Search Articles & Publications

Showing 2560 articles found for "Dekat"

Inovasi AI: Sosialiasi Robot Personal Assistant untuk Digitalisasi KIR 03

Lindawati, Lindawati, Salamah, Irma, Valerie, Michelle, Kusumanto, RD
Abstract: Penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) terus mengalami kemajuan pesat dan memiliki potensi yang luar biasa dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Dalam rangka pengembangan ekstrakurikuler di KIR 03,… dilaksanakan sosialisasi inovasi AI dengan memanfaatkan robot personal assistant guna mendorong digitalisasi. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat dan potensi penggunaan teknologi AI dalam konteks kegiatan ekstrakurikuler. Pendekatan yang digunakan meliputi penyampaian materi presentasi yang mendalam, interaksi tanya jawab yang aktif, serta dokumentasi kegiatan secara komprehensif. Hasil analisis data dari kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah dilakukan sosialisasi. Respon positif peserta terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan robot personal assistant menggambarkan kesuksesan sosialisasi ini. Sosialisasi ini memberikan implikasi potensial yang kuat dalam mendukung digitalisasi di KIR 03 dan berkontribusi bagi masyarakat pada umumnya.

Pengolahan Limbah Ampas Tahu Menjadi Kerupuk Aneka Rasa Di Kelurahan Poco Mal

fausta, kurniati pangdadernes, Payong, Polikarpus, Jandu, Inosensius H, Ndiwa, Febronia Cristina Yunita, Saomi, Dwi Kurnia
Abstract: Abstract: Tofu is one of the daily foods of Indonesian people. The tofu industry itself has been found quite a lot in the Manggarai Regency area, but the remaining tofu dregs are not processed further and are only used as… s animal feed. Referring to the various studies that have been carried out, it is emphasized that tofu dregs can be processed as raw materials for processed various foods, one of which is tofu dregs crackers. Processing tofu dregs into crackers is one of the innovations made without reducing the nutritional value in tofu dregs. Tofu waste processing activities are carried out in Poco Mal Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency. The methods of implementing the activities implemented are implementation methods, business management, tofu dregs processing techniques, and marketing strategies. Each activity method applied will be evaluated through discussion activities with members and if any obstacles are found, the team will quickly address the existing obstacles. This method becomes an organized processing system with a business management approach. The results of this activity have a positive impact in the form of new innovations in the management of tofu waste into crackers. The innovations provided are in the form of spicy, original, and fried onions. The sales target for tofu dregs crackers will be gradually increased and for this stage, business activities are focused on increasing sales each time it is produced. Kata kunci: pulp; processing; tofu   Abstrak: Tahu merupakan salah satu makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Industri tahu sendiri sudah cukup banyak di temui di daerah Kabupaten Manggarai namun sisa ampas tahu tidak diolah lebih lanjut dan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Mengacu dari berbagai penelitian yang sudah dilakukan mempertegaskan bahwa ampas tahu dapat diolah sebagai bahan baku olahan aneka makanan, salah satunya ialah kerupuk ampas tahu. Pengolahan ampas tahu menjadi kerupuk merupakan salah satu inovasi yang dibuat tanpa mengurangi nilai gizi yang ada dalam ampas tahu. Kegiatan pengolahan ampas tahu dilaksanakan di Kelurahan Poco Mal Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Metode pelaksanaan kegiatan yang diterapkan berupa metode pelaksanaan, manajemen usaha, teknik pengolahan ampas tahu, dan strategi pemasaran. Setiap metode kegiatan yang diterapkan akan dievaluasi melalui kegiatan diskusi bersama anggota dan jika ditemukan adanya kendala maka tim secara cepat menyikapi kendala yang ada. Metode ini menjadi suatu sistem pengolahan yang terorganisir dengan pendekatan manajemen usaha. Hasil kegiatan ini memberi dampak positif berupa adanya inovasi baru terhadap pengelolaan limbah ampas tahu menjadi kerupuk. Inovasi yang diberikan berupa pemberian rasa pedas, original,dan bawang goreng. Target penjualan kerupuk ampas tahu akan ditingkatkan secara bertahap dan untuk tahap ini kegiatan usaha difokuskan pada peningkatan penjualan setiap kali produksi. Kata kunci: ampas; pengolahan; tahu

Partisipasi Masyarakat Dalam Penataan Ruang Terbuka Hijau Di Kelurahan Gunung Anyar Surabaya

Puspitasari, Nira Zhahfirah, Kumala, Novia Dia, Putra, Yoga Raffi Krisnanda, Alamiyah, Syifa Syarifah
Abstract: Abstract: Reforestation is reforestation of forests that have been barren or barren with the aim of improving the quality of the environment. This reforestation was carried out in the Mud Volcano area, Gunung Anyar village,… ge, Surabaya. This study aims to describe community participation in the implementation of the Green Open Space Reforestation (RTH) program in Gunung Anyar, Gunung Anyar Village, Surabaya City and the obstacles faced. This study uses a descriptive method with a qualitative approach where data collection is done by observation, in-depth interviews with informants, and documentation studies. The results of this study indicate that there is a community called Griyo Maos. Griyo Maos is a community that is active in social activities such as establishing a free reading park and contributing to the maintenance of Green Open Space in the Gunung Mud Volcano area in Gunung Anyar, Surabaya. The Griyo Maos community has made a major contribution to caring for and protecting the environment in the Gunung Anyar mud volcano area. In this study, there were 3 stages that were passed, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. Based on these 3 stages, the participation of the community represented by Griyo Maos is considered to have contributed optimally to the implementation of the Green Open Space Reforestation program, while the surrounding community is still less contributing to these activities.   Keywords: Green Open Space; Reforestation; Mud Volcano Abstrak: Reboisasi yaitu penghijauan kembali hutan yang sudah gundul atau tandus yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Reboisasi ini dilaksanakan pada wilayah Mud Volcano kelurahan Gunung Anyar Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program Reboisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Anyar, Kota Surabaya dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dengan informan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sebuah komunitas yang bernama Griyo Maos. Griyo Maos merupakan suatu komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial seperti mendirikan taman baca secara gratis dan berkontribusi dalam pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau di kawasan Gunung Mud Volcano yang berada di Gunung Anyar, Surabaya. Komunitas Griyo Maos ini memiliki kontribusi besar untuk merawat dan menjaga lingkungan di kawasan mud volcano Gunung Anyar tersebut. Dalam penelitian ini terdapat 3 tahapan yang dilalui yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan juga evaluasi. Berdasarkan 3 tahapan tersebut maka partisipasi masyarakat yang di representasikan oleh Griyo Maos dinilai telah berkontribusi secara optimal dalam pelaksanaan program Reboisasi Ruang Terbuka Hijau, sementara itu masyarakat sekitar masih kurang berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Kata kunci: Gunung Lumpur; Reboisasi; Ruang Terbuka Hijau 

Pembuatan Signage Kawasan Di Kampung Romantis Kota Malang Sebagai Desa Tematik

Susanti, Wiwik Dwi, Sunarya, Wendy, Masnuna, Masnuna
Abstract: Abstract: Kampung Romantic is one of the urban villages in Malang City which currently transforms to be a village with special interest. One of the potentials in Kampung Romantis is the decorative-plant tour and business… developed by its residents. This potential can be utilized to strengthen the character of the village that upholds good relations between neighbors and families. Reviewing the standard of a tourism village, Kampung Romantis is still far from the existing standard due to a lack of adequate facilities and infrastructure. However, its location is strategic as located in the middle of the city and near shopping centers, educational and heritage areas. Considering its strategic location and the high interest of the residents in developing their village, it is important to brand the area of this village visually. An effort was made through this service program through the signage design for a logo of Kampung Romantis which can strengthen the image of that area. The stages of the service program started from observation and communication with the residents, then planning and construction for the signage design. This program had successfully produced a signage design that was constructed to brand the area of Kampung Romantis by involving the residents. Keywords: regional signage; romantic village; thematic village Abstrak: Kampung romantis merupakan salah satu kampung kota di Kota Malang yang saat ini berupaya untuk menjadi kampung minat khusus. Wisata belanja tanaman hias yang merupakan potensi yang sekarang dapat dikembangkan oleh warganya sendiri. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai untuk memperkuat identitas kawasan sebagai kampung kota yang tetap mengedepankan hubungan yang baik dengan tetangga dan juga keluarga. Apabila dikaji berdasarkan standar kampung wisata, maka kampung romantis masih jauh dari standar yang ada karena sarana dan prasarananya masih minim.  Lokasi kampung romantis sangat strategis karena terletak ditengah Kota Malang dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan, area pendidikan dan juga kawa-san heritage (warisan) yang ada di Kota Malang. Melihat lokasinya yang strategis serta    tingginya minat warganya untuk mengembangkan menjadi kampung wisata, maka diperlukan upaya untuk dapat membranding kawasan tersebut dan juga mempercantik secara visual kawasan tersebut. Upaya yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini melalui desain signage berupa logo dari kampung romatis untuk dapat memperkuat branding kawasan tersebut. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan komunikasi dengan warga hingga perencanaan dan konstruksi signage. Kegiatan pengabdian ini berhasil membuat rancangan signage yang akhirnya dapat dibangun untuk branding di Kawasan kampung romantis dengan keterlibatan   warganya. Kata kunci: desa tematik; kampung romantis; signage

Penyuluhan Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Santri/Wati Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi

Siregar, Iqbal Kamil, Haq, Samsul, Ritonga, Nurainun, Nst, Muhammad Ilyas
Abstract: Abstract: Educational Counseling in Increasing the Interest of Santri / wati to Continue Education to Higher Education aims to provide knowledge to students about the Higher Education system and the introduction of several… al campuses and scholarships provided by the government to encourage the government's mission of entrepreneur santri. Of course, the students have different talents and abilities. So it is necessary to have an approach or self-evaluation of what interests will be chosen to continue to higher education. This counseling opportunity becomes an arena to motivate students to continue their education at higher education. He also explained that lectures are not only related to knowledge but also determine the future which will determine a better life. On this occasion the community service team presented various information including describing what study programs and faculties are available. In addition, what is important information is information related to tertiary entry pathways. There are three pathways described, namely the SMPTN, SBMPTN, SPMB, and achievement pathways.   Keywords: education; extension; students.     Abstrak: Penyuluhan Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Santri/wati Untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada santri-santriwati tentang sistem Pendidikan Tinggi dan pengenalan beberapa kampus serta beasiswa yang disediakan pemerintah demi terdorongnya misi pemerintah santri entrepreneur. Para santri tentu memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Sehingga perlu adanya pendekatan atau evaluasi diri minat apa yang akan dipilih untuk melanjutkan ke perguruan Tinggi. Kesempatan penyuluhan ini menjadi ajang untuk memotivasi para santri untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Juga menjelaskan bahwa perkuliahan tidak hanya mengejar terkait ilmu tapi menentukan masa depan yang nantinya akan menjadi penentu kehidupan yang lebih baik. Pada kesempatan kali ini tim pengabdian masyarakat memaparkan berbagai infor-masi diantaranya menjabarkan prodi dan fakultas apa saja yang ada. Selain itu yang menjadi infromasi penting adalah informasi terkait jalur masuk perguruan tinggi. Ada tiga jalur yang dipaparkan yakni jalur SMPTN, SBMPTN, SPMB, dan juga jalur prestasi.   Kata kunci: pendidikan; penyuluhan; santri.

Optimalisasi Pemberdayaan Kader PKK Terhadap Peningkatan Kerajinan Limbah Plastik

Handayani, Estrin, Falyauma, Nufikha, Hartini, Dhian Dwi, Sari, Sulistiyani Purna, Marijanto, Seno
Abstract: Abstract: The activities to optimize the empowerment of PKK cadres include 15 housewives who initially did not have productive activities, now they had skill in making crafts made from plastic waste. The program that has… been implemented is the use of plastic waste into handicrafts as a means of entrepreneurial-based creative economy. This program is very helpful in maintaining the balance of the environment in an ecological manner. Preserving the environment is a very important factor today. Many natural disasters are caused due to damaged environment. PKK provides simple counseling so that the environment is not damaged and prevents contamination of water sources, carries out plastic waste management using handicrafts. The method used in this activity is Participatory Rural Appraisal, which is an approach method in the process of empowering and increasing community participation by emphasizing community involvement in all activities carried out. The purpose of this Community Service activity is to reactivate community cadres in managing waste into crafts based on creative economy entrepreneurship. The results of this event were attended by 15 PKK members, and 3 small groups were produced based on the raw materials used with craft management creations. Keywords: Crafts ; Garbage Waste; PKK Cadres; Plastic Waste   Abstrak: Kegiatan optimalisasi pemberdayaan kader PKK ini meliputi 15 orang Ibu Rumah Tangga yang awalnya tidak mempunyai kegiatan produktif, sekarang telah terampil dalam membuat kerajinan berbahan baku limbah plastik. Program yang telah dijalankan berupa pemanfaatan limbah plastik menjadi kerajinan tangan sebagai sarana ekonomi kreatif berbasis wirausaha. Program ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan lingkungan secara ekologis. Menjaga kelestarian lingkungan menjadi faktor yang sangat penting dewasa ini. Banyak bencana alam yang disebabkan karena lingkungan yang rusak. PKK memberikan penyuluhan sederhana agar lingkungan tidak dirusak dan mencegah  pencemaran sumber air, melaksanakan pengelolaan sampah plastik dengan pemanfaatan kerajinan tangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal yaitu metode pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam semua kegiatan yang dilaksanakan. Tujuan dilakukan kegiatan Pengabdian ini adalah untuk mengaktifkan kembali pengkaderan masyarakat dalam mengelola limbah sampah menjadi kerajinan yang berbasis wirausaha ekonomi kreatif. Hasil pengadian ini dihadiri oleh 15 anggota PKK Dusun Wonosuko, dan dihasilkan 3 kelompok kecil berdasarkan bahan baku yang digunakan dengan kreasi pengelolaan kerajinan. Kata Kunci: Kader PKK; Kerajinan; Limbah Plastik; Limbah Sampah

Pelatihan Remaja “Peduli” Sebagai Upaya Preventif Terjadinya Perilaku Bullying Pada Remaja

Rina, Amherstia Pasca, Kusumandari, Rahma, Martin, Ricky Alejandro, Imron, Mohammad Fais
Abstract: Abstract: The large number of bullying cases involving teenagers both as perpetrators and victims shows that intervention is needed to prevent the increasing number of cases. The education process for adolescents will be&#8230; effective if it is carried out by their peers. Therefore, a module is needed to provide education for adolescents so that they can act as counselors for their peers in order to prevent bullying from occurring. The purpose of the community service activities carried out is to implement the Remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) program to increase participants' knowledge of bullying and the skills needed as peer counselors.This training was conducted online for 2 meetings and post training assignments. The Remaja “PEDULI” module was developed using the ADDIE approach which consist of analisys, design, develop, implement, and evaluate. The impact of the module implementation was tested using a quasi-experimental method used a single group with a pretest and postest design. Result of data analysis showed that there was differences between mean test scores of participants before and after the training with value of t = -2.921 and value of p = 0.005 (p <0.01). It can be concluded that the Remaja “PEDULI” program is effective in increasing adolescents' knowledge about bullying and skills required as peer counselors.   Keywords: adolescents; bullying; online training             Abstrak: Banyaknya kasus bullying yang banyak melibatkan remaja baik sebagai pelaku maupun korban menunjukkan bahwa dibutuhkan intervensi untuk mencegah meningkatnya jumlah kasus tersebut. Proses edukasi bagi remaja akan efektif apabila dilakukan oleh sebayanya, oleh karena itu diperlukan modul untuk memberikan edukasi berupa pelatihan kepada remaja agar dapat berperan sebagai konselor bagi sebayanya agar dapat mencegah terjadinya bullying.  Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk mengimplementasikan program remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang bullying dan ketrampilan yang dibutuhkan sebagai konselor sebaya. Program pelatihan ini dilakukan secara daring selama 2 kali pertemuan dan penugasan pasca pelatihan. Modul pelatihan remaja PEDULI ini disusun menggunakan pendekatan ADDIE, yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: analisis, desain, develop, implement, dan evaluate. Media yang digunakan dalam pelatihan ini adalah presentasi, video, dan komik. Dampak dari implementasi modul diuji menggunakan metode eksperimen quasi dengan desain single group with pretest and postest design. Hasil uji beda skor tes pengetahuan pada peserta sebelum dan sesudah pelatihan menghasilkan nilai t = -2,921 dengan nilai p = 0,005 (p<0,01). Dapat disimpulkan bahwa program remaja “PEDULI” efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja rentang bullying dan ketrampilan yang diperlukan sebagai konselor sebaya.   Kata kunci: bullying; pelatihan daring; remaja

PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT OFFICE 2010 DAN INTERNET UNTUK PARA SISWA DAN TUTOR PADA LEMBAGA KURSUS PENDIDIKAN (LKP) MANDIRI COMPUTER KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA

Siagian, Yessica, Hutahaean, Jeperson, Azhar, Zulfi
Abstract: Abstract: STMIK Royal Kisaran Community Service Team (PKM) provided training to students of Asahan Regency Mandiri Computer Education Course (LKP), because they saw that there were still many school children and residents&#8230; s around the village who were still very limited in knowledge of computer technology and its applications around the village. there is no nearest computer course. The training material taught at the Mandiri Computer Institute of Training and Education (LKP) is office administration using Microsoft Office 2010 application programs, especially Word, Excel, Power Point and the Internet. Implementation is done by direct practice accompanied by presentations and discussions and using computers to provide direct understanding to students LKP.   Keywords: Computer, Institutions Educational Courses,Microsoft Office 2010, Training, Students   Abstrak: Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) STMIK Royal Kisaran memberikan pelatihan kepada siswa Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri Computer Kabupaten Asahan, karena memandang masih banyaknya anak sekolah dan penduduk disekitar desa tersebut yang masih sangat minim pengetahuan tentang teknologi komputer beserta aplikasinya dimana disekitar desa tersebut belum ada tempat kursus komputer yang terdekat. Materi pelatihan yang diajarkan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Mandiri Computer yaitu administrasi perkantoran dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Office 2010 khususnya Word, Excel, Power Point dan Internet. Pelaksanaan dilakukan dengan cara praktek langsung disertai dengan presentasi dan diskusi dan menggunakan  komputer untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa LKP.   Kata kunci: Komputer, Lembaga Kursus Pendidikan, Microsoft Office 2010, Pelatihan,Siswa

PENDAMPINGAN PROGRAM PHBS BAGI ANGGOTA PALANG MERAH REMAJA (PMR) MADYA DI WILAYAH BINAAN PMI KOTA MAGELANG

Wahyuningtyas, Eka Sakti, Handayani, Estrin
Abstract: Abstract: The emergence of some diseases that often attack school-age children, it turns out generally related to Clean and Healthy Life Behavior (PHBS). Other schools function as a place of learning and can also be a threat&#8230; reat of disease transmission if not managed properly. More than that, school age for children is also a vulnerable period of various diseases. Therefore, the planting of PHBS values in schools is an absolute necessity and can be done through an approach with the PMR (Youth Red Cross) which is assisted by the local PMI (Indonesian Red Cross. In the hope that PMR members can carry out the Promotion Efforts to realize Clean and Healthy Life Behavior in the school environment to realize a Healthy School. The specific target of this activity will involve 30 members of the Intermediate PMR in the PMI Area of Magelang City. This activity includes the provision of material related to the technique of washing hands properly and properly and maintaining personal hygiene, the dangers of cigarettes and drugs, HIV AIDS, and the use of healthy latrines. Implementation with simulations for the application of Clean and Healthy Behavior through campaigns and demonstrations.             Keywords: PHBS, PMR, school     Abstrak: Munculnya sebagian penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, ternyata umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan dengan PMR (Palang Merah Remaja) yang merupakan binaan dari PMI (Palang Merah Indonesia) setempat..Target khusus kegiatan ini akan melibatkan 30 anggota PMR Madya di wilayah Binaan PMI Kota Magelang. Kegiatan ini meliputi pemberian materi terkait teknik mencuci tangan dengan baik dan benar serta menjaga kebersihan diri, Bahaya Rokok dan Napza, HIV AIDS, serta Penggunaan Jamban Sehat. Implementasi dengan adanya simulasi untuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui bentuk kampanye dan demonstrasi.   Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan perilaku sasaran dalam memahami serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan dapat mengaplikasikan dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan sekolah dengan menghindari perilaku-perilaku yang beresiko menimbulkan penyakit.     Kata kunci: PHBS, PMR, sekolah

ANALYSIS OF MAXIM APPLICATION ACCEPTANCE AND SATISFACTION USING THE UTAUT2 MODEL IN MANOKWARI

Tedang, Vilna Wati, Marini, Lion Ferdinand, Kweldju, Alex De
Abstract: Abstract: The increasing use of the Maxim ride-hailing application in Manokwari highlights the need to understand the factors influencing user acceptance and satisfaction. However, the growing number of users does not necessarily&#8230; cessarily reflect a high level of technology acceptance and user satisfaction. This study aims to examine the effects of performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, and habit on behavioral intention, as well as the effect of behavioral intention on user satisfaction among Maxim users in Manokwari. A quantitative approach based on the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) was employed. Data were collected through questionnaires using a purposive sampling technique from 156 valid respondents and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that performance expectancy (β = 0.343, p < 0.001), effort expectancy (β = 0.191, p = 0.002), facilitating conditions (β = 0.142, p = 0.029), and habit (β = 0.359, p < 0.001) positively and significantly influence behavioral intention. Furthermore, behavioral intention positively and significantly affects user satisfaction (β = 0.771, p < 0.001). These findings confirm the applicability of the UTAUT2 model and provide practical insights for Maxim management and application developers to improve service quality and user satisfaction.   Keywords: behavioral intention; effort expectancy; facilitating conditions; habit; performance expectancy; user satisfaction.     Abstrak: Meningkatnya penggunaan aplikasi transportasi daring Maxim di Manokwari mendorong perlunya memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi dan kepuasan pengguna. Namun, peningkatan jumlah pengguna belum tentu mencerminkan tingginya tingkat penerimaan teknologi dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, dan habit terhadap behavioral intention, serta pengaruh behavioral intention terhadap user satisfaction pada pengguna aplikasi Maxim di Manokwari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan teknik purposive sampling terhadap 156 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy (β = 0,343; p < 0,001), effort expectancy (β = 0,191; p = 0,002), facilitating conditions (β = 0,142; p = 0,029), dan habit (β = 0,359; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention. Selanjutnya, behavioral intention berpengaruh positif dan signifikan terhadap user satisfaction (β = 0,771; p < 0,001). Temuan ini menegaskan penerapan model UTAUT2 serta memberikan masukan bagi manajemen Maxim dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna.   Kata kunci: behavioral intention; effort expectancy; facilitating conditions; habit; performance expectancy; user satisfaction.