Search Articles & Publications

Showing 8857 articles found

PERAN AI DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN KOLABORATIF DI PERGURUAN TINGGI

Tari Esa Agustina Damanik, Agus Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pembelajaran kolaboratif di perguruan tinggi melalui literature review terhadap tiga belas publikasi ilmiah terkini. Fokus kajian meliputi… eliputi kontribusi AI terhadap literasi akademik, personalisasi pembelajaran, efektivitas interaksi kelompok, serta tantangan implementasinya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang mencakup proses penelusuran, seleksi, ekstraksi, dan analisis tematik terhadap artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa AI dapat memperkuat pemahaman materi oleh mahasiswa, meningkatkan koordinasi dan produktivitas kelompok, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih adaptif. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan berupa ketergantungan teknologi, risiko bias algoritmik, isu privasi data, serta kesenjangan literasi digital. Temuan ini menekankan pentingnya regulasi penggunaan AI dan peningkatan kapasitas pengguna agar teknologi dapat dimanfaatkan secara etis, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan dasar teoretis dan praktis untuk pengembangan model pembelajaran kolaboratif berbasis AI di perguruan tinggi.

Transformasi Digital dalam Praktik HR: Analisis Penerapan Teknologi untuk Meningkatkan Kinerja SDM

Arlius Zai, Eliyunus Waruwu, Forman Halawa
Abstract: Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda strategis utama dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di berbagai organisasi, terutama di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan berbasis… teknologi. Perkembangan teknologi seperti Human Resource Information System (HRIS), Human Resource Analytics, Artificial Intelligence (AI), dan automasi proses administrasi telah mendorong perubahan signifikan dalam cara fungsi Human Resources (HR) menjalankan perannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi digital dalam praktik HR serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja SDM. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif-analitis dengan memadukan studi literatur dan temuan empiris dari berbagai organisasi yang telah mengimplementasikan solusi digital dalam manajemen SDM. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital mampu memberikan efisiensi operasional, peningkatan akurasi data, dan percepatan proses kerja dalam fungsi HR, seperti rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, dan manajemen talenta. HR Analytics berperan penting dalam pengambilan keputusan berbasis data, sehingga organisasi dapat mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, memprediksi potensi turnover, serta meningkatkan efektivitas program pengembangan karyawan. Sementara itu, penggunaan AI dalam proses rekrutmen dan manajemen kinerja memberikan nilai tambah berupa objektivitas dan konsistensi dalam evaluasi. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan organisasi, kompetensi SDM, budaya kerja, serta dukungan manajemen puncak. Tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan keterampilan digital, dan integrasi sistem masih menjadi hambatan dalam implementasi optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital dalam praktik HR merupakan strategi penting untuk meningkatkan kinerja SDM dan daya saing organisasi. Implementasi teknologi yang tepat, didukung oleh tata kelola perubahan yang efektif, menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan HR yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis data.

PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PADA MTS ULUMUL QUR’AN MEDAN

Chon Cho Reynols Manday, Nani Sri Rezeki
Abstract: Penelitian ini berjudul Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Pada MTs Ulumul Qur’an Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi dan motivasi kepala… la sekolah terhadap kinerja guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda utnuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi dan motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru dengan membandingkan thitung dengan ttabel dengan jumlah populasi sebesar 30 orang. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 30 orang atau seluruh guru di MTs Ulumul Qur’an dikarenakan populasi kurang dari 100 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang paling mempengaruhi kinerja guru adalah komunikasi. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi b1 yaitu untuk variabel komunikasi (X1) drperoleh  5.073 dan lebih besar dari  sebesar 2.05183 yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari komunikasi terhadap kinerja guru. Untuk variabel motivasi kepala sekolah (X2) diperoleh sebesar 2,235 lebih dan lebih besar dari  sebesar 2.05183 yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil perhitungan regresi linier berganda, diketahui bahwa kinerja guru dipengaruhi oleh komunikasi dan motivasi kepala sekolah dengan persamaan Y=11,289+0,926X1+0,240X2+ e komunikasi dan motivasi kepala sekolah dalam penelitian ini secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru.

Organizational Citizenship Behavior: A Systematic Literature Review (2013–2023)

Asraf Nabawi, Jaka Syahputra, Geri Suherman, Fitra Jaya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan penelitian mengenai Organizational Citizenship Behavior (OCB) selama rentang waktu 2013–2023 melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan menggunakan… menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan menelusuri artikel yang terindeks Scopus sesuai kriteria inklusi. Dari proses identifikasi dan penyaringan diperoleh 79 artikel yang relevan. Temuan utama menunjukkan bahwa anteseden OCB yang paling dominan adalah Corporate Social Responsibility Activities, Job Satisfaction, Organizational Commitment, dan Perceived Organizational Support. Konsekuensi OCB paling banyak mengarah pada peningkatan performance baik individu maupun organisasi. Kajian ini memberikan kontribusi dalam memetakan perkembangan penelitian OCB, sehingga dapat menjadi acuan akademisi dan praktisi dalam mengembangkan strategi organisasi.

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN GENERASI Z TERHADAP PRODUK LOKAL PREMIUM MENGGUNAKAN PENDEKATAN NEUROMARKETING

Jaka Syahputra, Asraf Nabawi
Abstract: Penelitian ini membahas perilaku konsumen Generasi Z terhadap produk lokal premium di Indonesia dengan menggunakan pendekatan neuromarketing. Generasi Z memiliki kecenderungan preferensi yang dipengaruhi oleh kombinasi kualitas… ualitas produk, cerita keaslian merek, dan nilai keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan konsep neuromarketing seperti pengukuran respons perhatian, keterarahan emosi, dan pengkodean memori melalui teknologi eye-tracking, electroencephalography (EEG), dan biosensor. Tujuannya adalah memahami hubungan antara keaslian merek, isyarat asal-usul produk, kredensial keberlanjutan, citra kualitas, brand love, dan kesediaan membayar harga premium (Willingness to Pay/WTP). Metode penelitian yang diusulkan bersifat campuran dengan eksperimen neuromarketing di laboratorium dan survei kuantitatif. Hasil yang diharapkan adalah adanya bukti bahwa narasi autentik, isyarat asal-usul, dan klaim keberlanjutan yang kredibel dapat meningkatkan WTP Generasi Z terhadap produk lokal premium. Temuan penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoritis pada literatur perilaku konsumen dan panduan praktis bagi pengembangan strategi pemasaran produk lokal premium di Indonesia.

THE RELATIONSHIP BETWEEN THE PROMOTION MIX AND THE COMPANY'S BRAND IDENTITY WITH CUSTOMER SATISFACTION AT PT. INO WANGSA BINJAI

Budi, Ivan Benedict Tambunan
Abstract: This study aims to deepen the understanding of the contribution of promotion and branding to increasing customer satisfaction at PT. Ino Wangsa Binjai. The study used primary data with a population of 300 buyers, and 75&#8230; respondents were selected as samples through calculations using the Slovin formula. The analysis techniques applied were quantitative, including validity tests, reliability, classical assumptions, simple linear regression, and hypothesis testing through t-tests and coefficients of determination (R²). Based on the analysis results, the promotional mix variable (E_Prmsi) obtained a t-count value of -1.824 with a significance level of 0.072 (> 0.05), while the t-table was 1.99346. Because the t-count is smaller than the t-table, it can be concluded that the promotional mix does not have a significant effect on customer satisfaction. In addition, a negative t-value indicates that the direction of the relationship between the promotional mix and customer satisfaction is not in line. Conversely, the partial test shows that the company's brand variable has a significant effect on customer satisfaction with a significance value of 0.00 (< 0.05). Therefore, the first hypothesis (H1) is declared accepted. From the results of the determination coefficient test, the R Square value is 0.495, which indicates that 49.5% of changes in customer satisfaction can be explained by the company's promotional mix and brand factors, while the remaining 50.5% is influenced by other variables not examined in this study. As a recommendation, the management of PT. Ino Wangsa Binjai, especially the branch manager, is advised to implement a more cost-effective, efficient, and targeted promotional strategy, as well as utilizing social media such as Facebook, Instagram, Twitter, and print media such as newspapers to convey promotional information more effectively.

THE IMPACT OF STRESS AND WORK MOTIVATION ON THE PERFORMANCE OF EMPLOYEES IN THE SIANTAR CITY MANPOWER DEPARTMENT

Binur Pretty Napitupulu, Haervi Yunira
Abstract: Work stress and motivation are two factors that can influence the increase or decrease in employee performance. This study aims to determine and analyze the effect of work stress and work motivation on employee performance&#8230; ce at the Siantar City Manpower Office. The focus of the study is limited to two independent variables, namely work stress and work motivation, and one dependent variable, namely employee performance. The formulation of the problem raised is whether work stress and work motivation affect employee performance. The population in this study amounted to 58 people who were also used as samples. The approach used is quantitative, with data collection through questionnaires and using secondary data. The data analysis technique used is multiple linear regression, with hypothesis testing through the t-test (partial), F-test (simultaneous), and the Coefficient of Determination (R²). The results of the study show a regression model Y = 0.550 + 0.447X₁ + 0.398X₂, where X₁ is work stress and X₂ is work motivation. Partially, work stress has a significant effect on employee performance with a significance value of 0.001 (<0.05) and a t-count of 3.543 (> t-table 1.673). Work motivation also shows a partial significant effect with a significance value of 0.002 (<0.05) and a t-count of 3.225 (> t-table 1.673). Simultaneously, both variables have a significant effect on employee performance, with a significance value of 0.000 (<0.05) and an F-count of 34.156 (> F-table 3.17). The coefficient of determination (R²) of 0.554 indicates that 55.4% of the variation in employee performance is influenced by work stress and work motivation, while the remaining 44.6% is influenced by other factors outside this study. Thus, the relationship between work stress, work motivation, and employee performance is quite strong but not dominant.

THE RELATIONSHIP BETWEEN JOB SATISFACTION AND WORK ENVIRONMENT WITH EMPLOYEE WORK SPIRIT AT THE JAKARTA COOPERATIVE AND UMKM SERVICE

Mega Wiliandani, Chon Cho Reynols Manday
Abstract: This study was conducted to analyze the influence of job satisfaction and work climate on employee morale at the Jakarta City Cooperatives and SMEs Office. The method used in this study was a sampling method, with 35 respondents&#8230; pondents taken from the relevant population. Based on the results of the F test, the F count value was 14.405 which was greater than the F table of 3.285, with a significance of 0.000 which was smaller than the significance level of 0.05. This indicates that the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted, which means that job satisfaction and work climate simultaneously have a significant effect on employee morale. From the results of the t test, it is known that the t count value for job satisfaction is 3.181, greater than the t table of 1.692, with a significance level of 0.003 <0.05, which indicates a significant effect on work morale. Meanwhile, the work climate variable also showed a significant influence, with a calculated t value of 4.363 > t table 1.692 and a significance level of 0.000. The Adjusted R Square value of 0.441 indicates that 44.1% of the variation in work morale can be explained by the job satisfaction and work climate variables. The remaining 55.9% is influenced by other factors outside this research model.

PERAN KOMPENSASI DAN DORONGAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN DELI SERDANG

Ivan Benedict Tambunan, Mawar
Abstract: Agar potensi pegawai dalam suatu organisasi dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan strategi pengelolaan yang tepat. Hal ini mencakup upaya untuk mengarahkan pegawai dalam mewujudkan visi dan misi organisasi, serta&#8230; menciptakan motivasi kerja guna meningkatkan kinerja dan loyalitas terhadap hasil kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik kompensasi berupa gaji maupun motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan parsial terhadap kinerja, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel. Selain itu, secara simultan kompensasi dan motivasi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, berdasarkan hasil uji F yang menunjukkan nilai F hitung melebihi F tabel. Nilai adjusted R-squared sebesar 87,9% mengindikasikan bahwa kompensasi dan motivasi kerja secara bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi dalam kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pimpinan organisasi memperhatikan pengembangan kebijakan terkait sistem kompensasi dan strategi peningkatan motivasi kerja. Langkah ini diharapkan mampu mendorong loyalitas dan kapasitas kerja pegawai secara lebih optimal, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja secara keseluruhan.

PERAN BUDAYA ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEBUDAYAAN, PEMUDA, OLAHRAGA, DAN PARIWISATA MEDAN

Haervi Yunira, Budianto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh budaya organisasi (X1) dan gaya kepemimpinan (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan&#8230; engan teknik analisis regresi linier berganda. Proses analisis mencakup uji instrumen serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Y = -6,784 + 0,672X1 + 0,633X2, yang mengindikasikan bahwa baik variabel budaya organisasi maupun gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji determinasi yang menunjukkan nilai adjusted R-squared sebesar 75,8%. Hal ini berarti bahwa sebesar 75,8% variasi dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel budaya organisasi dan gaya kepemimpinan.