Search Articles & Publications

Showing 3655 articles found for "Menggunakan"

KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 17 LUWU

Hasriani, Firmansyah, Akbar
Abstract: Skripsi ini membahas mengenai Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Kinerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Luwu. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui keterampilan manajerial Kepala… ala Sekolah di SMAN 17 Luwu; untuk mengetahui mutu guru di SMAN 17 Luwu; dan untuk mengetahui hambatan dan tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di SMAN 17 Luwu. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data yang diambil adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Subjek penelitian ini yaitu Guru yang ada di Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Luwu. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan utama. Pertama, Keterampilan manajerial kepala sekolah di SMA Negeri 17 Luwu terlihat dari perencanaan program peningkatan kompetensi guru, supervisi akademik rutin, serta dukungan berupa anggaran, workshop, bimtek, dan diklat. Kepala sekolah juga bekerja sama dengan pengawas dan memberi motivasi, sehingga guru lebih profesional, kreatif, dan berkualitas dalam pembelajaran.  Kedua, Mutu guru di SMA Negeri 17 Luwu tercermin dari kualifikasi akademik yang sesuai bidang, kedisiplinan, serta upaya berkelanjutan meningkatkan kompetensi melalui belajar mandiri, pelatihan, dan seminar. Guru juga merancang pembelajaran sesuai karakteristik siswa dengan metode variatif dan inovatif untuk menciptakan suasana belajar interaktif. Ketiga, Hambatan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru di SMA Negeri 17 Luwu mencakup keterbatasan anggaran dan rendahnya motivasi sebagian guru akibat faktor keluarga, sosial, dan sikap apatis. Kendala ini diatasi melalui pertemuan untuk mencari solusi serta dukungan dari dinas pendidikan, komite sekolah, orang tua, dan kebijakan pemerintah agar guru tetap terdorong meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran.

PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP JOB SATISFACTION PADA PEGAWAI BANK NAGARI CABANG PULAU PUNJUNG

Mhd Wahit Al Fikri, Elvi Rahmi
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh emotional intelligence dan lingkungan kerja terhadap job satisfaction pegawai Bank Nagari Cabang Pulau Punjung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif.… osiatif. Populasi penelitian berjumlah 47 pegawai dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa emotional intelligence dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction, baik secara simultan maupun parsial. Pegawai yang mampu mengelola emosi serta bekerja dalam lingkungan yang nyaman dan suportif cenderung memiliki kepuasan kerja lebih tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh faktor individu dan lingkungan. Manajemen disarankan memperkuat motivasi pegawai melalui penghargaan, pelatihan, dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif.

ANALISIS PRAKTIK DIGITALISASI SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SD NEGERI 25 SABBAMPARU KOTA PALOPO

Nita Rusali, Firman Patawari, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik digitalisasi sekolah dalam mewujudkan program sekolah penggerak di SD Negeri 25 Sabbamparu Kota Palopo. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu: kondisi sekolah… ah penggerak, praktik digitalisasi sekolah, serta faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, yang berupaya memahami makna di balik fenomena sosial terkait implementasi digitalisasi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pustakawan, serta tenaga administrasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 25 Sabbamparu telah menerapkan program sekolah penggerak secara optimal melalui digitalisasi pada bidang pembelajaran dan manajemen sekolah. Digitalisasi diwujudkan dalam bentuk penggunaan platform e-learning, ujian daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis digital yang meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi tata kelola sekolah. Faktor pendukung keberhasilan digitalisasi meliputi dukungan pemerintah dalam penyediaan pelatihan dan perangkat teknologi, semangat guru dalam mengembangkan kompetensi digital, serta partisipasi orang tua dalam menyediakan sarana belajar. Namun, hambatan masih dijumpai pada keterbatasan anggaran, literasi digital siswa yang beragam, dan akses internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, praktik digitalisasi di SD Negeri 25 Sabbamparu telah berkontribusi positif terhadap terwujudnya transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam konteks program sekolah penggerak.

PENGARUH CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (Studi Pada Pengguna Go-Ride Gojek Indonesia Kota Bandung)

Budiansyah Ramdhani, Yusni Nuryani
Abstract: Persaingan transportasi online di Kota Bandung menuntut perusahaan untuk menjaga loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Customer Relationship Management (CRM) dan Kualitas Pelayanan terhadap… Loyalitas Pelanggan Go-Ride Gojek Indonesia Kota Bandung.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, melibatkan 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, path analysis, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik CRM maupun Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai R² sebesar 0,800 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan loyalitas sebesar 80%, sementara 20% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi CRM dan peningkatan kualitas pelayanan untuk mempertahankan Loyalitas Pelanggan Go-Ride Gojek Indonesia Kota Bandung.

PENGARUH INTENSITAS KOMUNIKASI ANTARBUDAYA TERHADAP TINGKAT ADAPTASI MAHASISWA NON-DOMISILI DI SOLO RAYA

Puput Puji Hartini, Mahesa Maulana, Nirmala Sekar SarI, Santri Nurulita Hanifah, Amardhani Irsyad Al Najib, Rosdiana Puspita Sari, Selpiana, Ihsyan Kolefiyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh intensitas komunikasi antar budaya terhadap tingkat adaptasi mahasiswa non-domisili Solo raya. Solo raya, sebagai wilayah dengan keragaman budaya yang tinggi, menjadi konteks&#8230; eks yang ideal untuk meneliti bagaimana komunikasi antar budaya mempengaruhi proses adaptasi mahasiswa pendatang. Hipotesis penelitian ini adalah semakin tinggi intensitas komunikasi antar budaya yang dilakukan mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat adaptasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan survei untuk mempelajari 70 mahasiswa  non-domisili di sekolah lokal di Solo. Tujuannya adalah untuk menentukan intensitas komunikasi antara budaya dan tingkat adaptasi, menggunakan analisis regresi linier. Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat adaptasi siswa yang tidak tinggal di Kota Solo dan intensitas komunikasi antar budaya (p <0.05). Koefisien regresi menunjukkan bahwa tingkat adaptasi terkait dengan intensitas komunikasi budaya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antarbudaya untuk membantu siswa yang tidak tinggal beradaptasi dengan budaya setempat dan lingkungan baru mereka. Temuan ini memiliki dampak yang signifikan pada perguruan tinggi di SoloRaya dalam memfasilitasi program-program yang dapat meningkatkan intensitas dan kualitas komunikasi antar budaya di antara siswa. Dukungan sosial dan sifat kepribadian adalah beberapa faktor lain yang mempengaruhi adaptasi siswa.

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA ABORSI DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM DI POLRESTA JAMBI

Beni Uldin, Abdul Halim, Rahmi Hidayati, Anis Malik Toha
Abstract: Penelitian ini mengkaji penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana aborsi dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam dengan fokus pada kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jambi. Aborsi, sebagai fenomena&#8230; mena sosial dan hukum, menimbulkan problematika karena bertentangan dengan norma hukum, moral, serta prinsip perlindungan hak asasi manusia. Dalam hukum positif Indonesia, larangan aborsi diatur secara tegas dalam KUHP serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, yang hanya memberikan pengecualian dalam kondisi darurat medis atau akibat pemerkosaan. Sementara itu, dalam hukum Islam, aborsi dipandang sebagai tindakan penghilangan nyawa janin yang termasuk kategori pembunuhan, kecuali dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan metode deskriptif analitis melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap aborsi di Jambi masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan aparat penegak hukum, minimnya sarana pendukung, serta resistensi budaya dan stigma sosial. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, penegakan hukum harus diarahkan pada perlindungan jiwa, keturunan, dan martabat manusia. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan hukum pidana dan hukum Islam, serta menjadi masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam merumuskan kebijakan yang lebih humanis dan berkeadilan.

PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP PIDANA ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA DAN HUKUM ISLAM

Muhammad Raihan Habibillah, Ramlah, Maryani, Anis Malik Toha
Abstract: Penelitian ini membahas penerapan restorative justice terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya dalam perspektif hukum pidana positif Indonesia dan hukum pidana Islam. Restorative justice dipandang sebagai pendekatan&#8230; ndekatan alternatif terhadap sistem peradilan retributif yang cenderung menghukum anak pelaku tindak pidana tanpa mempertimbangkan aspek perlindungan, pendidikan, serta kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta pandangan para ulama terkait konsep ta’zir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem hukum positif Indonesia, terutama melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, memberikan ruang bagi penerapan restorative justice dengan mengutamakan penyelesaian di luar pengadilan, pemulihan hubungan antara pelaku dan korban, serta reintegrasi sosial. Dalam perspektif hukum Islam, meskipun istilah restorative justice tidak digunakan secara eksplisit, prinsip-prinsip yang mendasarinya sejalan dengan konsep ta’zir, yaitu hukuman yang bersifat mendidik, memperbaiki, dan memberikan efek jera tanpa mengabaikan martabat manusia. Dengan demikian, baik hukum pidana positif maupun hukum Islam menekankan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Kajian ini diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan sistem pemidanaan anak yang lebih berkeadilan, humanis, dan sesuai dengan syariat Islam.

PENGARUH PERILAKU KONSUMEN DAN MINAT BELI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PASAR CIMOL GEDEBAGE KOTA BANDUNG

Rizky Jabar Furqon, Ucu Supriatna
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumen dan minat beli terhadap keputusan pembelian pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage Kota Bandung. Fenomena meningkatnya tren thrifting di kalangan masyarakat,&#8230; akat, khususnya generasi muda, menjadi dasar penting dalam mengkaji pola konsumsi terhadap pakaian bekas sebagai alternatif ekonomi dan gaya hidup. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen yang diukur melalui indikator individu konsumen, lingkungan, dan strategi pemasar; serta minat beli yang diukur melalui minat transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Variabel dependen adalah keputusan pembelian dengan indikator pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage, dengan penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perilaku konsumen maupun minat beli memiliki pengaruh signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian pakaian bekas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap karakteristik konsumen dan minat mereka menjadi faktor kunci dalam membentuk keputusan pembelian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran di pasar pakaian bekas.

PERAN MEDIA SOSIAL WHATSAPP DAN INOVASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOMUNITAS SAUYUNAN BERSATU

lham Maulana, Evi Sofiati
Abstract: Informasi digital di sektor informal membuka pintu bagi bisnis mikro, termasuk pedagang kaki lima (PKL), untuk memanfaatkan peluang baru. Penggunaan media sosial WhatsApp untuk aktivitas pemasaran adalah kemajuan yang luar&#8230; ar biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penggunaan media sosial WhatsApp dan metode pemasaran baru berdampak pada peningkatan penjualan pedagang kaki lima di Komunitas Sauyunan Bersatu, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode survei deskriptif dan verifikatif. Aplikasi SPSS versi 20 digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari kuesioner yang dibuat melalui Google Forms. Rumus Slovin digunakan untuk mengumpulkan sampel, dan jumlah orang yang menjawab adalah 100. Validitas, reliabilitas, normalitas, analisis jalur (path analysis), dan uji hipotesis digunakan untuk menguji data. Studi menunjukkan bahwa penggunaan media sosial WhatsApp dan inovasi pemasaran meningkatkan penjualan secara parsial dan penuh. WhatsApp masih terbatas untuk PKL, tetapi telah terbukti berfungsi sebagai alat promosi dan komunikasi yang bagus. Inovasi pemasaran juga sangat penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis, terutama dalam hal kreatifitas dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberdayaan PKL dan pelatihan digital marketing sangat penting untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka.

PENGARUH SOSIAL MEDIA TIKTOK DAN INFLUENCER TASYA FARASYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei Pada Pengguna Produk Pelembab Somethinc Di Kecamatan Ujungberung)

Destria Triyana, Dadang Munandar
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen mengambil keputusan pembelian, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang berperan besar adalah TikTok, di mana influencer seperti Tasya Farasya memanfaatkan&#8230; manfaatkan popularitasnya untuk memengaruhi perilaku konsumen, khususnya pada produk skincare lokal seperti Somethinc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok dan influencer Tasya Farasya terhadap keputusan pembelian produk pelembab Somethinc. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 100 responden di Kecamatan Ujungberung, yang merupakan pengguna aktif TikTok dan telah membeli produk pelembab Somethinc. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Sosial Tiktok memberikan pengaruh sebesar 57,1% terhadap keputusan pembelian, dan hasil penelitian terhadap Influencer Tasya Farasya memberikan pengaruh sebesar 42,9% terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi dibawah 0.05 dan nilai koefisien determinasi  sebesar 39,3% sedangkan sisanya 60,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa strategi pemasaran melalui media sosial dan kolaborasi dengan influencer memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen, terutama pada industri kecantikan yang kompetitif.