Search Articles & Publications

Showing 2349 articles found for "Pendekatan"

Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Burger Bangor Di Sukamaju Depok

Naufal Hafizh Adhyatma, Wiwin Wianti, Yosie Noverha
Abstract: Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah… lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Aquviva di Kota Depok

Jonathan Herhanlie, Vina Islami, Ulfa Rahma Dhini
Abstract: Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus berkembang karena masyarakat semakin mempertimbangkan kebersihan, keamanan, dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan air minum. AQUVIVA merupakan produk AMDK lokal yang diproduksi&#8230; ksi PT Mitra Tirta Buwana. Pada 2025, merek ini menghadapi penurunan kepercayaan setelah beredar informasi mengenai temuan benda asing di dalam kemasan. Pada periode pemulihan citra tersebut, perusahaan juga menjalankan kampanye promosi berskala besar. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian AQUVIVA di Kota Depok, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-asosiatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow dan melibatkan 100 konsumen AQUVIVA. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 9,044; p < 0,001) dengan kontribusi 33%. Promosi juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 8,448; p < 0,001) dengan kontribusi 29%. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 77,764; p < 0,001) dan menjelaskan 61,6% variasi keputusan pembelian. Temuan tersebut menunjukkan perlunya pengendalian mutu yang konsisten serta penguatan promosi digital yang berkelanjutan untuk memulihkan kepercayaan dan menjaga loyalitas konsumen.

Pendekatan Formatif dan Sumatif untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar

Trifina Fitriana, Rusdiana Navlia
Abstract: Educational program evaluation serves as a strategic element to ensure the improvement of learning quality at the elementary school level, particularly as schools are required to be adaptive to students’ diverse learning&#8230; ng needs. A major issue frequently encountered is teachers’ limited capacity to implement evaluation models that are simple, sustainable, and relevant as a basis for instructional decision-making. This study aims to analyze the application of simple evaluation through formative and summative approaches as a systematic effort to enhance the quality of learning in elementary schools. The formative approach is employed throughout the instructional process to provide immediate feedback, identify students’ learning difficulties, and adjust teaching strategies in real time, while the summative approach is applied at the end of the instructional period to assess the level of goal attainment and the overall effectiveness of the program. The findings indicate that a balanced implementation of both approaches enables teachers to design learning activities that are more responsive, measurable, and oriented toward continuous improvement. Practically designed simple evaluations also encourage teachers to take an active role as controllers of learning quality rather than merely as curriculum implementers. The conclusion of this study confirms that the integration of formative and summative evaluation in a simple yet systematic manner effectively improves learning quality while strengthening a reflective culture in elementary school settings. The novelty of this study lies in its emphasis on an evaluation model that is easy to apply, contextual, and oriented toward teachers’ daily pedagogical decision-making, thereby offering a practical alternative for elementary schools with limited formal evaluation resources.

Pendekatan TEACCH dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Anak dengan ASD: Tinjauan Literatur Sistematis

Lukmanul Hakim, Muh. Hasani, Muh. Rusli Umaini
Abstract: Individuals with Autism Spectrum Disorder (ASD) commonly face challenges in independent learning and mastery of functional skills due to deficits in communication, social interaction, as well as repetitive and restricted&#8230; behaviors. The Treatment and Education of Autistic and Related Communication Handicapped Children (TEACCH) approach was developed to address the specific educational needs of this population through structured, visually based, and strengths-based learning. Although the effectiveness of TEACCH has been widely reported globally, studies systematically examining its application within the Indonesian educational context remain limited. This study aims to critically evaluate the effectiveness of the TEACCH approach in enhancing independent learning among children with ASD in Indonesia. Using a systematic review method based on the PRISMA protocol, 15 scholarly articles published between 2017 and 2024 were thematically analyzed to identify TEACCH’s contribution to increasing independence in academic contexts and activities of daily living (ADL). The analysis revealed that TEACCH implementation consistently enhances children’s independence, as indicated by significant improvements in academic task completion (with an average score increase of 34–50 points), as well as improvements in ADL skills such as dressing, eating, and maintaining personal hygiene. The success of this approach is determined by the integration of structural elements, such as environmental organization, the use of visual aids, consistent routines, and collaboration between teachers and parents. This study concludes that TEACCH is an adaptive, effective, and relevant approach for implementation within the Indonesian education system. The novelty of this research lies in its contextual focus on TEACCH application in Indonesia, as well as strategic recommendations for its integration into special education (SLB) and inclusive school curricula through systemic educator capacity-building.

Pembelajaran Religius untuk Generasi Muda: Strategi Pendidikan yang Mendalam dan Menginspirasi

Sinambela, Juita, Sinaga, Janes
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi dan menganalisis efektivitas strategi pendidikan religius dalam membentuk karakter dan nilai-nilai spiritual pada generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui pendekatan kajian&#8230; ajian literatur, dapat menganalisa dan memaparkan strategi pendidikan yang religious. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan yang mendalam dan menginspirasi mampu mengintegrasikan ajaran keagamaan ke dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Analisis data mengungkapkan perubahan positif dalam sikap, nilai, dan perilaku partisipan. Temuan ini didukung oleh pendekatan kualitatif yang mencakup pengkodean tematik dan analisis naratif. Partisipan menilai positif pendekatan ini karena memberikan ruang bagi refleksi pribadi, pembangunan nilai moral, dan pengalaman spiritual yang mendalam. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk pengembangan pendekatan pendidikan yang dapat membentuk karakter positif pada generasi muda, menghadirkan relevansi ajaran keagamaan dalam konteks modern, dan mendorong penerapan nilai-nilai spiritual dalam tindakan nyata.

Pendidikan Kristen Versus Pendidikan Sekuler: Ditinjau Dari Motivasi Dan Tujuan Pendidikan

Sinaga, Janes, Sinambela, Juita Lusiana
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki perbedaan motivasi dan tujuan pendidikan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler, untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana sistem pendidikan ini memengaruhi&#8230; emengaruhi motivasi belajar dan tujuan pendidikan para pelajar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk menyelidiki perbandingan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler dalam konteks motivasi dan tujuan pendidikan. Dengan melakukan pencarian sistematis literatur melalui berbagai sumber akademis, penelitian ini memusatkan perhatian pada literatur yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Analisis literatur mencakup identifikasi tema utama, pengungkapan sinergi dan konflik dalam motivasi dan tujuan pendidikan, serta sintesis temuan untuk membentuk pemahaman yang kohesif. Evaluasi kritis terhadap literatur dan penyajian hasil dalam bentuk naratif yang jelas merupakan komponen integral dari metodologi penelitian ini. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai perbedaan esensial dalam motivasi dan tujuan pendidikan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler, memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang pengaruh nilai dan prinsip dalam membentuk pengalaman pendidikan.

Genealogi Pendidikan Kristen: Jejak Asal, Makna, dan Tujuannya

Sinambela, Juita Lusiana, Sinaga, Janes
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki genealogi pendidikan Kristen dengan fokus pada asal, makna, dan tujuan yang mendasarinya. Melalui pendekatan interdisipliner yang mencakup sejarah, teologi, dan sosiologi pendidikan,&#8230; ikan, penelitian ini merunut kembali akar-akar pendidikan Kristen dari masa lampau hingga perkembangannya dalam konteks modern. Studi ini akan menelusuri sejarah pendidikan Kristen, mengidentifikasi peran gereja dan pemikir-pemikir Kristen dalam membentuk prinsip-prinsip pendidikan. Selain itu, penelitian ini akan membahas makna pendidikan Kristen dalam konteks spiritual, moral, dan sosial, serta bagaimana nilai-nilai tersebut tercermin dalam praktik pendidikan sehari-hari. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang esensi pendidikan Kristen, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter dan perkembangan individu. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat membantu pengembangan kebijakan pendidikan Kristen yang relevan dan efektif dalam memenuhi tuntutan zaman modern sambil tetap setia pada akar-akar tradisionalnya.

Pendekatan Feminis terhadap Narasi 2 Samuel 13:1-39 dan Implikasinya terhadap Kekerasan Seksual di Lingkungan Keluarga

Liandra Yolanda Camerling, Alelen Darmas Singerin
Abstract: Sexual violence can occur in any environment, including the family. Most victims of sexual violence are women. One narrative depicting violence in a family context is the story of Tamar and Amnon in 2 Samuel 13:1-39, which&#8230; ch is part of King David’s family history. The family, which should be a place of refuge, instead becomes an unsafe place. The patriarchal system that gives power to men and places women in a subordinate position is one of the causes. The text of 2 Samuel 13:1-39 is implied in the modern context because the problem of sexual violence in private spaces such as the home is also experienced by women today. A feminist approach is used to draw out women’s values and analyze the structure of the Davidic Kingdom family, identifying the causes and impacts, and how Tamar, as a woman, faced and overcame the moral crisis and sexual violence she experienced. This study uses a qualitative descriptive method with a hermeneutic approach, focusing on literature review to discuss related topics. The author found that Tamar, who experienced sexual violence in the family environment, did not receive justice. The cause of violence is the patriarchal system.  Power struggles and invalid laws. Tamar did not remain silent but sought justice for herself by communicating her experiences to the public through religious and social symbolism. Learning from Tamar teaches modern women how to speak out about the injustices they experience.

Naaman dalam Dua Perjanjian

Sinambela, Juita, Sinaga, Janes
Abstract: Kisah Naaman, seorang perwira Aram yang disembuhkan dari penyakit kusta dalam 2 Raja-Raja 5, memperoleh makna teologis yang lebih mendalam ketika Yesus menyebutnya dalam Lukas 4:27 sebagai satu-satunya yang disembuhkan pada&#8230; ada zaman nabi Elisa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan intertekstual antara kedua perikop tersebut melalui pendekatan teologi naratif dan intertekstualitas biblika. Fokus utama diarahkan pada eksplorasi makna teologis dari penyebutan tokoh non-Israel oleh Yesus, sekaligus implikasinya terhadap konsep universalitas anugerah Allah yang melampaui batas etnis, nasional, dan religius. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan Naaman bukan sekadar mukjizat fisik, melainkan simbol keterbukaan keselamatan Allah bagi semua bangsa yang bersedia percaya dan taat kepada-Nya. Dengan mengutip kisah Naaman, Yesus menantang eksklusivisme religius yang sering kali membatasi karya Allah hanya pada kelompok tertentu, serta menyatakan inklusivitas misi Kerajaan Allah yang bersifat lintas batas dan transformatif. Narasi ini juga memperlihatkan bahwa karya keselamatan Allah sejak Perjanjian Lama sudah diarahkan pada pemulihan universal, yang mencapai puncaknya dalam pelayanan Yesus Kristus. Dengan demikian, kisah Naaman menegaskan pentingnya gereja masa kini untuk mewujudkan misi yang terbuka, kontekstual, dan inklusif, sebagai respons terhadap kasih karunia Allah yang tidak terbatas oleh kebangsaan, budaya, maupun tradisi keagamaan tertentu.

Kehadiran Allah dalam Krisis: Sebuah Kajian Teologis Naratif atas Pengalaman Elia Berdasarkan 1 Raja-Raja 19

Bernard Maruli Hutabarat, Janes Sinaga, Juita Lusiana Sinambela
Abstract: Tulisan ini bertujuan mengkaji kehadiran Allah dalam pengalaman profetik Elia di 1 Raja-raja 19 melalui pendekatan teologis-naratif. Latar belakang penelitian ini muncul dari persoalan krusial: mengapa Elia mengalami keputusasaan&#8230; utusasaan spiritual yang mendalam setelah kemenangan besar di Gunung Karmel, dan bagaimana Allah meresponsnya? Penelitian ini menemukan bahwa kehadiran Allah dinyatakan tidak melalui manifestasi spektakuler seperti api atau gempa, tetapi dalam "suara sepi yang lembut" yang bersifat personal dan pemulih. Kebaruan kajian ini terletak pada penekanan naratif-teologis bahwa kehadiran Allah justru paling nyata dalam keheningan dan kesendirian batin, bukan hanya dalam tindakan-tindakan mujizat. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan suatu pemahaman alternatif mengenai cara Allah menyatakan diri dalam konteks penderitaan, trauma, dan krisis iman profetik.