Search Articles & Publications

Showing 68 articles found for "Pelestarian"

Pemberdayaan Perempuan Sebagai Poros Utama Pembangunan Berkelanjutan: Membangun Kesetaraan, Kesejahteraan, Dan Keseimbangan Lingkungan

Juwita Pratiwi Lukman
Abstract: Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan wilayahnya. Salah satu hal yang mendukung berjalannya pembangunan yang berkelanjutan adalah dengan melibatkan perempuan dalam berbagai hal. Pemberdayaan perempuan… rempuan memberikan dampak positif bagi pembangunan melalui memberikan kesempatan kepada perempuan untuk ikut serta dalam bekerja tanpa membandingkannya dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan melalui beberapa sumber buku, artikel ilmiah dan jurnal yang relevan dengan tujuan untuk menyajikan gambaran mengenai pemberdayaan perempuan sebagai poros utama pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan indikator membangun kesetaraan, kesejahteraan dan keseimbangan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan perempuan membuktikan bahwa perempuan dan laki-laki dalam memiliki kesempatan yang sama dari segi pendidikan dan pekerjaan serta keterlibatan perempuan dalam politik untuk mengambil keputusan. Selain itu, perempuan dalam kesejahteraan keluarga sangat penting karena memberikan pendidikan kepada anak sebagai penerus bangsa dan juga panutan seorang sebagai sosok yang kuat. Dalam pengelolaan lingkungan perempuan memiliki potensi yang besar agar terciptanya pelestarian lingkungan  guna menciptapkan kualitas lingkungan hidup. 

Implementasi Komunikasi Bahasa Jawa Krama Inggil  Mahasiswa Perguruan Tinggi di Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar

Indria Guntarayana, Ferida Asih Wiludjeng
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)Penggunaan bahasaJawa Krama inggil ,(2).Faktor penyebab penurunan penggunaan bahasa Jawa Krama inggil .Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan sumber data penelitian… elitian Dosen dan Mahasiswa pada lima Fakultas Perguruan Tinggi swasta di Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar melalui observasi dan wawancara Berdasarkan penelitian dapat ditarik kesimpulan: (1) Penggunaan bahasa Jawa Krama inggil menurun, (2) Faktor penyebab menurunnya penggunaan  bahasa Jawa Krama inggil yaitu keluarga, lingkungan, dan Dosen,(3)5upaya pelestarian bahasa Jawa Krama inggil yaitu dengan membiasakan dan mengoreks penggunaan bahasa Jawa Krama inggil. Diharapkan penelitian ini bisa berkontribusi melestarikan penggunaan  bahasa Jawa Krama inggil dikalangan  Mahasiswa Perguruan Tinggi.

Memahami Peran Budaya Dalam Pelestarian Museum Al-Qur’an Di Kota Medan Pancing

Ika Purnamasari, Adinda Dwi Saputri, Alpida Sari, Joyanti Sirait
Abstract: Museum Alquran adalah sebuah museum yang didedikasikan untuk memamerkan dan mempelajari Alquran, kitab suci Islam. Peran budaya dalam pelestarian Museum Alquran sangat penting karena museum tersebut adalah tempat di mana… sejarah, nilai, dan tradisi budaya Islam dipamerkan dan dipelajari. Museum Alquran juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, di mana para peneliti dan pengunjung dapat belajar tentang Alquran dan sejarahnya, serta mempelajari nilai-nilai dan norma-norma budaya Islam. Selain itu, museum tersebut juga berperan sebagai pusat keagamaan, di mana pengunjung dapat datang untuk beribadah dan mempelajari ajaran Islam. Secara keseluruhan, peran budaya dalam pelestarian Museum Alquran sangat penting karena membantu mempertahankan dan mempromosikan nilai-nilai dan tradisi budaya Islam.

Potensi Sagu Sebagai Sumber Daya Multifungsi di Papua: Aspek Ekonomi, Sosial, dan Kesehatan

Michelle Frisca Angellin Tana, Britney Liayanti Windewani, Magdalena Tekege, Marta Tebai, Boari, Yoseb
Abstract: Sagu, tumbuhan yang mengandung beragam potensi, menjadi fokus penelitian penting di Papua. Sagu tidak hanya menjadi makanan pokok pengganti nasi tetapi juga memiliki peran signifikan dalam industri, budaya, dan kesehatan.… . Namun, pemanfaatan sagu masih terbatas, terutama karena ketergantungan pada beras. Penelitian ini bertujuan untuk merinci potensi multifungsi sagu dan bagaimana pengelolaan berkelanjutan dapat mendukungnya. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi potensi ekonomi sagu sebagai sumber pangan dan industri, memahami peran sosial dan budaya sagu dalam masyarakat Papua, dan mengeksplorasi manfaat kesehatan dari berbagai bagian pohon sagu. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka sebagai metode utama. Identifikasi literatur relevan dilakukan, dengan analisis menyeluruh serta sintesis informasi dari berbagai sumber daya literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sagu memiliki potensi besar dalam aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan. Sagu dapat menjadi sumber pangan dan bahan industri yang signifikan, dengan beragam produk olahan sagu yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. Di sisi sosial, sagu memiliki makna simbolis dalam budaya Papua, memperkuat identitas budaya dan memfasilitasi hubungan sosial yang positif. Selain itu, sagu juga memiliki potensi kesehatan yang belum banyak dieksplorasi, dengan berbagai bagian pohon sagu yang dapat digunakan untuk pengobatan tradisional. Kesimpulannya, sagu adalah sumber daya multifungsi yang memiliki nilai dalam berbagai aspek kehidupan di Papua. Dengan pengembangan kebijakan yang mendukung pengelolaan berkelanjutan, potensi sagu dapat dioptimalkan. Hal ini akan mendukung pemanfaatan yang lebih luas serta keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang potensi sagu, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat Papua dan pelestarian budaya serta lingkungan di wilayah tersebut.

Integrasi Faktor ESG Dalam Indeks Saham Syariah

Nisa Miftachurohmah, Loso Judijanto, Ahmad Rizani, Muhammadong, Rina Destiana
Abstract: Penelitian ini mendalam keintegrasi faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam indeks saham syariah, mengeksplorasi bagaimana aspek-aspek keberlanjutan ini dapat memperkaya kriteria pemilihan saham sesuai prinsip-prinsip… nsip-prinsip syariah. Melalui analisis prinsip ESG dalam konteks syariah, penelitian ini menyoroti hubungan positif antara faktor-faktor ESG dan nilai-nilai Islam dalam pasar modal syariah. Terutama, faktor Lingkungan menekankan tanggung jawab terhadap ciptaan Allah, Sosial menyoroti keadilan dan kesejahteraan masyarakat, sedangkan Tata Kelola menggarisbawahi transparansi dan keadilan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini juga mempertanyakan peran ESG dalam keputusan investasi di pasar modal syariah, menilai sejauh mana investor melibatkan faktor ESG sebagai kriteria krusial dalam pemilihan produk investasi. Dengan meningkatnya kesadaran akan dampak sosial dan lingkungan, pemahaman lebih lanjut tentang keterlibatan investor dalam faktor ESG dapat memberikan wawasan terhadap arah perkembangan pasar modal syariah. Investigasi dampak keberlanjutan dan lingkungan menunjukkan bahwa integrasi ESG dapat memberikan kontribusi positif pada pelestarian lingkungan, mendukung tujuan keberlanjutan ekonomi, dan tetap berfokus pada pencapaian keuntungan ekonomi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Sebagai hasilnya, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ESG dalam indeks saham syariah bukan hanya langkah etis, tetapi juga strategis, yang dapat menciptakan portofolio yang seimbang antara keuntungan finansial dan keberlanjutan nilai-nilai Islam.

RUMAH ADAT SUKU BATAK SIMALUNGUN

Nur Aini, Safrida Napitupulu, Sutarini, Dinda Yarshal, Sujarwo
Abstract: Rumah adat merupakan salah satu warisan budaya yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan, pandangan hidup, dan struktur sosial masyarakat pendukungnya. Rumah adat Suku Batak Simalungun yang dikenal sebagai Rumah Bolon Simalungun… lungun memiliki ciri arsitektur yang khas serta fungsi sosial budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rumah adat Suku Batak Simalungun dari aspek sejarah, bentuk arsitektur, fungsi sosial budaya, serta nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rumah Bolon Simalungun tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat kegiatan adat, simbol identitas budaya, dan sarana pewarisan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan demikian, rumah adat Suku Batak Simalungun memiliki peran penting dalam upaya pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat lokal.

PENGEMBANGAN PASAR BAWAH SEBAGAI WISATA BELANJA DI KOTA PEKANBARU

Sari Malona Siregar, Aisyah Rosmaini, Elly Nielwaty
Abstract: Pasar Bawah merupakan salah satu aset kultural dan ekonomi penting di Kota Pekanbaru, Riau, yang dikenal sebagai sentra penjualan barang-barang antik, kerajinan, dan berbagai produk impor unik. Namun, potensi Pasar Bawah… sebagai destinasi wisata belanja belum sepenuhnya tergarap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Pasar Bawah agar dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata belanja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan pelestarian nilai historisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pedagang, pengelola pasar, dinas pariwisata, serta analisis dokumen terkait. Fokus analisis mencakup aspek Aksesibilitas, Atraksi (produk dan pengalaman), Amenitas (fasilitas pendukung), dan Ancillary (kelembagaan dan promosi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan Pasar Bawah meliputi: (1) Tata kelola lingkungan yang kurang teratur, terutama masalah kebersihan dan penataan pedagang; (2) Kurangnya integrasi antara pasar dengan paket wisata kota; dan (3) Keterbatasan fasilitas pendukung pariwisata seperti area parkir yang memadai dan pusat informasi. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup: (1) Revitalisasi fisik pasar dengan mempertahankan arsitektur historisnya, perbaikan sanitasi, dan penataan zona belanja; (2) Peningkatan experience value melalui festival belanja tematik, pertunjukan seni budaya lokal, dan promosi produk unggulan khas Riau; (3) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan Badan Pengelola Pasar Bawah yang kolaboratif antara pemerintah, pedagang, dan pelaku pariwisata; dan (4) Promosi digital terintegrasi yang menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara.

SERABI SEBAGAI JAJANAN PASAR TRADISIONAL DAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOMETRI DI SEKOLAH DASAR: PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Putri Hajarusy Syar'i, Safrida Napitupulu, Lia Afriyanti, Nazriani Lubis, Abdul Mujib
Abstract: Serabi merupakan jajanan pasar tradisional khas Jawa yang tetap bertahan di tengah modernisasi kuliner. Selain memiliki nilai budaya dan kearifan lokal, serabi berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual… al di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serabi sebagai jajanan pasar tradisional serta menganalisis potensinya sebagai media pembelajaran geometri di sekolah dasar berbasis pendekatan kontekstual dan etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Objek penelitian adalah serabi yang dikaji dari aspek bentuk geometris, bahan penyusun, proses pembuatan, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serabi memiliki bentuk lingkaran yang dapat digunakan untuk mengenalkan konsep jari- jari, diameter, keliling, dan luas lingkaran secara konkret. Integrasi serabi dalam pembelajaran membantu siswa memahami konsep abstrak melalui pengalaman nyata. Selain itu, serabi mengandung nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan pelestarian tradisi yang relevan dengan pendidikan karakter. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat diintegrasikan sebagai media pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri sekaligus menanamkan nilai budaya kepada siswa sekolah dasar.

ECO-TALES: INOVASI SASTRA EKOLOGIS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN GENERASI MUDA MELALUI LITERASI ALAM BERBASIS DIGITAL

Muhammad Rafli Mawla Rakhman
Abstract: Permasalahan lingkungan global seperti perubahan iklim, deforestasi, dan penurunan keanekaragaman hayati menunjukkan tren yang semakin mengkhawatirkan. Di sisi lain, literasi alam generasi muda masih tergolong rendah, terutama… rutama karena meningkatnya keterikatan mereka terhadap teknologi digital dibandingkan dengan interaksi langsung bersama lingkungan. Kesenjangan ini berpotensi melemahkan kesadaran ekologis serta partisipasi aktif pemuda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep Eco-Tales sebagai inovasi sastra ekologis berbasis digital yang mampu menjembatani dunia alam dan dunia teknologi dalam upaya meningkatkan literasi serta kepedulian lingkungan generasi muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan konseptual dengan studi literatur mengenai ekokritik, literasi alam, literasi digital, serta integrasi teknologi dalam pendidikan lingkungan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Eco-Tales mengintegrasikan teknologi pengenalan gambar tumbuhan, Internet of Things, dan Artificial Intelligence dengan narasi sastra ekologis yang bersifat informatif, reflektif, dan sugestif. Pendekatan ini memungkinkan penyampaian informasi ilmiah mengenai identitas, kebutuhan, dan ancaman tumbuhan sekaligus membangun keterhubungan emosional pembaca dengan alam. Kesimpulannya, Eco-Tales berpotensi menjadi media edukasi inovatif sekaligus gerakan literasi ekologis digital yang mendorong empati, kesadaran kritis, dan partisipasi aktif generasi muda dalam pelestarian lingkungan.

Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep: Studi Literatur

Artika Devina Sagala, Denisa Malau, Greyzia br Ginting, Vani Jelita Elizabeth, Veby Friscilia Simatupang, Maya Alemina Ketaren
Abstract: Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Berbagai penelitian telah membuktikan efektivitas etnomatematika dalam pembelajaran, namun kajian yang secara khusus menganalisis… enganalisis kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal, buku, prosiding, dan publikasi ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi terhadap lima artikel yang membahas penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika melalui budaya lokal seperti motif batik, ukiran tradisional, permainan tradisional, tarian daerah, dan aktivitas masyarakat mampu menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etnomatematika tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan literasi matematika, kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, dan keterlibatan siswa. Selain itu, pendekatan ini mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran. Dengan demikian, integrasi etnomatematika dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan pemahaman konsep siswa.