Abstract:Serangan phishing melalui email merupakan ancaman cybersecurity yang terus berkembang dan dapat menyebabkan kerugian finansial maupun kebocoran data yang serius. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan metode yang andal…
ndal dan otomatis guna membedakan email phishing dari email yang sah. Algoritma Random Forest dipilih karena kemampuannya dalam menangani struktur data yang kompleks dan menghasilkan akurasi klasifikasi yang tinggi. Pada penelitian ini, algoritma Random Forest diimplementasikan untuk klasifikasi email phishing menggunakan dataset yang terdiri dari email phishing dan email yang sah. Dataset tersebut diproses melalui tahapan pra-pemrosesan, ekstraksi fitur, pelatihan model, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengklasifikasikan email phishing dan email yang sah dengan tingkat keakuratan yang tinggi, sehingga efektif dalam mendukung proses penyaringan email secara otomatis dan aman.
Abstract:Ekstrak etanol bunga rosella (hibiscus sabdariffa L.) memiliki aktivitas antioksidan sebagai radikal bebas yang dapat meredam dengan penuaan dini sebagai anti aging maka perlu dibuat sediaan farmasi salah satunya topikal…
yang berupa gel. Sediaan gel dibuat dengan variasi konsentrasi Na.CMC untuk mengatahui pengaruh Na.CMC terhadap uji stabilitas sediaan gel ekstrak etanol bunga rosella. Stabilitas gel akan rusak jika sistem campurannya terganggu oleh perubahan suhu, komposisi yang berlebihan atau adanya penambahan salah satu fase secara berlebihan. Tujuan penelitian untuk mengatahui pengaruh variasi konsentrasi Na.CMC terhadap hasil evaluasi dan uji stabilitas sediaan gel ekstrak bunga rosella (hibiscus sabdariffa L) sebagai anti aging. Metode penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimental design yakni dengan one shot case study. Gel diformulasikan dengan variasi konsentrasi Na.CMC yaitu 2,5%, 5%, 7,5%. Uji stabilitas menggunakan metode cycling test meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas dan sineresis. Hasil penelitian menunjukkan variasi konsentrasi Na.CMC pada formulasi I 2,5%, formulasi II 5% dan formulasi III 7,5% sesuai dengan spesifikasi terhadap evaluasi yang dilakukan pada formulasi I, II dan III uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sineresis dan viskositas formulasi III. Hasil statistik menunjukkan nilai kurang dari 0,05 yang berati terdapat perbedaan signifikan terhadap pH, viskositas, daya sebar, daya lekat terhadap variasi konsentrasi Na.CMC.Kesimpulan tidak terdapat pengaruh evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sineresis dan viskositas pada formulasi III sesuai dengan spesifikasi sedangkan pada statitisik stabilitas tidak stabil sebelum dan sesudah.