Search Articles & Publications

Showing 62 articles found for "Ekstrak"

Motivasi Latihan Siswa Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Sepakbola Di Sman 4 Pekanbaru

Winton Sinaga, Agus Prima Aspa, Syahriadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru, penelitian ini juga mengetahui tingkat motivasi latihan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler… ler sepakbola dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola serta memberikan gambaran atau acuan kepada pembina dan pelatih untuk program latihan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan penyebaran angket kepada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMAN 4 Pekanbaru. Diperoleh data pada indikator kebutuhan dengan persentase 92,34% dalam kategori baik sekali, indikator bakat dengan persentase 87,34% dalam kategori baik sekali, indikator keterampilan dengan persentase 89,48% dalam kategori baik sekali, indikator teman dengan persentase 73,41% dalam kategori baik, indikator sarana dan prasarana dengan persentase 53,29% dalam kategori cukup, indikator guru dengan persentase 60,73% dalam kategori baik, indikator lingkungan dengan persentase 65,51% dalam kategori baik.

Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Pendekatan Inovatif

Aldi, Muhammad, Khairanis, Retisfa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat meningkatkan kreativitas siswa. Fokus utama penelitian adalah untuk menggali cara-cara yang… dapat digunakan pendidik untuk merangsang kreativitas siswa melalui materi dan metode pengajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa sekolah yang telah menerapkan metode pembelajaran kreatif dalam PAI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru PAI, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan inovatif seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta kegiatan diskusi dan refleksi, dapat merangsang kreativitas siswa dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai ajaran agama Islam. Selain itu, metode ini juga mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pendidik untuk mengintegrasikan pendekatan kreatif dalam pembelajaran PAI guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan. Kontribusi penelitian ini juga memperlihatkan bahwa kreativitas siswa dapat berkembang lebih baik jika dibarengi dengan metode pembelajaran yang menantang dan relevan dengan perkembangan zaman. Pendekatan inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam meningkatkan kreativitas siswa, dan dengan demikian, perlu adanya penguatan metode pengajaran yang dapat mendukung perkembangan kreativitas siswa secara maksimal di sekolah.

Formulasi Dan Ujix Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus Heterophyllus L) Sebagai Antiseptik

Zelika Septa Refalina
Abstract: Kemajuan teknologi telah memunculkan banyak produk disenfektan instan seperti hand sanitizer gel. Namun, pembersih tangan sering kali mengandung alkohol 60-90% sebagai bahan aktifnya, dan penggunaan alkohol dalam jumlah… besar secara terus-menerus dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit. Daunxnangka (ArtocarpusxheterophyllusxL.) yang mengandung flavonoid dengan sifat antioksidan dan antibakteri dapat digunakan sebagaixbahanxpembuatanxhand sanitizer. Waktu pembuatan hand sanitizerxtradisional cukup lama sehingga diperlukan formulasi yang praktis dan stabil untuk penyimpanan jangka panjang. Gel dipilih karena kemampuannya yang cepat kering, menghasilkan lapisan yang mudah dibersihkan, dan membuat kulit terasa sejuk. Pengaruh komponen gel sangat penting untuk menjaga stabilitas. Penelitian ini bersifat eksperimental di laboratorium. Formula gel optimal ditentukan dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak daun nangka. Uji stabilitas fisik dilakukan untuk memastikan gel memenuhi standar mutu yang diharapkan, keamanan dan khasiat serta daya tahan selama penyimpanan. Gel yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dianggap sebagai produk terbaik setelah dilakukan uji stabilitas fisik, meliputi pengamatan organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya rekat dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel dengan konsentrasi ekstrak etanol daun nangka 1% terpilih sebagai sampel terbaik dan dianggap berhasil karena stabilitas fisik yang baik, sehingga cocok untuk aplikasi praktis dan efektif dalam penggunaan sehari-hari.

Mengintegrasikan Analisis SWOT dalam Manajemen Kinerja Organisasi : Pendekatan Strategis dan Implementatif

Siardin Andi Djemma, Ahmad Muktamar, Dandy iSaputra, Adelia Putri Pratiwi
Abstract: Dalam dunia yang dinamis dan penuh tantangan, organisasi harus memiliki pemahaman mendalam tentang lingkungan internal dan eksternal mereka untuk tetap relevan dan berkelanjutan. Di tengah persaingan yang semakin ketat dan… an perubahan kondisi yang cepat, penting bagi organisasi untuk memiliki alat yang efektif untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mereka hadapi. Dalam konteks ini, Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) muncul sebagai metode yang sangat berharga. Penelitian ini bertujuan untuk membahas secara komprehensif tentang Analisis SWOT di organisasi, mulai dari pengertian dasar hingga penerapannya dalam pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini menggunakan metode library research yang terstruktur dan holistik untuk menerapkan analisis SWOT. Sumber data diperoleh dari literatur yang relevan dengan tema penelitian melalui identifikasi dan seleksi ketat. Data yang terkandung dalam literatur terpilih kemudian diolah melalui proses komparasi dan analisis kritis, melibatkan ekstraksi informasi signifikan untuk mendukung jawaban terhadap pertanyaan penelitian dan mendorong pemahaman mendalam terhadap aspek-aspek kritis yang terkait dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Analisis SWOT dalam manajemen kinerja organisasi dapat meningkatkan efektivitas dalam pengambilan keputusan strategis. Dengan memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, organisasi dapat mengidentifikasi prioritas strategis yang jelas dan merancang rencana tindakan yang lebih terarah. Selain itu, penggunaan Analisis SWOT membantu organisasi untuk lebih responsif terhadap perubahan lingkungan dan mampu mengembangkan strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Implementasi yang sukses dari Analisis SWOT memerlukan komitmen dari seluruh tingkatan organisasi dan harus disertai dengan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan relevansi dan efektivitas strategi yang diterapkan.

Analisis Sinergi Lingkungan Strategis, Budaya Organisasi, dan Perencanaan Strategis dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi

Aliana, Abdul Kadir Sumardi, Nurwahyudi Nurdin, Ahmad Muktamar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sinergi antara lingkungan strategis, budaya organisasi, dan perencanaan strategis terhadap kinerja organisasi menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus utama penelitian ini adalah memahami… emahami bagaimana interaksi antara ketiga elemen tersebut mempengaruhi kinerja organisasi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka yang komprehensif untuk mengidentifikasi dan menganalisis temuan-temuan sebelumnya terkait lingkungan strategis, budaya organisasi, dan perencanaan strategis. Informasi dari literatur digunakan untuk membangun kerangka konseptual dan pertanyaan penelitian. Data sekunder dari penelitian sebelumnya, artikel ilmiah, dan laporan terkait dihimpun dan dianalisis secara kualitatif untuk mengekstrak temuan yang relevan dan memahami hubungan antar variabel. Proses seleksi pustaka dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan keandalan, relevansi, dan kontribusi terhadap pemahaman mengenai pengaruh lingkungan strategis, budaya organisasi, dan perencanaan strategis terhadap kinerja organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis lingkungan strategis berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi dengan menyediakan informasi yang relevan terhadap efektivitas fungsi organisasi tertentu. Budaya organisasi yang kuat memiliki kaitan signifikan dengan kinerja, di mana norma-norma yang telah menjadi budaya dalam organisasi membentuk sikap dan perilaku karyawan tanpa paksaan. Perencanaan strategis yang efektif membuat konsepsi organisasi menjadi jelas, memudahkan formulasi sasaran dan rencana, serta mengarahkan sumber daya organisasi secara optimal.

Transformasi Nilai-Nilai Islam melalui Pendidikan Pesantren : Implementasi dalam Pembentukan Karakter Santri

Bambang Triyono, Elis Mediawati
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan nilai-nilai Islam di pesantren dalam pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, yang melibatkan analisis literatur terkait tentang pendidikan… endidikan pesantren, nilai-nilai Islam, dan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nilai-nilai Islam di pesantren memiliki dampak positif yang signifikan pada karakter santri, termasuk kedalaman spiritualitas, kebajikan moral, kemandirian, keterampilan sosial, dan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam. Meskipun terdapat tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Islam di era modern, seperti pengaruh budaya sekuler dan teknologi, namun dengan strategi yang tepat, pesantren dapat tetap menjadi lembaga yang relevan dan efektif dalam membentuk karakter santri yang kuat secara spiritual, moral, dan sosial. Rekomendasi untuk meningkatkan pembentukan karakter santri melalui pendidikan nilai-nilai Islam termasuk penguatan kurikulum, pelatihan bagi pengajar, pengembangan program ekstrakurikuler, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta evaluasi berkala terhadap efektivitas program. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pilar dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam serta membentuk generasi yang bermoral dan beretika di masa depan.

Pengaruh Sarana Prasarana Terhadap Prestasi Pencak Silat Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Salim Fajaruddin, M. Yogi Saputra, Nailil Muna Shalihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap prestasi ekstrakurikuler pencak silat di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan… an sampel sebanyak 68 siswa Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor dan menggunakan teknik simple random sampling. Adapun teknik pengumpulan data yakni menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi dan korelasi sederhana berupa analisis deskriptif, analisis inferensial, dan uji persyaratan analisis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 23 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara Sarana Prasarana (X) dengan Prestasi Ekstrakurikuler Pencak Silat (Y), terbukti dengan nilai (Rxy) = 0,511 yang berarti terdapat hubungan yang cukup dengan rentang nilai (0,40-0,599), dan nilai koefisien determinasinya sebesar 26% sedangkan sisanya 74% dipengaruhi oleh variabel lain.

Implementasi Hidden Curriculum Tentang Nilai Kemandirian Di Madrasah Aliyah Darunnajah 2 Cipining Bogor

Adril Nizar, M. Mukhlis Nasrulloh
Abstract: Hidden Curriculum adalah kurikulum tersembunyi. Tersembunyi berarti tidak dapat dilihat tetapi tidak hilang. Istilah hidden curriculum menunjuk kepada segala sesuatu yang dapat berpengaruh di dalam berlangsungnya pengajaran… ran dan pendidikan, yang mungkin meningkatkan atau mendorong atau bahkan melemahkan usaha pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu nilai pendidikan yang ada pada hidden curriculum adalah nilai kemandirian. Yang dimana nilai kemandirian adalah suatu kemampuan dalam kehidupan untuk berkembang dengan standar tingkah laku untuk menjadi lebih baik. Metode penelitian kualitatif deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pelaksanaan hidden curriculum tentang nilai kemandirian di MA Darunnajah 2 Cipining sudah cukup baik meliputi : Kegiatan Organisasi, Kegiatan Keagamaan, Kegiatan Pramuka, Kegiatan Ekstrakurikuler dan Pengembangan Diri. Dari hasil penelitian ini penulis merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan MA Darunnajah Cipining agar lebih memperhatikan peningkatan pendidikan nilai karakter siswa.

Pentingnya Mengembangkan Sikap Kritis Dalam Pendidikan Agama Kristen Di SMAN 12 Malinau

Junaidy Alexander Sagala
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perkembangan Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau dan mengeksplorasi pentingnya pengembangan sikap kritis dalam konteks pendidikan agama Kristen. Metode penelitian yang… ng digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan metode pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau mengalami perkembangan yang positif dengan komitmen yang kuat dari pihak sekolah dan staf pengajar. Kurikulumnya dirancang holistik, mencakup aspek teologis, etika, dan spiritualitas. Kegiatan ekstrakurikuler seperti diskusi kelas, ibadah, dan proyek sosial menjadi bagian integral dari pendekatan pendidikan agama Kristen di sekolah ini. Pemanfaatan teknologi dan sumber daya pembelajaran kreatif meningkatkan pengalaman siswa dalam memahami ajaran agama Kristen. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengembangkan sikap kritis dalam pendidikan agama Kristen. Sikap kritis memberikan siswa kemampuan untuk menganalisis dan memahami ajaran agama Kristen secara mendalam, menghadapi dilema etis, dan merespons isu-isu kontemporer dengan bijaksana. Kemampuan berpikir kritis menjadi kunci untuk mempersiapkan siswa menjadi individu yang beragam, terbuka, dan mampu membawa dampak positif dalam masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau dan menunjukkan bahwa pengembangan sikap kritis dalam pendidikan agama Kristen memegang peran sentral dalam membentuk siswa menjadi individu yang berpikiran kritis, moral, dan religius.

MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL KURUNG-KURUNG DI SDN BITAHAN 1 KECAMATAN LOKPAIKAT KABUPATEN TAPIN

Janatul Raudati
Abstract: Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifiksi Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan… arifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama: (1) 1)     Mengidentifikasi cara mengintegrasikan nilai-nilai gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan pembelajaran di SDN Bitahan 1. 2)Mengidentifikasi Tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasi prinsip gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan sekolah modern 3)Mengevaluasi Dampak penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap perkembangan karakter, perilaku siswa, dan suasana belajar di SDN Bitahan 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa dan Masyarakat setempat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai gotong royong dilakukan melalui berbagai cara, termasuk penyisipan dalam mata pelajaran seperti PPKn dan Bahasa Indonesia, penerapan metode pembelajaran berbasis kolaborasi, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan semangat kerja sama dan kebersamaan. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu dalam kurikulum, minimnya sumber daya pendukung, serta kurangnya partisipasi aktif dari sebagian siswa. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya sekolah yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan, serta terbentuknya karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan budaya lokal.  Dampak dari penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap siswa sangat positif, yaitu peningkatan rasa kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kerja sama dalam kelompok. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih harmonis, dan interaksi antar siswa serta guru lebih positif. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan lebih lanjut dari pihak sekolah, guru, serta masyarakat untuk memastikan keberlanjutan integrasi nilai budaya lokal dalam Pendidikan