Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran Geografi di kelas XI SMA Negeri 12 Medan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui…
pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi terhadap guru mata pelajaran Geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan evaluasi telah mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta prinsip Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Guru memanfaatkan berbagai media digital seperti Google Form, Quizizz, Educaplay, dan Exambro. Namun, pelaksanaan evaluasi masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kemampuan analisis siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas sekolah (laboratorium SIG, peta tematik, jaringan internet), serta belum adanya standar baku dari Kemendikbud terkait komposisi soal berdasarkan level kognitif. Selain itu, penerapan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTs) masih terbatas pada level C3 dan belum optimal mencapai C4–C6. Kendala teknis seperti ketidakmerataan kepemilikan perangkat siswa turut memengaruhi efektivitas evaluasi daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan fasilitas, pelatihan guru, serta penguatan kerja sama antara sekolah dan perguruan tinggi diperlukan untuk mendukung evaluasi pembelajaran Geografi yang lebih efektif, terstandar, dan relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Abstract:dilakukan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran Geografi di SMA Negeri 11 Medan. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran dengan narasumber utama Ibu Nurbaiti Panggabean, S.Pd, penelitian…
litian ini menemukan bahwa proses evaluasi mencakup tiga aspek utama yaitu penilaian pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan evaluasi secara sistematis dan berkesinambungan, namun masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam perencanaan instrumen penilaian, pelaksanaan observasi lapangan, dan penilaian autentik. Kendala tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan waktu, fasilitas pembelajaran, serta perbedaan kemampuan siswa. Guru menerapkan berbagai strategi untuk mengatasi kendala tersebut, antara lain peningkatan kompetensi melalui MGMP, penerapan teknologi seperti Google Form dan Quizizz, penilaian proyek berbasis autentik, serta penggunaan rubrik penilaian yang lebih objektif. Selain itu, guru mulai mengintegrasikan pendekatan HOTS dan TPACK dalam evaluasi, meskipun masih pada tahap awal. Hasil evaluasi juga dimanfaatkan untuk memberikan umpan balik, perbaikan metode pembelajaran, dan penentuan tindak lanjut akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi evaluasi masih membutuhkan dukungan sistemik dari sekolah, seperti penguatan fasilitas digital, pengembangan bank soal HOTS, peningkatan literasi data guru, dan penyediaan waktu khusus untuk refleksi pedagogik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa evaluasi pembelajaran Geografi akan lebih efektif apabila didukung oleh kompetensi guru, fasilitas memadai, serta sistem kolaboratif yang berkelanjutan..
Abstract:Penelitian ini mengkaji pengalaman hidup guru-guru Madrasah Ibtidaiyah di Pekalongan, Lampung Timur dalam mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesional melalui penerapan pembelajaran mendalam (deep learning). Dengan…
menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif, penelitian ini berupaya menangkap makna subjektif dan dinamika praktik mengajar yang dialami para guru dalam konteks perubahan kurikulum, tuntutan profesionalisme, dan kebutuhan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan langkah-langkah reduksi fenomenologis berdasarkan Moustakas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam mendorong guru untuk berefleksi secara kritis, merancang pembelajaran berbasis pemahaman konseptual, serta meningkatkan kemampuan profesional melalui kolaborasi dan pengembangan diri. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman mengajar yang autentik, ditopang oleh pemahaman pedagogik yang matang, menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi penguatan kompetensi guru dan implikasi praktis bagi pengembangan program pelatihan guru berbasis pengalaman.
Abstract:Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan setara di PKBM Laskar Pelangi dan kontribusinya dalam memperluas akses pendidikan bagi komunitas yang tidak terlibat dalam pendidikan formal. Latar…
belakang penelitian berasal dari masih banyaknya individu yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah akibat faktor ekonomi, sosial, dan usia. PKBM hadir sebagai lembaga pendidikan nonformal yang memberikan peluang untuk belajar melalui program Paket A, B, dan C. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran di PKBM. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan setara di PKBM Laskar Pelangi berlangsung dengan baik dan fleksibel, didukung oleh lingkungan belajar yang nyaman serta peran tutor yang mirip dengan guru formal. PKBM juga memberikan keuntungan nyata bagi masyarakat melalui pendidikan tanpa biaya dan penyediaan alat tulis untuk peserta. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan sarana, ketidakhadiran peserta secara tidak teratur, serta kurangnya pengajar masih menjadi kendala. Secara keseluruhan, PKBM Laskar Pelangi memainkan peran penting dalam menciptakan kesetaraan pendidikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya belajar sepanjang hidup.
Abstract:Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan aset wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai…
tantangan, seperti keterbatasan manajemen, rendahnya produktivitas aset, dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan aset wakaf yang diterapkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara kepada narasumber dari BWI Sumatera Utara serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BWI Sumatera Utara menerapkan strategi berupa pendataan dan sertifikasi aset wakaf, penguatan kapasitas nazir, pengembangan wakaf produktif, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai manfaat aset wakaf sehingga tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis syariah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh minat beli konsumen terhadap pembelian produk halal di Swalayan Roli Kota Binjai. Label halal menjadi faktor krusial yang membentuk kepercayaan konsumen dan keputusan…
pembelian, khususnya di kalangan konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap dua orang konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden memiliki kesadaran yang tinggi terhadap produk halal dan secara konsisten menjadikan label halal sebagai pertimbangan utama dalam keputusan pembelian. Kepercayaan konsumen, kepatuhan agama, serta rasa aman yang dihadirkan oleh produk berlabel halal diidentifikasi sebagai faktor pendorong utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa label halal berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen dan bahwa ketersediaan produk halal yang lebih luas di toko ritel sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Abstract:Pengelolaan zakat di lingkungan perguruan tinggi memiliki potensi strategis dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam…
tingkat kepuasan mustahik terhadap program pemberdayaan zakat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat efektivitas program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga orang narasumber mustahik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang dilengkapi dengan observasi nonpartisipan serta studi dokumentasi. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan mustahik tergolong cukup tinggi, terutama pada aspek pemenuhan manfaat ekonomi langsung, ketepatan sasaran distribusi, dan penguatan dampak spiritual. Bantuan zakat terbukti efektif meringankan biaya perkuliahan dan operasional studi mahasiswa. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kelemahan mendasar, yaitu keterlambatan prosedur pencairan dana, kurangnya transparansi mengenai indikator evaluasi kelayakan berkala, serta minimnya program pendampingan non-finansial seperti pembinaan soft skills dan pelatihan kewirausahaan. Program yang berjalan dinilai masih dominan bersifat konsumtif-kuratif untuk membantu bertahan (survive), belum sepenuhnya bertransformasi ke arah kemandirian ekonomi produktif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya percepatan birokrasi pencairan, penyesuaian nominal bantuan dengan kebutuhan aktual, peningkatan keterbukaan informasi, serta pengintegrasian bantuan dana dengan program pembinaan dan pendampingan yang intensif dan berkelanjutan.
Abstract:Wakaf uang berfungsi sebagai instrumen filantropi Islam yang strategis untuk mendorong kesejahteraan sosial dan pemerataan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam frekuensi serta dinamika praktik…
ktik wakaf uang di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan empat mahasiswa yang dipilih secara purposive, serta didukung oleh analisis dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data mengikuti proses simultan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan adanya kesenjangan yang substansial antara pemahaman konseptual mahasiswa dan praktik aktualnya. Walaupun para responden menunjukkan kesadaran religius yang kuat dan pemahaman yang solid mengenai wakaf uang sebagai dana produktif, frekuensi kontribusi aktual mereka secara keseluruhan masih tergolong rendah, sporadis, dan sangat bergantung pada momentum eksternal tertentu seperti kampanye tanggap bencana atau inisiatif organisasi kampus. Keterbatasan finansial (uang saku), minimnya pengetahuan teknis terkait mekanisme penyaluran, serta kekhawatiran atas transparansi dan akuntabilitas lembaga pengelola menjadi hambatan utama. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi potensi wakaf uang di UIN Sumatera Utara memerlukan intervensi institusional yang sistematis, meliputi edukasi literasi praktis yang berkelanjutan, penyediaan platform pembayaran digital yang mudah, serta pembentukan wadah nazhir resmi kampus yang transparan demi membangun budaya filantropi Islami yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa.
Abstract:Persaingan industri fixed broadband di Lampung meningkatkan risiko tunggakan dan perpindahan pelanggan akibat rendahnya pemahaman terhadap sistem tagihan pascabayar. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses kerja Billing,…
ling, Collection, and Retention dalam menjaga retensi pelanggan IndiHome pada PT Telkomsel Branch Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas lapangan, admin, dan supervisor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan pelanggan dilakukan secara sistematis berdasarkan tingkat tunggakan pembayaran. Kendala utama yang ditemukan meliputi rendahnya pemahaman pelanggan terhadap sistem pascabayar, alamat pelanggan yang tidak akurat, rumah kosong, dan persaingan promo kompetitor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi personal, edukasi pelanggan, dan koordinasi antar tim memiliki peran penting dalam mempertahankan pelanggan IndiHome.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan dermaga Desa Labuhan Lalar dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah di Kabupaten Sumbawa Barat. Latar belakang masalah adalah rendahnya kontribusi dermaga…
maga terhadap pendapatan asli daerah yang disebabkan oleh pengelolaan dermaga yang belum optimal dan potensi pengembangannya yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dermaga Desa Labuhan Lalar memiliki berbagai potensi dan kekuatan yang dapat dimaksimalkan seperti sistem QRIS untuk menarik retribusi kapal, 21 UMKM yang aktif, dan pemandangan sunset yang menjadi daya tarik wisatawan. Namun, ada juga kelemahan dan ancaman yang perlu diatasi agar dermaga dapat kembali beroperasi dan menghasilkan pendapatan asli daerah. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan yaitu pemerintah perlu fokus pada satu tujuan yang akan dikembangkan ke depannya antara fokus untuk pengembangan sektor pariwisata atau fokus ke fungsi sebagai pelabuhan. Adapun pra-syarat yang harus dilakukan yaitu harus adanya kemauan politik, agar potensi teknis dan ekonomi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dapat terwujud dan diimplementasikan.