Abstract:Saat ini, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan dalam pemasaran dan promosi bisnis mereka. Di sisi lain saat ini konsumen modern lebih cenderung untuk mengkonsumsi konten…
visual, seperti video, daripada teks atau gambar. Mereka lebih suka menonton video singkat daripada membaca teks panjang. Oleh karena itu, UMKM yang hanya mengandalkan teks dan gambar dalam upaya pemasaran mereka mungkin kehilangan pangsa pasar yang besar. Dengan mengadakan pelatihan pembuatan video branding menggunakan Filmora X ini merupakan solusi yang ideal untuk UMKM yang ingin mengatasi berbagai permasalahan pemasaran dan memanfaatkan potensi video branding. Dengan alat pengeditan yang intuitif, berbagai fitur, dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh Filmora X, UMKM dapat menciptakan video branding yang efektif, memperkuat merek mereka, dan mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini.
Abstract:Perkembangan UMKM di daerah Situbondo dengan memanfaatkan bahan makanan laut dengan produk makanan ringan sangat banyak dijumpai salah satunya rengginang, makanan kerupuk tebal berbahan dasar beras ketan yang dibentuk menjadi…
njadi bulat dengan komposisi yang membedakan dan menjadi ciri khas sehingga produk bisa laris dipasaran salah satunya dengan cara membuat rengginang farian rasa Tersedia berbagai macam agar pelanggan tidak bosan membeli makanan yang banyak dijual contohnya rengginang rasa ikan tenggiri, rengginang rasa cumi, rengginang dengan rasa rumput laut. Rengginang terasi, rengginang udang, rengginang bawang, rengginang rasa mix. Selain produksi makanan yang sudah memiliki ciri khas tersendiri, tentunya dalam penjualan ada promosi untuk mencapai target penjualan dan mendapatkan profit. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pembahaan bersifat teoritis dan empiris disertai analisi sesuai dengan kondisi yang ada. Teknik pengumpulan data menggunaakan tringulasi data yaitu observasi dan wawancara
Abstract:Pelatihan pemenfaatan media sosial guna meningkatkan daya saing bisnis UMKM di era digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pemanfaatan…
nfaatan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka di era digital. Saat ini, banyak UMKM yang belum mampu memanfaatkan media sosial secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam strategi pemasaran digital. Pelatihan ini akan dilakukan melalui serangkaian workshop dan sesi praktik, yang mencakup pengetahuan dasar tentang media sosial, strategi pemasaran digital, identifikasi target pasar, pembuatan konten yang menarik, manajemen kampanye media sosial, dan pengukuran kinerja melalui analisis data. Dengan pelatihan ini, diharapkan pemilik UMKM dapat mengoptimalkan kehadiran mereka di platform online dan mencapai audiens yang lebih luas, meningkatkan daya saing bisnis mereka, dan memperkuat kehadiran mereka di ranah digital. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antara pemilik UMKM, serta mendorong inovasi dalam strategi pemasaran dan promosi bisnis di era digital.
Abstract:Keberadaan pelatihan dan pengembangan karyawan menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya memanfaatkan karyawan potensial, tetapi juga pada individu yang dapat berkomitmen untuk mencapai tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi.…
inggi. Pelatihan dan pengembangan juga menjadi sangat berdampak terhadap kinerja, bila dari talenta karyawan yang paling diandalkan dalam suatu organisasi dengan melatih mereka dengan baik. Hasil kajian tehadap literatur yang meneliti pengaruh pelatihan dan pengembangan di berbagai sector industry, menegaskan bahwa kedua hal tersebut punya dampak yang cukup signifikan dalam mempengaruhi kompetensi serta kinerja karyawan, bahkan berpengaruh dalam peningkatan keduanya bila disertai dengan metode yang tepat sesuai kebutuhan individu setiap karyawan.
Abstract:This research aim For knowThe Influence of the Project Based Learning Model on Learning Outcomes PPKN On Students of Class IV of UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar.Research design implementedis Pre-Experimental …
is Pre-Experimental Designs method is appropriate with limitations amount samples to be researched.This research will was held at the UPTD of State Elementary School 122350 Pematangsiantar.The time study implemented in the even semester May of the Year Academic Year 2023/2024. Based on results research and discussion that has been put forward can taken conclusion that from pretest results,obtained the average value is 46.35 which is classified as in category low.While average value of results Study posttest students, namely 85.52, which indicates that results after given treatment increase with such a range big.From the average pretest and posttest scores there are difference of 39.17 and based on hypothesis test results with level significant = 0.05 and ttable of 2.034, thitung of 14.737. With thus thitung> ttable 14.737> 2.034, then can concluded that there is the influence of the Project Based Learning Model on results learning PPKN for students Class IV of UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar.Maka based on Hypothesis Test Results is rejected and accepted which indicates that existence the influence of the Project Based Learning Model is significant to results learning PPKN for students Class IV of UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar.
Abstract:Hipertensi adalah penyakit dengan etiologi multifaktorial, dan bukti telah menunjukkan pentingnya penigkatan transportasi vaskuler, stres oksidatif, dan disbiosis usus dalam perkembangan dan pemeliharaan hipertensi. Tekanan…
nan darah sistolik atau diastolik lebih besar dari 140 atau 90 mmHg termasuk hipertensi (World Health Organization, 2019). Penduduk Indonesia yang berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi, menurut diagnosis dokter. Berdasarkan diagnosis dokter hipertensi pada populasi penderita hipertensi pada tahun 2018, 54,4% rutin minum obat, 32,3% tidak rutin minum obat, dan 13,3% tidak minum obat antihipertens. Persentase tersebut mewakili riwayat penggunaan obat dan alasan tidak minum obat. Di Indonesia penyakit hipertensi menyerang 34,1% penduduk pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Mengetahui bahwa 13,3% dari mereka yang didiagnosis hipertensi tidak minum obat dan 32,3% tidaj meminum obat secara teratur berkontribusi dengan meningkatnya prevalensi hipertensi (Rikesdas, 2018). Tujuan Penelitian: Untuk Mengetahui Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis. Jenis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan teknik total sampling merupakan teknik non probability sampling teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi untuk dipilih menjadi anggota. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 90 sampel. Hasil uji chi-square dengan nilai (P value) < 0,05. Diharapkan Puskesmas Pasar Kemis dapat memberikan arahan, motivasi dan penyuluhan lebih lanjut mengenai hipertensi dan pengtinya kepatuhan minum obat hipertensi kepada masyarakat.
Abstract:Pemilihan parfum yang sesuai dengan preferensi konsumen merupakan tantangan tersendiri mengingat banyaknya pilihan merek, aroma, dan harga yang tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung…
ng Keputusan (SPK) menggunakan metode Weighted Product (WP) dalam menentukan parfum terbaik berdasarkan lima kriteria utama: aroma, ketahanan, harga, kemasan, dan ketersediaan. Data diperoleh melalui observasi pasar dan kuesioner kepada 100 responden pengguna parfum berusia 17–35 tahun. Setiap alternatif parfum dinilai dan dihitung nilai vektor S serta vektor V dengan mempertimbangkan bobot masing-masing kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parfum Morris (A9) menempati peringkat tertinggi dengan nilai vektor V sebesar 0,0728, diikuti oleh parfum racikan (A12) dan kategori lainnya (A16). Metode WP terbukti efektif dalam menghasilkan rekomendasi parfum yang sesuai dengan preferensi masyarakat secara objektif dan terstruktur
Abstract:Penggunaan sunscreen kini menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki mobilitas tinggi dan sering terpapar sinar matahari. Namun, banyaknya pilihan produk sunscreen di pasaran…
asaran seringkali membuat mahasiswa kesulitan menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam memilih sunscreen terbaik dengan menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Penilaian dilakukan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu harga, tekstur, kandungan SPF, dan daya tahan produk. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang kemudian dianalisis untuk menghasilkan peringkat produk. Dari sepuluh merek yang dianalisis, Skintific menempati posisi teratas dengan nilai 0,6570 sebagai produk paling direkomendasikan, sedangkan Emina mendapat skor terendah dengan nilai 0,3750
Abstract:Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.…
. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.
Abstract:Beberapa dekade terakhir, laptop menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, mengajar, bekerja, hingga berbelanja. Hal ini mendorong permintaan laptop meningkat. untuk…
k menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga laptop dengan menggunakan algoritma Decision Tree, memberikan informasi kepada calon pembeli dalam memilih laptop sesuai anggaran dan kriteria yang diinginkan, serta memberi wawasan kepada produsen terkait strategi penetapan harga. Metode yang digunakan adalah algoritma C4.5, salah satu metode Decision Tree yang memanfaatkan struktur pohon untuk klasifikasi, serta untuk data berukuran besar dengan banyak variabel, serta mampu menganalisis berbagai jenis data,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pohon keputusan yang dihasilkan memiliki beberapa tingkat kedalaman, dengan variabel yang memengaruhi harga laptop seperti prosesor, tipe penyimpanan, dan RAM, di mana prosesor menjadi faktor yang paling berpengaruh Dengan gain sebesar 0,4983. Model ini mencapai akurasi sebesar 87.63%, Dengan mempertimbang segmen pasar, pengguna dan kualitas produk.