Search Articles & Publications

Showing 13 articles found for "Kotak"

Correlation Between Supervision and Collaboration Using Trello to Enhance Quality of Photobooth Service

Taufiq, Muhammad, Pono, Maat, Hamid, Nurdjannah
Abstract: The aim of this study is to explore the effectiveness of Trello in improving communication and collaboration enhance quality of service within a service company. The study will use a qualitative approach to collect and analyze… nalyze data. Qualitative data will be collected through interviews with the CEO and Employee of Kotak Narsis, while the financial report 2020-2023 and the number of problems encountered will be used as secondary sources of data. The qualitative data from the interviews will be analyzed using thematic analysis to identify key themes and patterns in the data. Based on the results of the interviews, it appears that Trello can be an effective solution to the problems faced by the company, mainly poor quality of service. The company also found that the quality of the company's photobooth selfie box service improved, as evidenced by the reduced number of customer complaints.

INTEGRATING ARTIFICIAL INTELLIGENCE INTO COLLABORATIVE LEARNING TO FOSTER 21ST-CENTURY SOFT SKILLS: EVIDENCE FROM A BEST PRACTICE STUDY IN MAN 1 BANDA ACEH

Aprullah, Muhammad Putra, Sayuthi, Muhammad, Julnadi, Salsabilla, Gunawan, William Ben, Indrayani, Indrayani, Fuadi, Raida, Zahara, Zahara, Adria, Agus
Abstract: This best practice study aims to develop 21st-century soft skills in students at MAN 1 Banda Aceh through the implementation of an artificial intelligence-based collaborative learning model called KOTAK (Artificial Intelligence-Based… ligence-Based Brain Collaboration). The study used a qualitative case study design with 39 students. Data collection was conducted through learning observations, interviews, and analysis of student activities and learning outcomes in the Integrated Economic Exploration material. The KOTAK model was designed by integrating various easily accessible AI tools, such as Google Lens, ChatGPT, and QuestionWell, to support interactive, collaborative, and problem-solving-based learning. The results showed that implementing the KOTAK model significantly improved students' critical thinking, communication, collaboration, and creativity (4C) skills. Analysis of learning outcomes indicated a 94.87% absorption rate and achievement of the curriculum objectives for the taught material. The use of the AI platform has proven to be an effective interactive medium for encouraging active student engagement, strengthening higher-order thinking, and fostering collaboration in problem-solving. This research makes an original contribution by offering and testing a contextual learning model that integrates collaborative pedagogy and AI technology in a madrasah environment, while also presenting a practical framework for developing 21st-century skills in integrated subjects such as Economics, in line with the implementation of the Merdeka Curriculum.

PENERAPAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID UNTUK PENGENALAN PAKAIAN ADA SUMBA DI KAMPUNG ADAT PRAIJING DESA TEBARA KABUPATEN SUMBA BARAT

Rewa , Adriana Pigi, Trisno, Trisno, Kurra , Titus
Abstract: Nusa Tenggara Timur (NTT) kaya akan pakaian tradisional yang beraneka ragam, masing-masing daerah atau kabupaten memiliki hasil tenunan dengan beraneka ragam motif sesuai dengan ciri khas dan adat istiadat budaya setempat.… t. Salah satu unsur kebudayaan daerah adalah unsur pakaian adat tradisonal. Unsur pakaian adat tradisional dalam kehidupan nyata mempunyai fungsi sesuai pesan-pesan nilai budaya yang terkandung di dalamnya, yang berkaitan dengan aspek-aspek lain dari kebudayaan seperti ekonomi, sosial, politik, keagamanaan, dan pendidikan. Pesan-pesan nilai budaya yang disampaikan, pemahamannya dapat dilakukan dengan melalui berbagai simbol dalam ragam hias atau motif pakaian adat tradisional. Kain Tenun Sumba Barat memiliki warna dan motif yang berbeda-beda antara kabupaten yang satu dengan yang lain. Di Kabupaten Sumba Barat sendiri terdapat corak warna dan berupa permainan garis-garis yang di hiasi gambar-gambar seperti permainan kotak segitiga, jajar genjang dan lingkaran. Ada tiga suku besar di Sumba Barat ,yakni Lamboya, Wanokaka, dan Loli ada kain pawora, pahikung, lambaleko. Motif kain tenun Sumba Barat biasanya bergambar mamuli, buaya, kura-kura, ayam, kepiting, mata kerbau, kupu-kupu dan lain-lain. Setiap motif mempunyai makna dan filosofinya. Pada penelitian ini dilakukan di kampung adat praijng dengan menggunakan penerapan augmented reality berbasis android. Kampung adat Praijing itu sendiri merupakan kampung adat yang terletak di Sumba barat

Implementasi Layanan Donasi Cashless Berbasis Qris Bagi Jemaah Masjid Hidayatul Islamiyah Kampung Madong

Jufri, Muhammad, Dwipananda, Rizki Fadhel, Elvira, Mita, Maulina, Mutiara, Angraini, Nadia, Karlina, Karlina
Abstract: Abstract: This Community Service Program (PKM) activity aims to provide socialization and practical implementation of QRIS-based cashless donation services for the administrators and congregation of the Hidayatul Islamiyah… ah Mosque in Madong Village. In the current digital era, there has been a change in congregation behavior, and people are increasingly accustomed to conducting non-cash transactions through digital platforms such as mobile banking. However, the donation system in mosques is still dominated by conventional methods, such as using cash donation boxes, so congregations that do not carry physical cash experience obstacles in distributing donations. Furthermore, BKM also does not have an adequate understanding and infrastructure to manage the digital donation system optimally. This PKM activity was attended BKM administrators and congregation representatives. The methods used were participatory socialization, mentoring, and direct implementation. The activity results showed a knowledge transfer from the implementation team to the mosque management regarding the benefits and governance of digital donations. The main output of this activity is the realization of the implementation of digital donation services through the provision of QRIS codes connected to mosque accounts, equipped with standing banners placed in strategic areas of the mosque to facilitate the congregation in making donations practically and efficiently. Keywords: digitalization; cashless donations; mosques; improved donation services; QRIS.   Abstrak: Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan implementasi praktis mengenai layanan donasi cashless berbasis QRIS bagi pengurus dan jemaah masjid Hidayatul Islamiyah Kampung Madong. Di era digital saat ini, terjadi perubahan perilaku jemaah yang semakin terbiasa melakukan transaksi non-tunai melalui platform digital seperti mobile banking. Namun demikian, sistem donasi di masjid masih didominasi oleh metode konvensional menggunakan kotak amal tunai, sehingga jemaah yang tidak membawa uang fisik mengalami kendala dalam menyalurkan donasi. Selain itu, pengurus masjid (BKM) juga belum memiliki pemahaman dan infrastruktur yang memadai untuk mengelola sistem donasi digital secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis bagaimana donasi digital mampu meningkatkan kemudahan dan partisipasi jemaah. Kegiatan PkM ini dihadiri oleh para pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan perwakilan jemaah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi-partisipatif, pendampingan, dan implementasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transfer pengetahuan dari tim pelaksana kepada pengurus masjid terkait manfaat dan tata kelola donasi digital. Output utama dari kegiatan ini adalah terwujudnya implementasi layanan donasi digital melalui penyediaan kode QRIS yang terhubung dengan rekening masjid, dilengkapi dengan standing banner yang ditempatkan di area strategis masjid untuk memfasilitasi jemaah dalam melakukan donasi secara praktis dan efisien. Kata kunci: digitalisasi; donasi cashless; masjid; peningkatan layanan donasi; QRIS.

Penyusunan Profil Kampung Akrilik Di Kecamatan Padang Utara

Djesmedi, Dinda, Firdalius, Fitri, Rasmita, Rasmita
Abstract: Abstract: Acrylic Village in North Padang District is one of the thematic villages in Padang City which is located in KB RW Village. 12 Berok Gunung Pangilun, Gunung Pangilun Village, Padang City. This Acrylic Village is… a knitted thematic village that produces handicrafts, such as knitted bags, flower vases, tissue boxes and others. Acrylic Village is still in the development stage. Currently, the Acrylic Village does not yet have a profile in the form of books and videos, so to find out about this Acrylic Village, the resource persons must repeat the history, handicrafts, and others. The writing team will create a profile for Acrylic Village to help introduce it to the wider community. The author uses the method of interview, observation and library research. In order to introduce this Acrylic Village, the author made a book and profile video to be used as a more effective information medium so as to provide information about Acrylic Village and make it a center for promoting creative economy products.   Keywords: arcylic; thematic villages; profile     Abstrak: Kampung Akrilik di Kecamatan Padang Utara merupakan salah satu kampung tematik yang ada di Kota Padang yang berada di Kampung KB RW. 12 Berok Gunung Pangilun, Kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang. Kampung Akrilik ini merupakan kampung tematik rajutan penghasil kerajinan tangan, seperti tas rajutan, vas bunga, kotak tisu dan lainnya. Kampung Akrilik masih dalam tahap pengembangan. Saat ini Kampung Akrilik belum mempunyai profil dalam bentuk buku dan video, sehingga untuk mengetahui tentang Kampung Akrilik ini narasumber harus mengulang menyampaikan sejarah, hasil kerajinan, dan lainnya. Tim penulis akan membuat profil untuk Kampung Akrilik supaya membantu memperkenalkan ke masyarakan luas. Penulis menggunakan metode wawancara, obervasi dan penelitian kepustakaan. Dalam rangka memperkenalkan Kampung Akrilik ini penulis membuat buku dan video profil  untuk dijadikan media informasi yang lebih efektif sehingga memberikan informasi tentang Kampung Akrilik dan menjadikan sentra promosi produk ekonomi kreatif.   Kata Kunci: akrilik; kampung tematik; profil

FORECASTING SPOKE CAKE SALES AT ZAHRA SHOP WITH DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING METHOD

Nurhaliza, Siti, Amin, Muhammad, Christy, Tika
Abstract: Abstract: Sales of sponge cakes at Zahra's shop have difficulty meeting customer demand when the demand for sponge cakes increases drastically at certain times. This is because the sales of sponge cakes at Zahra's shop are… re still calculated based on their own estimates, causing excess production to be made and even a shortage of sponge cake supplies. This problem has an impact on the supply control of sponge cake production which cannot be predicted properly by Zahra's shop. The purpose of this study is to build a forecasting system using the double exponential smoothing method to predict sales of sponge cake at Zahra's shop for the next period based on the data obtained. The research method used in this study is a quantitative method. The results in the calculation of sponge cake sales forecasting using the Double Exponential Smoothing method using alpha 0.5, the number of sponge cake sales for July 2023 on Banana Cake is 430 boxes, with a forecasting error rate of 2.75%, on Chiffon Mocca Sponge cake is 330 boxes, with a forecasting error rate of 2.75%. forecasting error of 4.50%, on Pandan Cake as many as 92 Boxes, with a forecasting error rate of 7.21%, on Ordinary Roll Cake as many as 77 Boxes, with a forecasting error rate of 4.78, So the error rate on Banana Cake, Bolu Chiffon Mocca, Pandan Cake, and Ordinary Roll Cake are in the very good category because they have an error value of less than 10%.   Keywords : double exponential smoothing; forecasting; spoke cake     Abstrak: Penjualan kue bolu pada toko zahra mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan pelanggan ketika permintaan kue bolu meningkat secara drastis diwaktu-waktu tertentu. Hal ini disebabkan karena penjualan kue bolu di toko zahra masih perhitungan berdasarkan perakiraan sendiri sehingga menyebabkan produksi yang dibuat sering kelebihan bahkan kekurangan persedian kue bolu. Masalah tersebut berdampak pada pengendalian persedian produksi kue bolu yang tidak dapat diprediksi dengan baik oleh toko zahra. .Tujuan penelitian ini adalah membangun  sistem peramalan dengan metode double exponential smoothing untuk meramalkan penjualan bolu pada Toko Zahra untuk  periode berikutnya berdasarkan data yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil dalam perhitungan peramalan penjualan kue bolu dengan metode Double Exponential Smoothing menggunakan alpha 0.5 jumlah penjualan kue bolu untuk bulan Juli 2023 pada Bolu Pisang sebanyak 430 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 2,75%, Pada Bolu Chiffon Mocca sebanyak 330 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 4,50%, pada Bolu Pandan sebanyak 92 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 7,21%, pada Bolu Gulung Biasa sebanyak 77 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 4,78, Sehingga tingkat kesalahan pada Bolu Pisang, Bolu Chiffon Mocca,Bolu Pandan, dan Bolu Gulung biasa tergolong  kategori sangat baik karena memiliki nilai kesalahan kurang dari 10%.   Kata Kunci : peramalan; kue bolu; pemulusan eksponensial ganda

Pisau Hukum Dan Kotak Suara: Studi Evaluatif Penegakan Hukum Dalam Pemilu 2024

Mahdi Hidayatullah
Abstract: Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum dalam Pemilu 2024 di Indonesia, dengan fokus pada peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Analisis normatif yuridis terhadap… p Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan berbagai sumber terkait mengungkapkan beberapa tantangan utama dalam penegakan hukum pemilu. Ini mencakup kompleksitas pembuktian kasus politik uang, perbedaan interpretasi regulasi antar lembaga, dan keterbatasan sumber daya. Studi ini juga mengevaluasi efektivitas sanksi hukum dalam memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran pemilu. Temuan menunjukkan bahwa penerapan sanksi belum sepenuhnya efektif karena ringannya hukuman dan inkonsistensi dalam penerapannya. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kesenjangan antara regulasi dan implementasi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran Bawaslu, ego sektoral antar lembaga penegak hukum, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang bentuk-bentuk pelanggaran pemilu. Analisis terhadap kinerja Sentra Gakkumdu mengungkapkan tantangan dalam koordinasi antar lembaga dan keterbatasan infrastruktur, terutama di daerah terpencil. Untuk meningkatkan integritas pemilu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi Gakkumdu, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan intensif, dan optimalisasi peran teknologi informasi dalam pengawasan dan penegakan hukum pemilu. Studi ini juga menyoroti pentingnya penerapan sanksi yang lebih tegas dan konsisten, serta peningkatan transparansi dalam proses penegakan hukum pemilu. Lebih lanjut, penelitian ini mengusulkan penguatan mekanisme rehabilitasi dan reintegrasi bagi pelaku tindak pidana pemilu, serta peningkatan kerjasama internasional dalam pertukaran praktik terbaik penegakan hukum pemilu. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada penyelenggaraan pemilu yang lebih berintegritas dan demokratis di Indonesia, sesuai dengan semangat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan cita-cita reformasi.

Optimasi Persediaan Bahan Baku Pada Cv Putra Cipta Sejati Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Guna Mencapai Efisiensi Biaya Persediaan

Siti Nurhasanah, Lardin Korawijayanti, Alvianita Gunawan Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi biaya persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada CV Putra CS. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi dengan metode… etode analisis yang dipakai yaitu analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penghematan biaya persediaan apabila metode  Economic Order Quantity (EOQ) dipakai dalam perhitungan biaya persediaan CV Putra CS dimana untuk balken kotak sebesar Rp43.230.633,24, balken super sebesar Rp44.099.610,23, balken tebal daging sebesar Rp112.138.399,98, balken all grade sebesar Rp144.259.150,20 dan balken owol sebesar Rp95.448.715,14, sehingga keseluruhan penghematan biaya persediaan sebesar Rp439.176.508,79.

ANALISIS KONSEPTUAL MATERI JARING JARING KUBUS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MAHASISWA PGSD

Tarimoi, Safrida Napitupulu, Sutarini, Sujarwo, Putri Juwita
Abstract: Pembelajaran jaring-jaring kubus di sekolah dasar sering berfokus pada hafalan bentuk tanpa pendalaman konsep dan keterkaitannya dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kesenjangan (gap) ini menyebabkan peserta didik kurang… g memahami hubungan antara bentuk dua dimensi dan bangun ruang kubus secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual materi jaring-jaring kubus serta mengidentifikasi relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui telaah buku ajar, jurnal ilmiah, dan sumber teoretis yang relevan tanpa melakukan penelitian lapangan atau observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara matematis terdapat 11 bentuk jaring-jaring kubus yang berbeda, masing-masing memiliki enam sisi berbentuk persegi yang saling terhubung dan dapat dilipat membentuk kubus sempurna. Secara kontekstual, konsep ini ditemukan pada kemasan berbentuk kubus seperti kotak kado, dadu, dan kotak penyimpanan. Pemahaman konseptual yang menekankan visualisasi, proses melipat, dan keterkaitan dengan benda nyata terbukti memperkuat kemampuan spasial dan berpikir logis siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa analisis konseptual jaring-jaring kubus yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan pemahaman bermakna tanpa harus melalui penelitian empiris langsung.

Penerapan Metode Value Engineering pada Pengembangan Desain Sistem Pembuangan Terhubung (Keyhole Mount Box) untuk Meja Pemotong Kertas: Studi Kasus pada Usaha Fotokopi

Fitriadi, Muhammad, Saputri, Zunur Evita, Keliat, Agripa Moreno, Annisa, Zahratul, Rafli, Muhammad, Banjarnahor, Elya Fitri, Febriyan, Rafif, Wahyudi, Rizqi
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Connected Waste Box dengan pendekatan Value Engineering (VE) guna meningkatkan efisiensi serta ergonomi kerja operator melalui pengurangan gerak pemborosan akibat serpihan kertas yang… ng tercecer. Latar belakang masalah dimulai dari pengamatan aktivitas pemotongan kertas yang menghasilkan serpihan kertas yang berserakan di sekitar meja kerja, sehingga operator perlu bolak-balik membersihkan area kerja dan membuang serpihan tersebut ke tempat sampah, yang menimbulkan pemborosan waktu kerja serta kelelahan.  Hasil analisis fungsi menunjukkan bahwa fungsi Collect waste memiliki Value Index terendah (0,50), be removable & washable (0,20) dan Attach securely (0,25), menandakan seluruh fungsi bernilai tinggi karena berada di bawah angka 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Keyhole Mount Box berpotensi memberikan peningkatan nilai produk melalui fungsi-fungsi yang efisien dan ekonomis. Analisis Cost Worth dan Value Index menunjukkan bahwa fungsi pengumpulan (collect waste) memiliki nilai tambah yang paling signifikan. Evaluasi alternatif desain menggunakan metode weighted scoring juga menunjukkan bahwa Keyhole Mount Box memiliki keseimbangan performa yang baik antara stabilitas, biaya implementasi, kemudahan pemasangan, dan perawatan. Rekomendasi yang didapat dari penelitian ini adalah dimensi kotak 300 × 80 × 120 mm dengan kepala pengait berdiameter 12 mm dan slot selebar 8,5 mm memberikan clearance sekitar 0,5 mm untuk kemudahan pemasangan tanpa menurunkan kestabilan.