Search Articles & Publications

Showing 4179 articles found for "Kata"

Strategi Kristen: Sebuah Kajian Ekspositori 2 Raja-raja 6:8-9 dalam Konteks Mengandalkan Hikmat Ilahi di Tengah Konflik

Bernard Maruli Hutabarat, Sinaga, Janes, Juita Lusiana Sinambela
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengkaji secara ekspositori perikop 2 Raja-raja 6:8-9 untuk memahami strategi Kristen dalam menghadapi konflik. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana umat Kristen dapat menyusun strategi… egi yang berlandaskan pewahyuan dan hikmat ilahi, bukan hanya pada pertimbangan rasional manusia. Teks ini menampilkan dua pendekatan yang kontras: strategi Raja Aram yang mengandalkan perencanaan manusiawi dan strategi Raja Israel yang bertumpu pada pewahyuan Tuhan melalui nabi Elisa. Penelitian ini menggunakan metode ekspositori dengan analisis teologis-kontekstual, memperhatikan struktur teks, latar belakang historis, dan pesan teologis yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kristen lahir dari relasi intim dengan Tuhan, kepekaan terhadap suara-Nya, serta ketaatan dalam melaksanakan kehendak-Nya. Strategi ini bukan sekadar respons taktis, melainkan tindakan yang dipimpin oleh hikmat ilahi untuk menghadapi tantangan rohani maupun praktis. Penelitian ini menegaskan relevansi teks 2 Raja-raja 6:8-9 bagi kepemimpinan dan pelayanan Kristen kontemporer, khususnya dalam merespons konflik internal, membangun visi pelayanan, serta mengintegrasikan pewahyuan ilahi dalam pengambilan keputusan strategis. Kebaruan kajian ini terletak pada pendekatan ekspositori yang memadukan dimensi biblika, teologis, dan praktis dalam merumuskan paradigma strategis Kristen yang transformatif.

Analisis Pendekatan Kolaboratif pada Integrasi Pembelajaran Agama Kristen (PAK) dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMK Kesehatan Reformasi Pontianak

Rosnamita, Ruben Nesimnasi, Merdiati Marbun
Abstract: This research aimed to identify the implementation, optimization, empowerment of technology, to evaluation of the implementation of the integration of Christian Religious Education Learning (PAK) and the Pancasila Student… t Profile Strengthening Project (P5) in the formation of student character at SMK Kesehatan Reformasi Pontianak. The method in this study is qualitative with a descriptive approach. The results of the study indicate that the implementation of the integration of PAK and P5 that meets students' needs in fulfilling knowledge of divinity and nationality are Worship Together and Reading the Bible, celebrating the Independence Day of the Republic of Indonesia and the Anniversary of Pontianak City, carrying out independent assignments with the substance of divinity and nationality values, holding a Clean Friday agenda, carrying out presentation and group discussion agendas, and implementing a three-dimensional wall magazine and poster making agenda. In addition, the aspect of technology empowerment needs to be optimized in various moments including the creation of digital-based posters and wall magazines as a representation of the agenda that describes the implementation of digitalization elements holistically, and the evaluation of the effectiveness of the integration of PAK and P5 learning in general is not carried out on a scheduled and regular basis, however, intensive communication and coordination between P5 and PAK teachers in order to integrate divinity and national values ​​are carried out, including together with school management.

Peranan Pendeta dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja Secara Kualitas dan Kuantitas

Beni Chandra Purba
Abstract: Penelitian ini menguraikan peran penting pendeta dalam pertumbuhan gereja secara kualitas dan kuantitas. Gereja-gereja seringkali menghadapi berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal, yang memerlukan pemahaman yang… ang mendalam tentang identitas gereja dan tujuannya. Kesadaran akan masalah-masalah tersebut dan kemampuan menghadapinya adalah faktor kunci dalam mengalami pertumbuhan gereja. Pembinaan dan pemuridan anggota gereja memainkan peran fundamental dalam membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan gereja tersebut. Peran pendeta dalam konteks gereja sangatlah penting karena mereka dipanggil dan ditetapkan oleh Allah untuk memimpin dan menggembalakan jemaat. Dengan kata lain, Allah mengangkat gembala untuk menggembalakan gereja (Efesus 4:11). Di era modern, peran pendeta semakin kompleks karena gereja-gereja sering berada di tengah masyarakat yang beragam, terutama di kota-kota besar, dengan perbedaan suku, status sosial, dan latar belakang pendidikan yang beragam. Pendeta harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang peran mereka dalam pertumbuhan gereja. Mereka bertanggung jawab melayani, mengajar, melawat, membina, dan memuridkan anggota gereja agar mereka dapat tumbuh dan berperan aktif dalam pelayanan gereja. Selain itu, pendeta juga mengorganisir pertemuan kelompok distrik, mendelegrasikan tugas melalui kelompok kecil, dan menyelenggarakan ibadah kebangunan rohani untuk membawa jiwa-jiwa baru atau orang-orang yang bertobat kepada Tuhan Yesus agar menjadi anggota gereja-Nya.  

Pentingnya Memahami Roh Nubuat Di Kalangan Orang Muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK)

Beni Chandra Purba, Sinambela, Juita, Sinaga, Janes, Pelawi, Stepanus
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman roh nubuat di kalangan orang muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam konteks masyarakat modern yang dipenuhi… i dengan perubahan dan tantangan, pemahaman nubuat-nubuat Alkitab memiliki peran yang penting dalam membentuk keyakinan dan praktik keagamaan orang muda. Temuan ini menggambarkan kompleksitas dalam pembentukan pemahaman nubuat dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam mengajar dan memahami nubuat-nubuat Alkitab. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya nubuat dalam kehidupan orang muda GMAHK dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan pendekatan pengajaran dan pendidikan roh nubuat di gereja tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan iman dan keterlibatan orang muda dalam GMAHK.

Pendidikan Disiplin: Sarana Pembentukan Tabiat Dan Karakter Pada Anak

Sinaga, Janes, Sinambela, Juita, Tinenti, Max Lucky, Hutabarat, Bernard Maruli, Tendean, Jolf John
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran penting pendidikan disiplin dalam pembentukan tabiat dan karakter pada anak-anak melalui penggunaan metode kualitatif studi literatur. Dalam upaya untuk mengeksplorasi konsep,… , teori, dan temuan yang ada dalam literatur terkait, penelitian ini mengidentifikasi trend dan temuan terkini, serta membangun kerangka konseptual yang mendalam tentang hubungan antara pendidikan disiplin, pembentukan karakter, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pendidikan anak-anak, baik dalam konteks pendidikan formal maupun informal. Hasil studi literatur ini akan menjadi dasar penting untuk pengembangan pertanyaan penelitian yang lebih spesifik dan pengembangan pendekatan penelitian yang lebih terfokus dalam upaya kami untuk memahami peran pendidikan disiplin dalam membentuk karakter dan tabiat anak-anak. Kesimpulannya, penelitian ini membangun landasan yang kuat untuk penelitian lanjutan dalam upaya untuk mendidik anak-anak menjadi individu yang berdisiplin, bertanggung jawab, dan memiliki karakter yang kuat, sehingga dapat menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih baik.

Mengintegrasikan Nilai-nilai Kristen dalam Kepemimpinan Kontemporer

Sinambela, Juita, Sinaga, Janes, Purba, Beni Chandra, Pelawi, Stepanus
Abstract: Kepemimpinan dalam konteks modern seringkali dihadapkan pada kompleksitas yang menuntut landasan etika yang kuat untuk mengatasi tantangan-tantangan yang muncul. Dalam pandangan ini, integrasi nilai-nilai Kristen dalam kepemimpinan… epemimpinan kontemporer menawarkan pendekatan yang bermakna dan relevan. Nilai-nilai seperti integritas, kredibilitas, komitmen, bertanggungjawab, kerendahan hati, dan pelayanan yang terkandung dalam ajaran Kristen dapat menjadi landasan bagi kepemimpinan yang beretika dan bermakna. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana nilai-nilai ini dapat diaplikasikan dan berdampak dalam dunia organisasi yang berubah dengan cepat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggali potensi dan dampak dari integrasi nilai-nilai Kristen dalam kepemimpinan kontemporer. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yaitu dengan menganalisis teks-teks Kitab Suci, tulisan-tulisan teologis, serta literatur terkait karakteristik kepemimpinan Kristen. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi pemimpin, organisasi, dan lembaga pendidikan tentang bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dalam kepemimpinan kontemporer secara efektif. Dalam dunia yang terus berubah, nilai-nilai ini memberikan fondasi yang stabil dan beretika untuk mengarahkan kepemimpinan menuju tujuan yang lebih bermakna dan berdampak positif.

Karakteristik Morfologi Jamur Makroskopis Yang Tumbuh Pada Serasah Daun Di Hutan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Try Susanti, Luvi Aprilliana Sari, Betama Selfyana, Putri Rahmadania
Abstract: Jamur makroskopis berperan penting sebagai dekomposer dalam ekosistem hutan, namun data morfologinya di kawasan hutan kampus masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik morfologi… fologi jamur makroskopis pada substrat serasah daun di kawasan hutan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menemukan enam morfotipe jamur, yaitu Leucocoprinus sp., Clavulina sp., Marasmius sp. (dua morfotipe), Mycena sp., dan Coltricia sp. Variasi morfologi meliputi bentuk, warna, tekstur tudung, karakteristik stipe, dan tipe himenofor sebagai bentuk adaptasi terhadap mikrohabitat serasah daun. Penelitian ini menyediakan data dasar keanekaragaman jamur lokal serta menunjukkan potensi biodiversitas jamur di kawasan hutan kampus. Macroscopic fungi play an important role as decomposers in forest ecosystems, yet information on their morphology in campus forests remains limited. This study aimed to identify and describe the morphological characteristics of macroscopic fungi growing on leaf litter in the forest area of UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. A descriptive exploratory method with a qualitative approach and purposive sampling was employed. Six fungal morphotypes were identified: Leucocoprinus sp., Clavulina sp., Marasmius sp. (two morphotypes), Mycena sp., and Coltricia sp. Morphological variations included cap shape, color, texture, stipe characteristics, and hymenophore type, reflecting adaptation to leaf litter microhabitats. The findings provide baseline data on local fungal biodiversity and demonstrate the biodiversity potential of the campus forest.

Peningkatan Kesadaran Memperbaiki Mood pada Mahasiswa di Usia Dewasa Awal melalui Refleksi dan Jurnaling

Galuh Laily Agustin, Afrilia Nur Fadhila, Khairunisa Azra Amalina, Nur Sahlami, Aliya Febriyanti, Dewi Yanah, Nazmi Laila Gita, Rohman, Muhamad Ahyudin, Muhamad Fahri Darmawan
Abstract: Students in early adulthood often face academic, social, and personal pressures that cause fluctuations in mood and affect mental health and psychological well-being. The main issue addressed in this study is students’ low… low ability to recognize, understand, and manage emotions adaptively, highlighting the need for effective strategies to enhance emotional awareness. This research investigates the effectiveness of self-reflection and journaling in improving students’ mood awareness. A combination of descriptive qualitative and quasi-experimental pretest-posttest designs was used, with instruments including mood scales, reflection guidelines, and students’ daily journals. Results showed a 32% increase in the average mood awareness score, a decrease in students with low awareness from 64% to 18%, and an increase in high awareness from 14% to 56%. Active participation was observed in 78% of students, while 85% consistently documented their emotional experiences, 88% reported feeling relieved, and 76% could identify recurring emotional patterns. The intervention also promoted the development of more adaptive self-regulation strategies, such as time management, adequate rest, and social support, increasing from 21% before the intervention to 69% afterward. Sustainability of practice was indicated by 61% of students intending to continue journaling independently and 57% integrating it into their daily routines. The novelty of this study lies in the integration of self-reflection and journaling as a practical, systematic, and sustainable approach to enhance emotional awareness and psychological well-being. The findings confirm that a simple yet structured intervention can create significant improvements in emotion management and adaptive behaviors among students.

Tinjauan Literatur tentang Pendekatan Pembelajaran Bulutangkis Berbasis Game dalam Pendidikan Jasmani

Sahabuddin
Abstract: This study presents the results of a systematic literature review highlighting the effectiveness of game-based badminton learning approaches as a relevant instructional strategy in physical education. A review of eight selected… elected articles indicates that the integration of game-oriented activities can enhance students’ fundamental technical skills, tactical understanding, and enthusiasm throughout the learning process. An in-depth analysis of the findings reveals that learning models that position students at the center of activity are able to facilitate more meaningful learning experiences through game situations that closely resemble real on-court conditions. Furthermore, the interaction patterns created through game activities contribute to the development of psychomotor skills and increase students’ readiness to engage confidently in competitive scenarios. Evaluation of various forms of implementation suggests that game-based learning innovations, whether through structured models or application-based media, hold significant potential to improve the quality of badminton instruction. Nevertheless, this review also identifies several challenges, including limited long-term studies, research concentration at specific educational levels, and insufficient exploration of affective and cognitive variables. These findings emphasize the need for further research with broader coverage to gain a deeper understanding of how game-based approaches can be implemented sustainably and deliver optimal benefits for students’ competency development across diverse physical education contexts in Indonesia.

Eksplorasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 2 di Sekolah Dasar

Arizkylia Yoka Putri, Dini Ludfira Aisyah
Abstract: A culturally responsive approach to teaching has become an essential element in building an inclusive, relevant, and transformative educational ecosystem, particularly in the context of Indonesian language instruction at… the primary school level. This study aims to analyze the implementation of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach in Indonesian language learning among second-grade students at SDN Sumobito 1 Jombang. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. The data were thematically analyzed to identify patterns of CRT application in daily teaching practices. The findings indicate that student engagement in the learning process is relatively active; however, the integration of CRT principles remains suboptimal. This is evidenced by the limited use of teaching materials that reflect students' cultural backgrounds and the low level of teachers’ conceptual understanding of the CRT approach. The study underscores the importance of enhancing educators’ professional capacity through continuous training focused on pedagogies that are sensitive to local cultural contexts. In addition, the development of culturally responsive teaching materials needs to be accommodated within the curriculum to make learning more contextual and meaningful. The implications of these findings suggest that a systematic implementation of CRT has the potential to improve the quality of Indonesian language education by positioning cultural diversity as a pedagogical asset rather than a barrier. Consequently, the results of this study are expected to serve as a reference for the formulation of more inclusive, adaptive, and culturally equitable basic education policies in multicultural societies.