Search Articles & Publications

Showing 2560 articles found for "Dekat"

Pelatihan Pengembangan Game Dengan Unreal Engine Sebagai Solusi Peningkatan Keterampilan Teknologi di SMK N 8 Pekanbaru

Nasution, Nurliana, Nasution, Feldiansyah, Hasan, Mhd Arief, Fajar, Muhammad Al
Abstract: SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are… not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry. Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students   Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game. Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan;  pengembangan game; siswa SMK; unreal engine

Analisis Pengaruh Sanitasi Lingkungan Terhadap Kesehatan Masyarakat di Desa Jaring Halus Kec. Secanggang Kab. Langkat

Khoirunnisa, Ulfa, Tanjung, Nadya Ulfa, Maulana, Arfan Zidni, Wijaya, Arini Aisyahfira, Dini, Rahma, Purba, Fadila Syahrani, Mauliyand, Sarda
Abstract: Jaring Halus Village experiences serious sanitation problems, including itching due to unclean water and an unhealthy environment. This research aims to identify major public health problems, design interventions to reduce… ce the prevalence of these diseases. The aspect used is quantitative with a participatory approach and is carried out as part of a form of community service program. This program not only aims to identify and resolve health problems, but also integrates research to support the sustainability of the interventions that have been designed by providing education regarding PHBS and providing KUJARAI herbal drinks. Data was collected through village consultations involving 924 family heads. Participants were selected purposively. Measurements were carried out using the USG (Urgency Seriousness Growth) method. Data were analyzed descriptively and statistically. Itching is the main health problem with the highest score (U=99, S=101, G=105; total 305). This program has succeeded in increasing public awareness of sanitation and personal hygiene. Community-based interventions such as simple water filtration and hygiene education have proven effective in reducing skin diseases in Jaring Halus Village. Future research needs to assess the sustainability of intervention programs to prevent the return of sanitation-related diseases.  Keywords: Behavior; Coast; Environment; Health; Sanitation.    Abstrak:  Desa Jaring Halus mengalami masalah sanitasi yang serius, termasuk penyakit gatal-gatal akibat air yang tidak bersih dan lingkungan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi masalah utama kesehatan masyarakat,  merancang intervensi untuk mengurangi prevalensi penyakit tersebut. Aspek yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan partisipatif dan dilakukan sebagai bagian dari bentuk program pengabdian kepada masyarakat. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan riset untuk mendukung bagaimana keberlanjutan dari intervensi yang sudah dirancang dengan melakukan penyuluhan mengenai PHBS dan memberikan minuman herbal KUJARAI. Data dikumpulkan melalui rembuk desa yang melibatkan 924 kepala keluarga. Partisipan dipilih secara purposive. Pengukuran dilakukan dengan metode USG (Urgency Seriousness Growth). Data dianalisis secara deskriptif dan statistik. Penyakit gatal-gatal menjadi masalah kesehatan utama dengan skor tertinggi (U=99, S=101, G=105; total 305). Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sanitasi dan kebersihan pribadi. Intervensi berbasis komunitas seperti penyaringan air sederhana dan penyuluhan kebersihan terbukti efektif dalam mengurangi penyakit kulit di Desa Jaring Halus. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji keberlanjutan program intervensi untuk mencegah kembalinya penyakit terkait sanitasi. Kata kunci: Kesehatan; Lingkungan; Perilaku; Pesisir Sanitasi.

Teknologi Informasi Digital Marketing Pada Urban Farming Pemasaran Sayur Hidroponik Di Kabupaten Asahan

Marpaung, Nasrun, Rahayu, Elly, Efendi, Zulfan, Febbrian, Aldi, Utama, Gita Nurul
Abstract: This study aims to analyze the implementation of information technology in digital marketing in urban farming, especially in improving hydroponic vegetable marketing in Asahan Regency. The development of information technology… nology has opened up new opportunities for urban farming actors to expand market reach through digital marketing strategies. The research method used is a case study with a qualitative approach, involving in-depth interviews and observations of urban farming actors as well as analysis of the use of digital platforms such as social media, e-commerce, and websites. The results of the study show that the implementation of digital marketing has proven effective in increasing sales and expanding the market, as well as supporting the sustainability of urban farming businesses by increasing product visibility, ease of transactions, and interaction with consumers. However, there are challenges such as limited technological knowledge for some business actors and uneven digital infrastructure. Therefore, training and technological support are needed for hydroponic farmers in order to maximize the potential of digital marketing in improving economic welfare in the urban agricultural sector. Keywords: digital marketing; hydroponics; information technology; urban farming.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dalam digital marketing pada urban farming, khususnya dalam meningkatkan pemasaran sayur hidroponik di Kabupaten Asahan. Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang baru bagi pelaku urban farming untuk memperluas jangkauan pasar melalui strategi pemasaran digital. Masalah yang terjadi di Sigit Hidroponik memerlukan pemanfaatan teknologi dibidang pemasaran produk agar produk dapat terjual dengan baik dan terus mengalami peningkatan agar siklus atau perputaran penamaan dan panen dapat berjalan lebih efekti dan efisien dengan waktu yang lebih produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku urban farming serta analisis penggunaan platform digital seperti media sosial, e-commerce, dan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dan memperluas pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha urban farming melalui peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi, dan interaksi dengan konsumen. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan pengetahuan teknologi bagi sebagian pelaku usaha dan infrastruktur digital yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan dan dukungan teknologi bagi petani hidroponik agar dapat memaksimalkan potensi digital marketing dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di sektor pertanian perkotaan. Kata kunci: digital marketing; hidroponik; teknologi informasi; urban farming.  

Pemberdayaan KTT Jabal Farm Milenial Melalui Teknologi IOT Pemantauan Kolam dan Pakan Ikan Otomatis

Baso, Budiman, Risald, Risald, Ullu, Hevi Herlina, Manek, Patricia G.
Abstract: The Jabal Farm Millennial Taruna Tani Group is located in Kefamenanu City, focusing on freshwater fish farming and agriculture. The conventional fish farming system faces challenges in terms of monitoring pond conditions… and efficient feeding. One of the main problems faced by the group is the difficulty in maintaining optimal water temperature and quality as well as manual feeding management. To overcome this problem, it is necessary to implement Internet of Things (IoT) technology integrated with an Android application. This technology allows monitoring of pond conditions such as water temperature and pH automatically, as well as periodic fish feeding settings. This community service aims to build IoT-based automatic monitoring tools and systems, as well as provide training and mentoring to members of the Jabal Farm Taruna Tani Group in using IoT technology for fish pond management. The implementation method in this activity uses a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach that emphasizes active community participation in all stages of the activity, from problem identification to evaluation and follow-up. With IoT technology, it is expected that fish pond management patterns will become more modern and efficient. This technology can help improve fish farming performance, reduce risks, and facilitate management, thus having a positive impact on the productivity and welfare of farmers. Keywords: kelompok taruna tani jabal farm milenial; fish farming; internet of things (IoT)   Abstrak: Kelompok Taruna Tani Jabal Farm Milenial berada di Kota Kefamenanu, dengan fokus pada budidaya ikan air tawar dan pertanian. Sistem budidaya ikan yang masih konvensional menghadapi tantangan dalam hal pemantauan kondisi kolam dan pemberian pakan yang efisien. Salah satu masalah utama yang dihadapi kelompok ini adalah kesulitan dalam menjaga suhu dan kualitas air yang optimal serta pengelolaan pemberian pakan secara manual. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan implementasi teknologi Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi Android. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi kolam seperti suhu dan pH air secara otomatis, serta pengaturan pemberian pakan ikan secara berkala. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun alat dan sistem pemantauan otomatis berbasis IoT, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Kelompok Taruna Tani Jabal Farm dalam menggunakan teknologi IoT untuk manajemen kolam ikan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan tindak lanjut. Dengan adanya teknologi IoT, diharapkan pola pengelolaan kolam ikan akan menjadi lebih modern dan efisien. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan performa budidaya ikan, mengurangi risiko, dan memudahkan manajemen, sehingga memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani. Kata kunci: kelompok taruna tani jabal farm milenial; budidaya ikan; internet of things (IoT)

Peningkatan Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tukang Bangunan Kelurahan Sadeng Dengan Pendekatan Partisipatif

Nana Patria, Agustinus Sungsang, Dewi, Kemmala, Krisdiyanto, Aris, Lombardoaji Sidiq, Alif, Almoris Baene, Master, Fajrotul Bahiroh, Inna
Abstract: Sadeng Village, Gunungpati, is still facing challenges in implementing Occupational Safety and Health (K3) among builders. Lack of understanding and awareness of the importance of K3 causes risky work practices and has the… he potential to cause work accidents. This Community Service Program (PPM) aims to increase the competency of builders in implementing K3 principles. The method used is an integrated and participatory approach, including outreach and direct visits to projects and laboratories. The results of activities show increased compliance with K3 principles. It is hoped that this program can be the first step to building a safe and healthy work culture among builders in Sadeng Village, as well as encouraging sustainable implementation of K3 in the future. Keywords: Occupational Safety and Health; K3; Construction Workers; Laboratory; Community Service   Abstrak: Kelurahan Sadeng, Gunungpati, masih menghadapi tantangan dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan tukang bangunan. Kurangnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya K3 menyebabkan praktik kerja yang berisiko dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang bangunan dalam menerapkan prinsip-prinsip K3. Metode yang digunakan adalah pendekatan terpadu dan partisipatif, meliputi sosialisasi dan kunjungan langsung ke proyek dan laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip K3. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya kerja yang aman dan sehat di kalangan tukang bangunan di Kelurahan Sadeng, serta mendorong penerapan K3 yang berkelanjutan di masa mendatang. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja; K3; Pekerja Konstruksi; Laboratorium; Pengabdian Masyarakat

Pendampingan Anak Putus Sekolah Memanfaatkan Limbah Kayu Jadi Keramba Ayam Dengan Digital Marketing

Irianto, Irianto, Sudarmin, Sudarmin, Santoso, Santoso, Firmansyah, Firmansyah, Syahputra, Arman
Abstract: Abstract: Support for out-of-school children often faces challenges in facilitating skills and job opportunities. This project aims to provide practical solutions through the utilization of wood waste by processing it into… to chicken coops. The support program employs activity methods that include training, hands-on practice in website management with partners, as well as simulations and trials throughout the activities. This initiative not only teaches technical skills and entrepreneurship but also prepares participants to become competent business actors. By involving out-of-school children in the production process of chicken coops, they gain direct experience in business management and product marketing. Furthermore, digital marketing training is provided to expand market reach and enhance participants' digital skills. This approach is expected to open job opportunities and improve the economic independence of the participants. Keywords: dropout, chiken coop; digital marketing   Abstrak: Pendampingan bagi anak putus sekolah sering menghadapi tantangan dalam memfasilitasi keterampilan dan kesempatan kerja. Proyek ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis melalui pemanfaatan limbah kayu dengan mengolahnya menjadi keramba ayam. Program pendampingan menggunakan metode kegiatan yang meliputi pelatihan, praktik langsung dalam pengelolaan website bersama mitra, serta simulasi dan uji coba selama kegiatan berlangsung. Inisiatif ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknik dan kewirausahaan tetapi juga mempersiapkan peserta untuk menjadi pelaku usaha yang kompeten. Dengan melibatkan anak putus sekolah dalam proses produksi keramba ayam, mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam pengelolaan usaha serta pemasaran produk.Selanjutnya, pelatihan pemasaran digital diberikan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan keterampilan digital peserta. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi peserta. Kata kunci: putus sekolah, keramba; pemasaran digital

Optimalisasi Desain Tata Letak Ruang Perpustakaan OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor Untuk Kemudahan Akses Buku Santri

Al Manaanu, Yusuf, Nasution, Saipul, Abdurrahman, Abdurrahman, Annafi Almaarif, Mohammad Abdul Hafidz, Hakim, Muhammad Luthfi, Hanan, Kazhim Zatil
Abstract: Optimizing the library space at OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor aims to improve the book layout, classification system, and space design initiatives to increase the efficiency of borrowing books for students. The problems… oblems faced include sloppy book layout, an ineffective classification system, and a lack of design initiative from library administrators. The implementation method uses a Participatory Action Research (PAR) approach, which involves several stages of socializing the layout design to administrators, implementing a new classification system, writing books according to classification, and creating Standard Operating Procedures (SOP) for daily, weekly and monthly activities. Familiarization provides an understanding of ergonomic design principles, while a new classification system and book fireplace make it easier to find and return books. Creating SOPs ensures consistent and efficient implementation. The results of this method show significant improvements in library management and user experience, with students finding it easier to access and borrow books and library administrators carrying out their duties in a more structured manner. Keywords: optimization; libraries; layout design   Abstrak: Optimalisasi ruang perpustakaan di OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor bertujuan untuk memperbaiki tata letak buku, sistem klasifikasi, dan inisiatif desain ruang untuk meningkatkan efisiensi peminjaman buku bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi antara lain tata letak buku yang tidak rapi, sistem klasifikasi yang tidak efektif, dan kurangnya inisiatif desain dari pengelola perpustakaan. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan yaitu sosialisasi desain tata ruang kepada pengelola, penerapan sistem klasifikasi baru, penulisan buku sesuai klasifikasi, dan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) harian, mingguan dan kegiatan bulanan. Pembiasaan memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain ergonomis, sementara sistem klasifikasi baru dan perapian buku memudahkan pencarian dan pengembalian buku. Membuat SOP memastikan implementasi yang konsisten dan efisien. Hasil dari metode ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan perpustakaan dan pengalaman pengguna, siswa menjadi lebih mudah mengakses dan meminjam buku serta pengelola perpustakaan menjalankan tugasnya secara lebih terstruktur. Kata kunci: optimalisasi; perpustakaan, desain tata letak

Optimizing Thematic Pictures To Enrich Young Learners’ Vocabulary Mastery

Iman, Jaya Nur, Angraini, Nike
Abstract: Majority of Indonesian EFL young learners struggle with mastering English vocabulary. This community service activity was about to see whether or not incorporating thematic pictures could enrich young learners’ English&#8230; glish vocabulary. It used quantitative approach with descriptive analysis. Conveniently, one class was taken as the sample of this current activity which consisted of fourteen participants coming from different grades of elementary school. A Dictation test was administered as pretest and posttest before and after intervention to portray the young learners’ achievement level. The result showed that using thematic pictures was significantly impactful in enriching young learners’ English vocabulary mastery (.00 < .05). Ultimately, some pedagogical implication were also addressed accordingly in this present activity to young learners, future facilitators as well as researchers. Keywords: thematic pictures; vocabulary mastery; young learners.    Abstrak: Mayoritas pembelajar muda di Indonesia memiliki masalah dengan penguasaan kosakata Bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melihat apakah penggunaan gambar tematik dapat memperkaya kosa kata bahasa Inggris pelajar muda atau tidak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Mudahnya, satu kelas diambil sebagai sampel kegiatan kali ini yang terdiri dari empat belas peserta yang berasal dari berbagai tingkatan sekolah dasar. Tes Dikte diberikan sebagai pretest dan posttest sebelum dan sesudah intervensi untuk menggambarkan tingkat prestasi pelajar muda. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan gambar tematik memberikan dampak yang signifikan dalam memperkaya penguasaan kosakata bahasa Inggris pelajar muda. Pada akhirnya, beberapa implikasi pedagogis juga dibahas dalam kegiatan ini kepada pelajar muda, fasilitator masa depan, serta peneliti.   Kata kunci: gambar tematik; pembelajar muda; penguasaan kosakata

A Teacher Training on Digital Assessment Strategies for Meaningful Learning Outcomes at Buranakarn Suksa Witya School, Thailand

Aziez, Feisal, Sadeli, Elly Hasan, Anjarani, Shelia, Hawanti, Santhy, Setianti, Dika, Rinjani, Rinjani
Abstract: Technological advancements have had a profound impact on the education sector around the globe including in Thailand and other developing countries.  as in many other developing countries, there are major challenges in adapting&#8230; adapting with the rapid development of technology. The school where the community service was held also faced similar issues. With an innovative approach through assessment training using technology, this community engagement activity is expected to be a positive step towards educational transformation, particularly in the southern part of Thailand. With the active involvement of teachers as well as full support from related parties, we can create a learning environment that is more dynamic, relevant, and globally competitive. A pre-test and a post-test were conducted at the beginning and the end of the training to measure teachers’ understanding in implementing digital assessment strategies. By equipping teachers with the knowledge and skills to implement digital assessment strategies, the training has had a measurable impact on professional development and instructional practices. In addition, the training provide access to further consultation or guidance, participants can feel supported and more confident in applying their learning in the classroom. The results of the pre- and post-training survey demonstrated a substantial improvement, averaging 51.3% increase across all survey items. This indicates the positive impact of the training in enhancing teachers' competencies in integrating technology into their assessment practices.  Moving forward, schools in rural Thailand can apply the lessons learned from this workshop to enhance their own educational outcomes.  Keywords: teacher training; digital assessment strategies; southern Thailand   Abstrak: Dalam era globalisasi yang semakin cepat, pendidikan adalah salah satu aspek yang paling terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Di Thailand Selatan, seperti di banyak negara berkembang, ada tantangan besar dalam dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat. Sekolah tempat dimana program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan juga menghadapi masalah serupa. Dengan pendekatan inovatif melalui pelatihan penilaian menggunakan teknologi, kegiatan keterlibatan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah positif menuju transformasi pendidikan di wilayah Thailand Selatan ini. Dengan keterlibatan aktif dari para guru serta dukungan penuh dari pihak terkait, kita dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, relevan, dan kompetitif secara global. Pre-test dan post-test dilakukan di awal dan akhir pelatihan untuk mengukur pemahaman guru dalam menerapkan strategi penilaian digital. Selain itu, pelatihan menyediakan akses ke konsultasi atau bimbingan lebih lanjut, sehingga peserta merasa didukung dan lebih percaya diri dalam menerapkan pembelajaran mereka di kelas. Setelah pelatihan selesai, kedua pihak melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur keberhasilan, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan memberikan dampak yang lebih positif dalam jangka panjang. Kata kunci: pelatihan guru; strategi penilaian digital; thailand selatan

Analisis Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Sebagai Dasar Pelaporan Akuntansi Lingkungan di PT. Pelabuhan Indonesia

Julianti, Ni Ketut Trisna, Abiyasa, Agus Putu
Abstract: The construction and development of the port at PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Benoa Port cannot be separated from various impacts, one of which is the environmental impact, especially since the location&#8230; of the development and port is close to settlements, companies and other ecosystems. This makes PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra to hold the Implementation of Environmental Management and Monitoring (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra is a form of Pelindo's contribution in preserving and maintaining the health of the environment around the company and the environment affected by the company's operational and construction activities. Environmental preservation activities are of course supported by the budget or environmental costs provided by the company. Environmental accounting is one way to record environmental costs within the company. The method used is the descriptive qualitative method. The results obtained are that Environmental Management and Monitoring are greatly influenced by the amount of the existing budget, Pelindo has implemented environmental accounting reporting which contains environmental costs, fuel costs, electricity costs, water costs, costs for the use of raw material emissions, B3 waste handling costs, and biodiversity Kata kunci: environmental costs; environmental accounting   Abstract: Pembangunan dan pengembangan pelabuhan di PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Pelabuhan Benoa tidak lepas dari berbagai dampak, salah satunya adalah dampak lingkungan, terlebih lagi lokasi pengembangan dan pelabuhan berada dekat dengan pemukiman, perusahaan dan ekosistem lainnya. Hal itu, membuat PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra untuk mengadakan Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra merupakan bentuk kontribusi Pelindo dalam melestarikan dan menjaga kesehatan lingkungan di sekitar perusahaan dan lingkungan yang terkena dampak dari kegiatan operasional dan konstruksi perusahan. Kegiatan pelestarian lingkungan tentunya didukung oleh anggaran atau biaya lingkungan yang diberikan oleh perusahaan. Akuntansi lingkungan merupakan salah satu cara pencatatan biaya lingkungan di dalam perusahaan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil yang didapat yaitu Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan sangat dipengaruhi oleh besarnya anggaran yang ada, Pelindo sudah menerapkan pelaporan akuntansi lingkungan yang berisi biaya lingkungan, biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya air, biaya penggunaan emisi bahan baku, biaya penanganan limbah B3, dan keanekaragaman hayati        Keywords: biaya lingkungan; akuntansi lingkungan