Search Articles & Publications

Showing 1312 articles found for "Kepada"

SERABI SEBAGAI JAJANAN PASAR TRADISIONAL DAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOMETRI DI SEKOLAH DASAR: PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Putri Hajarusy Syar'i, Safrida Napitupulu, Lia Afriyanti, Nazriani Lubis, Abdul Mujib
Abstract: Serabi merupakan jajanan pasar tradisional khas Jawa yang tetap bertahan di tengah modernisasi kuliner. Selain memiliki nilai budaya dan kearifan lokal, serabi berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual… al di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serabi sebagai jajanan pasar tradisional serta menganalisis potensinya sebagai media pembelajaran geometri di sekolah dasar berbasis pendekatan kontekstual dan etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Objek penelitian adalah serabi yang dikaji dari aspek bentuk geometris, bahan penyusun, proses pembuatan, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serabi memiliki bentuk lingkaran yang dapat digunakan untuk mengenalkan konsep jari- jari, diameter, keliling, dan luas lingkaran secara konkret. Integrasi serabi dalam pembelajaran membantu siswa memahami konsep abstrak melalui pengalaman nyata. Selain itu, serabi mengandung nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan pelestarian tradisi yang relevan dengan pendidikan karakter. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat diintegrasikan sebagai media pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri sekaligus menanamkan nilai budaya kepada siswa sekolah dasar.

Menghormati Agama Lain Sebagai Warisan Kenabian Kajian Tafsir Al-Mishbah Dalam Konteks Pendidikan Islam

Agung Wibisono, Luqman Abdul Jabbar
Abstract: Penghormatan terhadap agama lain merupakan nilai fundamental dalam ajaran Islam yang berakar pada misi kenabian dan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Islam memandang bahwa Allah SWT telah mengutus nabi dan rasul kepada setiap… iap umat, meskipun tidak seluruhnya disebutkan dalam Al-Qur’an. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep menghormati agama lain sebagai warisan kenabian berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an melalui pendekatan Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, serta menganalisis relevansinya dalam konteks pendidikan Islam, khususnya penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kajian pustaka dan analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, seperti QS. An-Nahl: 36 dan QS. Ghafir: 78. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Mishbah menegaskan prinsip universalitas kenabian yang melahirkan sikap teologis moderat, terbuka, dan menghargai keberagaman agama tanpa mengaburkan prinsip tauhid. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai ini merupakan bagian dari akhlak profetik yang penting untuk diinternalisasikan melalui pembelajaran, guna membentuk karakter peserta didik yang toleran, berkeadilan, dan mampu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat plural. Dengan demikian, penghormatan terhadap agama lain tidak dimaknai sebagai relativisme akidah, melainkan sebagai manifestasi nilai-nilai kenabian yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan.

Pengaruh Media Sosial terhadap Minat Belajar Mahasiswa PGSD A Universitas Battuta

Az’zahra, Chintami, Wahyudi, Dichi Akbar
Abstract: Sekarang ini penggunaan media sosial sangat mudah ditemukan di segala kalangan, termasuk mahasiswa PGSD A Universitas Battuta yang aktif menggunakan berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube dalam berbagai… kebutuhan sehari-hari. Platform-platform digital ini bisa memengaruhi minat belajar mahasiswa, bisa menjadi sarana yang mendukung belajar atau justru mengganggu fokus belajar karena adanya konten hiburan yang mengalihkan perhatian. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media sosial terhadap minat belajar mahasiswa PGSD A Universitas Battuta, apakah media sosial cenderung membantu melalui komunitas belajar online dan sumber materi yang kreatif, atau justru menghalangi konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, yaitu dengan memberikan kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 28 responden untuk mengumpulkan data berupa angka yang nantinya akan dianalisis secara statistik.

PENGARUH SERTIFIKASI GURU TERHADAP KINERJA DAN PROFESIONALISME GURU DI INDONESIA

Desilinda Harefa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja dan profesionalisme guru di Indonesia. Sertifikasi guru selama ini dipandang sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga… aga pendidik melalui pengakuan kompetensi, peningkatan kesejahteraan, serta dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Kualitatif dengan teknik survei kepada sejumlah guru yang telah dan belum tersertifikasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat sejauh mana sertifikasi berkontribusi terhadap peningkatan kinerja, khususnya pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar, dan evaluasi hasil belajar.Penelitian ini menunjukkan bahwa sertifikasi guru dapat memberikan pengaruh yang di signifikan terhadap peningkatan profesionalisme, terutama dalam hal kemampuan pedagogik, penguasaan materi, serta tanggung jawab terhadap tugas-tugas pendidikan. Guru tersertifikasi cenderung memiliki kinerja yang lebih konsisten, menunjukkan perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, dan memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan kinerja tidak semata-mata dipengaruhi oleh sertifikasi, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, dukungan sekolah, serta kesempatan mengikuti pelatihan lanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa sertifikasi guru penting sebagai instrumen peningkatan mutu pendidikan, namun perlu diikuti dengan pembinaan profesional berkelanjutan agar hasilnya optimal. Implikasi penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat sistem sertifikasi sekaligus meningkatkan program pengembangan profesional guru secara menyeluruh.

Pengaruh Lingkungan Kampus terhadap Penghayatan Mahasiswa terhadap Ideologi Pancasila

Chrisinta Yuli Yanti Simanjuntak, Nehemia Elovani P. Br. Tarigan, Fatmawati Waruwu, Tresia Simorangkir, Jaya Damanik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kampus terhadap penghayatan mahasiswa terhadap ideologi Pancasila di Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif&#8230; siatif dan teknik survei melalui penyebaran angket kepada 50 mahasiswa sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kampus berpengaruh secara signifikan terhadap penghayatan mahasiswa terhadap Pancasila, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Koefisien korelasi sebesar 0,714 menunjukkan hubungan kuat dan positif antara kedua variabel. Temuan ini menegaskan bahwa semakin kondusif lingkungan kampus, semakin tinggi tingkat penghayatan mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, penguatan budaya akademik, interaksi sosial, dan kegiatan kemahasiswaan menjadi aspek penting dalam meningkatkan internalisasi nilai-nilai kebangsaan di perguruan tinggi.

Pancasila sebagai Landasan Etika Sosial dan Digital Generasi Z UNIMED

Mutiara Zahara, Putri Arga L. Munte, Nia Novita Insani Sinaga, Alya Anggriani Sinaga, Jaya Damanik
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media digital di kalangan Generasi Z yang menimbulkan perubahan perilaku sosial dan munculnya permasalahan etika. Penelitian sebelumnya banyak membahas pemahaman&#8230; an Pancasila secara teoritis, namun belum mengkaji bagaimana nilai Pancasila diterapkan dalam gaya hidup digital mahasiswa pada konteks kampus tertentu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman dan penerapan nilai Pancasila sebagai sistem etika dalam kehidupan sosial dan digital mahasiswa Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah metode campuran dengan pengumpulan data melalui angket skala dan pertanyaan terbuka kepada dua puluh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat pemahaman dan penerapan nilai Pancasila yang tinggi, terutama dalam kehati-hatian membagikan informasi, penghargaan terhadap perbedaan, sikap adil, dan kepedulian sosial. Temuan penting penelitian ini adalah bahwa mahasiswa tidak hanya memahami konsep nilai Pancasila, tetapi juga menerapkannya dalam perilaku digital sehari-hari. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman etika bagi Generasi Z dan perlu terus diperkuat melalui pendidikan nilai dan literasi digital.    

STRATEGI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA

Alya Anggriani Sinaga, Nia Novita Insani Sinaga, Putri Arga L. Munte, Anugrah Setiawan
Abstract: Korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga moral, sosial, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.&#8230; egritas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang efektif melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda, mengidentifikasi tantangan implementasi di sekolah maupun perguruan tinggi, serta menganalisis strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keadilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket online (Google Form) yang disebarkan kepada mahasiswa dan siswa sebagai representasi generasi muda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta interpretasi kualitatif dari jawaban terbuka responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai pendidikan anti korupsi sebagai aspek yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Indikator kejujuran dan kepedulian sosial memperoleh persentase tertinggi (masing-masing 80%), diikuti oleh disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan ini menegaskan adanya kesadaran kolektif generasi muda mengenai urgensi pendidikan anti korupsi, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang belum menempatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai prioritas. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi terbukti berperan signifikan sebagai instrumen strategis dalam membangun generasi berintegritas, serta perlu diimplementasikan secara sistematis, berkesinambungan, dan berbasis nilai Pancasila, agama, serta budaya bangsa.

Strategi Pengelolaan Aset Wakaf Untuk Pemberdayaan Ekonomi Di BWI Sumatera Utara

Faadihilah, Arif, Salsabila Br Damanik, Nadiva, Alzura, Zenaris, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan aset wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai&#8230; tantangan, seperti keterbatasan manajemen, rendahnya produktivitas aset, dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan aset wakaf yang diterapkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara kepada narasumber dari BWI Sumatera Utara serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BWI Sumatera Utara menerapkan strategi berupa pendataan dan sertifikasi aset wakaf, penguatan kapasitas nazir, pengembangan wakaf produktif, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai manfaat aset wakaf sehingga tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis syariah.

Analisis Persepsi Pengguna terhadap Data Quality Google Maps: Studi Kasus Ketidakakuratan Titik Lokasi dalam Layanan Transportasi Online

Tiara Syahira Mardianto, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Aplikasi pemetaan digital seperti Google Maps telah menjadi bagian penting dari layanan transportasi daring. Namun, pengguna sering kali menemukan perbedaan antara titik lokasi yang ditampilkan dan kondisi lapangan yang&#8230; sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap kualitas data di Google Maps, khususnya terkait ketidakakuratan titik lokasi dalam layanan transportasi daring. Metode survei kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 33 responden yang secara aktif menggunakan Google Maps dan aplikasi transportasi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,8% responden menilai Google Maps secara umum akurat, namun 69,7% responden pernah mengalami ketidakakuratan titik lokasi, dan 51,5% di antaranya perlu melakukan penyesuaian titik penjemputan secara manual. Data lokasi yang tidak akurat juga memengaruhi efisiensi perjalanan, menyebabkan keterlambatan, serta menurunkan tingkat kepercayaan pengguna. Meskipun demikian, 87,9% responden tetap menunjukkan loyalitas terhadap Google Maps karena kegunaan dan kemudahan penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akurasi lokasi penting untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap layanan pemetaan digital.

PENGARUH PELATIHAN BERBASIS DIGITAL DAN PERENCANAANKARIR YANG DIPERSONALISASI TERHADAP KEMATANGAN KARIR KARYAWAN GENERASI Z PADA PT PANGERAN PUTRA SEJAHTERA MEDAN

Cindy M. Sihombing, Raya Panjaitan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan berbasis digital dan perencanaan karir yang dipersonalisasi terhadap kematangan karir karyawan Generasi Z di PT Pangeran Putra Sejahtera Medan. Latar belakang&#8230; g penelitian ini adalah adanya fenomena rendahnya kematangan karir pada karyawan muda yang ditandai dengan ketidakpastian rencana masa depan dan tingginya angka pengunduran diri dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada karyawan Generasi Z (kelahiran 1997-2012) dengan menggunakan teknik total sampling atau rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak statistik. Hipotesis penelitian mengasumsikan bahwa baik pelatihan berbasis digital maupun perencanaan karir yang dipersonalisasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kematangan karir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan dalam merancang strategi pengembangan SDM yang relevan dengan karakteristik unik Generasi Z di era digital.