Search Articles & Publications

Showing 621 articles found for "Kesehatan"

Hubungan Penggunaan Rekam Medis Elektronik Dengan Kepuasan Tenaga Kesehatan Di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Rasidin Padang Tahun 2025

Serli Marlina, Nurul Prihastita Rizyana, Dian Paramitha Asyari
Abstract: Profil Kesehatan Kota Padang (2024) menunjukkan bahwa seluruh rumah sakit telah bertransformasi menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan SATU SEHAT Kementerian Kesehatan. Namun, dari sepuluh rumah&#8230; h sakit umum tipe C, masih terdapat beberapa yang belum lengkap dalam pelaporan, termasuk RSUD Dr. Rasidin Padang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara penggunaan RME dengan kepuasan tenaga kesehatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan sampel sebanyak 45 tenaga kesehatan yang dipilih melalui teknik proporsional random sampling . Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 42,2% tenaga kesehatan menyatakan tidak puas terhadap aplikasi RME, dan 35,6% menilai penggunaan RME kurang baik. Uji chi-square menghasilkan nilai p-value = 0,007 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan RME dengan kepuasan tenaga kesehatan. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan kualitas penggunaan RME melalui pelatihan, pendampingan, serta optimalisasi sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelayanan tenaga kesehatan.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Merokok pada Siswa SMP Negeri 13 Kota Padang Tahun 2025

Nesha Atika Rahmi, Febry Handiny, Ledia Restipa
Abstract: Sumatera Barat termasuk dalam 10 provinsi jumlah perokok tertinggi di Indonesia. Menurut Profil Kesehatan Indonesia menyebutkan pada tahun 2023 prentase perokok pada pelajar di Kota Padang sebesar 16,49% dan merupakan jumlah&#8230; mlah perokok tertinggi di Sumatera Barat. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada siswa Smp Negeri 13 Kota Padang. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 28 April – 16 Mei 2025. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa laki-laki di SMP Negeri 13 Kota Padang, jumlah sampel sebanyak 82 responden diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan instrumen penelitian yang digunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisi dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi - square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 53,7% siswa memiliki perilaku merokok, 47,5% siswa memiliki tingkat pengetahuan rendah, 19,5% siswa memiliki pengaruh dari orang tua yang mendukung, 64,6% siswa memiliki pengaruh teman sebaya yang mendukung, 51,3% memiliki pengaruh iklan rokok yang mendukung. Terdapat hubungan antarar tingkat pengetahuan ( p value 0,003) , pengaruh teman sebaya ( p value 0,010) , dan pengaruh iklan rokok ( p value 0,005) dengan perilaku merokok pada siswa di SMP Negeri 13 Kota Padang. Perilaku merokok dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pengetahuan, pengaruh orang tua, pengaruh teman sebaya, dan pengaruh iklan rokok.  

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Makan Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Tahun 2025

Raudhah Salsabila Herma, Asep Irfan, Wilda Tri Yuliza
Abstract: Pengelolaan limbah cair rumah makan yang tidak benar bisa memicu dampak bagi kesehatan. Data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023 menyebutkan bahwa rumah makan yang belum memenuhi syarat tempat pengelolaan pangan sebanyak&#8230; yak 31,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah cair rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret- Agustus tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang. Populasi penelitian yaitu pengelola rumah makan yang berjumlah 37 rumah makan, dimana sampel diambil menggunakan total sampling.  Hasil penelitian didapatkan bahwa 43,2%  pengelola rumah makan melakukan pengelolaan limbah cair kurang baik, 48,6% pengelola memiliki sikap negatif, 32,4% pengelola memiliki tingkat pengetahuan rendah dan 48,6% pengelola memiliki sarana dan prasarana tidak memenuhi syarat. Terdapat hubungan antara sikap (p =0,049)  dan tingkat pengetahuan (p=0,048) dengan pengelolaan limbah cair. Namun,tidak terdapat hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan pengelolaan limbah cair (p= 0,101). Sikap dan tingkat pengetahuan merupakan faktor yang berhubungan dan bermakna dengan pengelolaan limbah cair rumah makan. Diperlukan peningkatan edukasi dan informasi berupa pengetahuan dan dampak negatif tentang pengelolaan limbah cair rumah makan kepada pengelola rumah makan.

Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pengelolaan Limbah Medis Padat oleh Tenaga Kesehatan di Ruang IGD RSUP.Dr.M.Djamil Padang Tahun 2025

Nabila Dara Agustin, Zudarmi, Wilda Tri Yuliza
Abstract: Pengelolaan limbah medis di RSUP. Dr. M.Djamil Padang Tahun 2023 sebanyak 297,14 ton limbah medis padat dengan jumlah limbah medis padat di Ruang IGD sebanyak 13650,72 kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja&#8230; ja faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah medis padat oleh petugas kesehatan di Ruang IGD RSUP.Dr.M.Djamil Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Agustus tahun 2025 di ruang IDG RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Populasi penelitian yaitu tenaga kesehatan di Ruang IGD yang berjumlah 71 orang, dimana sampel diambil menggunakan total populasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 52,1% tenaga kesehatan melakukan pengelolaan limbah medis padat yang tidak memenuhi syarat, sebanyak 53,5% tenaga kesehatan memiliki sikap yang kurang baik, sebanyak 54,9% tenaga kesehatan memiliki pengetahuan yang rendah dan sebanyak 59,2% tenaga kesehatan memiliki masa kerja yang baru (≤5 tahun). Terdapat hubungan antara sikap  (p-value 0 = 0,000), pengetahuan (p-value = 0,003),  masa kerja (p-value = 0,000) dengan pengelolaan limbah media padat pada tenaga kesehatan. Pengelolaan limbah medis padat yang dapat dipengaruhi beberapa faktor yaitu sikap, pengetahuan, dan masa kerja. Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar memperhatikan aturan sehingga bisa dapat memenuhi syarat dalam pengelolaan limbah medis padat melalui edukasi tentang pengelolaan limbah medis padat sesuai SOP.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2025

Author, Roza Ramadhani, Gusrianti, Wilda Tri Yuliza
Abstract: Kinerja tenaga kesehatan merupakan faktor penting yang menentukan kualitas pelayanan di Puskesmas. Puskesmas Dadok Tunggul Hitam memiliki capaian kinerja program terendah yaitu 66,6% di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan&#8230; uan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi berjumlah 40 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total populasi dengan jumlah sampel berdasarkan kriteria sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik angket dan analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian diketahui 43,3% tenaga kesehatan memiliki kinerja kurang baik, 40,0% tenaga kesehatan memiliki motivasi kerja rendah, 50,0% tenaga kesehatan memiliki kepuasan kerja yang tidak puas, 36,7% tenaga kesehatan menyatakan lingkungan kerja kurang baik. Terdapat hubungan motivasi kerja (p=0,001), kepuasan kerja (p= 0,000) dengan kinerja tenaga kesehatan, tetapi tidak ada hubungan lingkungan kerja dengan kinerja tenaga kesehatan (p= 0,575). Disimpulkan bahwa motivasi kerja dan kepuasan kerja berperan penting dalam kinerja. Manajemen Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan kinerja tenaga kesehatan melalui pelatihan, workshop serta pemberian penghargaan. Selain itu, manajemen juga perlu membangun komunikasi yang efektif antar tenaga kesehatan. Upaya berkesinambungan ini diharapakan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan pencapain target program Puskesmas secara optimal.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Belimbing Tahun 2025

Suci Fitria Yusva, Syalvia Orestie, Nurul Prihastita Rizyana
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dikenal sebagai “silent killer” karena sering tidak menimbulkan gejala, namun berdampak serius terhadap kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.&#8230; l ginjal. Prevalensi hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia sehingga kelompok lanjut usia (lansia) menjadi yang paling rentan. Data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023 menunjukkan Puskesmas Belimbing memiliki jumlah kasus hipertensi tertinggi, yaitu 12.755 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Belimbing tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–September 2025 dengan sampel 95 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi, dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan dari 95 responden, sebanyak 61,1% responden mengalami hipertensi, sebanyak 46,3% memiliki aktivitas fisik kurang, sebanyak 55,8% memiliki perilaku merokok berat, dan 64,2% mengalami keluhan stress berat. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan aktivitas fisik (p=0,000) dan perilaku merokok (p=0,009) dengan kejadian hipertensi pada lansia, sedangkan keluhan stress (p=0,153) tidak terdapat hubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Aktivitas fisik dan perilaku merokok merupakan faktor yang dapat berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan penyuluhan mengenai pencegahan dan penanganan hipertensi pada lansia dengan mendorong perubahan gaya hidup sehat.

Pengaruh Pemberian Ikan Gabus (Channa Striata) Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea Pada Ibu Postpartum

Jihan Mutia, Khalisah Rahmadiyana, Khoiriyyah, Laeliyah Kodriatul Fadillah, Mohamad Jalal Hambali, Nuryani
Abstract: Abstrak Pendahuluan: Sectio caesarea merupakan suatu proses kelahiran janin melalui jalur abdominal (laparatomi) yang memerlukan insisi pada uterus (histerotomi). Post partum adalah waktu yang dimulai setelah plasenta lahir&#8230; lahir dan berakhir kira-kira 6 minggu. Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mempunyai kandungan albumin tinggi dan memiliki berbagai fungsi untuk kesehatan karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian ikan gabus untuk penyembuhan luka sectio caesarea pada ibu post partum. Metode: Metode literature review ini dilakukan melalui pencarian artikel secara menyeluruh dengan pendekatan PICO (Patient, Intervention, Comparison, dan Outcome). Hasil penelitian: Hasil penelusuran literatur menunjukkan terdapat 56 artikel publikasi periode 2020–2025 dalam format full text yang memenuhi kriteria inklusi. Seluruh artikel tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi ikan gabus berperan dalam mempercepat penyembuhan luka sectio caesarea pada ibu postpartum. Kesimpulan: Berdasarkan 15 literature yang diperoleh pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus (Channa Striata) terhadap penyembuhan luka sectio caesarea pada ibu postpartum.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Anak Usia 12-24 Bulan Di Wilayah Kerja Pukesmas Padang Pasir Tahun 2025

Alvita Oktania, Fanny Ayudia, Fadhilatul Hasnah
Abstract: Berdasarkan data dari dinas Kesehatan kota Padang menyebutkan pada tahun 2023 Puskesmas dengan cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12-24 bulan paling rendah yaitu Puskesmas Padang Pasir dimana pencapaian imunisasi&#8230; sasi dasar lengkap (IDL) di Puskesmas Padang Pasir 39,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12- 24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2025.Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Maret- Agustus 2025 pengumpulan data di lakukan pada 16 Juni - 9 Juli  di wilayah kerja  Puskesmas Padang Pasir. populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 12-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir yang berjumlah 745 orang, dan sampel yang di ambil sebanyak 88 responden mengunakan Teknik stratified random sampling. Data di kumpulkan mengunakan kuesioner dengan cara wawancara. Analisis yang di lakukan secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 64,8% anak yang tidak lengkap imunisasi dasar lengkap 55,7% ibu memiliki pengetahuan kurang, 59,1% ibu memiliki sikap negatif, 48,9% ibu tidak mendapatkan dukungan keluarga. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (P value = 0,032), sikap ibu (P value = 0,029), dukungan keluarga (P value = 0,038) dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkapTerdapat hubungan imunisasi dasar lengkap dengan tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga di puskesmas padang pasir. Di harapkan bagi Puskesmas melalui petugas kesehatan diperlukan promosi kesehatan berupa edukasi mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap pada ibu yang memiliki anak dan keluarganya

Pengaruh Senam Hipertensi Dan Konsumsi Buah Semangka Terhadap Tingkat Pengetahuan Pada Penderita Hipertensi

Okti Ariyani, Alfika Safitri, Sapii, Nurul Sapitri, Siti Diyani, Muhammad Miftahul Ilmi, Siti Khaerunnisa
Abstract: Hipertensi adalah salah satu penyakit kronis yang umum terjadi di masyarakat dan menjadi faktor risiko utama bagi berbagai gangguan kardiovaskular. Pengelolaan hipertensi tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi&#8230; api juga melibatkan pendekatan non-farmakologis seperti aktivitas fisik yang rutin dan pola makan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak senam hipertensi dan konsumsi buah semangka terhadap penurunan tekanan darah pada individu yang menderita hipertensi. Metode yang digunakan ialah desain studi kasus deskriptif. Subjek pada penelitian ini ialah 23 penderita hipertensi di wilayah Kp. Bayur Rw 4 Kelurahan Periuk Jaya. Implementasi  dilakukan  3  kali  dalam  1 minggu  dengan  durasi  20 menit. Hasil didapatkan tingkat pengetahuan dengan kategori baik sebelum dilakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi sebanyak 3 orang (13%) dan tingkat pengetahuan dengan kategori baik sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi didapatkan sebanyak 23 orang (100%). Kesimpulan bahwa pendidikan kesehatan tentang hipertensi efektif meningkatkan tingkat pengetahuan responden. Sebelum intervensi, hanya 13% responden yang memiliki pengetahuan dalam kategori baik, sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan pengetahuan ke kategori baik.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun

Fitriani, Eri Wahyudi, Wilda Tri Yuliza
Abstract: Capaian higiene sanitasi depot air minum isi ulang (DAMIU) di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023 adalah 87%, dengan capaian terendah ketiga berada di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir (21,62%) dari 32&#8230; 2 DAMIU. Kurangnya penerapan higiene sanitasi dapat menyebabkan kontaminasi mikrobiologi yang berdampak pada kesehatan. Sebanyak 25,3% depot air minum masih tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan higiene sanitasi DAMIU di wilayah kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2025. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel berjumlah 38 karyawan DAMIU dengan teknik total populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner dan observasi pada 2–15 Juli 2025. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 50,0% responden tidak memenuhi syarat higiene sanitasi. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sarana prasarana (p=0,001), dan pengawasan (p=0,000) dengan higiene sanitasi DAMIU. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sarana prasarana, dan pengawasan berhubungan dengan higiene sanitasi. Diharapkan pemilik dan karyawan depot meningkatkan pengetahuan, melengkapi sarana prasarana sesuai standar, serta memperketat pengawasan untuk menjamin kualitas air minum isi ulang.