Search Articles & Publications

Showing 2560 articles found for "Dekat"

PELATIHAN INTERNET AMAN DAN EFEKTIF TINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA SMK N 1 SETIA JANJI

Dahriansah, Dahriansah, Suparmadi, Suparmadi, Apriandani, Babby, Irmawati, Irmawati
Abstract: This community service aims to improve digital literacy of students at SMK Negeri 1 Setia Janji through training in safe and effective internet use. Digital literacy is an essential skill in today's digital era, especially… ly for Vocational High School (SMK) students who will enter the workforce directly. However, the low understanding of wise internet use, as well as the rampant misuse of digital media, are serious challenges that need to be overcome. The method used in this activity is a hands-on training approach that includes materials on digital ethics, cybersecurity, online information management, and the use of the internet for learning and self-development. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding and skills related to safe and effective internet use. Thus, this training has proven effective in improving students' digital literacy and can be used as a model for developing digital competencies in other school environments. Keywords: digital literacy; safe internet; training; vocational high school students   Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa SMK Negeri 1 Setia Janji melalui pelatihan penggunaan internet secara aman dan efektif. Literasi digital merupakan keterampilan esensial dalam era digital saat ini, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan terjun langsung ke dunia kerja. Namun, rendahnya pemahaman tentang penggunaan internet secara bijak, serta maraknya penyalahgunaan media digital, menjadi tantangan serius yang perlu diatasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training) yang mencakup materi tentang etika digital, keamanan siber, manajemen informasi online, serta pemanfaatan internet untuk pembelajaran dan pengembangan diri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa terkait penggunaan internet yang aman dan efektif. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa dan dapat dijadikan model pengembangan kompetensi digital di lingkungan sekolah lainnya. Kata kunci: Internet aman; literasi digital; Pelatihan; Siswa SMK

Penerapan Business Intelligence Sebagai Solusi Manajemen Bisnis Pada UMKM di Desa Silo Baru

Rahmadani, Nurul, Nurwati, Nurwati, Nurhasanah, Nurhasanah, Ghifari, Ghazi Al
Abstract: MSMEs have a major contribution to the national economy, but the use of information technology in this sector is still low. This community service activity aims to empower MSMEs in Silo Baru Village through the application… on of the Business Intelligence (BI) concept to improve the effectiveness of business management. The program is implemented in the form of training and technical assistance, which includes a basic understanding of BI, the use of simple accounting applications, digital marketing strategies, and data analysis and visualization techniques. This activity involves MSME actors directly in practice and simulations based on case studies of their respective businesses. Through a participatory and application approach, participants are equipped with the skills to record transactions digitally, monitor business performance, and make data-based decisions. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests, interviews, and observations, where the results show an increase in participants' digital literacy of up to 70% and technical skills of up to 60%. As many as 65% of participants have also implemented BI in daily business processes. This program is expected to be an effective collaborative model in encouraging the sustainable digital transformation of village MSMEs towards increasing competitiveness in the digital economy era. Keywords: MSME; data analysis; business intelligence; business management; digital    marketing    Abstrak: UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun pemanfaatan teknologi informasi di sektor ini masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Silo Baru melalui penerapan konsep Business Intelligence (BI) guna meningkatkan efektivitas manajemen usaha. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan teknis, yang mencakup pemahaman dasar BI, penggunaan aplikasi akuntansi sederhana, strategi pemasaran digital, serta teknik analisis dan visualisasi data. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam praktik dan simulasi berbasis studi kasus usaha masing-masing. Melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif, peserta dibekali keterampilan untuk mencatat transaksi secara digital, memantau kinerja usaha, serta mengambil keputusan berbasis data. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, wawancara, serta observasi, dimana hasilnya menunjukkan peningkatan literasi digital peserta hingga 70% dan keterampilan teknis hingga 60%. Sebanyak 65% peserta juga telah mengimplementasikan BI dalam proses bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif yang efektif dalam mendorong transformasi digital UMKM desa secara berkelanjutan menuju peningkatan daya saing di era ekonomi digital. Kata kunci: UMKM; analisis data; business intelligence; manajemen bisnis; pemasaran digital

Workshop Aplikasi Manajemen Arsip Data Untuk UMKM Kreatif Di Desa Silo Bonto

Risnawati, Risnawati, Sena, Maulana Dwi, Julianda, Nirda, Rahmadani, Putri
Abstract: In Silau Bonto Village, the most affected MSMEs are in the culinary and handicraft sectors, which have a high volume of daily transactions but still operate without adequate digital systems. Through this program, the community… munity service team introduced and trained MSME actors to use a digital-based archive management application that is easy to operate. This application enables MSMEs to store and manage archives in a systematic, secure, and efficient manner. The implementation method of this community service consisted of training activities using approaches such as socialization, technical training, and direct field assistance. Silau Bonto Village, located in Asahan Regency, has a significant number of MSME practitioners, many of whom have never used digital data archiving systems. To address this issue, an archive management application that utilizes a database system was introduced, specifically using a Macro VBA-based application aimed at helping MSMEs manage their archives more quickly and neatly. Keywords: creative UMKM;  data archive; VBA macro application    Abstrak: Di Desa Silo Bonto, UMKM yang paling terdampak adalah sektor kuliner dan kerajinan tangan, yang memiliki intensitas transaksi harian cukup tinggi namun masih dilakukan tanpa sistem digital yang memadai. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memperkenalkan dan melatih pelaku UMKM menggunakan aplikasi manajemen arsip berbasis digital yang mudah dioperasikan. Aplikasi ini memungkinkan pelaku UMKM untuk meyimpan, dan mengelola arsip secara sistematis, aman, dan efisien. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam bentuk pelatihan dan pendekatan yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan langsung di lapangan. Desa Silau Bonto adalah desa yang ada di Kabupaten Asahan yang saat ini masyarakatnya sudah banyak sebagai pelaku UMKM, namun tidak sedikit masyarakat pelaku UMKM yang sama sekali belum menggunakan arsip data secara digital. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan aplikasi manajemen arsip data yang proses penyimpanannya menggunakan database yaitu dengan menggunakan aplikasi macro VBA dengan tujuan dapat membantu para pelaku UMKM dalam pengelolaan arsip menjadi lebih cepat dan rapi. Kata kunci: aplikasi macro VBA; arsip data; UMKM kreatif

Penguatan Kader Dan Guru Paud Dalam Edukasi Gizi Cegah Stunting di Wilayah Puskesmas Prambon

Aulia, Salma Shafrina, Nurjanah, Hanna, Utami, Fista, Dewi, Novianti Tysmala, Sholakhuddin, Ahmad, Andini, Novias Kemala
Abstract: Child stunting remains a significant public health concern, partly attributed to the suboptimal role of community health cadres and early childhood education teachers in delivering nutrition education. Inadequate training… g and various challenges in community engagement have limited the effectiveness of stunting prevention efforts. This outreach program aimed to improve the knowledge of posyandu (community health post) cadres and early childhood education (PAUD) teachers on stunting prevention and the importance of balanced nutrition to support child development. A total of 63 participants, including 50 posyandu cadres and 13 PAUD teachers, attended the activity, which included interactive lectures, discussions, and pre- and post-tests. The materials covered exclusive breastfeeding, balanced complementary feeding (MPASI), and regular monitoring of child growth and development. The results showed a significant increase in participants’ understanding, particularly regarding the impact of stunting and monitoring of child growth and development. Nutrition education proved effective in enhancing the capacity of cadres and teachers as strategic partners at the community level. It is recommended that regular follow-up training with practical approaches, such as menu planning and supplementary feeding management, be conducted to ensure program sustainability. Keywords: child development; community health post cadres ; early childhood teachers; nutrition education; stunting prevention   Abstrak: Stunting pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya peran kader dan guru PAUD dalam edukasi gizi. Minimnya pelatihan serta kendala saat mendampingi masyarakat membuat upaya pencegahan stunting belum maksimal. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan guru PAUD mengenai pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak. Sebanyak 63 peserta terdiri atas 50 kader posyandu dan 13 guru PAUD mengikuti kegiatan yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi meliputi ASI eksklusif, pemberian MPASI bergizi seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, terutama terkait dampak stunting dan pemantauan tumbuh kembang anak. Edukasi gizi terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas kader dan guru sebagai mitra strategis di tingkat komunitas. Disarankan agar pelatihan lanjutan dengan pendekatan aplikatif seperti penyusunan menu dan pengelolaan PMT dilakukan secara berkala untuk mendukung keberlanjutan program. Kata kunci: tumbuh kembang anak; posyandu; guru PAUD; edukasi gizi; kader posyandu; pencegahan stunting

Pemberdayaan Perangkat Desa Silo Baru Melalui Pelatihan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Efektivitas Administrasi Desa

Ramdhan, William, Santoso, Santoso, Nofriadi, Nofriadi, Kartika, Juli
Abstract: Efficient and transparent administration management is a primary requirement in village governance in the digital era. This community service activity was carried out with the aim of empowering the Silo Baru Village apparatus,… ratus, Silau Laut District, through training in the use of information technology, especially the use of Microsoft Office applications (Word, Excel, and PowerPoint). This training is designed to increase the capacity of village apparatus in compiling administrative documents, managing data, and presenting information effectively and systematically. The implementation method includes a participatory approach with a combination of material delivery, direct practice, and intensive mentoring. The results of the activity showed an increase in the skills of village apparatus in operating office applications independently, which had a positive impact on work efficiency, data management accuracy, and transparency of administrative services. This program is expected to be the first step in encouraging the digitalization of village government towards more modern and accountable governance. Keywords: Village Administration; Village Apparatus; Information Technology; Microsoft Office; Digitalization of Government    Abstrak: Pengelolaan administrasi yang efisien dan transparan menjadi tuntutan utama dalam tata kelola pemerintahan desa di era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan perangkat Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, melalui pelatihan pemanfaatan teknologi infomasi, khususnya penggunaan aplikasi Microsoft Office (Word, Excel, dan PowerPoint). Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menyusun dokumen administrasi, mengelola data, serta menyajikan informasi secara efektif dan sistematis. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan partisipatif dengan kombinasi penyampaian materi, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan perangkat desa dalam mengoperasikan aplikasi perkantoran secara mandiri, yang berdampak positif terhadap efisiensi kerja, akurasi pengelolaan data, serta transparansi layanan administrasi. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong digitalisasi pemerintahan desa menuju tata kelola yang lebih modern dan akuntabel. Kata kunci: Administrasi Desa; Perangkat desa; Teknologi informasi; Microsoft Office; Digitalisasi Pemerintahan

Pelatihan Penguatan Karakter Siswa Melalui Program Kreatif-Edukatif Di SMPN 3 Slahung Ponorogo

Prayogo, Tonny Ilham, Utama, Arya Bakti, Mahira Ks, Muhammad Izza, Mafaza, Ibrahim Putra
Abstract: SMPN 3 Slahung Ponorogo has been facing major challenges in character implementation, especially regarding integrating moral values with interesting learning methods for students. The continuous loss of innovation in character… racter learning approaches can lead to a lack of effectiveness in the formation of students' personalities to think logically, critically and innovatively. Therefore, the implementation of creative-educative programmes as an effort to strengthen students' character through innovative and enjoyable activities. This study aims to analyse the effectiveness of the creative-educative program in strengthening student character at SMPN 3 Slahung, Ponorogo. The research method employed is qualitative research with a post-positivism paradigm on students. The approach in this research employs an interpersonal approach to be able to meet face-to-face directly with students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation to obtain an in-depth description of the implementation of the programme. The findings of this study show that the creative-educative program at SMPN 3 Slahung, Ponorogo is able to significantly improve students' discipline, responsibility and literacy attitude to be able to internalise moral values, especially in the fields of fiqh and tahfidz al-Qur'an. This confirms that the creative-educative approach can be an effective model for character learning in junior secondary schools.    Keywords: character; creative-educative; educational technology; student training   Abstrak: SMPN 3 Slahung Ponorogo menghadapi tantangan utama dalam penerapan karakter, terutama terkait mengintegrasikan nilai-nilai moral dengan metode pembelajaran yang menarik bagi siswa. Kurangnya inovasi dalam pendekatan pembelajaran karakter dapat menyebabkan kurangnya efektivitas dalam pembentukan kepribadian siswa untuk berpikir secara logis, kritis dan inovatif. Oleh karena itu, penerapan program kreatif-edukatif sebagai upaya untuk memperkuat karakter siswa melalui kegiatan yang inovatif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program kreatif-edukatif dalam penguatan karakter siswa di SMPN 3 Slahung, Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan paradigma post-positivisme pada siswa. Adapun pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan interpersonal untuk dapat bertatap muka secara langsung bersama siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi guna memperoleh gambaran mendalam mengenai implementasi program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program kreatif-edukatif di SMPN 3 Slahung, Ponorogo mampu meningkatkan disiplin,tanggung jawab dan sikap berliterasi siswa secara signifikan untuk dapat menginternalisasi nilai-nilai moral khususnya bidang fiqh dan tahfidz al-Qur’an. Kata kunci: karakter; kreatif-edukatif; teknologi pendidikan; pelatihan siswa

PERCEPATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA KALIREJO MAGELANG BERBASIS SDG’S: EKSKALASI PRODUK OLAHAN UMKM

Sitoresmi, Mumpuni Wahyudiarti, Nurmala Dyah Fajarningrum, Destri Tsurayya Istiqamah, Emmaculata Sac Cid Ananda, Ega Friska Fadilla
Abstract: Abstract: This community engagement project seeks to improve the efficiency and effectiveness of processed product development by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalirejo Village, Magelang Regency. The village… llage is home to various MSMEs producing household food items such as grubi, slondok, etawa goat milk, honey, and other culinary goods. The predominant issues faced by these MSMEs include limited promotional outreach, inadequate marketing strategies, weak branding, and inefficient packaging and distribution systems, all of which hinder community income. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program provides intensive guidance to MSME actors in enhancing product development, branding, packaging, and digital marketing. The program also supports MSMEs in obtaining legal business documentation, including Business Identification Numbers (NIB), Trade Business Permits (SIUP), and Halal Certification from MUI. The anticipated outcomes include improved product quality and diversity, increased marketing efficiency, broader customer reach through social media, and a higher number of MSMEs with official business permits.            Keywords: SDGs; MSMEs; business legality; product escalation.   Abstrak: Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi pengolahan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kalirejo, Kabupaten Magelang. UMKM di wilayah ini memproduksi beragam makanan rumahan seperti grubi, slondok, susu kambing etawa, madu, dan aneka pangan lainnya. Kendala utama yang dihadapi para pelaku usaha adalah kurang optimalnya promosi, strategi pemasaran yang belum efektif, lemahnya branding, serta kemasan dan distribusi yang belum memadai, yang berdampak pada pendapatan masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi, kegiatan ini memberikan pendampingan intensif dalam aspek pengolahan produk, desain kemasan, branding, serta pemasaran berbasis digital. Selain itu, program ini juga mendukung pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Sertifikat Halal dari MUI. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan kualitas produk, jangkauan pemasaran yang lebih luas melalui media sosial, serta bertambahnya jumlah UMKM yang memiliki legalitas resmi. Kata kunci: SDGs; UMKM; legalitas usaha; ekskalasi produk.

Membangun Konsep Diri Positif Melalui Peer Group Sebagai Manajemen Diri Dampak Bullying Pada Remaja Putri

Prafitri, Lia Dwi, Budiarto, Eka, Suparni, Suparni, Zuhana, Nina
Abstract: Young women in orphanages often experience psychosocial challenges, such as low self-esteem and experiences of bullying, which affect their emotional and social well-being. This service aims to improve self-concept through… gh a peer group approach as a self-management strategy against the impact of bullying. The methods used include focused group discussions (FGD), education, peer group formation, role play, mentoring, and evaluation. The results show an increase in self-concept understanding, the formation of an active and supportive peer group, improvement in self-management skills, increased self-confidence, the development of peer group modules or guides, and the establishment of sustainable partnerships. Pre-test to post-test scores increased by an average of 1.4 points. Peer groups are effective in creating a safe environment and strengthening positive interactions between adolescents. This intervention has a positive impact on the psychosocial aspect and has the potential to be replicated in other orphanages as a form of promotive and preventive mental health. Cross-sectoral support, such as caregivers, educators, and health workers, is needed for sustainable programs and optimal results. Keywords: bullying; self-concept; orphanage; peer group; young women    Abstrak: Remaja putri di panti asuhan sering mengalami tantangan psikososial, seperti rendahnya konsep diri dan pengalaman bullying, yang memengaruhi kesejahteraan emosional dan sosial mereka. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan konsep diri melalui pendekatan peer group sebagai strategi manajemen diri terhadap dampak bullying. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok terfokus (FGD), edukasi, pembentukan kelompok sebaya, role play, pendampingan, dan evaluasi. Hasil capaian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep diri, terbentuknya peer group yang aktif dan suportif, peningkatan kemampuan manajemen diri, peningkatan rasa percaya diri, tersusunnya modul atau panduan peer group dan terjalinnya kemitraan berkelanjutan. Skor pre-test ke post-test naik rata-rata 1,4 poin. Peer group terbukti efektif menciptakan lingkungan aman dan memperkuat interaksi positif antarremaja. Intervensi ini memberikan dampak positif pada aspek psikososial dan berpotensi direplikasi di panti lain sebagai bentuk promotif dan preventif kesehatan mental. Dukungan lintas sektor seperti pengasuh, pendidik, dan tenaga kesehatan diperlukan agar program berkelanjutan dan hasilnya optimal. Kata kunci: bullying; konsep diri; panti asuhan; peer group; remaja putri

Penguatan Peran Aparatur Desa Dalam Perencanaan Strategis Untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan di Desa Kurungkambing

Purwanto, Agus Joko, Nasution, Vivi Indra Amelia, Hakim, Nong Ayu Triyanti Utami, Budiman, Rahmat, Akadira, Tora, Rachman, Ace Sriati, Wiradharma, Gunawan
Abstract: Kurungkambing Village, located in Mandalawangi District, Banten, has significant local potential that remains underutilized due to the lack of structured data and limited village planning capacity. The gap between local… resource mapping and strategic planning poses a major challenge in achieving sustainable development. To address this issue, the Community Service Program (PkM) of Universitas Terbuka was designed to strengthen the capacity of village officials through training and mentoring in village potential mapping based on village planning worksheets. This approach follows four key stages: input, process, output, and impact, aimed at establishing a more systematic, data-driven, and sustainable village development plan. The PkM activities include field surveys, socialization, technical training, mentoring, and monitoring and evaluation. The primary objective of this program is to develop a village potential database as a foundation for formulating more accurate policies and development strategies. Village officials can create more effective and strategic data-driven policies with this database. The program's sustainability requires synergy between academics, local government, and the village community to ensure data-driven development that enhances community welfare. Keywords: database, planning capacity, strategic planning, sustainable development, village potential.   Abstrak: Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Banten, memiliki potensi lokal yang belum optimal karena keterbatasan data terstruktur dan kapasitas perencanaan desa. Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan dalam pemetaan potensi desa berbasis lembar perencanaan desa. Pendekatan ini mengacu pada empat alur utama: masukan, proses, hasil, dan dampak, yang bertujuan untuk mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang lebih sistematis, berbasis data, dan berkelanjutan. Kegiatan PkM ini melibatkan serangkaian tahapan, termasuk survei lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Tujuan utama program ini adalah mengembangkan database potensi desa sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih akurat. Dengan adanya database ini, aparatur desa dapat merumuskan kebijakan berbasis data yang lebih efektif dan strategis. Keberlanjutan program membutuhkan sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa guna memastikan pembangunan berbasis data yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: database, kapasitas perencanaan, perencanaan strategis, pembangunan  berkelanjutan, dan potensi desa.

Sosialisasi Dalam Mendorong Penggunaan Barang Ramah Lingkungan di SDN 12 Sesetan

Andistan, Ignacia Betrya, Laksmi P, Kadek Wulandari
Abstract: Community service through real work lectures (KKN) is a form of student contribution in overcoming problems in the community. This service aims to increase the awareness of elementary school students on the importance of… using environmentally friendly goods as a form of effort to preserve the environment where students do not understand the use of environmentally friendly goods. Socialization is carried out through an educational approach involving presentations, interactive discussions, and practical activities such as the introduction of alternative eco-friendly goods. The target of this activity is grade 6 students at SD Negeri 12 Sesetan. The results of the activity showed that students were able to understand the concept of using environmentally friendly goods and were able to apply them by bringing their own drinking bottles and using cloth shopping bags. This activity is able to have a positive impact on increasing students' understanding of the importance of maintaining an environment from an early age.      Keywords: eco-friendly goods; Socialization; Environmental Awareness; Elementary School Students; Plastic Waste   Abstrak: Pengabdian kepada masyatarat melalui kuliah kerja nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang ada di masayarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap pentingnya penggunaan barang ramah lingkungan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian lingkungan yang mana siswa belum paham penggunaan barang-barang yang ramah lingkungan. Sosialisasi dilakukan melalui pendekatan edukatif yang melibatkan presentasi, diskusi interaktif, dan kegiatan praktek seperti pengenalan alternatif barang ramah lingkungan. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i kelas 6 di SD Negeri 12 Sesetan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa/i mampu memahami konsep penggunaan barang ramah lingkungan dan mampu menerapkannya dengan membawa botol minum sendiri dan menggunakan tas belanja kain. Kegiatan ini mampu memberi dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa/i tentang pentingnya menjaga lingkugan sejak usia dini. Kata kunci: Barang Ramah Lingkungan; Sosialisasi; Sadar Lingkungan; Siswa SD; Sampah Plastik