Search Articles & Publications

Showing 845 articles found for "Esta"

Agen-Agen Penyebar Islam Wasathiyyah: Pembacaan Ulang Terhadap Kiprah “Tiga Serangkai” Sepeninggal KH. M. Munawwir Krapyak Dalam Kacamata Bourdieu

Nizar, Mohammad, Muttaqin, Ahmad
Abstract: Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji ulang kiprah “Tiga Serangkai” sebagai agen-agen penyebar Islam Wasthiyyah yang memimpin Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak yang terkenal akan tradisi pengajaran dan pendidikan hafalan… afalan Alquran sepeninggal KH. M. Munawwir dengan memanfaatkan teori sosiologi milik Pierre Bourdieu. Konsep Wasathiyyah menjadi dasar dari konsep “al-Muhafdhotu ‘ala Qadimi al-Shalih wa al-Akhdhu bi al-Jadid al-Ashlah” yang bisa diartikan sebagai sikap toleran yang menerima perkembangan dan tuntutan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dan tradisi luhur. Konsep ini juga diterapkan dalam pondok-pondok pesantren beraliran Ahlusunnah Wal Jamaah seperti Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Setelah wafatnya KH. M. Munawwir (Muassis Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak) pada 1942 M, kepemimpinan pesantren Al-Munawwir dipegang oleh “tiga serangkai”: 1) KH. R. Abdullah Afandi Munawwir, 2) KH. R. Abdul Qodir Munawwir, dan 3) KH. Ali Maksum (yang baru pindah dari Lasem ke Krapyak di tahun 1943 M). Konsep-konsep dalam teori sosiologi milik Pierre Bourdieu yang digunakan dalam tulisan ini adalah habitus, modal, ranah, dan praktik. Melalui pembacaan ulang terhadap kiprah “Tiga Serangkai” sepeninggal KH. M. Munawwir Krapyak dengan menggunakan teori Pierre Bourdieu, didapatkan beberapa hipotesis sebagai berikut: 1) habitus yang terdapat dalam kisah “Tiga Serangkai” sebagai penerus estafet kepemimpinan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak adalah habitus “pesantren” yang memegang akidah (doksa) Ahlusunnah Wal Jamaah, 2) Modal yang dimiliki “Tiga Serangkai” sebagai agen penyebar Islam Wasathiyyah adalah modal simbolik, modal ekonomi, modal akademis, modal politik, dan modal kultural, 3) Ranah yang menjadi tempat berkiprahnya “Tiga Serangkai” adalah pondok pesantren, lembaga masyarakat luar pesantren, dan lembaga nasional, dan 4) kiprah yang berarti praktik dalam kacamata Bourdieu di sini mengarah pada kiprah “Tiga Serangkai” di sisi internal (pesantren) dan sisi eksternal (masyarakat dan nasional)

Tantangan Perkembangan Pasar Modal Konvesional Dan Syariah Di Indonesia

Refi Anggraini, Rini Puji Astuti, Afrilla Safna Azifah, M. Bayu Prayoga
Abstract: Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan… n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan

Optimalisasi Kinerja Dan Sumber Daya Manusia Dalam Mencapai Keunggulan Kompetitif

Havana Alika Salwa, Aulia Keiko Hubbansyah
Abstract: Keunggulan kompetitif berkelanjutan merupakan kunci keberhasilan jangka panjang suatu organisasi di tengah persaingan yang semakin ketat. Artikel ini menguraikan konsep keunggulan kompetitif berkelanjutan, dengan fokus pada… ada Resource Based View (RBV) yang menekankan peran sumber daya manusia (SDM) sebagai elemen kunci. RBV menyoroti nilai, kelangkaan, ketidakmampuan untuk ditiru, dan ketidakutuhan substitusi sebagai indikator keunggulan kompetitif. Keberlanjutan keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui inovasi, keunggulan ekonomi, dan ketidakmampuan pesaing untuk meniru strategi. Manajemen sumber daya manusia (MSDM) menjadi fokus strategis dalam mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan. Praktik MSDM, seperti keamanan pekerjaan, seleksi karyawan, pembentukan tim mandiri, pelatihan ekstensif, dan pengurangan perbedaan status, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada prestasi. Perusahaan perlu mengembangkan, melibatkan, dan memanfaatkan sumber daya manusia secara efektif untuk mencapai keunggulan kompetitif yang bersifat jangka panjang. Melalui penerapan MSDM, organisasi dapat menciptakan tim yang memiliki keterampilan kritis dalam teknologi tertentu, menjadi sumber potensial bagi keunggulan kompetitif. Keseluruhan, artikel ini menyajikan wawasan komprehensif tentang peran MSDM dalam mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan dan mengatasi tantangan di pasar yang dinamis

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja (SMK3) Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Dalam Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja Di Pabrik Kripik Tuntungan

Yughni Aulia Nabila, Friska Dela Oktapiani, Rifa Shakila, Novi Andaresta, Chairunnisa, Cindy Yunika Safithry, Zuhrina Aidha Harahap
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko kecelakaan kerja di Pabrik Kripik Tuntungan. Metode… penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, di mana data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan SMK3 di lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan manajemen pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 secara efektif dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja, mengurangi jumlah kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan prosedur keselamatan, pelatihan rutin, dan pengawasan ketat terbukti memiliki dampak positif terhadap penurunan insiden kecelakaan kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pabrik terus memperbarui dan mengawasi implementasi SMK3 untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan.

Pengaruh Agama Hindu Terhadap Seni Dan Kebudayaan Di Indonesia

Gusti Ayu Kade Lina Permoni Suci, Ni Wayan Eli Ermawati, Ni Made Sulianti, L.W. Devi Wahyu Pertiwi M, Ni Putu Lisna Nurhayanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami pengaruh agama Hindu terhadap seni dan kebudayaan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis literatur dan sejarah… jarah untuk menggambarkan pengaruh Hindu dalam seni arsitektur, patung, tarian, dan seni pertunjukan. Studi ini juga mengkaji dampak Hindu terhadap adat istiadat, sistem kepercayaan, bahasa, dan sastra lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama Hindu tidak hanya memengaruhi struktur sosial dan politik kerajaan-kerajaan awal seperti Kutai dan Majapahit, tetapi juga menghasilkan warisan seni yang mencerminkan integrasi budaya Hindu dan tradisi lokal. Transformasi ini terlihat dalam pembangunan candi-candi megah seperti Candi Prambanan, seni patung dan relief yang menggambarkan mitologi Hindu, serta seni pertunjukan seperti Tari Ramayana dan Wayang Kulit. Pengaruh agama Hindu juga tercermin dalam upacara keagamaan dan sistem kasta yang memengaruhi struktur sosial masyarakat. Dengan memahami pengaruh ini, penelitian ini memberikan wawasan tentang kontribusi agama Hindu dalam membentuk identitas budaya Indonesia dan pentingnya pelestarian warisan budaya dalam konteks modern.

Pengaruh Buku Cerita Bergambar Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Paud Nagaya Sigi

M. Hian Akhir, Juwita Meldasari Tebisi, Katrina Feby Lestari, Moh. Malikul Mulki
Abstract: Pendahuluan: Buku cerita bergambar merupakan sebuah metode yang dinilai bagus dalam memfokuskan pada stimulus perkembangan bahasa anak dalam pembelajaran. Studi Pendahuluan mengatakan pada 5 orang anak yaitu, 2 orang anak… k tidak dapat menyebutkan 2 gambar yang di tunjukkan oleh peneliti kemudian 1 orang anak tidak dapat menujukkan ke 4 warna yang diberikan oleh peneliti, dan 2 lainnya mampu menjawab gambar yang di tunjukkan oleh peneliti. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan Pengaruh Buku Cerita Bergambar terhadap Perkembangan Bahasa pada Anak Usia PraSekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Perkembangan bahasa anak sebelum di berikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Suspek sebanyak 10 responden (10%) sedangkan perkembangan bahasa anak setelah diberikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Normal sebanyak 9 responden (90%). Uji  Nonparametric Mc Nemar didapatkan  p = 0,04  (p ≤ 0,05). Simpulan Terdapat pengaruh buku cerita bergambar terhadap perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Saran bagi guru di Paud KB Nagaya agar menggunakan metode buku cerita bergambar agar meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah.

Eksplorasi Studi Bagaimana Krisis Keuangan Global 2008/2009 Membawa Implikasi Pada Mandat, Kebijakan Terhadap Kelembagaan Bank Sentral

Is'adil Mustafid, Achmad Ramdhan Dzil Qarnain, Rini Puji Astutik
Abstract: Krisis keuangan global 2008/2009 telah memberikan dampak signifikan terhadap mandat dan kebijakan bank sentral di seluruh dunia. Sebelum krisis, bank sentral cenderung memfokuskan tujuannya pada stabilitas harga guna mendukung… dukung pertumbuhan ekonomi. Namun, setelah terjadinya krisis, terjadi evaluasi mendalam terhadap mandat bank sentral dengan mempertimbangkan stabilitas keuangan sebagai pendukung dari stabilitas moneter. Alat kebijakan makroprudensial menjadi semakin penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.Evaluasi ini terutama dipicu oleh fakta bahwa krisis keuangan global mengungkapkan risiko keterkaitan antara sistem keuangan dan makroekonomi, yang dikenal sebagai keterkaitan makrofinansial. Bank sentral yang tidak dilengkapi dengan tugas pengawasan bank dan lembaga keuangan mikroprudensial menjadi tidak mampu memitigasi risiko makrofinansial yang muncul. Sehingga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bank sentral tidak hanya dapat mengandalkan kebijakan moneter untuk mencapai stabilitas harga dan nilai tukar. Mereka juga perlu mengedepankan stabilitas dalam sistem keuangan melalui pengaturan dan pengawasan makroprudensial yang mempertimbangkan risiko sistemik, dengan tujuan mendukung kestabilan ekonomi yang terorganisir dengan baik

Analisis Arus Kas Kinerja Keuangan Perusahaan PT Semen Baturaja TBX 2022

Suprianik, Warga Baroka Sugiarto, Firdausatul Umamah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan arus kas kinerja keuangan PT Semen Baturaja melalui arus kas perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan. Dalam mencapai tujuan yang diinginkan, perusahaan perlu memiliki… emiliki laporan yang dapat menunjukkan apa yang diperoleh perusahaan pada periode sebelumnya dan periode berjalan sehingga selanjutnya dapat diperbandingkan sebagai dasar pengambilan keputusan atau kebijakan yang akan dipilih di masa mendatang. Sarana yang dapat memberikan informasi tersebut adalah laporan keuangan yang secara umum terdiri dari Laporan Laba Rugi, Neraca dan Laporan Arus Kas. Kas merupakan hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Tanpa adanya kas, maka tidak ada laporan keuangan dan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kinerja keuangan PT Semen Baturaja melalui analisis arus kas, yang dapat menjadi dasar pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan perusahaan di masa mendatang.

Faktor Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Rifanny Ananta Dharma, Susilawati
Abstract: Motivasi kerja bagaikan denyut nadi yang menghidupkan organisasi, lembaga maupun perusahaan. Tanpa motivasi yang memadai, organisasi bagaikan tubuh yang tak bernyawa, tak mampu berkarya dan mencapai tujuannya. Tidak jarang… ng perusahaan dihadapkan pada permasalahan motivasi kerja para pekerjanya. Faktor-faktor pemicu perubahan motivasi ini masih belum sepenuhnya dipahami oleh banyak perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja para pekerjanya. Pemahaman ini akan membantu perusahaan dalam mengatasi permasalahan motivasi kerja dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Metode  penelitian  yang  digunakan analisis  literatur untuk menemukan informasi dan gagasan yang relevan dengan topik penelitian atau penulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan pembaca. Hasil dari studi literatur ini adalah adanya hubungan antara prestasi, penghargaan, lingkungan kerja, dan gaji sangat berpengaruh untuk meningkatnya motivasi kerja yang bagus.

Keunikan Dan Kekuatan Agama Hindu Dalam Kearifan Lokal Indonesia

Ni Made Mirah Astiti, Kadek Novi Suardiati, Ni Komang Yeti Yuliandari, Ni Made Murjana Yasa, I Nengah Suardana
Abstract: Agama Hindu telah lama menjadi bagian integral dari keberagaman budaya Indonesia. Dengan akar yang kuat dalam sejarah dan filosofi yang dalam, Agama Hindu telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan… budaya, sosial, dan spiritual di berbagai daerah di Indonesia. Artikel ini mengkaji keunikan dan kekuatan Agama Hindu dalam konteks kearifan lokal Indonesia, menyoroti nilai-nilai, praktik-praktik, dan peran Agama Hindu dalam membentuk identitas masyarakat Indonesia. Agama Hindu telah menjadi salah satu agama yang berakar kuat dalam keberagaman budaya Indonesia. Artikel ini mengeksplorasi keunikan dan kekuatan Agama Hindu dalam konteks kearifan lokal Indonesia. Dengan menyoroti nilai-nilai, praktik-praktik, dan peran Agama Hindu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Agama Hindu memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan budaya, sosial, dan spiritual di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis konten, artikel ini menjelaskan bagaimana Agama Hindu merangkul keberagaman, mendorong pembangunan sosial, dan memainkan peran dalam pelestarian lingkungan. Dengan demikian, artikel ini tidak hanya menggambarkan kekayaan warisan budaya Indonesia, tetapi juga menyoroti relevansi Agama Hindu dalam konteks masyarakat yang beragam dan inklusif.