Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Arang"

Jatuhnya Emas Sebagai Standar Kemakmuran Suatu Negara

Hugo Fostin Hokianto, Lia Velissia, Kisnodi Fernando, Liayanti Tiono, Khenwen Herawan, Welson Jaya
Abstract: Pada saat barter ditinggalkan sebagai sistem pembayaran yang sah, banyak orang mulai beralih kepada barang-barang seperti emas untuk melakukan transaksi. Emas, dan perak, menjadi sebuah alat untuk transaksi, yang kemudian… n mendorong orang-orang, hingga sebuah negara, untuk menganut paham merkantilisme, dengan tujuan agar negara tersebut dapat dinilai sebagai negara yang makmur. Fokus untuk mendapatkan emas tersebut memunculkan standar emas sebagai sistem yang mengaitkan uang kertas, meskipun belum umum pada zaman tersebut, dengan emas. Paper ini membahas latar belakang paham emas sebagai kemakmuran negara, penggunaan sistem standar emas, dan jatuhnya standar emas serta dampaknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi literatur.

Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Xi Ips 1 Pada Mata Pelajaran Geografi Melalui Metode Studi Kasus Di Sma Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes

Wisnu, Wisnu Agitawardhani, Dhi Bramasta, Mustolikh
Abstract: Motivasi belajar siswa rendah dalam proses pembelajaran Geografi. Hal ini terlihat pada saat kegiatan pembelajaran, sebaian besar siswa kurang antusias dalam kegiatan belajar karena berbagai faktor yaitu: siswa cendrung… bosan mengikuti pelajaran, siswa kurang menguasai materi, dan lain sebagainya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran geografi siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Jatibarang Brebes melalui model pembelajaran studi kasus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Jatibarang yang berjumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan pengamatan (observasi), angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pembelajaran studi kasus yang telah dilakukan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Geografi. Peningkatan dapat dilihat pada hasil penelitian pra tindakan dengan rata-rata persentase 40,91%, setelah dilakukan tindakan pada Siklus I dengan rata-rata persentase 52,74%% dan siklus II dengan persentase rata-rata 63,25%, dan sudah memenuhi kriteria keberhasilan indikator yang telah ditetapkan sebesar 60%.

Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi melalui Penerapan Model Example Non Example Pada Kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang

Azhari, Imam, Devi, Indriani
Abstract: Penulisan ini didasari oleh temuan pada saat pembelajaran yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi numerasi, aktivitas belajar, dan hasil belajar siswa dikarenakan proses pembelajaran tidak menerapkan model ataupun… media yang inovatif. Proses pembelajaran hanya membaca 15 menit saja, selebihnya pembelajran dengan cerah sehingga kemampuan literasi numerasi siswa tidak dilatih. Dari berbagai masalah tersebut, solusi yang dapat diberikan yaitu dengan menerapkan model example non example berbantuan media gambusun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi numerasi, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model example non example berbantuan media gambusun pada kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian lapangan yang dilakukan dengan meniliti peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa kelas II pada materi bilangan cacah dengan penerapan model example non example. Subjek dilaksanakan pada kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada saat pree test mendapatkan hasil rata-rata sebesar 66, dengan siswa tuntas hanya 3 siswa. Setelah dilakukan pembelajaran dengan model example non example berbantuan media gambusun, berubah sebesar 87 dengan 25 siswa tuntas.

Peningkatan Literasi Numerasi Porogapit Melalui Model Problem Based Learning Berbantu Media Porogapit Board Pada Siswa Kelas IVSDN Kalibanteng Kidul 01 Semarang

M. Erwin Fahrul Hakim
Abstract: Pembelajaran ialah tindakan sadar untuk mengirim ilmu dan menerima ilma, diera sekarang ini pembelajaran tidak bisa diajarkan dengan biasa saja, perlu adanya inovasi-inoasi agar tercapainya tujuan yang diinginkan. Penulis… s memberikan gambaran pembelajaran untuk dijadikan refenrensi pengajar selanjutnya yaitu menggunakan model serta media yang baru. Salah satu yang perlu dilakukan inovasi ialah pembelajaran matematika, karena semuanya abstrak. Siswa yang masih sulit menerima hal tersebut tentunya guru harus sadar, terutama materi porogapit. Penulis memakai model problem based learning berbantu media porogapit board mempunyai keinginan peningkatan hasil belajar siswa dan meningkatkan literasi siswa.

Asosiasi Usia Dengan Tingkat Aktivitas Fisik pada Mahasiswi

Dilia Ananda Pratiwi, Deviana Tristian
Abstract: Obesitas merupakan sebuah epidemi global karena ekskalasi kasus obesitas di seluruh dunia yang sangat luar biasa. Kelompok usia dengan prevalensi obesitas tertinggi adalah populasi dewasa dan wanita adalah populasi yang&#8230; lebih rentan daripada pria berdasarkan jenis kelamin. Aktivitas fisik merupakan langkah yang direkomendasikan untuk menanggulangi obesitas, namun populasi dewasa di era modern ini terpapar kehidupan yang nyaman tetapi mengorbankan kebugaran fisik melalui pengurangan aktivitas fisik. Salah satu contoh populasi yang berisiko adalah mahasiswa karena pengaruh kehidupan kampusnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana asosiasi antara usia dengan tingkat aktivitas fisik pada subjek dewasa perempuan yang memiliki latar belakang sebagai mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi STIKes Bhakti Husada Cikarang dengan jumlah sampel yang teranalisa sebanyak 79 orang yang didapat melalui total purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) sebagai alat ukur tingkat aktivitas fisik. Analisa data yang digunakan dalam analisa bivariat adalah uji Chi-Square dan pada analisa multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan aktifitas fisik mahasiswa di mahasiswa dengan usia ≥20 tahun dengan kemungkinan 2,97 kali lebih besar beraktifitas fisik dibandingkan dengan usia <20tahun. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat asosiasi antara usia dengan tingkat aktivitas fisik mahasiswi

Analysis Of The Quality Of Service Driving License (SIM) C To Reduce The Number Of Traffic Violations At Polrestabes Satlantas Office Semarang City

Primanto, Aji, Puspitasari, Linda
Abstract: Quality public services according to Triguno (1997:78) are related to attitudes and ways of serving customers satisfactorily, which means serving at any time, quickly, being polite, friendly and helpful, as well as professional&#8230; ssional and capable. There are various public complaints submitted through the mass media as evidence that the implementation of services to the community cannot be carried out optimally, giving rise to a bad image of government officials.This study aims to find out how the quality of service provided by the Semarang City Police SATLANTAS Office to the public when applying for a Driving License (SIM) C is based on the use of theory from Parasuraman et al. (1988) which includes:Physical Evidence (Tengibles), Reliability (Reliability), Responsiveness (Responsivness), Guarantee (Assurance), and Empathy (Empaty). The results of the research that has been carried out indicate that the three dimensions of service quality, namely those related to Physical Evidence (Tengibles), Reliability, Responsiveness, are considered by the community to be not optimal when they are obtaining SIM C at the Semarang City Police SATLANTAS Office. While the other two dimensions, namely Assurance and Empathy, are considered by the community to be optimal. This condition resulted in many violations committed by two-wheeled riders, which reached 75% andaccording to data from the Semarang Traffic Police Traffic Unit in 2020, there were 51,858 motorists who did not carry SIM C when driving on the roads in the city of Semarang.

Pelatihan Moonsonsim Sebagai Media Edukatif Untuk Membangun Jiwa Wirausaha Dan Pemahaman Dasar Akuntansi Siswa SMA Darma Bakti Lubuk Pakam

Ngiw Aman Harja, Brilian Moktar
Abstract: Permasalahan rendahnya minat kewirausahaan dan lemahnya pemahaman akuntansi dasar di kalangan siswa sekolah menengah menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Pelatihan kewirausahaan berbasis simulasi digital&#8230; ital seperti MonsoonSIM menawarkan pendekatan pembelajaran partisipatif yang mampu menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Darma Bakti Lubuk Pakam dengan tujuan membangun jiwa kewirausahaan siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep dasar akuntansi melalui pengalaman belajar langsung. Pelatihan dilakukan selama dua hari melalui simulasi bisnis virtual berbasis tim, di mana siswa mengelola perusahaan secara menyeluruh mulai dari pengaturan modal, pengadaan barang, penjualan, hingga peramalan penjualan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat menjalankan simulasi dengan baik dan menunjukkan pemahaman yang lebih kuat terhadap alur dan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini membuktikan bahwa MonsoonSIM dapat menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam membentuk pola pikir wirausaha sejak usia sekolah. Program ini juga berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis pengalaman (experiential learning).

Mentransformasikan Kebiasaan Lama Melalui Festival Anak Soleh Studi Desa Pulo Bandring Kabupaten Asahan

Adnan Buyung Nasution, Hasan Basri, Abdul Muhyi
Abstract: Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, desa-desa di Indonesia, termasuk Desa Pulo Bandring di Kabupaten Asahan, tidak terlepas dari pengaruh  modernisasi dan globalisasi yang membawa dampak signifikan terhadap&#8230; gaya hidup masyarakat, khususnya anak-anak. Di Desa Pulo Bandring, pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Namun, dengan semakin dominannya pengaruh budaya pop dan hiburan modern, banyak kebiasaan lama yang berkaitan dengan pengajaran agama, seperti salat berjamaah, menghafal doa, serta mempelajari adab-adab Islami, mulai terkikis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengemas kembali kebiasaan lama dalam bentuk kegiatan yang lebih menarik dan relevan bagi anak-anak zaman sekarang, salah satunya melalui Festival Anak Soleh. Festival ini dirancang sebagai sarana untuk mentransformasikan kebiasaan lama yang mengandung nilai-nilai agama dan budaya melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan edukatif. Festival ini bertujuan agar anak-anak merasa senang dan tertarik untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka. Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji bagaimana Festival Anak Soleh di Desa Pulo Bandring dapat menjadi sarana efektif dalam mentradisikan kebiasaan lama yang bernilai agama, serta untuk memahami dampaknya terhadap pembentukan karakter dan pemahaman agama anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai bagaimana penerimaan masyarakat terhadap acara tersebut dan sejauh mana festival ini dapat menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sosial dan keagamaan anak-anak di Desa Pulo Bandring. Melalui festival ini, generasi muda di Desa Pulo Bandring dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, lebih memahami nilai-nilai agama, serta lebih peduli terhadap sesama, yang pada akhirnya akan membawa dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.

Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan Pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi

Hambali Hambali, Cecep Maulana, Zulkhairani, Dewi Novita
Abstract: Kegiatan workshop pengabdian masyarakat yang bertajuk “Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi” dilatarbelakangi karna belum adanya sistem komputerisasi&#8230; sasi dalam penentuan stok barang yang kemudian berhasil dikerjakan dan tentu belum mengerti cara penggunaan aplikasinya maka kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam penggunaan dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan. Dengan workshop ini, pemilik dan admin UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi dapat memahami cara memprediksi stok barang secara objektif, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjelasan deskriptif dan praktik langsung. Pemateri memberikan penjelasan tentang fitur-fitur dalam Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan dengan praktik langsung, sehingga pemilik dan admin dapat lebih memahami materi dan konsep yang disampaikan. Luaran yang menjadi target dalam pengabdian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional belum terakreditasi.

Program Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat

Reihan Hilmiy Fandariansyah, Lucky Rahma Purwaningrum, Alfita Aprillia, Aminatus Zahriyah
Abstract: Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan hal vital yang perlu masyarakat lakukan untuk melindungi hak atas tanah. Namun sebagian masyarakat masih belum mengetahui urgensi dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.&#8230; ngkap. Oleh karena itu perlu adanya penyuluhan yang dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atas pentingnya PTSL sebagai bentuk kepastian hukum atas hak tanah yang mereka miliki sehingga dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman atas tanah yang mereka miliki. Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten Jember melakukan penyuluhan kepada masyarakat di desa Karangsono menggunakan metode ceramah, diskusi dan konsultasi untuk masyarakat yang mungkin tidak berani menyampaikan masalah atau pertanyaan mereka didepan umum. Hasil kegiatan yang dilakukan dapat diperoleh data bahwa masyarakat telah memahami hukum pertanahan yang melindungi hak atas tanah, memahami persyaratan dan prosedur untuk mendapatkan bukti kepemilikan tanah. Pada kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh warga desa Karangsono, anggota aparat desa, dan pegawai pengukuran tanah yang telah mendapat pemahaman yang lebih baik tentang hukum pertanahan khususnya prosedur pendaftaran tanah.