Search Articles & Publications

Showing 67 articles found for "Branding"

Political Branding via Social Media: Analyzing Computer Mediated Communication of 2024 Presidential and Vice Presidential Candidates on Instagram

Sandika Rhamadona, Panuju, Redi
Abstract: The digital era has significantly transformed lifestyles, particularly in Indonesia, where computer-mediated communication (CMC) now plays a prominent role in human interactions. In public spaces, individuals often prioritize… itize their digital devices over engaging with those around them. The rise of the internet generation has integrated media and communication into essential elements of daily life. This study focuses on the analysis of hashtag trends related to general elections, such as #capres2024, #cawapres2024, and #pemilu2024, on Instagram, and their influence on user perceptions. It examines the role of hashtags in CMC practices on Instagram during electoral periods. Through the analysis of seven samples, the study reveals that while certain posts align with the electoral purposes of the hashtags, others use these hashtags for visibility without relevance to the elections. The research underscores Instagram’s potential for reshaping political branding and enhancing voter engagement. It demonstrates that the strategic application of hashtags, combined with high-quality visuals and interactive features, can amplify the visibility and impact of political messaging. By integrating CMC and political branding theories, this study presents a framework for understanding how digital tools can foster a more engaged and informed electorate.

Branding dan Pemanfaatan Media Sosial Dalam Meningkatkan Penjualan di Warteg Bahari Oren

Santi Rimadias, Josua Bagoes Adhi Nugroho, Nathan Aurelius Artha, Justin Tan, Leonaldo Jonathan, Hansen Albertus, Yonatan
Abstract: Perkembangan era digital membawa transformasi dalam operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Branding dan pemanfaatan media sosial menjadi kunci keberhasilan UMKM. Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan… pada UMKM adalah dengan cara branding dan pemanfaatan media sosial. Branding dan penjualan melalui media sosial seringkali belum optimal dijalankan, seperti pada Warteg Orens Bahari, di Daerah Gading Serpong, Curug Sangereng. Tim pengabdian kepada masyarakat akan membantu pelaku usaha Warteg Orens Bahari untuk meningkatkan penjualan melalui branding dan media sosial. Kegiatan ini diawali dengan observasi dan wawancara pada pemilik Warteg Orens Bahari terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan memasarkan produknya ke media sosial. Dengan melakukan branding dan pemanfaatan media sosial, berupa Pembuatan sosial media , pembuatan logo, pembuatan buku menu dan content video maka dapat membantu dalam meningkatkan penjualan Warteg Orens Bahari.

MEMBUKA GERBANG EKONOMI HALAL INDONESIA: MENGATASI TANTANGAN DAN MERAIH PELUANG

Oki Mochamad Januar
Abstract: Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang pengembangan ekonomi halal di Indonesia, sebuah sektor yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai hambatan. Permasalahan utama meliputi rendahnya pemahaman masyarakat… asyarakat tentang sertifikasi halal, regulasi yang rumit, dan adopsi teknologi yang terbatas. Melalui metode studi kasus, penelitian ini menganalisis dinamika ekonomi halal di berbagai sektor seperti makanan, pariwisata, dan keuangan syariah. Pembahasan berfokus pada strategi mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang, termasuk penyederhanaan regulasi, peningkatan kapasitas teknologi, dan penguatan branding produk halal Indonesia di pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi halal memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi. Strategi kunci meliputi peningkatan kesadaran masyarakat, dukungan untuk UMKM, investasi dalam infrastruktur, dan harmonisasi standar halal internasional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang potensi ekonomi halal Indonesia dan memberikan rekomendasi konkret untuk mewujudkan posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia.

PENGARUH BRAND SATISFACTION DAN BRAND EXPERIENCE TERHADAP REVISIT INTENTION WISATAWAN DOMESTIK

Galih Wisnu Broto, Prakosa, Adhi, Anindita Imam Basri, Arif Sudaryana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensi berkunjung kembali para wisatawan domestik di DIY dengan menguji determinan intensi berkunjung kembali yaitu kepuasan merek, dan pengalaman merek. Sampel yang digunakan adalah… dalah wisatawan domestik yang berkunjung di DIY sejumlah 228 responden. Metode penelitian adalah survei, dan data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa semua determinan intensi berkunjung kembali terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan penelitian ini memperkaya pemahaman teoritis tentang pentingnya city branding untuk wisatawan domestik, dan memberikan saran pemasaran dan manajemen untuk pengembangan destinasi wisata kota.

ANALISIS MENU UNIK DAN BERBEDA DI WARUNG BAKSO LAVA UMMU AKBAR TERHADAP PENINGKATAN USAHA DARI BRANDING WARUNG (STUDI KASUS: TANJUNG MORAWA, DELI SERDANG)

Zikri Habibi Djunaidi, Audri Fadillah Saputri, Hani Widari, Nazla Hazwani, Zainarti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menu unik dan berbeda di Warung Bakso Lava Ummu Akbar, mengevaluasi dampak dari menu-menu tersebut terhadap branding warung, dan memahami bagaimana branding yang kuat dapat meningkatkan… ingkatkan usaha Warung Bakso Lava Ummu Akbar. Dalam melakukan penelitian ini penulis memilih warung bakso lava ummu akbar sebagai tempat rujukan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer dengan observasi langsung datang dan wawancara mendalam (In-Depth Interview) di warung bakso lava ummu akbar dengan pemilik, karyawan dan pelanggan itu sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi menu unik dan branding yang kuat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan usaha di industri kuliner. Warung Bakso Lava Ummu Akbar menjadi contoh inspiratif bagi pelaku usaha kuliner lainnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Hasil yang bisa penulis dapatkan setelah melakukan penelitian tersebut yakni ada unsur pemasaran yang penting agara usaha tersebut dalam bersinergi dalam jangka waktu yang panjang. Dari hasil wawancara penulis mendapatkan hasil berkenaan dengan giat usaha dari pemilik yang memulai dari hanya masakan rumahan hingga dapat membuka 6 gerai usaha tersebar di sumatera utara. Adanya konsistensi serta kesabaran dari pemilik usaha dalam mengembangkan produk kulinernya, saran dan masukan terkait menu serta cita rasa menjadi sorotan utama bagi seorang pemilik untuk dapat mengembangkan usaha tersebut. Terdapat dorongan dari orang terdekat juga yang membuat pemilik semakin yakin dalam mengembangkan usahanya. Dengan mempromosikan makanan yang dihidangkan dan memberi rekomendasi kepada orang lain agar mencicipi kanan tersebut.

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH ISLAM MODERAT DI KALANGAN GENERASI MUDA

April Yanti Ananda, Febria Sri Rezeqi Fadillah, Gizalsa Syabilla, Hasna Nisrina, Muhammad Rizalul Zidan Akbar, Islaeda Yushan Dini, Edi Suresman
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah dakwah Islam dari pendekatan konvensional menjadi praktik digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mengembangkan dan menyebarkan… an nilai-nilai Islam moderat di kalangan generasi muda, dengan mengkaji pengaruh algoritma, pergeseran otoritas keagamaan, dan komodifikasi konten religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 17 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021–2026 yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti Instagram, YouTube, TikTok, dan X berfungsi sebagai ekosistem yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi (wasathiyyah), toleransi, dan inklusivitas. Namun, sistem berbasis algoritma cenderung memprioritaskan konten yang viral dan emosional dibandingkan pesan keagamaan yang substantif, sehingga berpotensi mengurangi kedalaman pemahaman. Selain itu, pergeseran otoritas keagamaan dari ulama tradisional ke influencer digital menimbulkan kekhawatiran terkait kredibilitas. Praktik monetisasi dan personal branding juga menunjukkan adanya kecenderungan komodifikasi konten keagamaan di ruang digital. Oleh karena itu, penguatan literasi digital keagamaan serta integrasi antara otoritas keilmuan dan kompetensi digital menjadi hal yang penting untuk memastikan keberlanjutan dakwah Islam moderat di era digital.

Manajemen Supply Chain Halal dan Strategi Pemasaran dalam Industri Makanan dan Minuman

Falensia Rogia Saputri, Rahmat Reza Suhada, Lisnawati
Abstract: Industri makanan dan minuman halal di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen Muslim, penguatan regulasi halal, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Penelitian ini berangkat dari persoalan… bagaimana manajemen supply chain halal diterapkan, bagaimana strategi pemasaran halal dijalankan, serta bagaimana keduanya diintegrasikan untuk membangun daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan supply chain halal dalam menjaga integritas produk, menjelaskan strategi pemasaran halal dalam meningkatkan kepercayaan dan minat konsumen, serta mengkaji integrasi keduanya dalam memperkuat daya saing industri makanan dan minuman. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa traceability, jaminan mutu, label halal, branding, dan promosi digital berperan penting dalam membentuk kepercayaan, keputusan pembelian, dan loyalitas konsumen. Kesimpulannya, integrasi supply chain halal dan strategi pemasaran halal menjadi faktor penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif usaha yang berkelanjutan.

THE RELATIONSHIP BETWEEN THE PROMOTION MIX AND THE COMPANY'S BRAND IDENTITY WITH CUSTOMER SATISFACTION AT PT. INO WANGSA BINJAI

Budi, Ivan Benedict Tambunan
Abstract: This study aims to deepen the understanding of the contribution of promotion and branding to increasing customer satisfaction at PT. Ino Wangsa Binjai. The study used primary data with a population of 300 buyers, and 75&#8230; respondents were selected as samples through calculations using the Slovin formula. The analysis techniques applied were quantitative, including validity tests, reliability, classical assumptions, simple linear regression, and hypothesis testing through t-tests and coefficients of determination (R²). Based on the analysis results, the promotional mix variable (E_Prmsi) obtained a t-count value of -1.824 with a significance level of 0.072 (> 0.05), while the t-table was 1.99346. Because the t-count is smaller than the t-table, it can be concluded that the promotional mix does not have a significant effect on customer satisfaction. In addition, a negative t-value indicates that the direction of the relationship between the promotional mix and customer satisfaction is not in line. Conversely, the partial test shows that the company's brand variable has a significant effect on customer satisfaction with a significance value of 0.00 (< 0.05). Therefore, the first hypothesis (H1) is declared accepted. From the results of the determination coefficient test, the R Square value is 0.495, which indicates that 49.5% of changes in customer satisfaction can be explained by the company's promotional mix and brand factors, while the remaining 50.5% is influenced by other variables not examined in this study. As a recommendation, the management of PT. Ino Wangsa Binjai, especially the branch manager, is advised to implement a more cost-effective, efficient, and targeted promotional strategy, as well as utilizing social media such as Facebook, Instagram, Twitter, and print media such as newspapers to convey promotional information more effectively.

PENGEMBANGAN STRATEGI PROMOSI DAN BRANDING BAGI UMKM FOTOCOPY DAN PRINT BERBASIS KEBUTUHAN KONSUMEN

Wahyuni, A. Nur Fitrianti, Abyan Fauzi, Ismi Salamatus Salbiyah, Viara Lestari
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan strategi promosi dan branding berbasis kebutuhan konsumen pada UMKM Biru Print yang bergerak di bidang jasa fotokopi dan percetakan digital di&#8230; Kota Makassar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya penerapan strategi promosi dan branding yang terstruktur pada UMKM, sehingga potensi usaha belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendampingan langsung kepada pemilik usaha. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan observasi, pengumpulan data dan analisis, serta penyusunan rekomendasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap pentingnya promosi dan branding yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Selain itu, pemilik usaha mulai menyadari peran identitas usaha dan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan bagi UMKM sektor jasa dalam mengembangkan strategi promosi dan branding secara lebih profesional dan berkelanjutan.

PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK UNGGULANDESA PEGAJAHAN MELALUI STRATEGIBRANDING DAN PEMASARAN DIGITAL

Chon Cho Reynols Manday, Nani Sri Rezeki
Abstract: Desa Pegajahan memiliki potensi produk unggulan lokal yang signifikan, namun menghadapi tantangan dalam hal daya saing di pasar yang lebih luas. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah lemahnya identitas merek (branding)&#8230; anding) yang kuat dan kurangnya pemanfaatan saluran pemasaran digital, yang menghambat pertumbuhan ekonomi UMKM dan BUMDes setempat. Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan menggunakan metode pendampingan dan pelatihan intensif. Sasaran utama adalah pelaku UMKM dan pengelola BUMDes di Desa Pegajahan. Kegiatan PkM mencakup tiga tahap: 1) Asesmen Kebutuhan dan Potensi Produk, 2) Pelatihan Perancangan Branding (penetapan nama, logo, dan narasi produk), dan 3) Pendampingan Pemasaran Digital (penggunaan media sosial dan e-commerce). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan implementasi strategi pemasaran oleh mitra. Unit usaha berhasil menyusun pedoman branding yang baru dan lebih terarah, serta terjadi peningkatan pada jangkauan pasar produk setelah diimplementasikannya teknik foto produk dan konten digital yang lebih profesional. Pelatihan ini secara langsung berkontribusi pada penciptaan nilai tambah, diferensiasi produk, dan peningkatan daya saing produk unggulan Desa Pegajahan di tingkat regional. Program PkM ini berhasil mentransformasi cara pandang mitra terhadap manajemen pemasaran modern, khususnya branding dan digitalisasi. Direkomendasikan adanya tindak lanjut berupa inkubasi bisnis digital untuk memastikan keberlanjutan strategi yang telah diterapkan dan memantau dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.