Search Articles & Publications

Showing 5905 articles found for "Akan"

ANALISIS YURIDIS BATASAN KEBEBASAN BEREKSPRESI TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI PALSU YANG DIBUAT DARI TEKNOLOGI BERBASIS KECERDASAN BUATAN

Jonathan Endro Sumual, Reynold Simandjuntak, Marven A. Kasenda
Abstract: Tujuan utama dari penelitian ini adalah  Untuk mengetahui bagaimana pengaturan hulum pidana di Indonesia terkait penyebaran hoaks berbasis kecerdasan buatan dalam UU ITE dan bagaimana dampak penyebaran hoaks berbasis kecerdasan… cerdasan buatan terhadap individu dan stabilitas negara dalam perspektif hukum pidana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengaturan hukum pidana di Indonesia terhadap penyebaran hoaks berbasis kecerdasan buatan masih bergantung pada ketentuan umum KUHP, KUHP Baru, dan UU ITE, khususnya Pasal 28 ayat (1) dan (2), namun belum mengatur secara tegas pertanggungjawaban pidana atas konten hoaks yang dihasilkan melalui teknologi seperti deepfake atau voice cloning, sehingga menimbulkan kekosongan hukum dalam penjatuhan sanksi. Hoaks berbasis AI berdampak luas terhadap individu, seperti gangguan psikologis dan kerusakan reputasi, serta terhadap negara melalui ancaman pada keamanan nasional dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan peraturan yang secara eksplisit mengatur unsur dan bentuk pertanggungjawaban pidana atas hoaks berbasis AI. Pemerintah juga perlu memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan dengan meningkatkan literasi digital, pengawasan konten berbasis AI, serta memberikan pemulihan hukum bagi korban untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional.

Pengembangan Media ROBIME untuk Meningkatkan Membaca Pemahaman Bahasa Jawa

Kamila Nurlaili, Heru Subrata
Abstract: Rendahnya keterampilan membaca pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa pada siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk… uk mengembangkan media ROBIME (Roda Bingo Meme Edukatif) yang valid, praktis, dan efektif pada materi unggah-ungguh Bahasa Jawa serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ASSURE. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas IV SDN 1 Sebalor dan SDN 3 Sebalor. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik dan guru, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ROBIME memperoleh tingkat kevalidan sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan berdasarkan respons peserta didik mencapai 86,90% di SDN 1 Sebalor dan 86,00% di SDN 3 Sebalor, sedangkan respons guru mencapai 96% dan 92% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,62 pada SDN 1 Sebalor dan 0,47 pada SDN 3 Sebalor dengan kategori sedang. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi roda bingo dan meme edukatif sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa. Dengan demikian, media ROBIME dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.

Persepsi Siswa dan Guru tentang Kompetensi Guru PLK Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang di SMK Negeri 1 Lintau Buo

Purnama, Andreadi, Waskito
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa dan guru terhadap kompetensi mengajar guru Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang di SMK Negeri 1… Lintau Buo tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden terdiri atas 53 siswa kelas XI Teknik Mesin dan 5 guru produktif. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik berada pada kategori sangat baik (66%) dan baik (28%), sedangkan guru menilai sangat baik (20%) dan baik (80%). Kompetensi profesional dinilai sangat baik oleh 64% siswa dan 60% guru. Kompetensi sosial memperoleh penilaian sangat baik dari 75% siswa dan 80% guru. Kompetensi kepribadian juga dinilai sangat baik oleh 78% siswa dan 20% guru. Secara umum, kompetensi mengajar guru PLK berada pada kategori baik hingga sangat baik, meskipun masih diperlukan peningkatan pada aspek kepribadian dan variasi metode pembelajaran.       

Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep: Studi Literatur

Artika Devina Sagala, Denisa Malau, Greyzia br Ginting, Vani Jelita Elizabeth, Veby Friscilia Simatupang, Maya Alemina Ketaren
Abstract: Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Berbagai penelitian telah membuktikan efektivitas etnomatematika dalam pembelajaran, namun kajian yang secara khusus menganalisis… enganalisis kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal, buku, prosiding, dan publikasi ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi terhadap lima artikel yang membahas penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika melalui budaya lokal seperti motif batik, ukiran tradisional, permainan tradisional, tarian daerah, dan aktivitas masyarakat mampu menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etnomatematika tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan literasi matematika, kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, dan keterlibatan siswa. Selain itu, pendekatan ini mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran. Dengan demikian, integrasi etnomatematika dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan pemahaman konsep siswa.

Pengembangan Ensiklopedia Mitigasi Banjir Untuk Menstimulasi Kemampuan Mitigasi Banjir Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Driyorejo

Irma Amalia, Muhammad Reza, Dewi Komalasari
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan ensiklopedia pop-up mitigasi banjir yang valid, praktis, dan efektif untuk menstimulasi kemampuan mitigasi banjir pada anak usia 5-6 tahun, serta mengidentifikasi peran elemen interaktif&#8230; aktif dan pengaruh cara penyampaian guru. Penelitian menggunakan model ADDIE dengan subjek 28 anak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan 1 Driyorejo (14 eksperimen, 14 kontrol, sampling jenuh). Kelompok eksperimen menggunakan ensiklopedia pop-up, kelompok kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah dan poster). Instrumen meliputi lembar validasi ahli, angket guru, dan observasi pretest-posttest. Hasil menunjukkan validitas media 100% (ahli media) dan 88,89% (ahli materi) dengan kategori sangat layak; kepraktisan rata-rata 87% (sangat praktis); keefektifan terbukti dari uji Independent Sample T-Test (Sig. 0,037 < 0,05) dan rata-rata N-Gain eksperimen (0,81 – tinggi) lebih baik dari kontrol (0,62 – sedang). Temuan utama: elemen interaktif (flap, slider, wheel, puzzle) membangkitkan antusiasme dan keterlibatan aktif anak. Selain itu, cara penyampaian guru yang ceria, ekspresif, dan menggunakan bahasa ajakan interaktif turut meningkatkan respons positif anak secara signifikan. Hal ini menegaskan bahwa stimulasi multisensori melalui pop-up book yang dipadukan dengan komunikasi guru yang hangat lebih efektif daripada metode ceramah dalam memfasilitasi pemahaman konsep abstrak mitigasi bencana pada tahap pra-operasional Piaget dan ikonik Bruner, sekaligus menstimulasi kecerdasan naturalistik Gardner. Implikasi penelitian ini tidak terbatas pada banjir; model pengembangan ensiklopedia pop-up interaktif dapat diadaptasi untuk mitigasi bencana lain (gempa, tsunami, kebakaran, tanah longsor) serta mendukung implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Terhadap Kepedulian Sosial Peserta Didik di Sekolah Dasar

Aryadi Sabastian, Syamzaimar
Abstract: Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) merupakan mata pelajaran yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#8230; nganalisis pengaruh pembelajaran PKN terhadap kepedulian sosial peserta didik di Sekolah Dasar di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 120 orang, dengan sampel sebanyak 89 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan indikator dari Zubaedi (2022) untuk variabel kepedulian sosial dan Syamzaimar (2025) untuk variabel kualitas pembelajaran PKN, yang telah divalidasi dengan nilai Cronbach Alpha 0,87. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan pengujian prasyarat meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran PKN terhadap kepedulian sosial peserta didik dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,672, nilai t hitung 11,586, nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta nilai R² sebesar 0,451. Uji Glejser menunjukkan tidak terjadi heteroskedastisitas (sig. > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran PKN yang mengintegrasikan nilai-nilai kewarganegaraan dengan pengamalan Islam merupakan faktor penting dalam pembentukan kepedulian sosial peserta didik di Pasir Pengaraian.

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KEAKTIFAN BELAJAR DAN SOLUSI PEMBELAJARAN EFEKTIF DI LINGKUNGAN PESANTREN

Khairul Umam, Ahmad Muzayyan, Muhammad Atiullah, Alvan Gora Fatahillah, Nurul Khalisah, Wildaturrohimah, Abd. Azis
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya keaktifan siswa dan sering terjadinya rasa kantuk saat proses pembelajaran berlangsung di SMAS Al-Muqri. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis&#8230; faktor-faktor penyebab kurangnya semangat dan keaktifan siswa di dalam kelas, serta menemukan solusi pembelajaran yang efektif dalam konteks lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, para guru mata pelajaran, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas PGRI Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab rasa kantuk dan pasifnya siswa adalah padatnya jadwal kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada malam hari sehingga waktu istirahat siswa menjadi terbatas. Selain itu, terdapat juga faktor minat belajar dan kedisiplinan internal siswa yang turut mempengaruhi kondisi tersebut. Solusi yang diterapkan meliputi penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pendekatan yang interaktif, serta penciptaan suasana kelas yang kondusif untuk menjaga fokus siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman terhadap kondisi fisik dan psikologis siswa merupakan kunci utama terciptanya pembelajaran yang efektif di lingkungan pesantren di tengah tuntutan kegiatan kurikulum ganda.

ANALISIS KEGIATAN PPL PADA KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR: STRATEGI, TANTANGAN, DAN REFLEKSI PEDAGOGIS

Fina Safira, Rafikatul Arifa, Rahmat Hidayat, Tanhibul Ghafilin, Anisa Nurul Jannah
Abstract: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, dan menganalisis refleksi pedagogis mahasiswa PGSD Universitas PGRI Sumenep selama Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di kelas rendah&#8230; ndah SDIT Al-Hidayah Sumenep Tahun Akademik 2025–2026. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Sumber data berasal dari tiga laporan PPL mahasiswa yang mengajar di kelas 1, 2, dan 3. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles & Huberman, dengan triangulasi sumber untuk menjaga kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi dominan yang digunakan adalah pemanfaatan alat peraga konkret, media audio-visual, dan permainan interaktif; (2) tantangan utama meliputi manajemen kelas, adaptasi kognitif lintas jenjang, dan pengelolaan motivasi belajar; serta (3) refleksi pedagogis mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pendekatan pembelajaran yang sesuai perkembangan anak usia 6–9 tahun. Penelitian ini menegaskan bahwa PPL di kelas rendah merupakan arena pembentukan kompetensi pedagogik yang krusial bagi calon guru SD.

Meta-Analisis: Asesmen Autentik Efektif Meningkatkan Proses Pembelajaran Biologi Siswa SMA

Adelina Christine Br Simatupang, Eka Herawati Sitanggang, Irda Deska Putri, Putri Alfiana, L. N. Firdaus, Surtika
Abstract: Praktik penilaian pembelajaran saat ini masih didominasi tes tertulis dan cenderung mengukur hafalan serta pemahaman konsep, sehingga belum mampu merepresentasikan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan proses sains siswa&#8230; swa secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas asesmen autentik dalam meningkatkan keterampilan proses pembelajaran biologi siswa SMA. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode meta-analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis 20 artikel penelitian eksperimen yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020–2026. Data dianalisis menggunakan perhitungan effect size untuk mengetahui kekuatan pengaruh asesmen autentik terhadap keterampilan proses sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar asesmen autentik penelitian memiliki nilai effect size pada kategori besar dengan nilai rata-rata di atas 1,78, yang mengindikasikan asesmen autentik memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan keterampilan proses pembelajaran biologi siswa. Penelitian ini menyimpulkan penerapan asesmen autentik efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA dan dapat digunakan sebagai alternatif penilaian yang lebih komprehensif dalam pembelajaran biologi.

Pengaruh Kecemasan Matematika terhadap Koneksi Matematika, Pemahaman Konsep Matematika, dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Dina Sofiana, Sarwo Edy, Syaiful Huda
Abstract: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif yang memiliki tujuan untuk mengatahui adanya pengaruh kecemasan matematika terhadap koneksi matematika, pemahaman konsep matematika, dan kemampuan&#8230; mpuan pemecahan masalah matematika peserta didik SMP kelas VII pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP se- Kecamatan Kebomas tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 816 peserta didik dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yang dilakukan secara proportionate claster random sampling dengan taraf kesalahan sebesar 5% sehingga jumlah sampel penelitian yang dipilih sebanyak 268 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kecemasan matematika dan tes koneksi matematika, pemahaman konsep matematika, dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh negatif yang siginifikan antara kecemasan matematika terhadap pemahaman konsep matematika. (2) Terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara kecemasan matematika terhadap koneksi matematika. (3) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pemahaman konsep matematika terhadap koneksi matematika. (4) Terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. (5) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara koneksi matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. (6) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pemahaman konsep matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.