Abstract:Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana manajemen risiko diterapkan pada sebuah UMKM ritel pakaian dengan menelaah tiga aspek utama: identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko. Metode penelitian yang digunakan…
berbasis deskriptif kuantitatif melalui kuesioner berskala lima poin yang diisi oleh lima pengelola toko. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa tingkat penerapan manajemen risiko berada pada kategori tinggi. Identifikasi risiko menunjukkan nilai rata-rata 4,03, terutama pada risiko persediaan, persaingan, dan ketepatan pasokan, meskipun beberapa risiko seperti gangguan sistem pembayaran dan ketidaksesuaian harga belum teridentifikasi secara optimal. Pengukuran risiko memperoleh rata-rata 4,01, didominasi pemanfaatan data penjualan dan laporan keuangan, namun belum mengakomodasi pengukuran frekuensi kejadian serta analisis risiko operasional dan pemasok secara terpadu. Pengelolaan risiko memiliki nilai tertinggi (4,45) melalui praktik seperti monitoring stok, pelatihan karyawan, dana cadangan, rencana darurat, dan digitalisasi pencatatan. Meskipun demikian, evaluasi rutin terhadap strategi dan keterlibatan pihak eksternal masih perlu ditingkatkan. Hasil ini menegaskan bahwa UMKM telah memiliki fondasi manajemen risiko yang kuat, tetapi membutuhkan penguatan dalam dokumentasi dan sistematisasi proses agar pengelolaan risiko lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Abstract:Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda strategis utama dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di berbagai organisasi, terutama di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan berbasis…
teknologi. Perkembangan teknologi seperti Human Resource Information System (HRIS), Human Resource Analytics, Artificial Intelligence (AI), dan automasi proses administrasi telah mendorong perubahan signifikan dalam cara fungsi Human Resources (HR) menjalankan perannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi digital dalam praktik HR serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja SDM. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif-analitis dengan memadukan studi literatur dan temuan empiris dari berbagai organisasi yang telah mengimplementasikan solusi digital dalam manajemen SDM. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital mampu memberikan efisiensi operasional, peningkatan akurasi data, dan percepatan proses kerja dalam fungsi HR, seperti rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, dan manajemen talenta. HR Analytics berperan penting dalam pengambilan keputusan berbasis data, sehingga organisasi dapat mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, memprediksi potensi turnover, serta meningkatkan efektivitas program pengembangan karyawan. Sementara itu, penggunaan AI dalam proses rekrutmen dan manajemen kinerja memberikan nilai tambah berupa objektivitas dan konsistensi dalam evaluasi. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan organisasi, kompetensi SDM, budaya kerja, serta dukungan manajemen puncak. Tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan keterampilan digital, dan integrasi sistem masih menjadi hambatan dalam implementasi optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital dalam praktik HR merupakan strategi penting untuk meningkatkan kinerja SDM dan daya saing organisasi. Implementasi teknologi yang tepat, didukung oleh tata kelola perubahan yang efektif, menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan HR yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis data.
Lalu Kaisar Wisnu Kita, Jihan Zeinyuta R., Robi Kurniawan, Yusiran, Fadli Firdaus, Syukur Dwi F. P., M. Naufal A. D., Arif Wahyu Budiarto, Jhon Hericson Purba, Adlian Jefiza, Irwanto Zarma Putra, Hasnira, Fauzun Atabiq, Muhammad Syafei Gozali, Didi Istardi, Mishthafiyatillah, Afif Nuril Mustofa
Abstract:Pelatihan K3 ini berfokus pada urgensi pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi para calon pekerja. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran (safety…
awareness), pengetahuan, dan praktik K3 di tempat kerja guna mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan praktik K3, kegiatan ini juga bertujuan menyediakan workshop bagi calon pekerja agar mereka mampu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko K3 di lingkungan kerja mereka kelak. Melalui pendekatan edukasi dan implementasi kebijakan K3 yang baik, diharapkan tercipta budaya keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan di tempat kerja. Luaran pengabdian ini mencakup peningkatan kesadaran dan pengetahuan K3 di kalangan pekerja, penurunan tingkat kecelakaan dan cedera, serta peningkatan kualitas lingkungan kerja secara keseluruhan. Selain itu, pengabdian ini juga meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi K3 yang berlaku dan mengurangi dampak negatif kecelakaan kerja terhadap produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
Abstract:Permasalahan sampah menjadi isu yang semakin mendesak di berbagai daerah, termasuk di lingkungan Yayasan Madania Nganjuk. Dengan meningkatnya volume sampah yang dihasilkan, diperlukan pendekatan inovatif untuk mengelola…
limbah ini agar tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga menjadi peluang ekonomi. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui konsep sedekah sampah yang berlandaskan pada prinsip-prinsip ekonomi syariah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sedekah sampah sebagai instrumen ekonomi syariah yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar yayasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendampingan, edukasi, dan implementasi program sedekah sampah. Melalui sosialisasi dan pelatihan, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang berbasis pada nilai-nilai syariah. Hasil utama dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah, terciptanya nilai ekonomi dari sampah yang dikelola, serta dampak sosial yang positif bagi komunitas. Dengan demikian, sedekah sampah tidak hanya menjadi kegiatan filantropi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa optimalisasi sedekah sampah dapat berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan sosial, dengan menciptakan model pemberdayaan yang berkelanjutan. Kontribusi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi yayasan lain dan lembaga sosial dalam mengembangkan program serupa.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui implementasi pelatihan manajemen usaha terpadu di Kota Medan. Permasalahan…
n utama yang dihadapi oleh UMKM meliputi rendahnya kemampuan dalam perencanaan usaha, lemahnya sistem pengendalian, serta kurang optimalnya pengelolaan keuangan dan operasional. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, dan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap perubahan perilaku peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta dengan rata-rata peningkatan sebesar 67,5%. Selain itu, peserta mampu menyusun rencana usaha sederhana, melakukan pencatatan keuangan, serta mengelola operasional usaha secara lebih sistematis. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas manajerial dan daya saing UMKM di Kota Medan.
Abstract:BUMDes memegang peran penting dalam penguatan ekonomi desa, namun tantangan yang sering muncul adalah keterbatasan sistem pelaporan non-finansial (kinerja layanan, kualitas program, dampak sosial, kepuasan masyarakat, dan…
n tata kelola) yang mudah dipahami publik. Kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan sosial dan menyulitkan pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi BUMDes dalam menerapkan transparansi dan akuntabilitas non-finansial melalui penyusunan indikator kinerja, SOP pelaporan, serta pengembangan dashboard sederhana yang menampilkan capaian kinerja dan layanan publik secara periodik. Metode pelaksanaan meliputi: (1) asesmen awal kebutuhan dan kesiapan data; (2) penyusunan indikator kinerja non-finansial dan format laporan; (3) pelatihan pengelola BUMDes; (4) pembangunan dan uji coba dashboard; (5) pendampingan pengisian data dan publikasi ringkasan informasi; serta (6) evaluasi pemahaman dan keberterimaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya dokumen indikator kinerja non-finansial, SOP dan template pelaporan, serta dashboard yang dapat digunakan untuk monitoring internal dan transparansi publik. Peserta (pengurus BUMDes, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat) menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai transparansi dan akuntabilitas, serta kemampuan mengoperasikan dashboard untuk input dan rekap laporan bulanan. Rekomendasi tindak lanjut meliputi penguatan disiplin input data, penetapan jadwal publikasi informasi, dan integrasi layanan pengaduan/aspirasi masyarakat.
Abstract:Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Namun, guru PAUD masih menghadapi keterbatasan pemahaman dan keterampilan…
erampilan dalam mengintegrasikan konsep dasar koding dan kecerdasan artifisial ke dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru PAUD terhadap pemanfaatan koding dan kecerdasan artifisial yang disesuaikan dengan karakteristik pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan berupa ceramah, diskusi, demonstrasi, serta praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep koding, pengenalan kecerdasan artifisial sederhana, serta kemampuan merancang pembelajaran berbasis computational thinking.
Abstract:Bencana banjir yang melanda Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat, berdampak signifikan terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.…
Kondisi darurat ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, masalah gizi, serta hambatan komunikasi dalam proses penyaluran bantuan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial secara terpadu melalui pendekatan kesehatan reproduksi, gizi, dan Bahasa Inggris guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, edukasi gizi seimbang, pelatihan Bahasa Inggris dasar, serta pendampingan masyarakat di lokasi pengungsian. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak banjir, relawan lokal, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemahaman gizi keluarga, serta kemampuan komunikasi dasar dalam mendukung koordinasi bantuan. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM “Sedekat Kopi” di Kabupaten Jember melalui pelatihan pembuatan konten iklan media sosial. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan literasi…
literasi digital, kurangnya keterampilan produksi konten kreatif, serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan praktik langsung meliputi fotografi produk, pembuatan video promosi, serta penulisan caption persuasif. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mitra dalam perencanaan konten, teknik fotografi, produksi video pendek, serta penyusunan pesan promosi yang lebih komunikatif. Selain peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri mitra dalam memproduksi konten iklan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas promosi digital UMKM sektor kuliner berbasis kopi dan berpotensi direplikasi pada UMKM sejenis.
Abstract:Desa Gattareng Toa memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar, khususnya ibu rumah tangga dan kelompok usaha kecil, dalam pengembangan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, inovasi produk,…
, dan manajemen usaha masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kelompok usaha ekonomi produktif pembuatan bolu/kue sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan bolu/kue yang layak jual, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi kreatif sebagai strategi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di Desa Gattareng Toa.