Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan belajar mahasiswa program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Litelatur Review dengan mengambil 5 artikel penelitian sebelumnya…
ebelumnya yang berkaitan dengan kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika sebagai sampel. Sampel yang diambil telah melalui proses penyaringan dan yang diambil sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Artikel yang diambil sebagai sampel diambi dari Google Scholar, Publish or Perish, ResearchGate, dan Repository dalam kurun waktu dari tahun 2019-2024. Semua data yang diperolah disajikan dalam bentuk deskripsi kualitatif. Penelitian ini mengenai faktor kesulitan belajar mahasiswa program studi Pendidikan Matematika pada mata kuliah yang dianggap sulit dan dibuktikan oleh beberapa penelitian sebelumnya yaitu mata kuliah Analisis Real, Statistika dan Kalkulus. Adapun faktor kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika salah satunya kurangnya penguatan/pemahaman mengenai konsep.
Abstract:Pembelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang mempunyai peranan penting dalam disiplin ilmu dalam mengembangkan daya pikir siswa. Keberhasilan dalam mencapai suatu kompetensi bergantung pada beberapa aspek diantaranya…
ranya metode pengajaran yang digunakan guru dapat membawa siswa pada kemampuan pemahaman konsep matematika dan potensi rasional dan nalar siswa. Maka dari itu perlu adanya : Peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika melalui optimalisasi metode drill. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun pengambilan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian bahwa : peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui optimalisasi metode drill dapat dilihat aktivitas guru dalam meningkatkan antusisasme belajar siswa, menjadikan siswa senang belajar, membuat pembelajaran yang ceria, dan dapat menghidupkan suasana pembelajaran. Sehingga menjadikan peningkatan hasil belajar, dan meningkatnya pemahaman siswa. Adapun cara guru dalam mengoptimalisasikan metode drill dengan cara memberi latihan siswa sesuai kemampuan siswa sampai nilai siswa meningkat dengan baik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengexplorasi peran berpikir kritis dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), mengidentifikasi faktor-faktor pendukung pengembangan berpikir kritis,…
, dan menyoroti integrasi berpikir kritis dalam pendekatan pengajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan berpikir kritis cenderung memiliki kemampuan analisis yang baik, mengajukan pertanyaan reflektif dan interaktif, dan merespons positif terhadap lingkungan pembelajaran yang mendukung berpikir kritis. Peran guru sebagai fasilitator juga terbukti penting dalam mengembangkan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, berpikir kritis memiliki peran krusial dalam membentuk fondasi pemahaman matematika yang kompleks di masa depan, dan integrasi berpikir kritis dalam pendekatan pengajaran SD/MI dapat menjadi landasan penting bagi pembentukan pemahaman matematika yang mendalam dan relevan untuk kehidupan sehari-hari siswa.
Abstract:Kemampuan dalam memecahkan masalah perlu dimiliki seluruh siswa, Selama ini yang menjadi masalah ialah bagaimana kemampuan memecahkan masalah dikembangkan pada proses belajar mengajar terutama matematika. Terdapat kesulitan…
tan siswa memecahkan masalah perlu mendapatkan perhatian dan di di identifikasi secara lanjut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan profil pemecahan masalah matematika berdasarkan teori Polya dengan tinjauan kemampuan matematika siswa. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri atas subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni hasil tes kemampuan matematika, hasil tes pemecahan masalah dan dikuatkan dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menerangkan siswa dengan kemampuan matematika tingkat tinggi bisa mengatasi permasalahan, dan mengumpulkan informasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi pada akhir perhitungannya siswa kurang teliti. Siswa yang berkemampuan matematika tingkat sedang dapat mengumpulkan informasi pada soal yang disediakan, namun siswa melakukan kekeliruan dalam menentukan rumus. Sedangkan siswa dengan berkemampuan matematika tingkat rendah belum mampu memahami permasalahan dan mengumpulkan informasi secara jelas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek penelitian tetap berada pada posisi pemahaman pemecahan masalah yang baik pada setiap tingkat kemampuan matematika siswa.
Abstract:MTs Darunnajah 2 Cipining is a dormitory-based institution, often referred to as an Islamic boarding school, which fosters a greater sense of independence among its students compared to non-dormitory schools. This research…
ch aims to explore the strategies employed by students to enhance their competitiveness in mathematics at MTs Darunnajah 2 Cipining.
The findings reveal the distinct characteristics that students exhibit when competing in their mathematics lessons at this institution.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komputasi siswa dengan menggunakan software geogebra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dalam penelitiannya, dimana peneliti melakukan kajian hasil…
asil peneliti terdahulu. Hasil penelian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir komputai siswa dengan menggunakan software geogebra dapat ditingkat lagi pada indikator Algorithms dan Debugging dan juga pada siswa berkategori rendah. Penggunaan software geogebra pada pelajaran matematika menghasilkan pengaruh yang positif pada pengetahuan komputasi siswa, Pembelajaran dengan software geogebra menjadikan pembelajaran matematika menjadi lebih mudah dipahami dan dimengerti siswa dan siswa lebih semangat dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan software geogebra sehinnga dapat menambah kemampuan dan antusias siswa pada pembelajaran matematika.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meninjau secara sistematis terhadap literatur tentang pemanfaatan aplikasi Desmos dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode systematic literarture…
e review (SLR) dengan mencari dan mengumpulkan artikel-artikel yang relevan dari database Google Scholar yang terbit pada tahun 2018-2023 dengan tahap PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Desmos dalam pembelajaran matematika memberikan dampak yang positif baik dalam faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar dan juga dalam hasil belajar itu sendiri, aplikasi Desmos ini sangat disarankan penggunaannya dalam pembelajaran matematika.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemanfaatan aplikasi Geogebra dalam pembelajaran matematika materi program linear.Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Tinjauan sistematis…
is ini mengidentifikasi 14 artikel melalui database Google Scholar yang terbit pada tahun 2019-2023. Pengumpulan data menggunakan prosedur PRISMA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi Geogebra pada pembelajaran matematika (Materi Program Linear) efektif dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir matematika siswa.minat belajar siswa dan mempermudah mempelajari materi program linear.
Abstract:Penelitian ini mengkaji penerapan konsep kekongruenan dalam teori bilangan untuk merekonstruksi motif kain tradisional Indonesia, seperti batik dan sasirangan, melalui pendekatan etnomatematika. Tujuan utama adalah membangun…
ngun model matematis berupa fungsi kongruen yang menghasilkan pola berulang menyerupai motif budaya lokal. Penelitian dimulai dengan pengumpulan literatur terkait kekongruenan dan analisis bentuk motif kain. Selanjutnya, fungsi kongruen dikembangkan dan divisualisasikan menggunakan Python dalam bentuk grid berwarna. Hasil menunjukkan bahwa berbagai motif, seperti motif Patah, Tembokan, Bayam Raja, dan Hiris Gagatas, dapat direpresentasikan secara matematis melalui fungsi kongruen dengan berbagai syarat, termasuk pemodelan piecewise dan penggunaan pusat modular. Dengan pendekatan ini, warisan budaya dapat dikaji dan dilestarikan menggunakan perspektif matematika modern. Penelitian ini membuktikan bahwa konsep kekongruenan tidak hanya relevan dalam kajian matematis, tetapi juga berpotensi besar dalam bidang seni dan budaya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Pontianak berdasarkan tahapan pemecahan…
masalah Polya (memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali). Rendahnya kemampuan siswa dalam mengaitkan matematika dengan konteks nyata serta banyaknya kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dipilih dari 30 siswa kelas VIII A, mewakili kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk soal cerita dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi keempat tahapan Polya dengan sangat baik dan konsisten. Siswa berkemampuan sedang mampu memahami masalah dan menyusun rencana, namun kurang teliti dalam perhitungan serta tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkemampuan rendah hanya mampu memahami sebagian informasi soal dan belum mampu merencanakan, melaksanakan, maupun memeriksa kembali penyelesaian. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan penyelesaian soal cerita siswa sangat bervariasi, dengan kelemahan utama pada tahap memeriksa kembali, terutama pada siswa berkemampuan sedang dan rendah. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru dalam merancang pembelajaran yang menekankan berpikir reflektif dan pembiasaan pengecekan hasil akhir.