peringatan dini berbasis suara dan visual, serta keterlibatan komunitas disabilitas dalam respon bencana yang efektif. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan model pelibatan yang mencakup peningkatan kapasitas penyandang disabilitas, penguatan kebijakan inklusif, serta pengintegrasian representasi mereka dalam struktur kelembagaan kebencanaan. Model ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana yang lebih inklusif dan efektif bagi semua kelompok masyarakat.   Kata kunci: Penanggulangan bencana inklusif, penyandang disabilitas, respon darurat, kebijakan kebencanaan, aksesibilitas.

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU HACKING YANG DENGAN SENGAJA DAN TANPA HAK ATAU MELAWAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA CYBER CRIME (DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK)

Sembiring, Ray Arnata, Putra, M. Eka, Arifiyanto, Joiverdia
Abstract: Abstract: The crime of hacking is a crime committed by entering another person's electronic system that is private, in any way so that it is a prohibited act. Hacking is categorized as one of the crimes in cyberspace because… ause hackers are people who master programming who can hack or hack security systems on computers or networks for certain purposes. The problems in this study are how to regulate hacking in Indonesia, what are the obstacles and efforts in overcoming hacking that is intentional and without rights or against the law in Indonesia, how is the criminal responsibility of hacking perpetrators based on the decision of the Pelaihari District Court Number 9 / Pid.Sus / 2021 / PN.Pli and the decision of the Cikarang District Court Number 515 / Pid.Sus / 2021 / PN.Ckr. The research method used is the normative legal research method by analyzing court decisions. The types of research data are primary data and secondary data and are arranged systematically and analyzed qualitatively and draw conclusions deductively. Based on the research results, it can be seen that the legal regulation of hacking acts in Indonesia is regulated in Law Number 19 of 2016 concerning Amendments to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. The obstacle in overcoming hacking that is intentional and without rights or against the law in cyber crime is in the aspect of digital evidence that is easily removed if not handled in a timely manner.   Keywords: Criminal Liability, Hacking, Cyber Crime. Abstrak: Tindak pidana peretasan (hacker)  merupakan tindak pidana yang dilakukan dengan cara masuk ke dalam sistem elektronik milik orang lain yang bersifat pribadi, dengan cara apapun sehingga merupakan tindakan terlarang. Hacking dikategorikan sebagai salah satu kejahatan di dunia maya karena hacker merupakan orang yang menguasai pemrograman yang dapat melakukan hacking atau peretasan sistem keamanan pada komputer atau jaringan dengan tujuan tertentu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan perbuatan hacking di Indonesia, bagaimana hambatan dan upaya dalam penanggulangan hacking yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum di Indonesia, bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku hacking berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari Nomor 9/Pid.Sus/2021/PN.Pli dan putusan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 515/Pid.Sus/2021/PN.Ckr. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan menganalisis putusan Pengadilan. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dan disusun secara sistematis dan dianalisis secara kualitatif serta menarik kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengaturan hukum perbuatan hacking di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hambatan dalam penanggulangan terhadap hacking yang dengan sengaja  dan tanpa hak atau melawan hukum dalam tindak pidana cyber crime adalah pada aspek barang bukti digital mudah dihilangkan jika tidak ditangani dengan tepat waktu.    Kata kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Hacking, Cyber Crime.

ACTIVITY BASED COSTING: ANALISIS LITERATUR TENTANG PENGARUHNYA TERHADAP PENENTUAN HARGA JUAL

Revansa, Revansa, Pratama, Muhammad Diko, Sari, Reni Kumala, Nofelisa, Liana, Yuniartie, Emylia
Abstract: Abstract: The purpose of this literature study is to understand the impact of the ABC-based biaya pendekatan on the price of a product in a particular manufacturing company. The research method that is used is the literature… ture study method. The process of gathering, assessing, and analyzing many relevant literary sources—such as scholarly journals and text books—is used in this study in order to gain a comprehensive understanding of the topic being discussed. ABC stands for "pendekatan biaya berbasis aktivitas," which is a type of akuntansi biaya designed to address the shortcomings of the traditional biaya system, which is a method of calculating overhead costs based on the sumber daya used by various activities in the production process. As a result, ABC assists businesses in accurately determining the price of products, as well as in reducing the impact of strategic decisions related to harga, pengawasan biaya, and sumber daya. Even still, there are certain drawbacks to ABC's implementation, such as high implementation costs and a complex system that require understanding of the technology and its surroundings. All things considered, ABC has the ability to assist businesses in establishing more successful business practices, improving sales, and enhancing data-driven decision-making for successful business operations in competitive markets.   Keyword: ABC, Price, Overhead Cost, Allocation, Decision Making   Abstrak: Studi literatur ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan pendekatan biaya berbasis aktivitas (ABC) terhadap penentuan harga pokok produk di suatu usaha produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Proses pengumpulan, evaluasi dan analisis berbagai sumber literatur yang relevan digunakan dalam pendekatan ini, termasuk jurnal ilmiah dan buku teks, guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai topik yang dikaji. Pendekatan biaya berbasis aktivitas (ABC) adalah pendekatan akuntansi biaya yang dibuat untuk mengatasi kekurangan sistem biaya tradisional yang cenderung mengalokasikan biaya overhead secara merata dengan cara mengalokasikan biaya produk atau jasa berdasarkan sumber daya yang digunakan oleh berbagai kegiatan dalam proses produksi, sehingga ABC membantu perusahaan menetapkan harga pokok produk secara akurat, mendukung keputusan strategis terkait penetapan harga, pengawasan biaya, dan pembagian sumber daya. Meskipun dalam penerapan ABC memiliki beberapa tantangan seperti biaya implementasi yang tinggi dan kompleksitas sistem yang memerlukan pemahaman mendalam serta dukungan teknologi. Secara keseluruhan, ABC memiliki kemampuan untuk membantu bisnis dalam menetapkan taktik bisnis yang lebih baik, memperbaiki daya saing, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk keberlanjutan bisnis di pasar yang kompetitif.   Kata kunci: ABC, Harga Pokok, Biaya Overhead, Alokasi, Pengambilan Keputusan

STRATEGI PEMASARAN CINA: MENGGABUNGKAN BUDAYA DAN TEKNOLOGI UNTUK MEMENANGKAN PASAR GLOBAL

Saputra, Viant Anggi
Abstract: Abstract: This study examines the marketing strategies of Chinese cultural and technological products in the global market, focusing on the challenges and opportunities faced by Chinese companies. The general issue raised… d is how China can leverage its cultural heritage and technological innovation to enhance the competitiveness of its products in the international market, amidst the negative stigma related to human rights violations and concerns about national security. The purpose of this study is to explore and analyze the marketing strategies implemented by Chinese companies, as well as to understand international consumers’ perceptions of Chinese cultural and technological products. The research method used is a qualitative approach, with data collection techniques through case studies of companies that have successfully marketed their products, as well as document analysis related to industry reports and government policies. The results of the study show that Chinese companies that are successful in marketing their cultural and technological products have adopted strategies that integrate local cultural elements with innovation in marketing. In addition, the role of the government in supporting product marketing has also proven significant in enhancing the competitiveness of Chinese products in the global market. This study provides comprehensive insights into how China can overcome challenges and exploit opportunities in marketing cultural and technological products internationally.   Keyword: marketing, cultural products, marketing strategies, innovation, global markets..   Abstrak: Penelitian ini membahas strategi pemasaran produk budaya dan teknologi Cina di pasar global, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Cina. Permasalahan umum yang diangkat adalah bagaimana Cina dapat memanfaatkan warisan budaya dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar internasional, di tengah stigma negatif terkait pelanggaran hak asasi manusia dan kekhawatiran mengenai keamanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan Cina, serta memahami persepsi konsumen internasional terhadap produk budaya dan teknologi Cina. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kasus terhadap perusahaan-perusahaan yang berhasil memasarkan produk mereka, serta analisis dokumen terkait laporan industri dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Cina yang sukses dalam pemasaran produk budaya dan teknologi mereka telah mengadopsi strategi yang mengintegrasikan elemen budaya lokal dengan inovasi dalam pemasaran. Selain itu, peran pemerintah dalam mendukung pemasaran produk juga terbukti signifikan dalam meningkatkan daya saing produk Cina di pasar global. Penelitian ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana Cina dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam pemasaran produk budaya dan teknologi di tingkat internasional.   Kata kunci: pemasaran, produk budaya, strategi pemasaran, inovasi, pasar global.

PERAN NOTARIS SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA DI LUAR PENGADILAN (STUDI DI KOTA MEDAN)

Daeli, Emanuel, Runtung, Runtung, Siahaan, Rudy Haposan
Abstract:  In reality, Notaries in carrying out their duties indirectly have played a role as mediators because the community or parties who need notary services to make authentic deeds often bring legal problems between them before… efore or after the making of the deed. This type of research is an empirical legal research (sociological juridical) where the primary data is the result of interviews with respondents and informants. The nature of this research is descriptive analysis, the location of the research is Medan City. From a population of 222 notaries in Medan City, some notaries were taken 20% or 45 people as samples who were used as respondents based on Probability sampling with a simple random sampling method. In addition to the empirical juridical approach, a normative juridical approach was also used to obtain secondary data. The results of the study are that Notaries in providing legal counseling indirectly Notaries play an active role as mediators in resolving disputes outside the Court. The conclusion is that notaries have a strategic role as mediators in resolving disputes outside the court, so it is recommended to regulate the role of notaries as mediators, improve mediation competency for notaries, and provide socialization and education to the public regarding the benefits of mediation by notaries.   Keyword: Notary Mediator, Notary Dispute Resolution   Abstrak: Dalam realitanya Notaris dalam menjalankan jabatannya secara tidak langsung telah berperan sebagai mediator karena masyarakat atau para pihak yang membutuhkan jasa notaris untuk membuat akta otentik tidak jarang membawa permasalahan-permasalahan hukum diantara mereka pada saat sebelum atau sesudah pembuatan akta. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris (yuridis Sosiologis) dimana data primernya adalah hasil wawancara dengan responden dan informan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis, Lokasi penelitian adalah Kota Medan. Dari populasi 222 notaris Kota Medan, sebagian notaris diambil 20% atau 45 orang sebagai sampel yang dijadikan responden berdasarkan Probability sampling dengan Metode Sampel acak sederhana (simple random sampling). Disamping pendekatan yuridis empiris juga dipergunakan pendekatan yuridis normative untuk mendapatkan data sekunder. Hasil penelitian yaitu Notaris dalam memberikan penyuluhan hukum secara tidak langsung Notaris berperan aktif sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa di luar Pengadilan. Kesimpulan bahwa notaris memiliki peran strategis sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan, maka disarankan Pengaturan peran notaris sebagai mediator, Peningkatan kompetensi mediasi bagi notaris, Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat mediasi oleh notaris.    Kata kunci: Notaris Mediator, Penyelesaian Sengketa Notaris

TANTANGAN DAN STRATEGI PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DALAM ERA DIGITAL

Silalahi, Maryska Debora
Abstract: Abstract: Indonesian as the official language of the Republic of Indonesia faces major challenges in the digital era. The development of the current era of globalization has changed the way people communicate and interact.… t. This article discusses the challenges and strategies for preserving Indonesian in the digital era. This study uses a qualitative method with literature analysis conducted by searching various written sources, either in books, archives, magazines, articles, journals, or documents relevant to problems related to preserving Indonesian. The results of the study show that Indonesians faces challenges such as globalization, technology, and social change. However, several strategies can be carried out to preserve Indonesian, such as with the right strategies such as strengthening policies, developing technology, socialization, and language awareness campaigns, forming online communities that focus on language preservation, language education, and collaboration with industry, increasing local content in Indonesian, and through promoting Indonesian in the international arena will make Indonesian survive and develop in the digital era.   Keywords: preservation of Indonesian language; challenges of language preservation; strategies of language preservation; digital era.   Abstrak: Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Republik Indonesia menghadapi tantangan besar di era digital. Perkembangan era globalisasi saat ini telah mengubah cara berkomunikasi dan berinteraksi masyarakat. Artikel ini membahas tentang tantangan dan strategi pelestarian bahasa Indonesia di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur yang dilakukan dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang terkait dengan pelestarian bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia menghadapi tantangan seperti globalisasi, teknologi, dan perubahan sosial. Namun, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk melestarikan bahasa Indonesia, seperti dengan strategi yang tepat seperti penguatan kebijakan, pengembangan teknologi, sosialisasi dan kampanye kesadaran berbahasa, pembentukan komunitas online yang berfokus pada pelestarian bahasa, edukasi kebahasaan, serta kolaborasi dengan industri, memperbanyak konten lokal dalam bahasa Indonesia, dan melalui promosi bahasa Indonesia di kancah internasional akan membuat bahasa Indonesia dapat tetap bertahan dan berkembang dalam era digital.   Kata kunci: pelestarian bahasa Indonesia; tantangan pelestarian bahasa; strategi pelestarian bahasa; era digital.