Search Articles & Publications

Showing 1705 articles found for "Satu"

Generasi Jujur : Membangun Karakter Antikorupsi Sejak Dini

Linda Wahyu Marpaung, Afrizal, Irvan Rolyesh Situmorang, Desma Erica Maryati M, Petrus Loo, Albert Herlambang, Jefri
Abstract: Kejujuran adalah salah satu nilai paling fundamental dalam kehidupan manusia. Nilai ini tidak hanya mencerminkan karakter seseorang, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang bebas dari korupsi. Kejujuran… ejujuran dan sikap antikorupsi memiliki hubungan yang erat, karena pada dasarnya, korupsi adalah bentuk ketidakjujuran yang dilakukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Korupsi bukan hanya masalah tetapi lebih dari itu korupsi telah menggerogoti ketahanan bangsa dan negara disemua bidang. Saat ini korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Praktik korupsi merusak struktur sosial, ekonomi, dan pemerintahan, serta menghambat pembangunan nasional. Salah satu solusi jangka panjang untuk memerangi korupsi adalah dengan membangun karakter antikorupsi pada generasi muda sejak dini. Artikel ini membahas mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Rantau Utara Labuhan Batu yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2024. Kegiatan ini di ikuti oleh 30 orang siswa. Kegiatan dilaksanakan dalam pelatihan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai sikap antikorupsi yang harus di mulai sejak dini. Metode pelatihan yang digunakan selain pemberian materi juga melakukan permainan dengan menggunakan aplikasi Kahoot!. Tujuan dari hasil pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan mendapat pemahaman bahwa sikap antikorupsi harus dimiliki oleh setiap orang untuk Indonesia lebih baik. 

Pelatihan Olah Data Penelitian Kuantitatif Menggunakan Aplikasi Olahdata Statistik SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, Dan SMART-PLS kepada Dosen Dan Mahasiswa STIE Ganesha

Sofyan, Mohammad, Saefullah, Aep
Abstract: Pelatihan olah data penelitian kuantitatif merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa dalam analisis data. Kegiatan ini dilaksanakan… di STIE Ganesha dengan fokus pada penggunaan aplikasi statistik seperti SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, dan SMART-PLS. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta uji kompetensi guna memastikan pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta memahami dasar penggunaan aplikasi statistik, sementara 85% berhasil menyelesaikan studi kasus dengan baik. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu untuk eksplorasi mendalam pada aplikasi tertentu. Umpan balik peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyarankan adanya pelatihan lanjutan dengan fokus yang lebih spesifik. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi analisis data kuantitatif bagi peserta dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung kualitas penelitian akademik di STIE Ganesha.

Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Melalui Sosialisasi Anti Bullying Di Mi Darul Ulum, Desa Rowo Gempol

Ufi’atun Nur Faizah, Dewi A'issyatur Rohmah, Virgie Ramadhani Z, Eli Masnawati, Masfufah, Siti Kholidatur Rodliyah, Yuliastutik, Laila Badriyah
Abstract: Perundungan atau bullying merupakan fenomena yang mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak dinamika kelompok secara keseluruhan.… luruhan. Lingkungan sekolah idealnya menjadi tempat yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik akademik maupun sosial. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa peserta didik masih menghadapi tantangan berupa tindakan bullying yang mampu mengganggu proses belajar mereka. Hal tersebut menjadi urgensi, sehingga penerapan program anti bullying perlu di implementasikan guna mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut. Melihat kondisi ini, MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, menginisiasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying yang digagas oleh mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Sosialisasi anti-bullying ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan ini juga memfokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan menangani kasus bullying, serta melibatkan orang tua untuk  mendukung anak mereka dalam menghadapi dan mencegah perilaku bullying. Objek kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, dengan melibatkan partisipasi aktif dari kepala sekolah, guru dan juga orang tua. Metode yang dipilih guna pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol yakni Participatory Action Research (PAR), dengan langkah berikut: 1) identifikasi masalah, 2) perencanaan, 3) implementasi, 4) evaluasi dan refleksi, 5) diseminasi, serta 6) keberlanjutan. Hasil dari pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum Desa Rowo Gempol menunjukkan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Darul Ulum telah berhasil  mencapai tujuan utamanya yakni menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Melalui sosialisasi yang komprehensif, peserta didik, guru dan orang  tua mendapatkan pemahaman mendalam terkait bentuk bullying beserta dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai satu sama lain, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan dari orang tua dan guru dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar, khususnya sekolah. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.

Pentingnya Pengembangan Kreativitas Guru untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik

Riza Eka Putri, Fitriani, Siska Widyawati, Eka Puji Lestari, Darussalam
Abstract: Kreativitas dan literasi sangat penting dikembangkan di Lingkungan Sekolah Dasar, dimana pada fase ini peserta didik berada pada fase awal mengenal dan menjajaki dunia pendidikan yang seyogyanya belum bisa ditekan dan dipaksakan,… paksakan, karena usia anak-anak pada tingkat Sekolah Dasar masih ingin bermain dengan dunia anak-anaknya. Disini peran guru sangat penting sekali, salah satunya dengan mengembangkan kreativitas dalam setiap proses pembelajaran agar bisa memancing peserta didik dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam berliterasi dengan baik, apakah itu dalam membaca, menulis dan memahami apa yang mereka pelajari dengan baik. Karena kreativitas adalah salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi tingkat pencapaian keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran. Dan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi Peserta didik, maka kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memadukan kreativitas seni sebagai media yang diyakini dapat membantu perkembangan kemampuan kognitif Peserta didik dalam proses belajar. Dan cara agar kemampuan dalam literasi dasar tersebut bisa dicapai dengan baik, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan kreativitas dalam proses pembelajaran kepada Peserta didik. Tentunya hal ini juga menuntut kecakapan guru dalam memilih kreativitas yang cocok untuk dipadukan dengan Pelajaran yang dipelajari agar tujuan dari pembelajaran itu sendiri dapat tercapai dengan maksimal. Sehingga dengan adanya kreativitas guru dalam menjalankan proses pembelajaran bisa membangun dan meningkatkan literasi peserta didik dengan baik dan berkembang, serta menjadikan setiap proses pembelajaran yang dilalui oleh mereka menjadi menyenangkan dengan target pencapaian keberhasilan yang bisa dicapai dengan maksimal.

Sosialisasi Knowledge Audit Pada Siswa SMKN 1 Solok Selatan

Asmy Febry Tama, Zulsantoni, Vera Septaria, Nabilla Fitri Dyana
Abstract: Audit adalah proses pemeriksaan formal atas catatan keuangan seseorang atau perusahaan yang dilakukan oleh pihak yang independen,  bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan.… . SMKN I Solok Selatan merupakan sekolah menengah kejuruan yang salah satu program penjurusannya adalah akuntansi. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memperdalam ilmu akuntansi dibutuhkan sosialisasi mengenai pemeriksaan atau audit keuangan yang merupakan salah satu bagian dari ilmu akuntansi yang tidak dipelajari secara mendalam di sekolah. Audit merupakan suatu pekerjaan pemeriksaan yang dilakukan setelah laporan keuangan selesai diterbitkan. Materi yang diberikan oleh pihak sekolah dalam bidang akuntansi hanya sebatas praktik dalam membuat dan menyusun laporan keuangan, sedangkan untuk audit belum terdapat dalam kurikulum siswa. Untuk itu diadakan sosialisasi pengetahuan audit di lingkungan SMKN 1 Solok Selatan agar mereka juga bisa memahami akan adanya resiko kerja dan pemeriksaan pekerjaan. Metode pelaksanaan dimulai dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan pada tahap akhir kegiatan dengan memberikan quiz dan reward kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan.

Penyuluhan Pencegahan Diabetes Mellitus (DM) Pada Siswa SMK Negeri 4 Kendari

Listy Handayani, Hariati Lestari, Hartati Bahar, Siti Nurfadilah H, Irma
Abstract: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup yang ditandai dengan peningkatan gula darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin akibat gangguan metabolisme pankreas.… ankreas. Indonesia merupakan negara yang menyumbang penyakit DM tertinggi yaitu sebesar 10,3 juta jiwa dan akan meningkat menjadi 16,7 juta jiwa pada tahun 2045. Salah satu penyebab DM adalah kurangnya pengetahuan mengenai pengaturan pola makan dan  kurangnya aktivitas fisik. DM dapat terjadi pada remaja sehingga edukasi keseahtan sangat penting dilakukan. Kegiatan PKM berupa penyuluhan bertujuan untuk meningktkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2025 di SMK Negeri 4 Kendari. Sasaran peserta adalah siswa SMK Negeri 4 Kendari yang berjumlah 30 orang. Metode penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Tahapan kegiatan ini terdiri dari perencanaan (persiapan, koordinasi dengna pihak sekolah, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan), tahap pelaksanaan (perkenalan, penyampaian materi dan sesi tanya jawab).  Pada tahap akhir dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan pelatihan serta pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Seluruh tahapan kegiatan terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar sedangkan dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 50,9 menjadi 73,3 setelah dilakukan penyuluhan sehingga penyuluhan berhasil meingkatkan pengetahuan pencegahan DM pada siswa SMK Negeri 4 Kendari.  

Pelatihan Pengoperasian Aplikasi Pendaftaran Dan Pengambilan Nomor Antrian Berbasis Android Pada Klinik THS Pematangsiantar

Siregar, Nur Hamida, Napela, Asyah
Abstract: Klinik anak THS yang berlokasi di Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar merupakan klinik anak yang cukup terkenal di Jalan Sudirman dan sekitarnya. Salah satu pembeda Klinik THS dengan klinik anak lainnya adalah… komitmen terhadap keamanan obat. Klinik sangat selektif dalam memilih obat-obatan yang diberikan kepada anak-anak. Klinik juga tidak menerima resep obat dari luar. Klinik THS sudah berdiri sejak 2016 dan mendapatkan kepercayaan dari banyak orang tua yang tinggal di lokasi Klinik dan sekitar. Permasalahannya adalah terjadi peningkatan jumlah pasien secara signifikan pada tiga bulan terakhir. Sementara sistem pelayanan untuk pendaftaran dan pengambilan nomor antrian masih dilakukan dilakukan secara manual dan melalui WhatsApp sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan ketidakefisienan pelayanan terhadap pasien. Solusi terhadap masalah ini berupa tawaran pelatihan aplikasi pendaftaran dan pengambilan nomor antrian berbasis Android. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil dari pengabdian masyarakat terbukti dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan kepada pasien. Admin Klinik THS secara mandiri mampu mengontrol dan mengelolah data pasien. Pasien juga dimudahkan dalam proses pendaftaran dan pengambilan nomor antrian.

Pelatihan Tari Cewang Sebagai Dasar Belajar Tari Di Sanggar Seni Gadih Mualab Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Fitriani, Rezi Susanto
Abstract: Pelatihan tari di Sanggar Seni Gadih Mualab Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan, merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh dosen yaitu Pengabdian Kepada… a Masyarakat (PKM). PKM dilakukan di Sanggar Seni Gadih Mualab yang didirikan oleh ibu Nofziarni adalah salah satu kepedulian terhadap kehidupan seni khususnya seni tari. Bentuk kegiatan PKM dosen ini adalah pelatihan tari yang bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas serta menjadikan pelatihan tari Cewang sebagai dasar belajar tari pada anggota sanggar tari. Hasil pelatihan tari yang dicapai peserta pelatihan senang menari dan dapat mengikuti dengan baik serta anggota bisa melakukannya sendiri.

Pelatihan Analisis Data dengan Aplikasi Epi Info pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Handayani, Listy
Abstract: Kegiatan analisis data kesehatan merupakan salah satu hal penting dalam pelaksanaan administrasi dan informasi pada suatu institusi kesehatan maupun dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi dalam hal ini penelitian… n yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyusun tugas akhir. Masih banyaknya mahasiswa yang belum menguasai teknik analisis data serta uji statistic yang sesuai sehingga pelatihan analisis data dengan epi info ini sangat penting dilakukan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan analisis data dengan epi info bertujuan untuk meningktkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terhadap penggunaan teknologi dalam melakukan analisis data yang sangat diperlukan saat ini hingga di dunia kerja nantinya. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) pada tanggal 30 September 2024 dengan sasaran peserta adalah mahasiswa semester V dan VII yang berjumlah 44 peserta. Tahapan kegiatan ini terdiri dari perencanaan (persiapan, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan), tahap pelaksanaan (instalasi dan pengenalan aplikasi dengan metode ceramah menggunakan infocus kemudian dilanjutkan penyampaian materi mengenai desain penelitian dan uji statistic yang sesuai dengan disertai praktik secra  bersama-sama dengan peserta).  Pada tahap akhir dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan pelatihan. Seluruh tahapan kegiatan terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar sedangkan dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dimana 80% peserta dapat mengikuti dan melakukan praktik penggunaan aplikasi epi info dengan baik.

Mengoptimalkan Transformasi Digital Dan Dukungan Industri Kreatif Di Bank Syari’ah Indonesia (BSI)

Nurul Setianingrum, Ayunia Nanda Chavia, Yanti Anggraeni
Abstract: Transformasi digital telah menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing industri perbankan, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI). Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus mengembangkan inovasi digital… guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi nasabah. Salah satu aspek penting dalam transformasi digital ini adalah sinergi dengan industri kreatif yang berkontribusi pada pengembangan produk dan layanan perbankan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimal dalam mengintegrasikan transformasi digital dengan dukungan industri kreatif di BSI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus implementasi digitalisasi di BSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi finansial (fintech), penguatan ekosistem digital, serta kemitraan dengan pelaku industri kreatif mampu meningkatkan keterjangkauan dan inklusivitas layanan perbankan syariah. Selain itu, inovasi digital, seperti penggunaan kecerdasan buatan dan analisis big data, berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman nasabah dan efektivitas pengelolaan risiko. Dukungan industri kreatif, seperti desain antarmuka pengguna (UI/UX) dan pemasaran digital, turut memperkuat daya tarik produk perbankan syariah di kalangan milenial dan generasi Z. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif untuk mengoptimalkan kolaborasi antara transformasi digital dan industri kreatif guna mendukung pertumbuhan BSI yang berkelanjutan di era digital.