Abstract:Abstrack: Currently, companies face problems in credit assessment methods which are still manual and take a long time to process data. Storing and searching archives is also a challenge, especially in matching up to date…
information. This research aims to develop a decision support system (DSS) to help PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran Branch in assessing credit worthiness more efficiently. In this research, the simple and effective Simple Additive Weighting (SAW) method was used. This method will produce a SPK that explains the decision-making process graphically and considers various assessment criteria. By using the developed SPK, it is hoped that companies can increase efficiency in assessing credit worthiness, speed up data processing, and simplify information searches. An important implication of this research is the increased effectiveness and accuracy of credit worthiness assessments as well as the ease of decision making for PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran Branch. With an integrated SPK, companies can optimize their processes and obtain relevant and timely information to support credit-related decisions. This will help companies make better decisions and reduce the time required for the credit worthiness assessment process.
Keywords: decision support system; simple additive weighting; debtor; Pt. Interyasa Mitra Mandiri
Abstrak : Saat ini, perusahaan menghadapi masalah dalam metode penilaian kredit yang masih manual dan memakan waktu lama dalam pengolahan data. Penyimpanan dan pencarian arsip juga menjadi tantangan, terutama dalam mencocokkan dengan informasi terbaru. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu PT. Interyasa Mitra Mandiri Cabang Kisaran dalam menilai kelayakan kredit dengan lebih efisien. Dalam penelitian ini, digunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang sederhana dan efektif. Metode ini akan menghasilkan SPK yang menjelaskan proses pengambilan keputusan secara grafis dan mempertimbangkan berbagai kriteria penilaian. Dengan menggunakan SPK yang dikembangkan, diharapkan perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dalam penilaian kelayakan kredit, mempercepat pengolahan data, dan menyederhanakan pencarian informasi. Implikasi penting dari penelitian ini adalah meningkatnya efektivitas dan akurasi penilaian kelayakan kredit serta kemudahan dalam pengambilan keputusan bagi PT. Interyasa Mitra Mandiri Cabang Kisaran. Dengan adanya SPK yang terintegrasi, perusahaan dapat mengoptimalkan prosesnya dan mendapatkan informasi relevan dan tepat waktu untuk mendukung keputusan terkait kredit. Hal ini akan membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk proses penilaian kelayakan kredit.
Kata Kunci: sistem pendukung keputusan; simple additive weighting; debitur; PT. Interyasa Mitra Mandiri
Abstract:Abstract: Information technology has a significant impact on everyday life, including in the business world. The use of the internet and information technology supports the concept of Customer Relationship Management (CRM)…
M) in maximizing customer service through websites. Customer satisfaction is an important factor in maintaining customer loyalty, and a CRM strategy is an effective approach to achieving this goal. Budi Bookstore faces various challenges in promoting products, manual data management, and a lack of interactive platforms for customers. Therefore, this research aims to implement a web-based CRM strategy at Budi Bookstore. The method used in this research is the CRM method, which is a method for increasing customer loyalty towards company products by using integrated software applications based on e-commerce business strategies. This research is also supported by qualitative methods which aim to provide a broad and in-depth understanding of a problem that is being or will be studied. The research results show that the implementation of web-based CRM at Budi Bookstore has succeeded in making it easier to access product information, designing an online sales system, and improving relationships with customers. Thus, this project has the potential to increase sales, attract customers, and provide customer satisfaction.
Keywords: CRM; Customer Loyalty; MySQL; PHP; Budi Bookstore
Abstrak: Teknologi informasi memiliki dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia bisnis. Penggunaan internet dan teknologi informasi mendukung konsep Customer Relationship Management (CRM) dalam memaksimalkan pelayanan pelanggan melalui situs web. Kepuasan pelanggan menjadi faktor penting dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, dan strategi CRM merupakan pendekatan yang efektif untuk mencapai tujuan ini. Toko Buku Budi menghadapi berbagai tantangan dalam mempromosikan produk, pengelolaan data manual, dan kurangnya wadah interaktif untuk pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi CRM berbasis web di Toko Buku Budi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode CRM yang merupakan metode untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk perusahaan dengan menggunakan aplikasi perangkat lunak terintegrasi berdasarkan strategi bisnis e-commerce. Penelitian ini juga didukung dengan metode kualitatif yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara luas dan mendalam terhadap suatu permasalahan yang sedang atau yang akan dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CRM berbasis web di Toko Buku Budi berhasil mempermudah akses informasi produk, merancang sistem penjualan online, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Dengan demikian, proyek ini berpotensi meningkatkan penjualan, menarik pelanggan, dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
Kata kunci: CRM; Loyalitas Pelanggan; MySQL; PHP; Toko Buku Budi
Abstract:Abstract: Raskin is a government subsidy program in the form of food assistance, distribution of rice given to poor households. For the management or implementation of the distribution of Raskin, it has been determined according…
ccording to the data obtained from the village. However, for the distribution of Raskin, the village has difficulties in weighing rice and re-collecting data on the people who get Raskin and must also distribute the community in each hamlet, so to make it easier for the distribution of Raskin rice, the researchers designed a Raskin ATM to help the village and the underprivileged, and to make the distribution easier. young to take the rice. Raskin ATM designed using Radio Frequency Identification (RFID) and Internet of things (IOT). Rice ATM which will be placed in the village office or village hall office. This tool makes it easier to create reports that are already stored in the system that was created. Every transaction on an ATM machine will send information to the person in charge of the ATM machine, namely the Lurah or Village Head
Keywords: Rice ATM; radio frequency identification; raskin; atm at the Balai's office village.
Abstrak: Raskin merupakan program subsidi pemerintah berupa bantuan pangan, penyaluran beras yang diberikan kepada rumah tangga yang tidak mampu. Untuk pengelolaan atau pelaksanan dalam pembagian raskin sudah ditentukan sesuai dengan data yang di dapat dari desa. Namun untuk pembagian raskin tersebut desa kerepotan dalam penimbangan beras dan pendataan ulang masyarakat yang mendapatkan raskin dan juga harus membagikan masyarakat di setiap dusun, jadi untuk mempermudah dalam pembagian beras raskin peneliti merancang sebuah ATM Raskin untuk membantu pihak desa dan masyarakat kurang mampu, dan untuk lebih muda untuk pengambilan beras tersebut. ATM Raskin yang dirancang menggunakan Radio Frekuensi Identifikasi (RFID) dan Internet of things (IOT). ATM beras yang nantinya ditempatkan di kantor kelurahan atau kantor balai desa. Dengan adanya alat ini mempermuda untuk membuat laporan yang sudah tersimpan didalam sistem yang dibuat. Setiap transaksi pada mesin ATM akan mengirimkan informasi kepenanggung jawab mesin ATM yaitu Lurah atau Kepala Desa.
Kata kunci: ATM Beras; Radio Frekuensi Identifikasi; Raskin; ATM Kantor Balai Desa.
Abstract:Abstract: Household food waste remains a major environmental challenge due to its high volume and potential to cause pollution when not properly managed. This community service program aimed to improve community knowledge,…
e, attitudes, and skills in converting household food waste into liquid organic fertilizer. The activity was conducted on 11 October 2025 in Waru Village, Parung District, Bogor Regency, involving 50 participants from the Women Farmers Group, youth organizations, housewives, and local residents. The program included an initial survey, socialization, practical training, mentoring, and evaluation through observation, interviews, pre-tests, post-tests, and documentation. The results showed improvements in all evaluated aspects. The average knowledge score increased from 3.33 to 4.33, the attitude score from 3.70 to 4.57, and the skills score from 3.23 to 4.23. These findings indicate that socialization, interactive discussion, hands-on practice, and mentoring were effective in strengthening community capacity to process household organic waste into useful products and to support sustainable waste reduction.
Keywords: community service; food waste; liquid organic fertilizer, waru village
Abstrak: Permasalahan sampah makanan rumah tangga menjadi tantangan penting dalam pengelolaan lingkungan karena volumenya tinggi dan berpotensi menimbulkan pencemaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah makanan rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan dilaksanakan pada 11 Oktober 2025 di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 50 peserta dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, ibu rumah tangga, dan warga sekitar. Metode kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, pre-test, post-test, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek evaluasi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 3,33 menjadi 4,33, sikap dari 3,70 menjadi 4,57, dan keterampilan dari 3,23 menjadi 4,23. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat serta mendukung pengurangan sampah secara berkelanjutan.
Kata kunci: desa waru; pengabdian masyarakat; pupuk organik cair; sampah makanan
Abstract:Abstract: This community service program aimed to improve adolescents’ knowledge of balanced nutrition guidelines through an interactive educational program at SMPN 28 Jakarta. The identified problem was the low level of…
of students' knowledge regarding the “Isi Piringku” concept, which may affect nutritional status and eating habits among adolescents. The method was conducted through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The intervention consisted of nutrition education delivered using PowerPoint media, followed by a practical activity involving the arrangement of the Isi Piringku puzzle. The evaluation employed a pre-test and post-test design involving 30 seventh-grade students to assess changes in knowledge before and after intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon test, which showed a significant difference between pre-test and post-test scores (p=0.003). The proportion of students with good knowledge increased from 6,7% to 26,7% after the intervention. Monitoring conducted three days after the education session indicated that some students had begun applying the “Isi Piringku” concept, although food availability at home remained a challenge. This study concludes that education using visual media and interactive practices is effective in improving adolescents' nutritional knowledge; however, support from families and schools is necessary to optimize sustainable behavioral changes.
Keyword: adolescent knowledge; balanced nutrition education; community service
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pedoman gizi seimbang melalui program edukasi interaktif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya tingkat pengetahuan siswa tentang konsep Isi Piringku, yang berpotensi memengaruhi status gizi dan kebiasaan makan remaja. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Intervensi berupa edukasi gizi menggunakan media PowerPoint dan praktik penyusunan puzzle Isi Piringku. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 30 siswa kelas VII. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p=0,003). Persentase pengetahuan kategori baik meningkat dari 6,7% menjadi 26,7% setelah intervensi. Monitoring tiga hari pascaedukasi menunjukkan sebagian siswa mulai menerapkan konsep isi piringku, meskipun masih terdapat hambatan pada ketersediaan pangan di rumah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi menggunakan media visual dan praktik interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi remaja, namun diperlukan dukungan keluarga dan sekolah untuk optimalisasi perubahan perilaku
Kata kunci: edukasi gizi; isi piringku; pengabdian masyarakat
Abstract:Abstract: Community empowerment is essential for fostering independence and improving the quality of public services at the village level. Tanjung Baru Ranau Village, located in South Ogan Komering Ulu Regency, is known…
for its rich natural beauty. However, this potential has not been fully utilized by the village government due to the absence of digital media for promoting local tourism. To address this challenge, an empowerment program was carried out through digitalization initiatives, including socialization on the use of the village website, website management training, and the handover of the newly developed Tanjung Baru Ranau Village website. The website was designed to support administrative services, publish village information, and promote tourism potential. The implementation method consisted of initial observations to identify village needs and potentials, followed by program socialization, technical training on website operation, and ongoing assistance in implementing technological innovations. The results of the training show that the Tanjung Baru Ranau Village website was successfully developed and that village officials gained the necessary skills to manage it effectively. This improvement supports the realization of transparent and accountable governance and enables the optimal development of village potentials. Overall, the empowerment program successfully increased village officials’ understanding of the importance of digitalization in governance systems by 48%.
Keywords: digitalization; village information system; village website
Abstrak: Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Desa Tanjung Baru Ranau merupakan salah satu desa yang termasuk dalam Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang dikenal dengan potensi alamnya yang indah. Keindahan alam tersebut belum dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemerintah desa karena belum menggunakan media digital untuk mempromosikan wisata lokal yang ada di Desa tanjung Baru Ranau. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pemberdayaan melalui sosialisasi digitalisasi melalui website desa dan pelatihan pengelolaan website seta penyerahan website Desa Tanjung Baru Ranau. Website ini dirancang untuk mencakup layanan administrasi, publikasi informasi desa, serta promosi potensi wisata. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap observasi awal guna mengidentifikasi kebutuhan dan potensi desa, dilanjutkan dengan sosialisasi progra, pelatihan teknis pengelolaan website serta pendampingan implementasi inovasi teknologi. Hasil dari pelatihan pembuatan dan pengoperasian Website Desa Tanjung Ranau adalah terciptanya website desa dan keterampilan perangkat desa dalam mengelola website desa dengan baik dan benar agar dapat menyelenggarakan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan mampu mengembangkan potensi desa secara optimal. Secara keseluruhan pemberdayaan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman aparat desa sebesar 48% dalam memahami pentingnya digitalisasi dalam sistem pemerintahan.
Kata kunci: digitalisasi; sistem informasi desa; website desa
Abstract:Abstract: Forests serve as vital supports ecosystems and hold significant economic value. Complete reliance on forests as livelihoods threatens their ecological functions. Karang Jengkol Village hosts the Special Purpose…
Forest Area (KHDTK) managed by Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Field observations revealed several challenges faced by farmer groups living around the forest. A key issue is limited knowledge of food crop cultivation, causing ongoing forest land conversion. To address this problem, the transfer of knowledge regarding cultivation practices of food crops in forest areas is required, particularly through regulatory outreach activities. Activities used extension, active learning, and mentoring, targeting PKK members and KTH Cemara Soedirman farmers. Following the outreach activities, the community demonstrated improved understanding of the three–four strata planting system. Based on evaluation results, prior to the program most respondents (88.24% or 15 individuals) exhibited low levels of knowledge, while 11.27% (2 individuals) had moderate understanding. After the program, the number of respondents with moderate understanding increased to 5 individuals (29.41%), and those with high levels of understanding rose significantly from 0% to 12 individuals (70.59%).
Keywords: forest farmers group; KHDTK Unsoed; planting pattern; special purpose forest area
Abstrak: Hutan tidak hanya berperan sebagai penopang ekosistem, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang penting. Jika masyarakat sepenuhnya bergantung pada hutan sebagai sumber mata pencaharian utama, fungsi hutan sebangai penyangga ekosistem dapat terancam. Desa Karang Jengkol merupakan lokasi di mana Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Unsoed berada. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani di sekitar hutan. Salah satu di antaranya adalah kurangnya pengetahuan mengenai teknik budidaya tanaman pangan di kawasan hutan, yang menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan hutan secara berkelanjutan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan transfer pengetahuan tentang pola budidaya tanaman pangan di area hutan melalui kegiatan transfer pengetahuan pola tanam tiga atau empat strata. Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyuluhan, pembelajaran aktif dan pendampingan dengan Masyarakat sasaran yaitu ibu-ibu PKK dan petani KTH Cemara Soedirman. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep pola tanam 3–4 strata. Berdasarkan hasil evaluasi, sebelum kegiatan mayoritas responden (88,24% atau 15 orang) memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, sementara 11,27% (2 orang) berada pada tingkat pemahaman sedang. Setelah kegiatan berlangsung, jumlah responden dengan pemahaman sedang meningkat menjadi 5 orang (29,41%), dan yang memiliki pemahaman tinggi bertambah signifikan dari 0% menjadi 12 orang (70,59%).
Kata kunci: bukit soedirman; kelompok tani hutan; KHDTK; pola tanam
Abstract:Abstract: This community empowerment initiative aims to enhance the digital readiness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Permata Baru Village, Ogan Ilir Regency, through the implementation of information…
systems and digital promotion strategies. Prior to the program, local MSME actors faced several challenges, including limited digital literacy, a lack of understanding of online marketing strategies, and minimal utilization of social media as a promotional tool, resulting in restricted market reach. The program adopts an educational and participatory approach, combining community-based learning, interactive discussions, and consultation sessions facilitated by lecturers and students from the Faculty of Economics, Sriwijaya University. The findings indicate strong enthusiasm among MSME participants and an improved understanding of how digitalization can expand market access. Participants have begun to utilize social media platforms such as Instagram, Facebook, and TikTok to promote their products. Overall, this initiative contributes to advancing digital literacy and technology-based marketing skills among rural MSMEs, thereby fostering inclusive and sustainable local economic growth.
Keywords: community engagement; digital literacy; digital promotion; information systems; MSMEs; rural development
Abstrak: Inisiatif pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Permata Baru, Kabupaten Ogan Ilir, melalui penerapan sistem informasi dan strategi promosi digital. Sebelum program ini dilaksanakan, para pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala, seperti terbatasnya literasi digital, kurangnya pemahaman mengenai strategi pemasaran daring, serta minimnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi sehingga jangkauan pasar mereka relatif sempit. Program ini mengadopsi pendekatan edukatif dan partisipatif, yang menggabungkan pembelajaran komunitas, diskusi interaktif, dan sesi konsultasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya. Temuan menunjukkan bahwa peserta UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi dan peningkatan pemahaman tentang bagaimana digitalisasi dapat memperluas akses pasar. Mereka telah mulai memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk promosi produk. Secara keseluruhan, inisiatif ini berkontribusi untuk memajukan literasi digital dan keterampilan pemasaran berbasis teknologi di kalangan UMKM pedesaan, yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; literasi digital; promosi digital; sistem informasi; UMKM; pembangunan perdesaan
Abstract:Abstract: This community service program aims to empower the Sumber Harapan Farmers Group located in Gurun Laweh, Nangga-lo District, Padang City through the application of BUDIKDAMBER (Fish Cultivation in Buckets) as a…
form of urban farming innovation. Urban farming is a strategic solution to address the challenges of limited land and increasing food needs in urban areas. The implementation method in this community service program consists of five methods, namely Socialization, Training, Technology Application, Mentoring, Monitoring and Evaluation. And through this activity, the Sumber Harapan Farmers Group was equipped with knowledge and skills in integrating catfish cultivation with vegetable crops (BUDIKDAMBER). The results of the Community Service Program showed an increase in the knowledge and skills of the Sumber Harapan Farmers Group from 20% to 87.31% after the community service program was implemented with a Very Good category. This shows that the application of BUDIKDAMBER technology is able to increase the participation of the Sumber Harapan Farmers Group and support food security as well as strengthen the spirit of household independence of the Farmers Group Towards Golden Indonesia 2045.
Keywords:; budikdamber; food security; community empowerment; urban farming.
Abstrak: Program pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Tani Sumber Harapan yang berlokasi di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang melalui penerapan Teknologi BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan Lele dalam Ember) sebagai bentuk inovasi pertanian perkotaan (Urban Farming). Urban Farming menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan dalam keterbatasan lahan dan meningkatnya kebutuhan pangan di wilayah perkotaan. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian ini terdiri atas lima metode, yaitu Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi, Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi. Dan melalui kegiatan tersebut maka Kelompok Tani Sumber Harapan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan budidaya ikan lele dengan tanaman sayuran (BUDIKDAMBER). Hasil Program Pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Sumber Harapan dari 20% menjadi 87,31% setelah dilaksanakan program pengabdian dengan kategori Baik Sekali. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi BUDIKDAMBER mampu meningkatkan partisipasi Kelompok Tani Sumber Harapan dan mendukung ketahanan pangan serta memperkuat semangat kemandirian rumah tangga Kelompok Tani Menuju Indonesia Emas 2045.
Kata kunci: budikdamber; ketahanan pangan; pemberdayaan masyarakat; urban farming.
Abstract:Abstract: Preeclampsia is one of the leading causes of maternal mortality in East Lombok Regency. In 2023, 2,689 cases of preeclampsia were recorded among 108,035 pregnant women. Limited competence of midwives in early detection,…
etection, midwifery care, and preventive strategies remains a major challenge. This community service program aimed to improve midwives’ knowledge and skills through a workshop consisting of seminars and case-based learning (CBL). The activity was conducted on August 25, 2025, at the East Lombok District Health Office Hall, involving 35 midwives from 35 primary health centers (34 respondents were analyzed as one participant did not complete the pre- and post-tests). The workshop covered preeclampsia screening, midwifery care, MgSO₄ administration, and the use of local natural resources as preventive strategies. Evaluation using pre- and post-tests showed a significant increase in the mean score from 78.23 to 94.85, with an average improvement of 16.62 points. Notably, 44.1% of participants achieved a perfect score of 100. These findings confirm that interactive and practical workshop approaches effectively enhance midwives’ competencies. Therefore, this program contributes to strengthening primary health care services and supporting maternal mortality reduction efforts in East Lombok.
Keywords: early detection; maternal mortality; midwives competence; preeclampsia; primary health care
Abstrak: Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu di Kabupaten Lombok Timur. Data tahun 2023 menunjukkan terdapat 2.689 kasus preeklampsia dari 108.035 ibu hamil. Keterbatasan kompetensi bidan dalam deteksi dini, asuhan kebidanan, dan pemanfaatan strategi preventif menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan melalui workshop yang terdiri dari seminar dan praktik berbasis kasus (Case Based Learning/CBL). Kegiatan dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 di Aula Dinas Kesehatan Lombok Timur, dengan peserta 35 bidan dari 35 Puskesmas. Materi workshop mencakup skrining preeklampsia, asuhan kebidanan, pemberian MgSO₄, serta pemanfaatan bahan alam lokal sebagai strategi preventif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata dari 78,23 menjadi 94,85, dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,62 poin. Sebanyak 44,1% peserta mencapai skor sempurna 100. Hasil ini membuktikan bahwa workshop interaktif dan aplikatif efektif meningkatkan kompetensi bidan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan layanan primer dan upaya penurunan angka kematian ibu di Lombok Timur.
Kata kunci: angka kematian ibu; deteksi dini; kompetensi bidan; pelayanan kesehatan primer; preeclampsia