Search Articles & Publications

Showing 5590 articles found for "Dengan"

Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Peserta Didik Kelas IV SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci

Pahrur Rozi, Ade Marlia, Yelly Martaliza, Dian Sarmiita, Siska Widyawati
Abstract: Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik. Hal ini disebabkan proses pembelajaran berpusat pada pendidik (teacher centered). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan… hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitan ini peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini diperoleh dari data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus setiap siklus masing-masing 3 pertemuan. Hasil belajar siswa diperoleh siklus I yaitu 31,25% pertemuan I, 37,5% pertemuan II, dan 50% pertemuan III. Pada siklus II hasil belajar Bahasa Indonesia adalah 62,5% pertemuan I, 68,75% pertemuan II, dan 100% pertemuan III. Penilaian pengamatan pendidik siklus I adalah 56,4% pertemuan I, 76,4%, pertemuan II, dan 82,1% pertemuan III. Untuk siklus II diperoleh hasil 83,5% pertemuan I, 92,8% pertemuan II, dan 99,2% pertemuan III. Sedangkan penilaian pengamatan aktifitas peserta didik siklus I diperoleh hasil 67,1% pertemuan I, , 85,6% pertemuan II, 89,8% pertemuan III. Untuk siklus II diperoleh 91,9%, pertemuan I, 99,2% pertemuan II, dan 100% pertemuan III. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV meningkat.

Analisis Tanam Tumpang Sari Tanaman Cabai Dan Mentimun Di Desa Tegalwera, Kabupaten Banyuwangi

Putri Yulia Ramadhani, Umrotun Maya, Dewi Retno Agustin, Galih Gading Ramadhani, Aldo Rizky Ramadhan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem tuanam tumpang sari cabai (Capsicum annum) dan mentimun (Cucumis sativus) di Desa Tegalwera, baik dari segi produktivitas tanaman maupun dampaknya terhadap ekonimi… konimi petani. Merode yang digunakan meliputi pendekatan eksperimen lapangan dan wawancara dengan petani lokal. Data dianalisis secara kuantitatif untuk hasil panen dan secara kualitatif untuk persepsi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanam tumpang sari memberikan manfaat signifikan, seperti efisiensi penggunaan lahan, peningkatan hasil panen hingga 15% dibandingkan monokultur, dan pengurangan serangan hamat berkat diversifikasi tanaman. Selain itu, pola ini dinilai lebih ekonomis karena menekan biaya pemeliharaan. Dengan demikian , tumpang sari tanaman cabai dan mentimun dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Tegalwera. Penelitian ini merekomendasikan pendampingan teknis kepada petani untuk penerapan lebih luas sistem ini.

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Model Pembelajaran Role Playing di Kelas V UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Nabela Ayu, Erna Warnelis, Yelly Martaliza, Esa Yulimarta, Yunadil Husni
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia di karenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil… pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model role playing. Subjek penelitian peserta didik kelas V UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 33,33%, sedangkan pada siklus II 79,16%, maka terjadi peningkatan 45,83%. Pada hasil pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 80,62%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 95,31%, maka terjadi peningkatan 14,69%. Sedangkan pada pengamatan aktivitas peserta didik siklus I yaitu 62,49%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89,37%, maka terjadi peningkatan 26,88%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Role Playing dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Inquiri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci

Mirza Adila, Zulmi Aryani, Yelly Martaliza, Esa Yulimarta, Rosma Diana
Abstract: Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran mata pelajaran IPAS, dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru, belum optimalnya penerapan kurikulum merdeka, belum diterapkan… an model pembelajaran inquiri. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran di kelas melalui model pembelajaran inquiri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester II tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 30%, pertemuan 2 meningkat menjadi 40%, karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 60%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 90%.  Hasil pelaksanaan pengamatan aktivitas guru dan siswa siklus I pertemuan 1 aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 59% dan aspek siswa 59%. Begitu juga dengan peningkatan pada siklus II pengamatan aktivitas guru dan siswa pertemuan 1 pada aspek guru yaitu sebesar 70% dan aspek siswa 70%, dan pelaksanaan pertemuan 2 aspek guru diperoleh 90% dan aspek siswa 90%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiri dapat meningkatkan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.

Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw di Kelas V SD Negeri 133/III Pondok Siguang

M. Jallalil Adha, Zulmi Aryani, Rosi Satria Ardi, Afrimon, Yunadil Husni
Abstract: Penelitian ini di latar belakangi oleh beberapa permasalahan yang peneliti temukan pada pembelajaran IPAS seperti guru tidak menggunakan model pembelajaran ketika mengajar IPAS di kelas, guru masih menerapkan pembelajaran… n yang terpusat pada guru. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pada proses pembelajaran di kelas menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw.               Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model jigsaw. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 133/III Pondok Siguang pada semester 1 tahun pembelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif, yaitu berupa data hasil belajar siswa. Data tersebut diperoleh dari hasil tes evaluasi belajar siswa yang dilakukan.               Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I didapatkan hasil belajar IPAS 42,10%, sedangkan pada siklus II 78,94%, maka terjadi peningkatan sebesar 36,84%. Pada pengamatan aktivitas guru pertemuan 1 50% meningkat pada pertemuan 2 sebesar 58,33%. Sedangkan aspek siswa pertemuan 1 50% meningkat pada pertemuan 2 sebesar 58,33%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Jigsaw dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Contextaul Teaching E-Learning (CTL) Berbasis TPACK di Kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Inestia Pariza, Ade Marlia, Desmaneni, Isnaniah, Ernawarnelis
Abstract: Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik, Penyebabnya pendidik belum menerapkan model pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan… an model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek peserta didik kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao tahun ajaran 2024/2025. Setelah dilakukan penelitian, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar. Pada siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 72% meningkat pada siklus II menjadi 92%, peningkatannya sebesar 20%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas pendidik siklus I diperoleh sebesar 75% meningkat pada siklus II menjadi 95%, peningkatannya sebesar 20%. Dan hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 74% meningkat pada siklus II menjadi 83%, peningkatannya sebesar 9%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika menggunakan Model Problem Based Learning Pada Peserta Didik Kelas II UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Hanifah Fakhirah, Zulmi Aryani, Animar Fauziah, Ernawarnelis, Peki Fitra Sandi
Abstract: Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika di kelas II yang belum mencapai KKTP. Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta… erta didik melalui model Problem based learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model Problem based learning. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar yang ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I diperoleh hasil belajar Matematika 67% dan meningkat pada siklus II dengan pertentase 88%. Hasil pengamatan aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan. Pada siklus I aspek guru diperoleh tingkat ketuntasan 88% dan aspek peserta didik 59%. Kemudian meningkat pada siklus II aspek guru diperoleh ketuntasan 95% dan aspek peserta didik 87%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem based learning di kelas II dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Matematika.

Meningkatkan Hasil Pembelajaran Ipas Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL) Pada Peserta Didik Kelas V Sd Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Ernita Putri Helma Yusni, Esa Yulimarta, Yunadil Husni, Isnaniah, Eka Puji Lestari
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan… kan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi. Solusi dari pemecahan masalah tersebut menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan 2 kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V. Hasil penelitian siklus I memperoleh persentase 41,67% dan pada siklus II memperoleh persentase 83,33% dengan peningkatan sebesar 41,66%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I memperoleh nilai rata-rata 67,54% dan pada siklus II nilai rata-rata 88,72% dengan peningkatan sebesar 21,18%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I memperoleh nilai rata-rata 56,82% dan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 82,44% dengan peningkatan sebesar 25,62%. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan.

Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM Desa Barugbug: Mengembangkan Teh Daun Kelor Sebagai Produk Bernilai Ekonomi

Cindi Saputri, Munawaroh
Abstract: Upaya pemberdayaan masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Barugbug melalui pengembangan teh herbal dari daun kelor sebagai produk bernilai ekonomi berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.… n. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan wawancara dengan masyarakat, khususnya Ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Ibu rumah tangga dalam memproduksi teh herbal daun kelor. Semangat para pesrta dalam mencoba memproduksi teh herbal daun kelor menunjukkan peningkatan kesadaran mereka akan pentingnya memanfaatkan sumber daya lokal untuk kesehatan dan ekonomi. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi di kalangan warga Desa Barugbug, serta membuka peluang usaha baru bagi mereka untuk berpartisipasi dalam pasar yang lebih luas.

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Menggunakan Metode Full Costing dan Metode Variabel Costing Pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang

Sindy Sonita, Addisya Priciliandra, Dodi Suryadi
Abstract: Perhitungan harga pokok produksi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena semakin meningkatnya persaingan antar perusahaan dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas dengan harga yang cukup bersaing. Tujuan… uan penelitian ini adalah untuk menganalis perbandingan  perhitungan harga pokok produksi pada UMKM Doyan Jagung Mozarela Padang dengan menggunakan dua metode akuntansi biaya, yaitu Full Costing dan Variable Costing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perhitungan HPP dengan menggunakan metode Full Costing dan Variable Costing. Perbedaan utama terletak pada biaya tetap yang dimasukkan dalam perhitungan HPP pada metode Full Costing, sementara pada metode Variable Costing, biaya tetap tidak diperhitungkan dalam HPP, melainkan sebagai biaya periode yang dibebankan langsung ke laporan laba rugi.