Search Articles & Publications

Showing 616 articles found for "Menghadapi"

STRATEGI BERTAHAN UMKM DI TENGAH PERSAINGAN DIGITAL

Reza Enma Monisa Berasa, Zultoni lubis, Zurah Aisyiah Sifa, Ahmad Syufi Kholis, Munawar Al Ansor, Cindy Aulia Harahap, Fadillah Fitriani Simamora, Faiz Ferdiansyah Siregar, Azrul Aldy Pratama, Akbar Albuchori Sinaga, Putri Ramadhani Tanjung, Fadhlih Raja Ginda Martua Hsb
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dengan kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja, tetapi menghadapi tantangan digitalisasi seperti keterbatasan sumber… r daya dan persaingan ketat. Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis strategi bertahan UMKM melalui library research, termasuk digitalisasi operasional, e-commerce, analitik data, dan inovasi produk. Hasil menunjukkan UMKM perlu adaptasi teknologi, orientasi pasar, dan manajemen inovasi untuk meningkatkan daya saing. Hambatan seperti literasi digital dan infrastruktur diatasi dengan dukungan pemerintah serta swasta. Kesimpulan merekomendasikan strategi berkelanjutan agar UMKM berkembang di pasar global.

E-Commerce sebagai strategi peningkatan penjualan UMKM

Lubis, Zultoni, Siregar, Nauval Azmi, NST, Abisali, Barus, Nurul Meccah, Wardani, Anggina Rizky Fadla, Putri, Nur Afrija, Ritonga, Alaydrus Albuchori, Rabbani, Achmad Farraj, Rambe, Nurhalima, Priambodo, Alfian Fauzi, Limbong, Aulia Khairuddin, Tumanggor, Ahmad Kurniawan, Piliang, Ummi Fahrizka
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola pemasaran dan penjualan pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Meskipun demikian, tidak seluruh pelaku UMKM mampu beradaptasi secara… a optimal dalam memanfaatkan e-commerce sebagai strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e-commerce sebagai strategi peningkatan penjualan UMKM di Indonesia pada era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan platform e-commerce dalam kegiatan usahanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan e-commerce memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan UMKM, terutama melalui perluasan jangkauan pasar, kemudahan proses transaksi, serta efisiensi biaya pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa e-commerce tidak hanya berfungsi sebagai media penjualan, tetapi juga sebagai strategi adaptif yang relevan bagi keberlangsungan UMKM dalam menghadapi persaingan ekonomi digital. Dengan demikian, kemampuan pelaku UMKM dalam mengadopsi dan mengelola e-commerce menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan penjualan usaha.

ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KENDALA OPERASIONAL UMKM SAUNG GOKAR (GOYANG KARAWANG)

Indriani, Iin, Putri Megasari Limbong, Sri Putri Anovia, Hanny Aurora Athalie, Ujang Suherman
Abstract: Saung Gokar merupakan usaha mikro sektor kuliner di Karawang yang menghadapi berbagai kendala operasional, meliputi keterbatasan tenaga kerja, penyesuaian modal, pengelolaan bahan baku, dan strategi pemasaran. Penelitian… ini bertujuan menganalisis proses pengambilan keputusan pemilik dalam menghadapi kendala tersebut serta implikasinya terhadap keberlanjutan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan dilakukan secara adaptif dan responsif berdasarkan pengalaman pemilik dan kondisi operasional harian. Keputusan tersebut berperan dalam menjaga stabilitas usaha, meskipun masih diperlukan penguatan pemasaran digital dan pencatatan keuangan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kuliner dalam mengoptimalkan pengambilan keputusan guna meningkatkan keberlanjutan usaha.

ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KENDALA UMKM RULI COFFEE

Putri, Hajjar Mei Wila, Intan Sari Rachmawati, Karli Ramdani, Zanuba Firda Farihah, Ujang Suherman
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering menghadapi berbagai kendala operasional, salah satunya adalah rendahnya tingkat kunjungan pelanggan yang berdampak pada penurunan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… enganalisis pengambilan keputusan pelaku UMKM dalam menghadapi kondisi usaha yang kurang ramai. Studi ini dilakukan pada Ruli Coffee Artisan, sebuah usaha kedai kopi yang mengalami penurunan jumlah pelanggan pada periode observasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, dan dokumentasi kegiatan kunjungan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi usaha yang kurang ramai memengaruhi pengambilan keputusan dalam pengelolaan produksi, tenaga kerja, modal, bahan baku, dan pemasaran. Keputusan yang diambil bersifat adaptif dan berorientasi pada efisiensi sumber daya untuk menjaga keberlangsungan usaha. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pengambilan keputusan dilakukan secara sederhana dan berbasis pengalaman, strategi tersebut cukup efektif dalam membantu UMKM bertahan di tengah keterbatasan permintaan pasar.

DIGITALISASI LAYANAN ANTAR UNIT DIRSUD ARIFIN AHMAD PEKANBARU MENUJU RUMAH SAKIT CERDAS

Nur Wahidah, Salsabila Octarivi, Elly Niel Waty
Abstract: Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan smart hospital di berbagai negara, termasuk Indonesia. RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi menghadapi tantangan… tangan kompleks terkait koordinasi antar unit, integrasi data, serta efektivitas alur pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi layanan antar unit di RSUD Arifin Ahmad dan menilai kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pelayanan dan kesiapan rumah sakit menuju konsep Rumah Sakit Cerdas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang terkait dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), serta sistem pendukung digital lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum digitalisasi, layanan antar unit masih didominasi proses manual, yang mengakibatkan tingginya waktu tunggu, kesalahan input, dan koordinasi yang kurang efektif. Setelah implementasi digitalisasi, terjadi peningkatan signifikan pada aspek kecepatan pelayanan, sinkronisasi data real-time, transparansi proses, serta keselamatan pasien. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan seperti variasi literasi digital pegawai, kebutuhan peningkatan infrastruktur TI, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan data. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan antar unit tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan RSUD Arifin Ahmad sebagai Rumah Sakit Cerdas yang adaptif, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi konsep Technology Acceptance Model, Reinventing Government, dan Smart Hospital Framework sebagai dasar analisis transformasi digital di sektor kesehatan.

PERAN APLIKASI CEK BANSOS DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL DI DESA SIDODADI, KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT

Ilham Darlis Saputra, Fadhlul Rafii Alkhairi, Elly Nielwaty
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran Aplikasi Cek Bansos sebagai instrumen digital dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial di Desa Sidodadi, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten… en Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Aplikasi Cek Bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dimanfaatkan sebagai sarana verifikasi data penerima manfaat, pemantauan real-time proses penyaluran, serta pengurangan potensi penyimpangan dalam program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada aparatur desa, pendamping sosial, dan penerima manfaat serta observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi di lapangan, penelitian ini menemukan bahwa Aplikasi Cek Bansos telah berhasil mempercepat proses verifikasi penerima bantuan hingga 65% lebih cepat dibandingkan metode manual sebelumnya, mengurangi duplikasi data penerima hingga 78%, serta meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme penyaluran bantuan. Namun, implementasi aplikasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses internet di wilayah pedesaan, rendahnya literasi digital sebagian pendamping dan penerima manfaat, serta belum optimalnya sinkronisasi data antara aplikasi pusat dengan sistem informasi desa.  Secara keseluruhan, Aplikasi Cek Bansos terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan tata kelola penyaluran bantuan sosial yang lebih akuntabel dan inklusif di Desa Sidodadi, sekaligus menjadi model replikasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki karakteristik geografis dan demografis serupa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur jaringan, pelatihan intensif literasi digital bagi aparatur dan masyarakat, serta integrasi aplikasi dengan sistem informasi desa untuk optimalisasi manfaat di masa mendatang.

Komunikasi di Media Sosial dan Manajemen Krisis Perusahaan: Analisis Kasus Kehilangan Tumbler PT Kereta Api Indonesia (KAI)

Nursabila, Prisilia Eka, Silviandini, Ananda, Pratama, Angga
Abstract: Maraknya penggunaan media sosial di Indonesia tidak diimbangi dengan pemahaman etika komunikasi yang memadai, sementara banyak organisasi belum siap menghadapi krisis akibat isu yang viral. Kasus kehilangan tumbler penumpang… pang KAI di Threads/Instagram menjadi contoh penting untuk menelaah hal ini. Penelitian bertujuan menganalisis etika komunikasi penumpang dalam menyampaikan keluhan, menilai kinerja manajemen krisis PT KAI, serta merumuskan tindakan ideal bagi kedua pihak. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus melalui analisis unggahan media sosial, pernyataan resmi, dan pemberitaan, ditemukan bahwa keluhan penumpang cenderung emosional dan menghakimi, sedangkan respons KAI yang tergesa-gesa justru bersifat reaktif dan tidak komunikatif. Penelitian merekomendasikan edukasi etika digital bagi masyarakat serta pelatihan manajemen krisis bagi organisasi. Tindakan ideal adalah komunikasi dua arah yang transparan dan solutif sebelum konflik meluas ke ruang publik.

PRINSIP KEPASTIAN HUKUM PENGERTIAN MELANGGAR KESUSILAAN DALAM HUKUM PIDANA BERDASARKAN UU ITE

Alif Rizki Budi Cahyono, Fina Rosalina
Abstract: Pengaturan ruang digital melalui UU ITE menghadapi kendala pada Pasal 27 ayat (1) terkait frasa "melanggar kesusilaan" yang bersifat multitafsir dan mengancam kebebasan berekspresi. Penelitian yuridis normatif ini bertujuan… uan menganalisis kualifikasi tindak pidana tersebut agar sesuai prinsip kepastian hukum (lex certa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan batasan konkret memicu penerapan subjektif, sebagaimana terlihat pada kasus Baiq Nuril dan polemik kritik politik mahasiswi ITB tahun 2025. Peneliti merekomendasikan revisi Penjelasan UU ITE dengan mengadopsi prinsip lex stricta. Batasan "melanggar kesusilaan" harus dikonkritkan secara limitatif pada aspek persenggamaan, kekerasan seksual, ketelanjangan, dan pornografi demi menjamin kepastian hukum serta mencegah kriminalisasi terhadap ekspresi yang sah.

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF KEADILAN, KEMANFAATAN, DAN KEPASTIAN HUKUM

Faizul Idris, Ashuri, Mustofa Kamil
Abstract: Penegakan hukum tindak pidana korupsi merupakan bagian fundamental dalam mewujudkan prinsip negara hukum sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun, dalam… am praktiknya, penegakan hukum korupsi di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tiga nilai dasar hukum, yaitu keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia berdasarkan ketiga nilai tersebut dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan Literature Study Review (LSR). Data penelitian diperoleh dari buku dan artikel jurnal hukum nasional yang relevan dan dianalisis secara normatif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kerangka normatif pemberantasan korupsi telah relatif memadai, implementasi hukum masih dihadapkan pada persoalan disparitas putusan, lemahnya orientasi pemulihan kerugian negara, serta inkonsistensi penafsiran dan kewenangan antar lembaga penegak hukum. Kondisi tersebut menyebabkan ketegangan antara kepastian hukum formal dan keadilan substantif, serta belum optimalnya kemanfaatan hukum bagi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia memerlukan pendekatan yang lebih integratif dan proporsional agar mampu merealisasikan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum secara seimbang guna memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem hukum nasional.

Analisis Kriminologis terhadap Gangguan Kepribadian Antisosial pada Pelaku Tindak Pidana

Safira, Liviana Agitha, Taun
Abstract: Penanganan pelaku tindak pidana dengan Gangguan Kepribadian Antisosial (GKAS) menghadapi kesenjangan antara pemahaman klinis dan kerangka hukum pidana. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kriminologis, faktor… ktor pembentuk, dan evaluasi pertanggungjawaban pidana pelaku GKAS. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus ganda dengan analisis putusan pengadilan dan literatur terkait, hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, karakteristik kriminologis menunjukkan pola perilaku impulsif dengan signature behavior devaluasi korban. Kedua, faktor kriminogen meliputi lingkungan sosial patologis dan pembelajaran melalui asosiasi diferensial. Ketiga, evaluasi hukum menunjukkan ketidakefektifan pemidanaan konvensional sehingga diperlukan model terintegrasi antara pembatasan dan rehabilitasi. Simpulan penelitian merekomendasikan pengembangan asesmen forensik komprehensif dan peningkatan kapasitas rehabilitasi di LAPAS untuk penanganan pelaku GKAS yang lebih efektif.