Search Articles & Publications

Showing 174 articles found for "Penyebab"

COMPARISON CANNY AND SOBEL METHODS DETECTING EDGES OF DENTAL CARIES

Harmaya, Putri Luthfiah, Suryanata, Muhammad Gilang, Ibnutama, Khairi
Abstract: Abstract: In the human body there are parts that act as tools for tearing and tearing food which are commonly called teeth, teeth are sharp and hard parts of the body. Dental caries is the medical term for cavities, dental… al caries is an infectious disease that damages the hard lining of the teeth. The presence of bacteria or germs found in the oral cavity causes cavities in the teeth. Medical images are useful for seeing the extent of the damage to cavities. Not all images have good quality detection results or have noise. Therefore, Image Processing is used by applying the Canny and Sobel method of edge detection to an image in order to process the results of segmentation and object identification in dental caries images. There are many operators in edge detection, including the Roberts Operator, Prewitt Operator, Laplacian Operator and Laplacian of Gaussian (LOG). The purpose and benefits of establishing an image processing application using Matlab software with the Canny and Sobel method to produce the appearance of an object's boundary line in an image. The results of this study can be concluded from the two operators regarding the advantages and disadvantages of the two operators.       Keywords: dental caries; edge detection;  image; matlab; canny method; sobel method   Abstrak: Pada tubuh manusia ada bagian yang berperan sebagai alat untuk merobek dan mengoyak makanan yang biasa disebut dengan gigi, gigi merupakan bagian tubuh yang tajam dan keras. Karies gigi adalah istilah medis dari gigi berlubang, karies gigi merupakan penyakit infeksi yang merusak jaringan lapisan keras gigi. Adanya bakteri atau kuman yang terdapat pada rongga mulut menjadi penyebab gigi menjadi berlubang. Citra medis berguna untuk melihat sejauh apa kerusakan pada gigi yang berlubang. Tidak semua citra memiliki hasil pendeteksian yang bagus kualitasnya atau memiliki derau (noise). Oleh sebab itu digunakanlah Pengolahan Citra dengan menerapkan deteksi tepi metode Canny dan Sobel pada suatu citra guna untuk memproses hasil segmentasi dan identifikasi objek pada citra karies gigi. Ada banyak operator dalam deteki tepi, diantaranya yaitu, Operator Roberts, Operator Prewitt, Operator Laplacian dan Laplacian of Gaussian (LOG). Tujuan dan manfaat dari dibentuknya sebuah aplikasi pengolahan citra menggunakan software Matlab dengan metode Canny dan Sobel untuk menghasilkan penampakan garis batas suatu objek pada citra.  Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan dari kedua operator mengenai kelebihan dan kekurangan dari kedua operator tersebut.   Kata kunci: citra; deteksi tepi; karies gigi, matlab, metode canny, metode sobel

SMS GATEWAY IMPLEMENTATION FOR CAR SPARE PARTS INVENTORY AT CV. MOL JAYA

Purnama, Laila, Helmiah, Fauriatun, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract : CV. MOL JAYA is one of the CVs engaged in providing car spare parts. In terms of spare parts inventory processing in CV. Mol Jaya is still experiencing difficulties, such as not being able to find out the amount… nt of spare parts stock and sales reports that are not optimal, so the cause of work is delayed because they have to wait for parts orders from suppliers. This study aims to manage inventory and speed up the work of employees in overcoming spare parts supply problems in the Warehouse. The method in this study applies Supply Chain Management as for the stages, namely by managing raw materials, production, to distribution to end consumers in the most economical and effective way. The results of this research are in the form of a web-based goods inventory gateway sms application that has been successfully built and running well, as an information system that can assist in inventory management, quantity of spare parts stock and sales reports. The application of Supply Chain Management in a web-based application is very effective for coordinating the relationship between suppliers and CV. Mol Jaya. Keywords : Inventory; Supply Chain Management; SMS gateway Abstrak : CV. MOL JAYA merupakan salah satu CV yang bergerak dibidang menyediakan barang sperepart mobil . Dalam hal pengolahan persedian sparepart di CV. Mol Jaya masih mengalami kesulitan , seperti tidak dapat mengetahui jumlah stok onderdil dan laporan penjualan kurang maksimal , sehingga penyebab pekerjaan tertunda karena harus menunggu pemesanan onderdil dari pemasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola persedian barang atau inventory dan mempercepat pekerjaan karyawan dalam mengatasi permasalahan persedian sparepart di Gudang. Metode dalam penelitian ini menerapan Supply Chain Management adapun tahapannya yaitu dengan melakukan manajemen terhadap bahan baku, produksi, sampai distribusi kepada konsumen akhir dengan cara yang paling hemat dan efektif. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi sms gateway inventory barang berbasis web yang berhasil dibangun dan berjalan dengan baik, sebagai sistem informasi yang dapat membantu dalam pengelolaan inventory , kuantitas stock suku cadang dan laporan penjualan. Penerapan Supply Chain Management pada aplikasi berbasis web sangat efektif untuk mengkoordinasikan hubungan antara pemasok dan CV. Mol Jaya. Kata Kunci : Persediaan; Manajemen Rantai Pasokan; Gerbang SMS

IDENTIFICATION OF GLAUCOMA THROUGH RETINA IMAGES USING THE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) METHOD

Dwisapta, Muhammad Rizqi, Wulan, Tri Deviasari
Abstract: Abstract: Glaucoma is the second leading eye disease of blindness after cataracts. An ophthalmologist does a glaucoma examination with an eye screening that will produce a retinal image. The diagnosis's result of the retinal… inal image is subjective because each doctor has dissent and a condition experienced. This research builds a system to identify retinal images in the category of glaucoma or normal patients. The purpose of this system as a tool is to help ophthalmologists diagnose glaucoma. This process begins by changing the colour of an image to validity. The image is extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and produces five features than the result of the five features used as input to neural network Learning Vector Quantization (LVQ). The amount of retinal image data used 60 data for learning and 20 for testing. And the number of neurons used is 12, and the epoch of as many as 1000 was obtained based on the results comparison of variations against 8, 10, 12, 18, and 20 neurons with 500, 900, 1000, and 1100 epochs. The learning process results from the value of weights that will be used in the testing process. The results of this study obtained an accuracy rate of 85%, a precision of 89%, and a recall of 80%. Keywords: glaucoma; LVQ; GLCM   Abstrak: Glaukoma merupakan penyakit mata penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Pemeriksaan penyakit glaukoma dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan cara skrining mata yang akan menghasilkan citra retina. Hasil diagnosa citra retina oleh dokter bersifat subjektif karena setiap dokter memiliki pendapat yang berbeda serta kondisi yang dialami. Penelitian ini membangun sistem untuk mengidentifikasi citra retina mata kedalam kategori penderita glaukoma atau normal. Tujuan pembuatan sistem ini sebagai alat bantu bagi dokter mata dalam mendiagnosa glukoma. Proses ini diawali dengan mengubah warna citra menjadi keabuan, kemudian citra tersebut diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan menghasilkan lima nilai fitur yang kemudian hasil dari kelima fitur tersebut digunakan sebagai masukan jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Jumlah data citra retina yang digunakan sebanyak 60 data untuk learning dan 20 data untuk testing. Dan untuk jumlah neuron yang digunakan yaitu 12 dan epoch sebanyak 1000 yang didapat berdasarkan hasil perbandingan variasi terhadap neuron sejumlah 8, 10, 12, 18, 20 dengan jumlah epoch sejumlah 500, 900, 1000 dan 1100. Hasil dari proses learning yaitu nilai bobot yang akan digunakan sebagai bobot di proses testing. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 85%, presisi sebesar 89% dan recall sebesar 80%.   Kata kunci: glaukoma; LVQ; GLCM

PAPUA PROVINCE OF MSME DATA COLLECTION APPLICATION WITH LARAVEL FRAMEWORK

Kafiar, Amelia Ludia, Kmurawak, Remuz MB, Mandowen, Samuel Aleksander
Abstract: Abstract: MSMEs are an essential sector in regional economic growth. Up to now, Papua Province has been trying to improve the economy. Still, it seems not optimal, as seen from the Human Development Index and the Percentage… age of the Poor Population, where Papua occupies the last rank. One of the causes found here is the processing of MSMEs that have not been optimal. MSME data collection services are still done manually with Microsoft Excel. This impacts making strategic policies for SMEs that are not optimal because their data are not updated. This study aims to develop a web-based MSME data collection application to facilitate the SME field admin and MSME actors for the data collection process. The method used in making this application is the waterfall method, where the development of this application is done sequentially. The final result of this study resulted in an easy application for collecting data on SMEs and updating data. In addition, it is also in the form of data collection reports for MSMEs and mapping of beneficiaries each year.             Keywords: Laravel Framework; UMKM Data Collection; Waterfall     Abstrak: UMKM merupakan sektor yang penting dalam pertumbuhan perekonomian daerah.  Selama ini Provinsi Papua berusaha meningkatkan perekonomian, namun terkesan belum optimal, dapat dilihat dari Indeks pembangunan Manusia serta Persentasi penduduk Miskin, dimana Papua menempati Posisi terakhir di Indonesia. Salah satu penyebab yang di temukan disini adalah pengolahan UMKM yang belum optimal. Pelayanan pendataan UMKM masih dilakukan secara manual dengan Microsoft Excel. Hal tersebut berdampak dalam pengambilan kebijakan strategis UMKM yang tidak optimal, karena data yang dimiliki tidak up to date. Penelitian ini bertujuan tunk mengembangkan aplikasi pendataan UMKM berbasis web untuk mempermudah admin bidang UKM maupun pelaku UMKM untuk proses pendataan. Metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah metode waterfall, dimana pengembangan aplikasi ini lakukan secara berurutan. Hasil akhir penelitian ini menghasilkan aplikasi yang mudah untuk untuk pendataan UMKM  serta updating data. Selain itu juga berupa laporan pendataan UMKM dan juga pemetaan penerima bantuan setiap tahunnya.     Kata kunci: Framework Laravel; Pendataan UMKM; Waterfall,

PEMBUATAN TEKNOLOGI ROBOTIK DALAM DUNIA MILITER SEBAGAI MEDIA PEMANTAU DAN NEGOSIASI BERBASISKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Wirawan, Nanda Tommy, Defnizal, Defnizal, Nadia Ernes, Risa
Abstract: Abstract: Negotiations in the release of hostages are the most important way in a rescue mission for hostages. If the officer is wrong in taking action in the negotiation process, the effect that can be caused is the safety… ety threat of both the officer or personnel in charge and the safety of the hostage victims. The reason is the ineffectiveness of communication so that it always results in a shootout to complete the abduction. And the problem is resolved without communication between criminals and personnel. In this case, we designed a negotiating robot equipped with weapons so that the safety and security of the officers would also be a concern in carrying out their duties, both in the task of war against the enemy and in the task of freeing hostages. and officers who are responsible for the safety of the victims being taken hostage. With this military robot, the monitoring can help military members or personnel in negotiating and monitoring without having to sacrifice lives. Keywords: Arduino; FPV; GPS ;Robot; Sensor.     Abstrak: Negosiasi dalam pembebasan sandera merupakan cara terpenting dalam sebuah misi penyelamatan sandera, Jika petugas salah dalam mengambil tindakan dalam proses negosiasi maka efek yang dapat ditimbulkan adalah ancaman keselamatan baik petugas atau personil yang berwajib maupun keselamatan dari pihak korban yang disandera. Penyebabnya adalah tidak efektifnya komuniskasi sehingga  mengakibatkan selalu terjadinya baku tembak untuk menyelesaikan penyandraan tersebut. Dan masalah terselesaikan tanpa ada komunikasi antara penjahat dan personil. Dalam hal tersebut kami merancang sebuah robot negosiasi yang dilengkapi dengan senjata agar keselamatan dan keamanan petugas juga menjadi perhatian dalam menjalankan tugas, baik dalam tugas perang melawan musuh maupun dalam tugas pembebasan sandera.Dalam hal pembebasan sandera perlu dilakukan berbagai cara agar mendapatkan kesepakatan terbaik antara musuh dan petugas yang berwajib guna keselamatan korban yang disandera. Dengan adanya robot militer pemantau  ini dapat membantu  anggota atau personil militer dalam melakukan negosiasi dan pemantauan tanpa harus mengorbankan nyawa.   Kata kunci: Arduino; FPV; GPS; Robot; Sensor.

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Subdirektorat Publikasi DJBC

Arif Nugroho, Dyah Setyaningsih, Eka, Islami, Vina
Abstract: Penelitian ini berjudul Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Subdirektorat Publikasi DJBC memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dampak dari variabel independen terhadap&#8230; ap dependen. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survei melakukan penyebaran kuesioner kepada 40 responden di Subdirektorat Publikasi, hasil survei diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 27 pada Windows. Dari hasil penelitian ini dapat jelaskan pada uji hipotesis berdasarkan hasil uji parsial (T) yaitu X1 terhadap Y secara parsial adalah nilai Sig 0,032 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,223 > 2,026 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima bahwa memiliki pengaruh dan signifikan, X2 terhadap Y secara parsial adalah nilai Sig 0,008 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,787 > 2,026 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima bahwa memiliki pengaruh dan signifikan. Serta hasil uji simultan (F) yaitu X1 dan X2 terhadap Y secara simultan adalah nilai Sig. 0,001 < dari 0,05 dan dengan hasil 13,599 > 3,252 sehingga menolak pendapat Ho dan menerima pendapat Ha yaitu memiliki pengaruh dan signifikan. pada uji koefisien determinasi dalam R Square adalah hasil nilai 0,424 atau 42,4%, sehingga X1 bersamaan X2 dalam model regresi (secara simultan) mempunyai kemampuan cukup dalam menjelaskan terhadap variabel Y, maka sisa dari (100% - 42,4%) adalah 57,6% atau 0,576 merupakan penyebab pengaruhnya dari faktor lain.

Tindak Pembunuhan Dan Pelecehan Seksual Oleh Anak Dibawah Umur

Rahayu Sri Utami, Nanda Fitri Dian Permatasari, Marendra Agistia
Abstract: Artikel ini guna sebagai pemahaman fenomena tindak pembunuhan serta pelecehan seksual yang pelakunya ialah anak di bawah umur, mengidentifikasi penyebab, dan dampak psikososial yang ditimbulkan. Dalam beberapa tahun terakhir,&#8230; khir, kasus kriminalitas oleh anak di bawah umur, terutama yang melibatkan kekerasan fisik dan seksual, semakin meningkat dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Berbagai faktor diduga berkontribusi pada perilaku kriminal ini, seperti lingkungan keluarga yang disfungsional, pengaruh negatif dari lingkungan sosial, serta paparan terhadap media yang tidak sesuai usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak pelaku tindak kejahatan ini mengalami trauma atau tekanan emosional yang tinggi, sering kali karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung perkembangan moral dan psikologis yang sehat. Selain itu, minimnya edukasi seksualitas dan pengawasan orang tua berperan besar dalam kejadian ini. Studi ini menyarankan perlunya pendekatan rehabilitasi yang komprehensif dan pendidikan keluarga yang lebih intensif untuk mencegah kasus serupa di masa depan, serta peninjauan ulang kebijakan hukum terkait pertanggungjawaban anak di bawah umur dalam tindak kriminal berat.

Analisis Dampak Kegagalan Sistem Kelistrikan Pada Penerbangan Pesawat Udara Tipe Boeing 737-800/900

Rahmat hidayat, Andi Dwi Purnama Soswaty, Farhan Rezki Arifin
Abstract: Pesawat terbang adalah moda transportasi tercepat dengan jangkauan hingga antar benua, menjadikannya pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh. Meskipun peluang kecelakaan pesawat sangat kecil, yaitu rata-rata 4 kali dalam&#8230; am 1 juta jam terbang dampaknya sangat fatal bagi penumpang, dengan peluang selamat hanya 24% Penyebab utama kecelakaan pesawat umumnya berasal dari tiga faktor: teknis, cuaca, dan kesalahan manusia (human error). Perawatan pesawat dilakukan secara rutin (scheduled maintenance) dan non-rutin (non-scheduled maintenance) berdasarkan interval waktu yang telah ditentukan. Ada berbagai sumber daya yang digunakan untuk sistem kelistrikan pesawat, termasuk generator mesin, unit daya tambahan (APU), daya eksternal, dan udara ram turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat bahaya dalam kondisi penerbangan saat terjadi gangguan pada sistem kelistrikan, mengevaluasi pengaruh performa pesawat terhadap keandalan sistem kelistrikan, serta menilai peran kemajuan teknologi pembangkit listrik terhadap keselamatan penerbangan. Penelitian dilakukan di Hanggar Batam Aero Teknik, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, dengan menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan sistem kelistrikan pada pesawat meliputi kegagalan pada sistem pembangkit dan distribusi. Terdapat komponen dalam sistem distribusi yang, jika rusak, dapat menyebabkan kegagalan kelistrikan yang signifikan. Sistem pembangkit listrik pada pesawat saling mendukung, sehingga perawatan komponen kelistrikan harus dilakukan tepat waktu dan sebaik mungkin.

Analisis Hambatan Belajar Matematika Di Kelas IV Mis Darunnajah Cipining Bogor

Umi Nawal Mumtaz, Heri Dermawan, Nailil Muna Shalihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika pada siswa kelas IV MIS Darunnajah Cipining Bogor dan mengeksplorasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Dalam pendahuluan,&#8230; uan, diuraikan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Hambatan-hambatan ini penting untuk diidentifikasi agar dapat diberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi di kelas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk uji validitas data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar yang dialami siswa antara lain kesulitan dalam memahami operasi hitung pecahan, kesulitan dalam menyamakan penyebut, dan kesulitan mengubah pecahan menjadi desimal. Faktor-faktor penyebab hambatan tersebut berasal dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, dan faktor eksternal, seperti kurangnya variasi metode pengajaran serta penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal.  Dalam pembahasan, peneliti memaparkan bahwa guru telah berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan berbagai strategi, seperti memberikan les privat, menerapkan variasi metode pengajaran, dan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.  Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, hambatan dalam belajar matematika dapat diminimalisir, sehingga kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat meningkat.

Pisau Hukum Dan Kotak Suara: Studi Evaluatif Penegakan Hukum Dalam Pemilu 2024

Mahdi Hidayatullah
Abstract: Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum dalam Pemilu 2024 di Indonesia, dengan fokus pada peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Analisis normatif yuridis terhadap&#8230; p Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan berbagai sumber terkait mengungkapkan beberapa tantangan utama dalam penegakan hukum pemilu. Ini mencakup kompleksitas pembuktian kasus politik uang, perbedaan interpretasi regulasi antar lembaga, dan keterbatasan sumber daya. Studi ini juga mengevaluasi efektivitas sanksi hukum dalam memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran pemilu. Temuan menunjukkan bahwa penerapan sanksi belum sepenuhnya efektif karena ringannya hukuman dan inkonsistensi dalam penerapannya. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kesenjangan antara regulasi dan implementasi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran Bawaslu, ego sektoral antar lembaga penegak hukum, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang bentuk-bentuk pelanggaran pemilu. Analisis terhadap kinerja Sentra Gakkumdu mengungkapkan tantangan dalam koordinasi antar lembaga dan keterbatasan infrastruktur, terutama di daerah terpencil. Untuk meningkatkan integritas pemilu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi Gakkumdu, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan intensif, dan optimalisasi peran teknologi informasi dalam pengawasan dan penegakan hukum pemilu. Studi ini juga menyoroti pentingnya penerapan sanksi yang lebih tegas dan konsisten, serta peningkatan transparansi dalam proses penegakan hukum pemilu. Lebih lanjut, penelitian ini mengusulkan penguatan mekanisme rehabilitasi dan reintegrasi bagi pelaku tindak pidana pemilu, serta peningkatan kerjasama internasional dalam pertukaran praktik terbaik penegakan hukum pemilu. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada penyelenggaraan pemilu yang lebih berintegritas dan demokratis di Indonesia, sesuai dengan semangat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan cita-cita reformasi.