Abstract:Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) buket masih menghadapi berbagai kendala dalam penerapan sistem pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang tertib dan akuntabel, terutama akibat keterbatasan pemahaman akuntansi…
kuntansi serta pencatatan transaksi yang belum terstruktur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mereformulasi sistem pencatatan keuangan serta meningkatkan kemampuan pelaku UMKM buket dalam menyusun laporan keuangan sederhana sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan pendampingan langsung dalam pencatatan transaksi serta penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pencatatan keuangan yang sistematis serta tersusunnya laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan sederhana. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas usaha serta mendukung keberlanjutan pengelolaan keuangan UMKM buket sebagai bagian dari usaha kreatif.
Abstract:Literasi matematika terapan merupakan kompetensi esensial yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai konsep matematika secara teoritis,…
ritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam penyelesaian permasalahan nyata yang relevan dengan bidang akademik dan dunia kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk memperkuat literasi matematika terapan mahasiswa Universitas Deztron Indonesia sebagai upaya peningkatan kompetensi dan daya saing lulusan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, workshop aplikatif, pendampingan intensif, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan numerasi, pemecahan masalah kontekstual, serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Program ini berkontribusi pada peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan profesional, serta dapat dijadikan model penguatan literasi matematika terapan di perguruan tinggi.
Abstract:Penelitian ini menganalisis transformasi sistem ekonomi sosial Indonesia periode 1945-1960 sebagai fase krusial membangun kemandirian ekonomi nasional di tengah warisan struktur kolonial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif…
skriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian mengkaji lima fase: warisan ekonomi kolonial, rekonstruksi ekonomi nasional (1945-1950), era Demokrasi Liberal (1950-1959), implementasi prinsip gotong royong, dan ekonomi berdikari (1959-1960). Hasil menunjukkan Indonesia mewarisi kondisi paradoks kaya sumber daya namun terbelenggu kemiskinan struktural akibat dualisme ekonomi kolonial. Upaya rekonstruksi menghadapi hyperinflasi, defisit anggaran kronis, dan infrastruktur hancur. Para pendiri bangsa merumuskan alternatif ketiga antara kapitalisme dan sosialisme melalui ekonomi gotong royong yang diinstitusionalisasikan dalam Pasal 33 UUD 1945. Periode Demokrasi Liberal ditandai Program Benteng yang belum optimal, sementara Demokrasi Terpimpin menekankan ekonomi berdikari melalui Manipol-USDEK. Meskipun idealisme kuat secara filosofis, implementasi menghadapi kendala teknis-manajerial. Penelitian menyimpulkan periode 1945-1960 meletakkan fondasi identitas ekonomi Indonesia yang menekankan keseimbangan efisiensi ekonomi dan keadilan sosial, dengan relevansi nilai gotong royong terhadap prinsip ekonomi Islam seperti ta'awun dan keadilan sosial.
Abstract:Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental akibat berbagai tuntutan akademik dan tekanan psikososial di lingkungan perguruan tinggi. Beban tugas, tuntutan prestasi akademik, manajemen…
n waktu yang kurang efektif, serta tekanan adaptasi lingkungan dapat memicu stres akademik yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola stres akademik guna memperkuat kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, dengan sasaran mahasiswa aktif dari berbagai program studi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan mental, pelatihan manajemen stres akademik, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai stres akademik dan kesehatan mental, meningkatnya kesadaran akan pentingnya strategi koping adaptif, serta perubahan sikap mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dan promotif yang berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pengentasan kemiskinan di Indonesia dari perspektif ekonomi politik dengan menyoroti peran negara, dinamika kepentingan politik, serta hubungan kekuasaan dalam perumusan…
n dan implementasi kebijakan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi literatur terhadap dokumen kebijakan pemerintah, data resmi, laporan lembaga internasional, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat miskin, tetapi juga oleh kepentingan politik, politik anggaran, serta pengaruh elit politik dan birokrasi. Program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan BLT berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan daya beli rumah tangga rentan, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait ketepatan sasaran, eksklusi sosial, dan tata kelola data penerima manfaat. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan sosial yang berbasis data terpadu, akuntabel, dan berkelanjutan agar program pengentasan kemiskinan dapat mencapai tujuan jangka panjang secara lebih efektif.
Abstract:Era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi komunikasi dan kesadaran etis dalam mengelola informasi serta jejak digital yang ditinggalkan di ruang maya. Namun, rendahnya pemahaman pelajar mengenai etika…
a berkomunikasi di media sosial, risiko privasi, serta dampak jangka panjang dari rekam jejak digital menimbulkan berbagai permasalahan, seperti cyberbullying, penyebaran informasi tidak valid, dan kerentanan terhadap kejahatan siber. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMK Nur Ihsan melalui pelatihan Smart Digital Youth yang berfokus pada etika komunikasi, keamanan digital, pengelolaan identitas daring, serta strategi membangun citra positif di media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemetaan risiko jejak digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, kesadaran etis, serta kemampuan teknis siswa dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mencegah risiko jejak digital negatif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter dan kesiapan pelajar menghadapi dinamika dunia maya yang kompleks. Abstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan tentang inti permasalahan/latar belakang, cara pemecahan maslah, dan hasil yang diperoleh.
Abstract:Literasi keuangan merupakan kemampuan dasar yang sangat dibutuhkan oleh generasi dewasa muda dalam menghadapi tantangan ekonomi modern yang semakin kompleks. Rendahnya tingkat literasi keuangan pada kelompok usia muda sering…
ring berdampak pada perilaku konsumtif, kesalahan pengelolaan keuangan pribadi, serta minimnya kesiapan dalam menghadapi risiko finansial jangka panjang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan financial literacy bagi young adult melalui edukasi pengelolaan keuangan dan pengenalan investasi yang benar dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi pengelolaan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan, pengendalian pengeluaran, serta pemahaman dasar mengenai instrumen investasi yang legal dan sesuai profil risiko. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir finansial yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi muda.
Abstract:Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi program pelatihan soft skill bagi santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.…
. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model partisipatif melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65,3 menjadi 83,7 dengan perubahan perilaku positif seperti meningkatnya kepercayaan diri, tanggung jawab, dan empati sosial. Dan pelatihan soft skill berbasis nilai keislaman efektif memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kesiapan santri menghadapi tantangan era modern.
Abstract:Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi masih sering menghadapi kendala berupa rendahnya kepatuhan pekerja, kurangnya pemahaman terhadap potensi bahaya, serta minimnya budaya keselamatan. Kondisi…
ndisi tersebut juga teridentifikasi pada Proyek Revitalisasi Pasar Buah Berastagi, sehingga diperlukan intervensi berupa sosialisasi yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi K3 dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku aman pekerja konstruksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif melalui pembelajaran, demonstrasi APD, simulasi identifikasi bahaya, observasi lapangan, serta pengukuran pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman pekerja terkait konsep dasar K3, prosedur kerja aman, dan penanganan bahaya di lapangan. Selain itu, peserta menunjukkan komitmen dalam menerapkan K3 secara konsisten dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi upaya pencegahan kecelakaan kerja serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Dengan demikian, sosialisasi K3 sebagai strategi pembinaan keselamatan pada proyek konstruksi berskala menengah seperti Revitalisasi Pasar Buah Berastagi. Simpulan penelitian dengan melakukan sosialisasi K3 dalam memperkuat budaya keselamatan di proyek revitalisasi berskala menengah dan dapat direkomendasikan sebagai model pembinaan K3 berkelanjutan pada proyek konstruksi revitalisasi bangunan lainnya.
Abstract:Desa Pegajahan memiliki potensi produk unggulan lokal yang signifikan, namun menghadapi tantangan dalam hal daya saing di pasar yang lebih luas. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah lemahnya identitas merek (branding)…
anding) yang kuat dan kurangnya pemanfaatan saluran pemasaran digital, yang menghambat pertumbuhan ekonomi UMKM dan BUMDes setempat. Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan menggunakan metode pendampingan dan pelatihan intensif. Sasaran utama adalah pelaku UMKM dan pengelola BUMDes di Desa Pegajahan. Kegiatan PkM mencakup tiga tahap: 1) Asesmen Kebutuhan dan Potensi Produk, 2) Pelatihan Perancangan Branding (penetapan nama, logo, dan narasi produk), dan 3) Pendampingan Pemasaran Digital (penggunaan media sosial dan e-commerce). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan implementasi strategi pemasaran oleh mitra. Unit usaha berhasil menyusun pedoman branding yang baru dan lebih terarah, serta terjadi peningkatan pada jangkauan pasar produk setelah diimplementasikannya teknik foto produk dan konten digital yang lebih profesional. Pelatihan ini secara langsung berkontribusi pada penciptaan nilai tambah, diferensiasi produk, dan peningkatan daya saing produk unggulan Desa Pegajahan di tingkat regional. Program PkM ini berhasil mentransformasi cara pandang mitra terhadap manajemen pemasaran modern, khususnya branding dan digitalisasi. Direkomendasikan adanya tindak lanjut berupa inkubasi bisnis digital untuk memastikan keberlanjutan strategi yang telah diterapkan dan memantau dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.