Search Articles & Publications

Showing 1169 articles found for "Kerja"

Implementasi Metode Algoritma K-Means Clustering Untuk Menentukan Penerima Program Indonesia Pintar (PIP)

Moh. Syahrul Iskandar, Zaehol Fatah
Abstract: Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Mekanisme seleksi yang efektif dan akurat diperlukan untuk memastikan… bantuan tepat sasaran. Algoritma k-means clustering untuk mengelompokkan siswa berdasarkan indikator tertentu, seperti jumlah siswa di sekolah yang berada pada kabupaten atau kota di tingkat (SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi). Tujuan dari metode ini untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam menentukan penerima PIP dengan mengidentifikasi kelompok siswa yang paling membutuhkan dukungan. K-means clustering bekerja dengan membagi data menjadi beberapa cluster tergantung pada kesamaan pola fitur yang digunakan. Proses ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kelompok siswa dengan prioritas dukungan berbeda, misalnya siswa dengan kebutuhan tinggi dan rendah. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan hasil seleksi penerima PIP lebih obyektif dan efisien, serta membantu agar dapat diberikan dengan lebih akurat dan merata. Algoritma K-means dapat mengungkap pola tersembunyi pada data pendidikan dan lebih mendukung proses distribusi PIP. Hasil ini membantu pengambil kebijakan meningkatkan kualitas program dan memastikan bahwa dukungan menjangkau siswa yang benar – benar membutuhkannya.

Aplikasi Data Pegawai Pada Dinas Perhubungan Di Kab. Banyuwangi Berbasis Mobile

Akmaluddin, Akhlis Munazilin
Abstract: Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas urusan perhubungan, juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan data pegawai. Dengan jumlah pegawai yang terus bertambah… tambah serta kebutuhan akan data yang akurat dan mudah diakses, pengelolaan data secara manual dirasa tidak lagi memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah sistem yang mampu mengelola data pegawai dengan lebih efisien, terintegrasi, dan dapat diakses melalui perangkat mobile.   Aplikasi mobile merupakan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk berjalan pada perangkat mobile seperti smartphone atau tablet. Aplikasi ini biasanya dibangun menggunakan platform Android atau iOS, tergantung pada sistem operasi yang digunakan oleh perangkat. Aplikasi mobile memiliki beberapa kelebihan, antara lain mobilitas yang tinggi, kemudahan akses, serta kemampuan untuk bekerja secara offline maupun online dengan sinkronisasi data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi berbasis mobile yang dapat mengelola data pegawai Dinas Perhubungan di Kab. Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami kebutuhan dan pengalaman pengguna dalam konteks perancangan aplikasi data pegawai. Pendekatan kualitatif dipilih karena fokusnya pada eksplorasi mendalam terhadap fenomena sosial, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih kaya mengenai interaksi pegawai dengan sistem pengelolaan data yang ada. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem yang digunakan dalam aplikasi data pegawai pada dinas perhubungan di KAB. Banyuwangi berbasis mobile adalah waterfall. Waterfall merupakan metode pengembangan perangkat lunak yang paling sederhana dan terkadang disebut sebagai classic life cycle (siklus hidup klasisk) yang menyarankan pendekatan sistematis dan sekuensial untuk pengembangan perangkat lunak.

Upaya Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui Metode Bermain Peran Pada Kelompok B RA Nurul Amal Kota Cilegon

Yunisa Prestisia Murtidewi, Putri Dian Dia Conia, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B di RA Nurul Amal Kota Cilegon melalui metode bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one… ne group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh melalui angket keterampilan sosial dengan 5 indikator: kerjasama, perilaku asertif, tanggung jawab, empati, dan kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial yang signifikan setelah diberikan treatment melalui metode bermain peran. Nilai rata-rata keterampilan sosial meningkat dari 6,8 menjadi 16,9. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -2.814b dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.005, lebih rendah dari 0.05, yang berarti hipotesis diterima. Dengan demikian, metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B RA Nurul Amal tahun ajaran 2023/2024.

Membangun Strategi Inklusif Dalam Pelatihan Dan Pengembangan Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Ditengah Keberagaman

Dimas Ariyanto, Achmad Babun Najich, Siti Nadila Nur Oktavia, Intan Ambarwati, Lala Yunitasari, Nurul Setianingrum
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi inklusif dalam pelatihan dan pengembangan karyawan yang dapat meningkatkan kinerja di tengah keberagaman. Di era globalisasi, keberagaman dalam organisasi semakin meningkat,… ingkat, dan menjadi tantangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Oleh karena itu, penting untuk merumuskan strategi pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tetapi juga mendorong keterlibatan, komunikasi efektif, dan kolaborasi antarbudaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan studi literatur atau library   research.  Temuan menunjukkan bahwa program pelatihan berbasis kesadaran budaya, pelatihan komunikasi antarbudaya, dan lokakarya inklusi dapat secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan dengan menciptakan suasana kerja yang lebih inklusif. Dukungan manajemen, komitmen karyawan, dan fleksibilitas dalam desain program pelatihan merupakan faktor kunci keberhasilan strategi ini. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan mengintegrasikan pendekatan pelatihan inklusif sebagai bagian dari kebijakan pengembangan sumber daya manusia, guna meningkatkan produktivitas dan inovasi dalam lingkungan yang beragam.

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Untuk Meningkatkan Profesionalisme Kerja

Ramadhanti Octavia Bulan Puji Mulya, Faikoh, Noviatus Saleha, Salsabila Nurmaulida Syifa
Abstract: Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan aspek penting dalam meningkatkan kinerja organisasi dan mencapai tujuan bisnis. Penelitian ini membahas strategi profesionalisme SDM untuk meningkatkan profesionalisme dalam… am lingkungan kerja, dengan fokus pada faktor-faktor kunci yang mendorong pertumbuhan individu dan organisasi.  Penelitian ini akan mengeksplorasi berbagai pendekatan, metode, dan program yang efektif dalam meningkatkan kompetensi, keahlian, dan etika profesional SDM. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan SDM, serta mengidentifikasi strategi yang optimal untuk mencapai hasil yang positif bagi individu dan organisasi.  Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pemimpin dan praktisi SDM dalam merancang dan menerapkan strategi pengembangan profesionalisme yang efektif dan berkelanjutan.

Peran Sikap Profesional, Etika Kerja, Dan Keterampilan Dalam Meningkatkan Produktifitas Karyawan

Khaerun Nisa, Alifatun Istiqomah Lailani, Andrean Maulana, Nur Alvinatul Hasannah, Surayda Rihani, Nurul Setianingrum
Abstract: Keterampilan interpersonal, etos kerja, dan sikap profesional sangat penting untuk menciptakan tempat kerja yang bahagia dan efektif. Pengabdian seseorang terhadap pekerjaannya ditunjukkan dalam sikap profesionalnya, yang… g tidak hanya mencakup perilaku yang pantas tetapi juga menumbuhkan lingkungan kerja yang memberdayakan. Dengan bertindak sebagai kompas moral dan memotivasi orang untuk bekerja secara terhormat dan bertanggung jawab, etika kerja menumbuhkan kepercayaan di antara rekan kerja. Sebaliknya, pengembangan keterampilan antarpribadi sangat penting untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi anggota tim, yang meningkatkan semangat kerja dan meningkatkan hasil. Ketiga unsur tersebut saling berhubungan dan saling memperkuat; di satu sisi, keterampilan interpersonal yang kuat dapat membentengi etos kerja dan sikap profesional yang kuat, dan di sisi lain, sikap profesional dan etos kerja yang kuat akan meningkatkan keterampilan interpersonal. Oleh karena itu, dalam dunia kerja yang kejam, mengembangkan ketiga bidang ini sangatlah penting untuk mencapai kesuksesan baik pada tingkat individu maupun organisasi.​ Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan literatur review, yang mengumpulkan referensi dari junal buku, dan penelitian terdahulu untuk melengkapi artikel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sikap profesional, etika kerja, dan keterampilan interpersonal dalam meningkatkan produktivitas karyawan.

Peran Keragaman Dalam Meningkatkan Kreativitas, Inovasi dan Kinerja Karyawan

Rona Mardhatila, Ulviatur Rohmah, Ahmad Faozen, Yulia Defiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keragaman dalam meningkatkan kreativitas, inovasi dan kinerja karyawan. Fokus dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana keragaman dapat menciptakan lingkungan… kerja yang lebih dinamis serta mengevaluasi pengaruh perbedaan latar belakang, perspektif, dan keahlian karyawan dalam meningkatkan kreativitas, inovasi, dan hasil kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan studi literatur, yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, seperti jurnal ilmiah, buku, dan literatur lain yang relevan dengan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa keragaman bukan hanya memperkaya wawasan dan ide, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif dan mampu bersaing, sehingga mendukung peningkatan kreativitas, inovasi, dan kinerja karyawan secara keseluruhan.

Evaluasi Dampak Strategi Pelatihan Dan Pengembangan SDM Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Inovasi Organisasi

Intan Masfaur Rohmah, Silvia Lailatul Anggraini, Rufita Laily Suryanti, Nurul Setianingrum
Abstract: Dalam penelitian ini tujuan organisasi bergantung pada kebiasaan kerja karyawan. Pada tahapan evaluasi ini, akan melihat apakah hasil pelatihan sesuai dengan tujuan pelatihan dengan memperhatikan penyusunan kriteria evaluasi,… uasi, tujuan evaluasi dan metode yang akan digunakan. Pengembangan sangatlah penting dalam praktiknya keberhasilan bisnis didasarkan pada standar kinerja yang tinggi dan bergantung pada kehidupan sehari-hari. Dalam metode ini menggunakan tinjaun pustaka dari penelitian sebelumnya untuk menjawab hipotesis peneliti. penelitian ini mengumpulkan data dari sumber literatur seperti jurnal, artikel, dan laporan penelitian yang membahas topik tersebut. Program pelatihan tidak hanya meningkatkan kecakapan teknik karyawan tetapi juga menumbuhkan keterampilan interpersonal dan manajerial yang penting untuk mendorong pertumbuhan organisasi selain itu manajer sumber daya manusia menciptakan budaya perusahaan yang positif serta dapat menigkatkan motivasi dan hasil kerja karyawan yang etos kerja dan kuat serta bisa diandalkan, kemudian dapat meningkatkan standar kinerja karyawan, mengurangi pergantian karyawan dan memberikan hasil yang lebih berkualitas. Dan juga, Strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) berfokus pada penggunaan pendekatan baru untuk meningkatkan dan memaksimalkan kinerja karyawan di dalam perusahaan. Memaluli keterlibatan dalam perencanaan strategis, SDM dapat memastikan bahwa kebijakan dan pratiknya selaras dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Dengan demikian, manajemen SDM tidak hanya berfokus pada aspek operasional sehari-hari tetapi juga berperan sebagai mitra strategis yang membantu organisasi dalam meraih kinerja unggul dan keunggulan kompetitif di pasar.

Sinergi Triple Helix Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Di Indonesia

Nurul Setianingrum, Nurul Fitria, Rufaidah Kallita Omega, Sulfaunsilah, Zanuba Arifatul Chofsah
Abstract: Saat ini kualitas sumber daya manusia Indonesia tertinggal jauh dari perkembangan negara-negara lain di dunia, termasuk negara tetangga. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan program atau kebijakan yang dapat mendukung pengembangan… gembangan sumber daya manusia di Indonesia,salah satunya melalui sinergi triple helix.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis lebih mendalam tentang kolaborasi triple helix di Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusia.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang disampaikan secara deskriptif.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berdasarkan dari  sumber data seperti jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Adapun objek dari jurnal ini ialah sinergi triple helix yang mencakup pemerintah,industri dan universitas, sedangkan subjek pada penelitian ini yaitu kualitas sumber daya manusia.Hasil dari penelitian ini yakni  pemerintah bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan,universitas yang bertanggung jawab pengembangan pengetahuan dan penelitian, dan industri berkontribusi dengan menerapkan temuan penelitian ke dunia nyata, menghasilkan barang atau jasa inovatif, dan menyediakan peluang kerja yang sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan pasar. Program triple helix yang sudah berjalan hingga saat ini di Indonesia yaitu seperti program kampus merdeka melalui magang di bidang industri, proyek sosial, kewirausahaan, dan program Indonesia pintar (KIP dan Pemkab).Melalui program tersebut dapat menunjang dalam peningkatan sumber daya manusia di Indonesia

Membangun Kinerja Unggul Melalui Pelatihan, Pengembangan, Dan Keragaman Sumber Daya Manusia Di Era Digital

Tika Puspita Oktavianingrum, Afidatur Rizqiyah, Abdul Ghofur, Khoirul Umam, Nurul Setianingrum
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengaji pelatihan, pengembangan, dan keragaman sumber daya manusia di (SDM) di era digital yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam organisasi maupun perusahaan. Pelatihan dan pengembangan… bangan SDM adalah elemen vital untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan daya saing perusahaan. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen SDM, termasuk penerapan teknologi canggih dan model kerja yang lebih fleksibel. Keragaman dalam SDM, meskipun memberikan peluang untuk inovasi dan pemahaman pasar yang lebih baik, juga menghadirkan tantangan yang memerlukan pengelolaan yang efektif. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan pendekatan manajemen yang tepat, termasuk perencanaan sistem kerja yang optimal dan pengembangan kemampuan karyawan. Model AMO (Ability, Motivation, Opportunity) digunakan sebagai kerangka untuk meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi/perusahaan juga harus fokus pada analisis kebutuhan pelatihan, perancangan program, pelaksanaan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan strategis, serta menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan efisiensi dan kepuasan kerja di tengah dinamika perubahan teknologi dan tuntutan pasar yang terus berkembang.