Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki perbedaan motivasi dan tujuan pendidikan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler, untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana sistem pendidikan ini memengaruhi…
emengaruhi motivasi belajar dan tujuan pendidikan para pelajar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk menyelidiki perbandingan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler dalam konteks motivasi dan tujuan pendidikan. Dengan melakukan pencarian sistematis literatur melalui berbagai sumber akademis, penelitian ini memusatkan perhatian pada literatur yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Analisis literatur mencakup identifikasi tema utama, pengungkapan sinergi dan konflik dalam motivasi dan tujuan pendidikan, serta sintesis temuan untuk membentuk pemahaman yang kohesif. Evaluasi kritis terhadap literatur dan penyajian hasil dalam bentuk naratif yang jelas merupakan komponen integral dari metodologi penelitian ini. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai perbedaan esensial dalam motivasi dan tujuan pendidikan antara Pendidikan Kristen dan Pendidikan sekuler, memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang pengaruh nilai dan prinsip dalam membentuk pengalaman pendidikan.
Abstract:This research delves into the prohibition of idol worship in the Bible, especially the Old Testament, with an emphasis on the role of the prophets who emphasized this prohibition. The aim is to gain a deeper understanding…
g of the concept of idol worship prohibition through the qualitative research method of Literature Review. The Bible, particularly the Old Testament, consistently conveys the prohibition of bowing down to worship idols. This activity is considered serious and carries severe consequences, especially for the people of Israel. Violating this prohibition is seen as betrayal to God and has the potential to trigger divine punishment. The theological basis for this prohibition lies in the jealousy of God, which arises when offerings are given to idols. Idol worship is equated with the practices of pagan nations and reflects unfaithfulness to God. This research also describes the history and theology behind this prohibition. Through the perspectives of Brian S. Rosner, E. L. Carlson, and Christie Kusnandar, the research demonstrates how idol worship triggers God's jealous reaction and disrupts the human relationship with Him. This message is strong in the Bible and integrated into Jewish religious teachings. In conclusion, the prohibition of idol worship serves as an important warning to maintain loyalty to God and avoid practices that are inconsistent with faith.
Abstract:Artikel ini meninjau perkembangan riset terkini di Indonesia terkait topik penelitian jurnal ini, mengevaluasi metodologi yang digunakan, dan merumuskan rekomendasi praktis.
Harun, Hilda, Ruslan Majid, Rizkita Nur Ainun, Yasrul, Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani, Sitti Nur Afridasari, Siti Nurfadilah, Paridah, Fifi Nirmala, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract:Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi…
i sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.
Abstract:Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memerlukan langkah konkret untuk mengurangi emisi karbon. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah carbon offset melalui penanaman pohon, yang melibatkan partisipasi…
aktif masyarakat. Pohon memiliki peran penting sebagai penyerap karbon dioksida, namun literasi siswa terkait fungsi ekologis pohon masih rendah. Literasi pohon menjadi kompetensi penting agar generasi muda memahami peran pohon dalam penyerapan karbon dioksida (CO₂). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pohon siswa khususnya terkait jenis pohon penyerap karbon, fungsi ekologis, dan manfaatnya bagi lingkungan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini menggunakan penerapan metode Inquiry-Based Learning (IBL) dengan pendekatan participatory learning yang melibatkan siswa kelas X di SMK di Jakarta. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket yang diukur dengan skala Likert yag bertujuan untuk mendapatkan data kepuasaan dan pemahaman literasi pohon. Penerapan tahapan Inquiry-Based Learning (IBL) dimulai dari merumuskan pertanyaan kritis, merencanakan penyelidikan, mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan literasi pohon mengenai konsep carbon offset dalam mitigasi perubahan iklim. Hasil tersebut korelasi dengan tingkat kepuasaan tinggi setelah mendapatkan sosialisasi carbon offset pada kategori “sangat puas” dan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi pohon pada siswa SMK, hal ini menumbuhkan kesadaran dan motivasi siswa untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan juga menstimulasi keterampilan berpikir kritis, kemampuan analisis data, dan refleksi ilmiah, sehingga literasi ekologis siswa meningkat secara signifikan.
Abstract:Program pengabdian bertema "Mencetak Generasi Muda Muslim yang Moderat: Implementasi Pendidikan Agama Islam Inklusif di Ponpes An Nahdalah Makassar" bertujuan untuk membentuk generasi Muslim yang memiliki sikap moderat melalui…
elalui pendekatan pendidikan agama yang inklusif. Pelaksanaan program ini meliputi pelatihan bagi ustaz dan ustazah tentang konsep moderasi dalam Islam, kegiatan dialog lintas agama, serta keterlibatan santri dalam aktivitas sosial bersama komunitas lintas agama. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan penerapan nilai-nilai moderasi di kalangan santri dan pengajar. Para santri menjadi lebih aktif dalam diskusi, berpikir kritis, serta menunjukkan sikap yang lebih toleran terhadap perbedaan. Tantangan utama yang dihadapi adalah resistensi dari sebagian kecil santri dan pengajar serta keterbatasan waktu, namun pendekatan yang inklusif terbukti efektif dalam memperkenalkan moderasi beragama. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pesantren lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong sikap moderat dan toleransi di kalangan generasi muda Muslim.
Abstract:Pembelajaran biologi di tingkat SMA masih banyak menggunakan pendekatan konvensional yang kurang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan…
an untuk menguji pengaruh penerapan Flipped Classroom dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan adaptabilitas lingkungan murid SMA pada materi perubahan lingkungan. Penelitian eksperimen semu dengan desain Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest dilakukan pada kelas X Fase E. Kelas eksperimen menerapkan integrasi Flipped Classroom dan PBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Data dikumpulkan melalui tes esai berbasis indikator FRISCO untuk berpikir kritis dan angket berbasis GreenComp untuk adaptabilitas lingkungan. Analisis data menggunakan ANCOVA setelah memenuhi uji prasyarat yaitu normalitas, homogenitas, dan linieritas. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan p < 0,05 terhadap kedua variabel dengan effect size besar Partial Eta Squared 0,606 untuk berpikir kritis dan 0,700 untuk adaptabilitas lingkungan. Rata-rata skor kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah integrasi Flipped Classroom dan PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta adaptabilitas lingkungan peserta didik. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung Kurikulum Merdeka dan pengembangan kompetensi abad ke-21 berbasis isu lingkungan.
Abstract:Artikel ini meninjau perkembangan riset terkini di Indonesia terkait topik penelitian jurnal ini, mengevaluasi metodologi yang digunakan, dan merumuskan rekomendasi praktis.
Abstract:Artikel ini meninjau perkembangan riset terkini di Indonesia terkait topik penelitian jurnal ini, mengevaluasi metodologi yang digunakan, dan merumuskan rekomendasi praktis.
Abstract:Abstract: This training was organized to address the challenges faced by students at LKP Mutiara Informatika in Kisaran in producing coherent and accurate English writing. English writing skills are essential in the global…
al era but are often hindered by limitations in grammar, vocabulary, and structure. This community service program aimed to enhance students' writing abilities through the utilization of Artificial Intelligence (AI). The training method included interactive sessions, demonstrations of popular AI tools (e.g., Grammarly, ChatGPT, and Gemini), and hands-on practice in composing paragraphs and essays. The results showed a significant improvement in the students' grammatical accuracy, vocabulary richness, and coherence. The training also boosted the participants' confidence in writing. Implicitly, this program contributes to workforce readiness and digital literacy, offering a training model that can be replicated in other institutions. However, ongoing challenges must be addressed, particularly the risk of over-reliance on AI and the importance of further training to preserve authenticity and critical thinking in writing.
Keywords: artificial intelligence (AI); writing skills; english language
Abstrak: Pelatihan diselenggarakan untuk mengatasi tantangan peserta didik LKP Mutiara Informatika di Kisaran dalam menghasilkan tulisan Bahasa Inggris yang koheren dan akurat. Keterampilan menulis Bahasa Inggris esensial di era global, namun seringkali terhambat oleh keterbatasan tata bahasa, kosakata, dan struktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis peserta didik melalui pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI). Metode pelatihan meliputi sesi interaktif, demonstrasi penggunaan tools AI populer (misalnya, Grammarly, ChatGPT, dan Gemini), serta praktik langsung penyusunan paragraf dan esai. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada akurasi tata bahasa, kekayaan kosakata, dan koherensi tulisan peserta didik. Pelatihan ini juga membangun kepercayaan diri peserta dalam menulis. Secara implisit, program ini berkontribusi pada kesiapan tenaga kerja dan penguasaan teknologi digital, serta menawarkan model pelatihan yang dapat direplikasi di institusi lain. Namun, tantangan berkelanjutan perlu diwaspadai, terutama risiko ketergantungan berlebih pada AI dan pentingnya pelatihan lanjutan untuk menjaga otentisitas dan pemikiran kritis dalam menulis.
Kata kunci: kecerdasan buatan (AI); keterampilan menulis; bahasa inggris