Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Implementasi K-Means Clustring Untuk Mengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka

Muhammad Muhajir Saddami, Zaehol Fatah
Abstract: Pengangguran terbuka di Indonesia merupakan salah satu masalah sosial dan ekonomi yang signifikan, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi serta mempengaruhi kesejahteraan masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan… an untuk menganalisis Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023, dengan fokus pada perubahan klaster data TPT menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang memberikan gambaran komprehensif mengenai variasi TPT antarprovinsi. Metodologi yang diterapkan mencakup pengumpulan dan pengolahan data untuk memastikan akurasi serta kelengkapan informasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya Provinsi Riau yang berhasil naik ke cluster 1 (TPT rendah), sementara Provinsi Sumatera Barat mengalami penurunan ke cluster 2 (TPT tinggi). Evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index menegaskan pemisahan cluster yang optimal pada jumlah cluster 2, mengindikasikan efektivitas pengelompokan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Dengan mempertimbangkan karakteristik pengangguran di setiap provinsi, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi upaya pengurangan tingkat pengangguran yang lebih terarah dan berdampak.

Identifikasi Pola Penyebaran Penyakit Ternak Menggunakan Clustering Spasial

Zainal Mu'en, Zaehol Fatah
Abstract: Penyakit hewan merupakan salah satu tantangan terbesar dalam divisi hewan yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Bukti yang dapat dikenali dari pola penyebaran penyakit sangat penting untuk mendukung… g pengambilan keputusan dalam upaya mengantisipasi dan menangani wabah . Pertimbangan ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi pola penyebaran penyakit hewan menggunakan strategi pengelompokan spasial . Strategi ini memungkinkan pengelompokan wilayah berdasarkan tingkat penyebaran penyakit , sehingga zona yang berpotensi menjadi pusat penyebaran dapat diidentifikasi . Informasi yang digunakan dalam pertimbangan ini mencakup data spasial dan non - spasial yang terkait dengan kasus penyakit hewan dari berbagai wilayah , yang kemudian dianalisis di sana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelompokan spasial dapat diterapkan di daerah -daerah dengan pola penyebaran penyakit yang sama . Identifikasi zona berisiko tinggi dapat membantu peternak dan pihak terkait dalam mengambil tindakan penanggulangan yang lebih tepat dan efisien . Dengan pengelompokan spasial ini , prosedur penanganan dapat difokuskan pada daerah-daerah yang lebih rentan terhadap kejadian , yang diharapkan dapat mengurangi dampak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan hewan secara keseluruhan . Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kerangka kerja deteksi dini berbasis teknologi untuk mitigasi penyakit ternak

Perancangan Dan Implementasi Sistem Informasi Absensi Digital Di Universitas Royal

Aldi Febrian, Fadillah Hasan, Mardalius Mardalius
Abstract: Perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam sistem pencatatan absensi. Teknologi memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas… dalam pengelolaan informasi. Absensi, yang umumnya digunakan untuk mencatat kehadiran seseorang di berbagai tempat seperti sekolah atau tempat kerja, memainkan peran penting dalam penilaian kinerja dan disiplin. Namun, pencatatan absensi secara manual masih menjadi tantangan, seperti yang terjadi di Universitas Royal, sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Asahan. Universitas ini, yang awalnya dikenal sebagai AMIK Royal dan kemudian menjadi STMIK Royal, telah bertransformasi menjadi Universitas Royal pada tahun 2024. Meskipun mengalami berbagai kemajuan, sistem absensi di universitas tersebut masih dilakukan secara konvensional melalui buku catatan, yang sering kali menyebabkan masalah seperti pemborosan waktu, risiko hilangnya data, serta ketidakefisienan dalam rekapitulasi absensi. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penerapan sistem informasi absensi digital di Universitas Royal. Sistem ini dirancang untuk mencatat dan mengelola absensi secara otomatis, sehingga memudahkan pendokumentasian serta pengelolaan data absensi. Dengan sistem digital, waktu yang diperlukan untuk mencatat absensi dapat berkurang, dan data akan lebih aman serta dapat diakses dengan mudah

Analisis Profil Metakognitif Murid Pada Pembelajaran Biologi Dalam Education for Sustainable Development

Anisatu Dhiyau Ridwana, Retni Sulistiyoning, Lely Mardiyanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis profil metakognitif dan interpersonal competency murid kelas XII Fase F pada pembelajaran Biologi berbasis Education for Sustainable Development (ESD) di salah satu SMA Negeri Kota Jambi.… ambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri atas 108 murid yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari tiga kelas. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 6 poin yang telah divalidasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil metakognitif dan interpersonal competency murid didominasi kategori sedang yaitu 75% dan 67,6%. Indikator metakognitif yang paling kuat adalah monitoring, planning, dan procedural knowledge, sementara information management dan conditional knowledge menjadi kelemahan utama. Pada interpersonal competency, emotional support dan conflict management relatif lebih baik dibandingkan self disclosure dan initiating relationship. Analisis demografi menemukan perbedaan signifikan kemampuan metakognitif berdasarkan gender (p = 0,005), dengan murid perempuan lebih unggul, sedangkan umur dan suku tidak berpengaruh signifikan.Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan metakognitif dan kompetensi interpersonal secara terintegrasi dalam pembelajaran Biologi berbasis ESD untuk meningkatkan kemandirian, kolaborasi, dan kesadaran keberlanjutan murid.

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menentukan Sisi, Rusuk, Dan Titik Sudut Kubus Di SMP Kelas VIII

Suci Ramayanti Sugeng, Aidilla Fitria Sari Siregar, Annisa Jalwa Br Panjaitan, Cindy Syaharani, Amanda Raina Sartika, Elfira Rahmadani
Abstract: Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar… ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP. This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.

FORECASTING MODEL SMA DALAM  MERAMALKAN PENJUALAN PRODUK FASHION PADA ANGGA COLECTION

Taufik Ramadanu, Dahriansah Dahriansah, Santoso Santoso
Abstract: Angga Colection adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan fashion, terletak di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kabupaten Asahan. Produk fashion yang ditawarkan meliputi baju, celana, tas, sepatu, aksesoris, dan… gamis. Namun, saat ini Angga Colection menghadapi kesulitan dalam memprediksi permintaan produk fashion karena masih mengandalkan perkiraan dari bagian penjualan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode single moving average pada sistem peramalan penjualan produk fashion di Angga Colection. Metode ini melibatkan pengambilan sekelompok nilai pengamatan, mencari nilai rata-rata, dan menggunakan hasilnya sebagai ramalan untuk periode yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan hasilnya menunjukkan bahwa menerapkan metode single moving average pada sistem peramalan penjualan produk fashion di Angga Colection dapat memudahkan proses peramalan dan meningkatkan akurasi prediksi. Dengan demikian, Angga Colection dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif dalam menghadapi permintaan produk fashion.

SISTEM OTOMATIS PENGGERAK MESIN AIR PADA PT. PADASA ENAM UTAMA

Angger Aryaduta Ramadhani, Imam Al Amin, Ruri Ashari Dalimunthe
Abstract: Teknologi otomasi telah berkembang pesat dan banyak diterapkan di berbagai bidang, termasuk pengelolaan sumber daya air. Salah satu aplikasi yang relevan adalah sistem otomatis penggerak mesin air, yang dirancang untuk meningkatkan… eningkatkan efisiensi dan mempermudah pengelolaan suplai air. Saat ini, PT. Padasa Enam Utama, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, menghadapi kendala dalam pengoperasian manual mesin air, khususnya dalam mematikan pompa air saat tangki sudah penuh. Proses manual ini sering menyebabkan pemborosan air dan energi serta membutuhkan pengawasan yang intensif. Sistem otomatis penggerak mesin air yang dirancang menggunakan sensor, mikrokontroler, dan aktuator bertujuan untuk mengatasi masalah ini. Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan real-time terhadap level air dan pengambilan keputusan otomatis tanpa campur tangan manusia. Sistem ini menawarkan berbagai manfaat, termasuk efisiensi energi, penghematan air, kemudahan penggunaan, dan keandalan tinggi dalam merespons perubahan kondisi. Proyek ini berfokus pada perancangan dan implementasi sistem yang handal dengan pendekatan berbasis sensor dan logika kontrol. Melalui solusi ini, diharapkan pengelolaan mesin air menjadi lebih efisien, hemat sumber daya, dan mendukung praktik keberlanjutan dalam pengelolaan air.

Implementasi Sistem Hidroponik Berbasis IoT untuk Mendeteksi Kondisi Cuaca dan Mengontrol Pompa Air

M Hafiz Habibillah, Muhammad Rafly Syahbana, Risky zulfikar, Rizky Aidil Fitriansyah
Abstract: Sistem hidroponik merupakan solusi modern untuk pertanian berkelanjutan, terutama di lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi… kondisi cuaca dan mengontrol pompa air secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya untuk memantau kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dikirim ke platform IoT untuk analisis dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, serta meminimalkan intervensi manual. Sistem tersebut menggunakan sistem kontrol logika fuzzy untuk mengendalikan pH media tanam hidroponik dan terdapat pengembangan cloud server guna mempermudah petani dalam mengontrol media tanam serta lingkungan tanaman hidroponik. Salah satu faktor kunci dalam pertanian adalah pertumbuhan tanaman yang optimal, yang dipengaruhi oleh aspek-aspek seperti kelembaban tanah dan intensitas cahaya. Pertumbuhan tanaman dapat terhambat karena proses fotosintesis tidak berjalan optimal akibat kurangnya paparan sinar matahari.Penggunaan sistem ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat awam untuk berkebun tanpa mencemaskan kebutuhan lahan luas dan kerumitan perawatan. Hal tersebut berdampak pada kemandirian pangan pada level rumah tangga dapat diwujudkan melalui penyediaan tanaman panggan untuk konsumsi keluarga.

Systematic Literature Review Pengaruh Cyberbullying Terhadap Kepercayaan Diri Anak Remaja

Natali Sofian, Cinthia, Yongky Pernando
Abstract: Di era digital yang semakin maju, perundungan siber telah menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kepercayaan diri dan kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak perundungan… siber terhadap kepercayaan diri remaja menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), dengan menganalisis sepuluh jurnal yang relevan. Metode PRISMA diterapkan dalam proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak psikologis dan sosial dari perundungan siber. Penelitian ini menemukan bahwa perundungan siber berdampak negatif pada kepercayaan diri remaja dan mengidentifikasi perlunya tindakan pencegahan seperti pendidikan, keterlibatan orang tua, dan dukungan sosial untuk mengurangi dampak negatif ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua, guru, dan masyarakat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi remaja. Selain itu, kebijakan yang ketat harus ditetapkan untuk mengatasi perundungan siber di kalangan remaja.

Analisis Pengaruh Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja di Media Sosial

Mickhel, Fernando, Yongky
Abstract: Penelitian ini didorong oleh semakin seringnya cyberbullying di media sosial terhadap remaja, yang berdampak pada masalah kesehatan mental seperti kecemasan, stres, dan depresi. Studi ini menyelidiki pengaruh cyberbullying… ng di media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA dan data kualitatif dari 51 responden remaja usia 12-24 tahun melalui kuesioner. Hasil menunjukkan, 30 responden mengalami cyberbullying seperti flaming, harassment (pelecehan), dan denigration (fitnah), sementara 21 responden lainnya tidak merasakan mengalami cyberbullying. Dari yang mengalami cyberbullying, 15 orang merasa tidak nyaman menggunakan media sosial, 13 merasa rendah diri, dan 10 merasa depresi atau frustrasi. Sebanyak 5 orang merasa takut dan 5 lainnya merasa terisolasi, sementara 12 responden merasa biasa saja.  Temuan ini menunjukkan cyberbullying dapat berdampak serius pada psikologis remaja, terutama pada rasa percaya diri dan kenyamanan di media sosial. Penelitian ini menyarankan perlunya literasi digital dan dukungan psikologis, serta peran orang tua, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman.