Search Articles & Publications

Showing 1774 articles found for "Hingga"

Pembekalan Explainer Video bagi Siswa dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Handoko, Handoko, Angela, Angela, Gunawan, Gunawan
Abstract: Abstract: The 4.0 Industrial Revolution is marked by rapid advances and technological changes in various fields, including education. To welcome the era of the 4.0 Industrial Revolution, learning curriculum in schools must… st follow the technological advancement. Teachers generally provide group assignments to be presented by students. The main obstacle faced is that students are less capable to create and deliver presentation content. Therefore, it is necessary to provide insight about presentation ability and the use of technology to make presentations. The activity began by compiling a training module on using Explaindio Video Creator to make explainer video. Training is provided in the form of tutorials and workshops, so students can directly practice the material being discussed. Before and after the training, pre-test and post-test was conducted to test the students' understanding of the presentation using an explainer video. The results found that the average participants before attending this training did not understand the presentation technique and did not know about the presentation assisted by explainer video. After attending the training, the average participants have already understood the presentation techniques and already known about the presentation assisted by explainer video and made it on their own.            Keywords: explainer video; industrial revolution; presentation Abstrak: Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan kemajuan dan perubahan teknologi yang pesat di berbagai bidang, tidak terkecuali bidang pendidikan. Untuk menyongsong era Revolusi Industri 4.0, kurikulum pembelajaran di sekolah harus mengikuti kemajuan teknologi. Guru mata pelajaran umumnya memberikan tugas kelompok untuk dipresentasikan oleh siswa-siswi. Kendala utama yang dihadapi adalah siswa-siswi kurang mampu membuat dan menyampaikan konten presentasi. Karena itu, perlu adanya pemberian wawasan terkait kemampuan presentasi dan pemanfaatan teknologi untuk melakukan presentasi. Kegiatan dimulai dengan menyusun modul pelatihan mengenai penggunaan Explaindio Video Creator untuk mengembangkan explainer video. Pelatihan diberikan dalam bentuk tutorial dan workshop, sehingga siswa-siswi bisa mempraktikkan secara langsung materi yang dibahas. Sebelum dan sesudah pelatihan, dilakukan pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman siswa-siswi terkait presentasi dengan menggunakan explainer video. Hasilnya ditemukan bahwa rata-rata peserta sebelum mengikuti pelatihan ini belum memahami tentang teknik presentasi serta belum mengetahui tentang bantuan presentasi dengan menggunakan explainer video. Setelah mengikuti pelatihan, rata-rata peserta sudah dapat memahami tentang teknik presentasi serta sudah mengetahui tentang bantuan presentasi dengan menggunakan explainer video dan sudah dapat membuatnya. Kata kunci: explainer video; presentasi; revolusi industri

Pelatihan Pembuatan Keripik Daun Kopi Di Desa Cugung Lalang Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang

Herlina, Mety, Syahfitri, Jayanti, Lubis, Rukiah, Sulaiman, Endang, Nopriyeni, Nopriyeni
Abstract: Abstract: So far the coffee commodity is still known as the main ingredient in the manufacture of beverages, namely coffee. Apart from coffee beans, many people in Cugung Lalang Village still do not know the information… coffee waste can be used in their daily lives. Some examples of the use of coffee waste can be used as compost, besides that coffee leaves can be made into a type of food, namely coffee leaf chips. In general, coffee farmers will routinely maintain post-harvest coffee gardens, namely by trimming coffee leaves. The coffee leaf waste resulting from pruning will only be piled up and left on the plantation. Therefore, this training can be an innovation that can increase the knowledge, skills and independence of community members in entrepreneurship. This of course will support the opening of opportunities to improve the economic level of the community. The results of the training showed that the community was able to make coffee leaf chips. The need for further training on how to package processed coffee leaf chips, so that they are ready to be marketed           Keywords: coffee leaf chips; training   Abstrak: Sejauh ini komoditas kopi masih dikenal sebagai bahan utama dalam pembuatan minuman yaitu kopi. Selain biji kopi masyarakat di Desa Cugung Lalang masih banyak yang belum tahu mengenai informasi bahwa limbah kopipun dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh pemanfaatan limbah kopi yaitu dapat digunakan sebagai pupuk kompos, selain itu daun kopi dapat dibuat jenis makanan yaitu keripik daun kopi. Pada umumnya para petani kopi akan rutin melakukan perawatan kebun pascapanen kopi yaitu dengan melakukan pemangkasan daun kopi. Limbah daun kopi hasil dari pemangkasan ini hanya akan ditumpuk dan dibiarkan di perkebunan. Oleh karena itu, adanya pelatihan ini dapat menjadi suatu inovasi yang dapat meningkatan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian warga masyarakat dalam berwirausaha. Hal ini tentunya akan mendukung terbukanya peluang untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Adapun metode yang digunakan yaitu melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Hasil dari pelatihan menunjukan bahwa masyarakat mampu membuat olahan keripik daun kopi. Perlunya pelatihan lanjutan mengenai bagiamana pengemasan olahan keripik daun kopi, sehingga siap untuk dipasarkan. Kata kunci: keripik daun kopi; pelatihan

Pemanfaatan Konseling Online Pada Guru SD Di Kalimantan Tengah

Berkat, Berkat, Rhama, Bhayu, Martono, Wahyuni Christiany, Sitio, Elisabeth Fransisca Saragi, Setiawan, Ferry, Saefulloh, Ahmad
Abstract: Abstract.: The current covid-19 pandemic season pays special attention to students who study at home through online methods. The thing of concern is the frequent occurrence of violence in elementary school age children while… hile studying due to the limitation of parents as substitute teachers during online learning. Parents of students with all their activities are required to help and assist their children in making school work. So the phenomenon that occurs in the field is the uncontrolled control of parental emotions towards children, so that online learning seems to be a frightening specter for elementary students. The purpose of implementing this Online Counseling Guidance is to provide insight to elementary school teachers who are members of the Indonesian Teachers Association (PGRI) Central Kalimantan regarding the mechanism for utilizing counseling which can be done online through the Competency Assessment and Career Development Service Center (PPAKPK) web. The method of implementing this service is carried out online through Conference Via Zoom and tutorials on using the web on a YouTube account which are distributed to Bimtek participants. The results obtained at this Bimtek show that all Bimtek participants are interested in the use of Online Counseling to serve as a means of consulting both students to teachers or guardians of students to teachers or teachers to psychiatrists who can be contacted when the teacher needs student problem solving. Keywords: online counseling; elementary school teacher; central kalimantan   Abstrak: Musim pandemi covid-19 saat ini memberi perhatian khusus bagi para siswa yang belajar di rumah melalui metode daring. Hal yang menjadi perhatian adalah sering terjadinya kekerasan pada anak usia SD saat belajar dikarenakan faktor keterbatasan orang tua sebagai guru pengganti selama pembelajaran daring. Orang tua siswa dengan segala kesibukannya dituntut untuk membantu dan mendampingi anak-anak mereka membuat Pekerjaan Sekolah. Maka fenomena yang terjadi di lapangan adalah pengendalian emosi orang tua yang tidak terkendali kepada anak, sehingga pembelajaran daring terkesan menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa SD. Tujuan dari pelaksanaan Bimtek Konseling Online ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para Guru SD yang tergabung di dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah terkait mekanisme pemanfaatan konseling yang dapat dilakukan secara daring melalui web Pusat Pelayanan Asesmen Kompetensi dan Pengembangan Karir (PPAKPK). Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara daring melalui Conference Via Zoom dan tutorial penggunaan web pada akun youtube yang dibagikan kepada para peserta Bimtek. Hasil yang diperoleh pada Bimtek ini menunjukan bahwa seluruh peserta Bimtek tertarik dengan pemanfaatan Konseling Online untuk dijadikan sebagai sarana konsultasi baik siswa kepada guru ataupun wali murid kepada guru ataupun Guru kepada ahli Psikiater yang dapat dihubungi saat Guru membutuhkan pemecahan masalah siswa. Kata Kunci: konseling online; guru sd; kalimantan tengah

Tanggap Siaga Dalam Masa Pandemi Covid-19 Desa Tempursari Kabupaten Magelang

Nuraini, Paramita, Pratiwi, Atri, Gusti, Kevin, Silvita, Novina, Fauziah, Arinda
Abstract: Abstract:Corona virus is a type of influenza virus or a common virus that causes infection of the nose, sinuses or upper throat. The Covid-19 virus in humans is most commonly transmitted from an infected person to another… r in a number of ways. This virus can be transmitted easily through the air by coughing and sneezing. However, it can also be through direct contact such as shaking hands, touching objects and so on. Indonesia is one of the countries where the spread of the corona 19 virus is relatively fast. This virus also causes the death of victims, therefore education is needed related to preparedness during the Covid 19 Pandemic. This activity was held in Tempursari village, Magelang Regency for 1 month (June 2020) involving 1 assistant lecturer and 4 students of the Guidance and Counseling study program. Muhammadiyah University of Magelang as a companion for counseling and simulations related to proper hand washing and the use of proper masks. This service activity is expected for the community to have insight into the dangers of Covid 19 and have skills related to proper hand washing procedures and the use of proper masks so that they can reduce the spread of Covid 19, especially in Magelang district. Keywords: alert response; covid pandemic 19; wash hands   Abstrak:Virus Corona merupakan sejenis virus influenza atau virus umum yang menyebabkan infeksi pada hidung, sinus atau tenggorokan bagian atas.Virus Covid-19 pada manusia paling umum menular dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui berbagai cara. Virus ini dapat menular dengan mudah melalui udara dengan batuk dan bersin. Namun, bisa juga melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, menyentuh benda dan lain sebagainya. Indonesia merupakan salah satu negara yang penyebaran Virus Covid-19 terhitung cepat. Virus ini juga  menyebabkan kematian terhadap korban, karena itu perlu adanya edukasi terkait tanggap siaga dalam masa Pandemi Covid 19. Kegiatan ini dilaksankan di desa Tempursari Kabupaten Magelang selama 1 bulan ( juni 2020) dengan melibatkan 1 dosen pendamping dan  4 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai pendamping penyuluhan dan simulasi terkait cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat memiliki wawasan terkait bahaya covid 19 dan memiliki ketrampilan terkait tata cara cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Magelang. Kata kunci: cuci tangan; pandemi covid-19; tanggap siaga

Pemberdayaan Perempuan dalam Memanfaatkan Sampah Kresek Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Vuspitasari, Benedhikta Kikky, Deffrinica, Deffrinica, Br Siahaan, Shanti Veronnica, Novita, Novita
Abstract: Abstract: Plastic waste is one of the most common plastic wastes around Suka Maju village, the lack of public knowledge in utilizing and processing plastic waste into products of economic value, based on this background,… the Shanti Bhuana Institute lecturer community service activity was carried out and involved two students, the purpose of this activity is to provide knowledge about the processing of plastic waste that is often found by mothers in Suka Maju village so that they get new knowledge and can be applied in their daily lives. The method used in this activity is the method of lecturing, question and answer and direct practice, the participants who attend consist of mothers, while the material is given knowledge about waste, the dangers of waste and its impacts, as well as the practice of making handicrafts. Activities carried out at the homes of local residents in the form of a workshop meeting. The results obtained were that the use of plastic which was applied in the community service activities of the Shanti Bhuana Institute was a new activity for mothers who participated in these activities, the mothers were very enthusiastic in these activities as seen from their presence in this activity Direct practice allows them to know directly how to make economically valuable products. From this activity, it can be concluded that the community service activities carried out have a good impact because some women can practice how to manufacture products by utilizing plastic waste to become economically valuable products.        Keywords: economic value; plastic waste; women empowerment     Abstrak: Sampah kresek merupakan salah satu limbah plastik yang banyak ditemui disekitar desa Suka Maju, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengolah sampah kresek menjadi produk yang bernilai ekonomis, untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat memberikan pengetahuan tentang pengolahan sampah kresek. tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pengolahan sampah kresek yang banyak dijumpai oleh ibu-ibu yang ada di desa Suka Maju sehingga mereka mendapatkan pengetahuan baru dan dapat diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, tanya jawab dan praktik secara langsung, peserta yang hadir terdiri dari ibu-ibu. Hasil yang diperoleh bahwa pemanfaatan plastik kresek yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat Institut Shanti Bhuana merupakan kegiatan yang baru bagi ibu-ibu yang mengikuti kegitan tersebut, ibu-ibu sangat antusias dalam kegiatan tersebut terlihat dari kehadiran mereka dalam kegiatan ini dan kegiatan praktik yang dilakukan secara langsung membuat mereka secara langsung dapat mengetahui bagaimana cara membuat produk yang bernilai ekonomis. Dari kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik karena sebagian ibu-ibu dapat mempraktikan cara pembuatan produk dengan memanfaatkan sampah plastik kresek menjadi produk bernilai ekonomis.   Kata kunci: bernilai ekonomis; pemberdayaan perempuan; sampah kresek

Pelatihan Pembuatan Produk Teh Berbahan Dasar Jagung Sebagai Antioksidan Kepada Masyarakat

Pasisingi, Nuralim, Kadim, Miftahul Khair, Nento, Wila Rumina
Abstract: Abstract: North Gorontalo has considerable potential, especially in the agricultural sector. One of the excellent agricultural sectors is the corn crop. Although corn is a popular commodity in North Gorontalo District, the… he utilization and diversification of its processed products is still low. Corn hair contains antioxidants, one of which can be developed into tea products. This activity aims to improve the skills of local communities in processing corn into antioxidant tea products. The community service activities were carried out in Bualo Village, Biau District, North Gorontalo for 45 days, starting from September 3 to October 18, 2020. The training was carried out by providing education about the use of corn as a basic ingredient for processing and continued with practical activities for making ready-to-brew antioxidant tea. The result of this training activity was an increase in the knowledge of the local community in Bualo Village about the use of corn as a basic material for processing antioxidant tea products along with attractive packaging.           Keywords: antioxidant; bualo; tea   Abstrak: Gorontalo Utara memiliki potensi yang cukup besar terutama pada sektor pertanian. Salah satu sektor pertanian yang menjadi primadona adalah tanaman jagung Meskipun jagung merupakan komoditi populer di kabupaten Gorontalo Utara, pemanfaatan dan diversifikasi produk olahnnya masih tergolong rendah. Rambut jagung mengandung antioksidan yang salah satunya dapat dikembangkan menjadi produk teh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dalam mengolah jagung menjadi produk teh antioksidan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di desa Bualo, Kecamatan Biau, Gorontalo Utara selama 45 hari, mulai dari tanggal 3 September hingga 18 Oktober 2020. Pelatihan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang pemanfaatan jagung sebagai bahan dasar pengolahan dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik pembuatan teh antioksidan siap seduh. Masyarakat Desa Bualo telah memiliki keterampilan tambahan dalam membuat produk teh antioksidan dengan kemasan yang menarik sebagai produk inovasi dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Kata kunci: antioksidan; bualo; teh 

Pelatihan Keterampilan Menjahit Masker Kain Dalam Memanfaatkan Peluang Bisnis Era Pandemi Covid-19

Emilda, Emilda, Wulandari, Try, Lazuarni, Shafiera
Abstract: Abstract: Nowadays, medical mask is difficult to find in several pharmacies in Palembang. This situation could be a promising business opportunity during the Covid-19 epidemic. The target partners in this activity are residents… sidents of Gang Sei Saling, Siring Agung Sub-district, Ilir Barat 1 District, Palembang. This PkM activity aims to provide cloth mask sewing skills to take advantage of business opportunities during the Covid-19 pandemic. The method used in this activity is the training method. The sewing training activities consist of two types of activities, namely the presentation of sewing theory and practical training on sewing cloth masks. The presentation is going to explain about sewing theory, sewing concepts, tools and equipment needed in sewing, types and selection of fabrics. Meanwhile, training for sewing cloth masks, undoing the practice of operating a sewing machine, making cloth mask patterns, cutting patterns, sewing cloth masks, and finishing. In this PkM activity, participants not only provided skills in sewing cloth masks, but also at the finishing step such as folding and packaging.  Keywords: cloth masks; sewing; training    Abstrak: Dengan adanya kelangkaan masker medis yang mulai sulit ditemukan di apotek     Palembang, hal ini menjadi peluang bisnis di masa pendemi Covid – 19. Target mitra dalam kegiatan ini adalah Warga Gang Sei Saling, kelurahan Siring Agung, kecamatan Ilir Barat 1, Palembang. Kegiatan PkM ini bertujuan memberikan keterampilan menjahit masker kain untuk memanfaatkan peluang bisnis pada saat pandemi Covid – 19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan. Kegiatan pelaksanaan pelatihan menjahit ini terdiri dari dua jenis kegiatan yaitu pemaparan teori menjahit dan pelatihan praktek menjahit masker kain. Pemaparan teori menjahit terdiri konsep menjahit, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam menjahit, dan jenis dan pemilihan kain. Sedangkan kegiatan pelatihan praktek menjahit masker kain terdiri dari praktek mengoperasikan mesin jahit,membuat pola masker kain, menggunting pola, menjahit masker kain, dan finishing. Dalam kegiatan PkM ini, peserta tidak hanya diberikan keterampilan menjahit masker kain, tetapi juga hingga tahap finishing seperti melipat dan mengemas masker kain. Kata kunci: masker kain; menjahit; pelatihan

Pelatihan Mendeley dan Grammarly Dalam Penulisan Riset Bagi Mahasiswa Di Kota Palembang

Wulandari, Try, Emilda, Emilda, Lazuarni, Shafiera
Abstract: Abstract: Writing is an activity to express ideas or ideas that are in someone's mind. everyone must have an idea or idea, but not everyone is able to write down these ideas. some even think that writing requires a high… educational background. students, for example, because they are deemed to have taken higher education and are accused of writing from assignments given by the lecturer. The low number of writers in Indonesia means that scientific publications in Indonesia are still inadequate. In 2019, Indonesia succeeded in publishing the most scientific papers when compared to other ASEAN countries such as Singapore, Malaysia and Thailand. However, this figure is still insufficient, so that efforts are needed to increase the number and quality of good research writing. This activity aims to help make it happen. The target of this activity is students, both from public and private universities in Palembang City. The methods used in this PkM activity were material presentation, practical assistance, and discussion together. Based on the results of the questionnaire answers from 36 participants, the majority of participants agreed that this activity provided new knowledge and information in the topic of research writing. In addition, most of the participants also found this training interesting and made them excited to write a good research. So it can be concluded that the majority of students are not proficient in using Mendeley and Grammarly software and feel that both software can make writing their research easier.    Keywords: grammarly; mendeley; research; training; writing Abstrak: Menulis merupakan suatu kegiatan untuk mengungkapkan gagasan atau gagasan yang ada di benak seseorang. setiap orang pasti punya ide atau ide, tapi tidak semua orang mampu menuliskan ide-ide tersebut. bahkan ada yang beranggapan bahwa menulis membutuhkan latar belakang pendidikan yang tinggi. mahasiswa, misalnya, karena dianggap telah menempuh pendidikan tinggi dan dituduh menulis dari tugas-tugas yang diberikan dosen. Rendahnya jumlah penulis di Indonesia membuat publikasi ilmiah di Indonesia masih kurang mencukupi. Pada tahun 2019, Indonesia berhasil menerbitkan karya ilmiah terbanyak jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Namun angka tersebut masih belum mencukupi, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan jumlah dan kualitas penulisan penelitian yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mewujudkannya. Sasaran kegiatan ini adalah para mahasiswa, baik dari perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah Pelatihan. Berdasarkan hasil jawaban kuisioner dari 36 peserta, mayoritas peserta sepakat bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan dan informasi baru dalam topik penulisan penelitian. Selain itu, sebagian besar peserta juga menganggap pelatihan ini menarik dan membuat mereka bersemangat untuk menulis penelitian dengan baik. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa belum mahir menggunakan software Mendeley dan Grammarly dan merasakan bahwa kedua software tersebut dapat mempermudah penulisan riset mereka. Kata kunci: grammarly; mendeley; pelatihan; penulisan; riset

Desain Pelatihan Menggambar Ornamen Bali Sebagai Implementasi Nilai Pendidikan Agama Hindu

Gunada, I Wayan Agus, Yoga Pramana, Ida Bagus Kade
Abstract: Abstract: The community service part of Tri Dharma Higher Education, through devotion then theory in the education process is implemented through activities in the community that benefit and supports community development.… t. The purpose of this writing is to describe one of the programs in community service implemented by the Hindu Religious Education Study Program, STAHN Gde Pudja Mataram in Pasraman Amerta Sanjiwani, Rincung Village which is training to draw Balinese ornaments. Hindus in Rincung Village is still bloody and of Balinese descent, so it certainly still brings Balinese culture in the daily life of its people, based on the results of interviews that children know Balinese ornaments but are not yet adept at drawing them so that through the training process of drawing Balinese ornaments on children in Rincung village to introduce and preserve Hindu cultural values namely Balinese ornaments as ancestral art heritage. The methods used in this service include the process of planning implementation and evaluation wherein the planning emphasizes the strengthening of the design of learning design. Based on this devotional activity, it was obtained as a result that the children in the training to draw Balinese ornaments were very enthusiastic and began to generate motivation to continue preserving the cultural heritage of their ancestors. Through training activities on community service, this can be used as insight and source of information and can be resumed in the next devotional activities.   Keywords : learning, drawing, ornament, Hindu, devotion   Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui pengabdian maka teori dalam proses Pendidikan  diimplementasikan melalui kegiatan di masyarakat yang bermanfaat dan menunjang pembangunan masyarakat. Tujuan penulisan ini adalah menggambarkan salah satu program dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Agama Hindu, STAHN Gde Pudja Mataram di Pasraman Amerta Sanjiwani Desa Rincung yaitu pelatihan menggambar ornamen Bali. Umat Hindu di Desa Rincung masih berdarah dan keturunan suku Bali sehingga tentu masih membawa budaya Bali dalam keseharian masyarakatnya, berdasarkan hasil wawancara bahwa anak-anak mengenal ornamen Bali namun belum mahir untuk menggambarnya sehingga melalui proses pelatihan menggambar ornamen Bali pada anak-anak di desa Rincung  untuk mengenalkan dan melestarikan kembali nilai-nilai budaya yang bernuansa Hindu yaitu ornamen Bali sebagai warisan kesenian leluhur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah meliputi proses perencanaan pelaksanaan dan evaluasi dimana dalam perencanaannya menekankan kepada penguatan perancangan desain pelatihan. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini maka didapatkan hasil bahwa anak-anak dalam pelatihan menggambar ornamen Bali sangatlah antusias dan mulai timbul motivasi untuk terus melestarikan warisan budaya leluhurnya. Melalui kegiatan pelatihan pada pengabdian kepada masyarakat ini dapat dijadikan sebagai suatu wawasan dan sumber informasi dan dapat dilanjutkan kembali dalam kegiatan pengabdian selanjutnya.   Kata Kunci : pembelajaran, menggambar, ornamen, hindu, pengabdian

Pelatihan Blended Learning pada Guru SMA Katolik 1 Kabanjahe

Pinem, Sanjaya, Hutagaol, Viktor Edison
Abstract: Abstract: Technology information using the internet can benefit educators and provide information to students to transfer knowledge has a very high potential. The purposes of these community service are: (1) to expand the… e insight, knowledge, and experience directly about the model of blended learning for teachers, especially teachers of Sma Katolik 1 Kabanjahe; (2) Teachers can use elearning moodle learning technology. The techniques that are planned to shape the motivation and participation of educators ranging from the benefits of blended learning, and the application of blended learning so that educators in directly implementing it in the classroom. The implementation method starts in a structured manner starting from the initial discussion about blended learning, taking the results of the initial questionnaire, then giving independent tasks to the teachers. This community service was attended by 12 teachers at SMA Katolik 1 Kabanjahe, Kab. Karo. North Sumatra. The important conclusion of this community service is the awareness and ability of educators in using information technology, especially blended learning can increase motivation to educators to provide maximum learning to learners.          Keywords: blended learning; moodle; teaching technology Abstrak: Teknologi informasi dengan menggunakan internet dapat menguntungkan para pendidik dalam memberikan informasi kepada peserta didik. Pengetahuan tentang teknologi informasi mempunyai potensi yang sangat tinggi. Tujuan dari penulisan: (1) memperluas wawasan, pengetahuan dan pengalaman secara langsung tentang model pembelajaran blended learning untuk guru guru khususnya Guru SMA Katolik 1 Kabanjahe; (2) Guru–guru dapat menggunakan teknologi pembelajaran elearning moodle. Teknik yang direncanakan untuk membentuk motivasi dan partisipasi tenaga pendidik mulai dari keuntungan blended learning, dan pengaplikasian blended learning sehingga tenaga pendidik dalam langsung mengimplementasikannya di dalam kelas. Metode pelaksanaan dimulai secara terstruktur mulai dari diskusi awal tentang blended learning, mengambil hasil kuesioner awal, selanjutnya memberikan tugas mandiri kepada guru–guru. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 12 guru di SMA Katolik 1 Kabanjahe, kab. Karo. Sumatera Utara. Kesimpulan penting dari pengabdian ini adalah adanya kesadaran dan kemampuan pendidik dalam menggunakan teknologi informasi khususnya blended learning dapat meningkatkan motivasi kepada tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran yang maksimal kepada peserta didik. Kata kunci: blended learning; moodle; teknologi pembelajaran