Search Articles & Publications

Showing 1197 articles found for "Namu"

Digital Marketing Dalam Kewirausahaan Pada Masa Pandemi Covid 19

Simanjuntak, Pastima, Handoko, Koko, Elisa, Erlin, Eko Suharyanto, Cosmas
Abstract: Abstract: Because of the presence of the 4.0 Industrial Revolution, digital technology and the internet have become the backbone of technology, one of which is social media. Different types of popular social media, such… as Twitter, Facebook, and instagram, serve different functions and serve different purposes. The Marketplace is a social media platform that has many advantages when used properly. Traders can sell their goods online on the marketplace by providing clear photos and descriptions. Furthermore, the payment method is made on the marketplace, on average, after the goods arrive, they pay or many call it COD (cash on delivery). Everything has changed, however, as a result of the Covid 19 pandemic. The government's health protocol restrictions have resulted in a decrease in income. The purpose of this service is to provide guidance to the Hang Nadim Batam School. The method used is by conducting a survey, then training and finally an evaluation. The results of this service showed that 80% of students could understand digital marketing technology          Keywords: digital marketing; entrepreneurship; social media; pandemic covid     Abstrak: Dengan hadirnya Revolusi Industri 4.0, teknologi digital dan internet menjadi tulang punggung teknologi, salah satunya media sosial. Berbagai jenis media sosial populer, seperti Twitter, Facebook, dan instagram, memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. Marketplace adalah platform media sosial yang memiliki banyak keuntungan jika digunakan dengan benar. Pedagang dapat menjual barangnya secara online di marketplace dengan memberikan foto dan deskripsi yang jelas. Selain itu metode pembayaran yang dilakukan di marketplace rata-rata setelah barang sampai mereka membayar atau banyak yang menyebutnya COD (cash on delivery). Namun, semuanya berubah akibat pandemi Covid-19. Pembatasan protokol kesehatan yang dilakukan pemerintah berdampak pada penurunan pendapatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pembinaan pada Sekolah Hang Nadim Batam. Metode yang dilakukan dengan melakukan survey selanjutnya pelatihan dan terakhir evaluasi. Hasil dari pengbadian ini didapat bahwa siswa-siswa 80% bisa mengerti dengan teknologi digital marketing.   Kata kunci: digital marketing; kewirausahaan; media sosial; pandemi covid

Pendampingan Dalam Pengenalan Dan Menghafal Kosakata Bahasa Inggris Pada Siswa-Siswi SDN Jabiren-2

Rahmah, Widia Nor, Wahdah, Nurul, Nuryanie, Nuryanie
Abstract: Vocabulary is one of the important aspects that must be mastered by students before learning a language as well as in learning English. In Indonesia, English has been included in the education curriculum since 1994, but… the changes that occurred in the 2013 curriculum, which resulted in the loss of English as a subject at the elementary school level had an impact on students' knowledge of English, especially their knowledge of vocabulary. This assistance is provided to help students learn and memorize new English vocabulary in an effort to improve their memorization. The community service method used is Service Learning (SL). A total of 20 students participated as course participants who will be assisted in this service activity. Several stages of action were carried out: planning English vocabulary lessons, presenting English vocabulary materials, introducing and using English vocabulary, and encouraging children to interpret or define new English vocabulary that has been taught. The results of the assistance in this service show that the assistance activities in memorizing vocabulary for students of SDN Jabiren-2 help students increase their vocabulary acquisition. Keywords: Assistance, English vocabulary, Memorizing, SDN Jabiren-2    Kosakata merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa sebelum belajar suatu bahasa seperti halnya dalam belajar bahasa Inggris. Di Indonesia bahasa Inggris mulai dimuat dalam kurikulum pendidikan sejak tahun 1994, namun perubahan yang terjadi pada kurikulum 2013 yang membuat hilangnya bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di tingkat sekolah dasar berdampak pada pengetahuan siswa terhadap bahasa Inggris khususnya pengetahuan mereka pada kosakata. Pendampingan ini diberikan untuk membantu siswa mempelajari dan menghafal kosakata bahasa Inggris yang baru dalam upaya untuk meningkatkan hafalan mereka. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning (SL). Sebanyak 20 siswa berpartisipasi sebagai peserta kursus yang akan didampingi dalam kegiatan pengabdian ini. Beberapa tahapan tindakan dilakukan: merencanakan pelajaran kosakata bahasa Inggris, menyajikan materi kosakata bahasa Inggris, memperkenalkan dan menggunakan kosakata bahasa Inggris, dan mendorong anak untuk menafsirkan atau mendefinisikan kosakata bahasa Inggris baru yang telah diajarkan. Hasil pendampingan dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dalam menghafal kosakata pada siswa-siswi SDN Jabiren-2 membantu siswa dalam meningkatkan perolehan kosakata mereka. Kata kunci: Kosakata bahasa Inggris; Menghafal; Pendampingan; SDN Jabiren-2

Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Masyarakat Kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan

Mataburu, Ilham Badaruddin, Handawati, Rayuna, Nugratama, Sony
Abstract: Abstract: Earthquakes are a disaster that is difficult to predict. This is why every time an earthquake occurs it always causes huge losses, not only loss of property but up to the loss of life. Strengthening preparedness… s in dealing with earthquake disasters is absolutely necessary in order to build community resilience in responding to earthquakes to minimize the potential for a larger impact. Improving earthquake disaster preparedness for the people of Bukit Duri Village aims to increase the community's ability to deal with earthquake disasters. The method used is through direct socialization related to preparedness actions before the disaster, during the disaster, and after the earthquake. The results of the implementation show that participants can understand well the characteristics of earthquake disasters, risk factors in the living environment, and actions needed before, during, and after an earthquake. This is evidenced by the evaluation results in the form of pre-test and post-test which showed an increase in participants' knowledge related to earthquake disaster preparedness which increased by 36.4%. During the pre-test, the total score was 58.8% and during the post-test, the total score was 93.2%   Keywords: disaster; earthquake; preparedness   Abstrak: Gempa bumi merupakan bencana yang sulit untuk diprediksi kejadiannya, hal ini yang menyebabkan setiap kali kejadian gempa bumi senantiasa menimbulkan kerugian yang besar bukan hanya kerugian harta benda namun sampai dengan korban jiwa. Penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi mutlak diperlukan dalam rangka mengbangunan ketahanan masyarakat dalam merespon gempa bumi untuk meminimumkan potensi dampak yang lebih besar. Peningkatan kesiapsiagaan bencana gempa bumi bagi masyarakat Kelurahan Bukit Duri bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi secara langsung terkait tindakan kesiapsiagaan saat sebelum bencana, saat bencana dan setelah bencana gempa bumi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dengan baik karakteristik bencana gempa bumi, factor-faktor yang berisiko pada lingkungan tempat tinggal, tindakan yang diperlukan sebelum, saat terjadi dan setelah gempa bumi. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluai berupa pre test dan post test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang mengalami peningkatan sebesar 36,4 %. Saat pre test total nilai keseluruhan sebesar 58,8 % dan saat post test total nilai menjadi 93,2 % Kata kunci: bencana; gempa bumi; kesiapsiagaan

Pelatihan Digital Marketing Pada Bumdes Guna Peningkatan Usaha Bisnis Kreatif Berbasis Digitalisasi

Yuliana, Yuliana, Siahaan, Shanti Veronica, Kontesta, Rezza Pana
Abstract: Digital technology has been used very often in this era, especially for all ages. One is utilizing digital technology to develop business businesses for products owned by creative actors. However, there is still a lack of… f knowledge in the form of insight and education that is owned by the actors, causing people to understand still not the use of technological platforms/tools, which hinders the business from being carried out less optimally. One of the uses of technology in marketing business ventures is digital marketing, which is a promotional activity for a product using digital media or the internet. The partners in this service are BUMDes Panyanggar Cipta Karya Village. This devotional method is carried out by utilizing several applications such as; canvas, Instagram, and Facebook promotion by introducing and educating about digital marketing, marketing, and products, as well as introducing the canvas application which functions as a material for creating content and social media (Instagram and Facebook) as a tool for promoting products through technology networks. The e-commerce platform is a marketplace for selling business through the internet. Implementation stages are carried out such as literature studies, socialization, data collection, and implementation in the form of training). Through this activity, the local community gains insight and education as creative business actors in increasing the promotion of digitalization-based products.            Keywords: bumdes; digital marketing; training; digitization    Abstrak: Teknologi digital sudah sangat sering dimanfaatkan di era sekarang terkhusus semua usia. Salah satunya dengan memanfaatkan Teknologi digital untuk mengembangkan usaha bisnis terhadap produk yang dimiliki oleh pelaku kreatif.  Namun masih kurangnya pengetahuan berupa wawasan dan edukasi yang dimiliki oleh para pelaku, menyebabkan dalam memanfaatkan platform/tools teknologi masih jauh belum paham sehingga menghambat kurang optimalnya usaha yang sedang dijalankan. Salah satu   memanfaatkan teknologi dalam pemasaran usaha bisnis adalah digital marketing yang merupakan kegiatan promosi sebuah produk menggunakan media digital atau internet. Adapun mitra dalam pengabdian ini yaitu BUMDes Panyanggar Desa Cipta Karya. Metode Pengabdian ini dilakukan adalah dengan memanfaatkan beberapa aplikasi seperti; canva, instagram dan facebook dengan memperkenalkan dan mengedukasi tentang marketing digital, pemasaran dan promosi produk, dan juga memperkenalkan aplikasi canva yang fungsinya sebagai bahan pembuatan konten dan sosmed (instagram dan facebook) sebagai tools untuk mempromosi produk melalui jaringan teknologi. Platform e-commerce sebagai marketplace tempat penjualan usaha bisnis melalui jaringan internet. Tahapan pelaksanaan dilakukan seperti studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data dan pelaksanaan berupa pelatihan). Melalui kegiatan ini masyarakat setempat mendapatkan wawasan dan edukasi sebagai pelaku usaha bisnis kreatif dalam meningkatkan promosi produk berbasis digitalisasi. Kata kunci: bumdes; digitalisasi; digital marketing; pelatihan

Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang

Djunaid, Ika Suryono, Sofiani, Sofiani, Rosanto, Stephanie, Soeprapto, Vishnuvardhana S, Natalia, Dessy
Abstract: Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of… a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%.   Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya   Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%.   Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya

Pengolahan Limbah Ampas Tahu Menjadi Kerupuk Aneka Rasa Di Kelurahan Poco Mal

fausta, kurniati pangdadernes, Payong, Polikarpus, Jandu, Inosensius H, Ndiwa, Febronia Cristina Yunita, Saomi, Dwi Kurnia
Abstract: Abstract: Tofu is one of the daily foods of Indonesian people. The tofu industry itself has been found quite a lot in the Manggarai Regency area, but the remaining tofu dregs are not processed further and are only used as… s animal feed. Referring to the various studies that have been carried out, it is emphasized that tofu dregs can be processed as raw materials for processed various foods, one of which is tofu dregs crackers. Processing tofu dregs into crackers is one of the innovations made without reducing the nutritional value in tofu dregs. Tofu waste processing activities are carried out in Poco Mal Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency. The methods of implementing the activities implemented are implementation methods, business management, tofu dregs processing techniques, and marketing strategies. Each activity method applied will be evaluated through discussion activities with members and if any obstacles are found, the team will quickly address the existing obstacles. This method becomes an organized processing system with a business management approach. The results of this activity have a positive impact in the form of new innovations in the management of tofu waste into crackers. The innovations provided are in the form of spicy, original, and fried onions. The sales target for tofu dregs crackers will be gradually increased and for this stage, business activities are focused on increasing sales each time it is produced. Kata kunci: pulp; processing; tofu   Abstrak: Tahu merupakan salah satu makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Industri tahu sendiri sudah cukup banyak di temui di daerah Kabupaten Manggarai namun sisa ampas tahu tidak diolah lebih lanjut dan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Mengacu dari berbagai penelitian yang sudah dilakukan mempertegaskan bahwa ampas tahu dapat diolah sebagai bahan baku olahan aneka makanan, salah satunya ialah kerupuk ampas tahu. Pengolahan ampas tahu menjadi kerupuk merupakan salah satu inovasi yang dibuat tanpa mengurangi nilai gizi yang ada dalam ampas tahu. Kegiatan pengolahan ampas tahu dilaksanakan di Kelurahan Poco Mal Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Metode pelaksanaan kegiatan yang diterapkan berupa metode pelaksanaan, manajemen usaha, teknik pengolahan ampas tahu, dan strategi pemasaran. Setiap metode kegiatan yang diterapkan akan dievaluasi melalui kegiatan diskusi bersama anggota dan jika ditemukan adanya kendala maka tim secara cepat menyikapi kendala yang ada. Metode ini menjadi suatu sistem pengolahan yang terorganisir dengan pendekatan manajemen usaha. Hasil kegiatan ini memberi dampak positif berupa adanya inovasi baru terhadap pengelolaan limbah ampas tahu menjadi kerupuk. Inovasi yang diberikan berupa pemberian rasa pedas, original,dan bawang goreng. Target penjualan kerupuk ampas tahu akan ditingkatkan secara bertahap dan untuk tahap ini kegiatan usaha difokuskan pada peningkatan penjualan setiap kali produksi. Kata kunci: ampas; pengolahan; tahu

Optimalisasi Market Place Sebagai Peluang Bisnis Online Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Desa Lau Gumba

Hermansyah, Hermansyah, Wahyuni, Sri, Tarigan, Ruth Riah Ate
Abstract: Abstract : Housewives usually only do activities around the house, such as washing, sweeping, cooking, taking care of children and others. The income received in the household is usually only waiting for the husband's income,… come, which may be mediocre. Like the activities carried out by the people in Berastagi Kab. Karo who only depends on the income of her husband. Even though the opportunity to get additional income is very large, such as in the tourism & agricultural sector. With the internet, mothers can do online business as a sideline. Online business can include promotion of lodging, sales of accessories/souvenirs, sales of fruit, vegetables, etc. However, the situation analysis obtained by the PKM team found that the Lau Gumba community lacked knowledge, especially mothers, about the use of science and technology and online business. Therefore, the PKM program by optimizing online business opportunities carried out by housewives makes it possible to increase additional income during the current covid pandemic.   Keywords: online business; housewife; internet.   Abstrak : Para ibu rumah tangga biasanya hanya mengerjakan kegiatan di seputaran lingkungan rumah, seperti mencuci, menyapu, memasak, mengurus anak dan lain sebagianya. Pendaptan yang diterima dalam rumah tangga biasanya hanya menunggu penghasilan suami yang mungkin pas-pasan. Seperti kegiatan yang dilakukan oleh para ibu di Berastagi Kab. Karo yang hanya bergantung dari pendapatan para suaminya. Padahal peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan sangatlah besar seperti pada sektor wisata & pertaniannya. Dengan adanya internet maka para ibu dapat melakukan bisnis online sebagai pendapatan sampingan. Bisnis online dapat meliputi promosi tempat penginapan, penjualan asesories/cendramata, penjualan buah, sayuran dll. Namun analisa situasi yang di peroleh tim PKM mendapatkan minimnya pengetahuan masyarakat Lau Gumba khususnya para ibu tentang pemanfatan IPTEK dan bisni Online. Maka dari itu program PKM dengan mengoptimalkan peluang bisnis online yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan tambahan di masa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini. Kata Kunci : bisnis online; ibu rumah tangga; internet.

Optimalisasi Pengelolaan Media Informasi Di Organisasi Pramuka Man 2 Banyumas

Andhita, Pundra Rengga, Suminar, Ratna, Vianka, Meyra Nanda
Abstract: Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by… the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies. Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout             Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya. Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka

Pengoptimalan Lahan Pekarangan Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Pada Kawasan Rumah Pangan Lestari

Dessyarti, Robby Sandhi, Apriyanti, Apriyanti, Asmike, Metik, Lestari, Novi Dwi, Choirunisa, Risma
Abstract: Abstract: Klangon Village is a hilly area which is located on the slopes of Mount Pan-dan and is in the Madiun Regency area which is one of the partner villages of Universitas PGRI Madiun. Klangon Village has an organization… tion in the field of agriculture, namely the “Karya Putri Tani” farmer group. The organization received funding aimed at the development of a sustainable food housing area (KRPL) but it was not yet optimal and running smoothly. The existence of these problems became the basis for conducting yard optimization activities for food security in the area of sustainable food houses. The methods used in the activities include mentoring and training in the form of demonstrations. Hope in this program can meet the needs, food security, and nutrition of the family which will ultimately improve the welfare of the community. The results achieved in the program are that the target group can implement a sustainable food home area in the form of "Green House Klangon" as an educational tool.       Keywords: optimization; accompaniment; krpl programme Abstrak: Desa Klangon merupakan daerah perbukitan yang letaknya di lereng Gunung Pandan serta berada di wilayah Kabupaten Madiun dimana menjadi salah satu desa mitra Universitas PGRI Madiun. Desa Klangon memiliki organisasi dibidang pertanian yaitu kelompok tani “Karya Putri Tani”. Organisasi tersebut memperoleh pendanaan yang ditujukan untuk pembangunan kawasan rumah pangan lestari (KRPL) namun belum optimal dan berjalan lancar. Adanya permasalahan tersebut menjadi dasar diadakan kegiatan pengoptimalan lahan pekarangan sebagai upaya ketahanan pangan pada kawasan rumah pangan lestari. Metode yang digunakan dalam kegiatan mencakup pendampingan dan pelatihan berupa demontrasi. Harapan dalam program ini dapat memenuhi kebutuhan, ketahanan pangan dan gizi keluarga yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dicapai dalam program yaitu kelompok sasaran dapat mengimplementasikan kawasan rumah pangan lestari dengan wujud “Green House Klangon” sebagai sarana edukatif. Kata kunci: optimalisasi; pendampingan; program krpl

Pelatihan Mesin Cnc Laser Dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Bagi Generasi Muda

Hasibuan, Eriansyah Saputra, Harahap, Nurmahendra, Sitopu, Mutiara Widasari, Sari, Indah Vusvita
Abstract: Abstract: In today's increasingly advanced era, but with limited funds, it requires the community to carry out various innovations that can develop an entrepreneurial spirit in order to improve the economy. In the implementation… entation of service activities carried out for 2 days. Where the first day contains an explanation of the use of CNC machines and the basics of CNC implementation, while on the second day the process of printing the artwork that has been designed by the previous participants is carried out directly, because the printing process takes a long time ranging from 4 to 5 hours in printing one design. , depending on the level of difficulty of the design you want to print. The activity was carried out from 9-10 December 2021 at the Aviation Vocational School with a total of 40 students. By holding this service, it is hoped that students will grow an entrepreneurial spirit, so they are able to do entrepreneurship, especially in the field of acrylic art. With the dedication that has been carried out, enthusiastically the young generation in this case the aviation vocational school students can open entrepreneurs in the field of carving by utilizing acrylic and CNC machines which have economic value among society in general and young people in particular so as to improve the family economy.         Keywords: entrepreneur; innovation; acrylic     Abstrak: Pada zaman yang semakin maju saat ini, namun dengan keterbatasan dana, menuntut masyarakat untuk melakukan berbagai inovasi yang dapat mengembangkan jiwa wirasusaha guna meningkatkan ekonomi. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan selama 2 hari. Dimana hari pertama berisi tentang penjelasan penggunaan mesin CNC dan dasar-dasar penerapan CNC sedangkan pada hari kedua dilakukan langsung proses pencetakan karya seni yang telah di desain oleh peserta sebelumnya, dikarenakan proses pencetakan dibutuhkan waktu yang cukup lama berkisar 4 sampai 5 jam dalam pencetakkan satu desain, tergantung tingkat kesulitan desain yang ingin dicetak. Kegiatan dilakukan mulai tanggal 9-10 Desember 2021 di sekolah SMK Penerbangan dengan jumlah peserta 40 siswa. Dengan diadakan pengabdian ini diharapakan kepada siswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, sehingga mampu melakukan wirausaha khususnya dibidang seni akrilik. Dengan adanya pengabdian yang telah dilakukan, membuat antusias generasi muda dalam hal ini siswa SMK penerbangan dapat membuka wirausaha dibidang seni ukir dengan memanfaatkan akrilik dan mesin CNC yang memiliki nilai ekonomis dikalangan masyarakat pada umumnya dan kalangan muda pada khususnya sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.   Kata kunci: wirusaha; inovasi; akrilik