Search Articles & Publications

Showing 1169 articles found for "Kerja"

Implementasi Penerapan Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan (K3) Pada Proyek Kontruksi Di Indonesia

Nurul Octaviyanti Ginting, Abdurrazzaq Hasibuan
Abstract: Proyek konstruksi merupakan serangkaian kegiatan yang saling terkait untuk mencapai tujuan tertentu dalam pembangunan atau konstruksi, dengan memperhatikan batasan waktu, biaya, dan mutu yang telah ditentukan. Dalam setiap… ap proyek konstruksi, berbagai sumber daya diperlukan, termasuk tenaga manusia, bahan bangunan, peralatan, metode pelaksanaan, dana, informasi, dan waktu. Manajemen K3 merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat risiko terjadinya risiko dan bahaya yang menyebabkan kecelakaan kerja di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari penerapan manajemen keselamatan dan Kesehatan kerja (k3) pada proyek-proyek konstruksi di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan studi literatur untuk mengumpulkan data dan menganalisis informasi yang terkait dengan penerapan manajemen K3 pada proyek konstruksi di Indonesia. Hasil dari penelitian menunjukkan penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi sudah berjalan dengan baik. Adapun faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan k3 di proyek konstruksi yaitu kurangnya pengetahuan penerapan K3, kurangnya pelatihan mengenai k3, kurangnya anggaran mengenai K3, faktor lingkungan, dan kurangnya tingkat kesadaran pekerja terhadap penerapan manajemen K3.

Pengaruh SMK3 Pada Kinerja Karyawan

Muhammad Sahputra, Susilawati
Abstract: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah kerangka kerja yang dirancang untuk mengelola risiko keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh SMK3… K3 melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) memiliki pengaruh yang signfikan terhadap Kinerja karyawan. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja. Lingkungan kerja yang aman dan sehat meningkatkan kepuasan dan motivasi karyawan, mengurangi tingkat absensi dan turnover, serta mendorong kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. SMK3 membentuk budaya keselamatan yang kuat, meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab karyawan terhadap keselamatan kerja, yang secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kinerja individu dan organisasi.

Faktor Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Rifanny Ananta Dharma, Susilawati
Abstract: Motivasi kerja bagaikan denyut nadi yang menghidupkan organisasi, lembaga maupun perusahaan. Tanpa motivasi yang memadai, organisasi bagaikan tubuh yang tak bernyawa, tak mampu berkarya dan mencapai tujuannya. Tidak jarang… ng perusahaan dihadapkan pada permasalahan motivasi kerja para pekerjanya. Faktor-faktor pemicu perubahan motivasi ini masih belum sepenuhnya dipahami oleh banyak perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja para pekerjanya. Pemahaman ini akan membantu perusahaan dalam mengatasi permasalahan motivasi kerja dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Metode  penelitian  yang  digunakan analisis  literatur untuk menemukan informasi dan gagasan yang relevan dengan topik penelitian atau penulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan pembaca. Hasil dari studi literatur ini adalah adanya hubungan antara prestasi, penghargaan, lingkungan kerja, dan gaji sangat berpengaruh untuk meningkatnya motivasi kerja yang bagus.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Stres Kerja Pada Karyawan Di Industri Manufaktur

Friska Dela Oktapiani, Susilawati
Abstract: This study analyzes the factors that affect the level of work stress in employees in the manufacturing industry sector. This study uses a quantitative approach with data collected through questionnaires distributed to employees… ployees in several manufacturing companies. Regression analysis techniques are used to evaluate the impact of various factors on work stress. In addition, demographic characteristics such as age, education, and employment status also play an important role in determining stress levels. This study recommends the need for management policies that focus on reducing workload, improving work environment conditions, and providing employee welfare programs to reduce stress and improve employee welfare. These findings provide valuable insights for manufacturing companies in their efforts to create a healthier and more productive work environment.

Analisis Manajemen Stres Dan Kesehatan Mental Pekerja Di Era Digital

Syavira Desputri, Susilawati
Abstract: Stres kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tuntutan kerja yang tinggi, kurangnya kontrol, dan dukungan sosial yang kurang di tempat kerja. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis literatur terkait manajemen… stres dan kesehatan mental pekerja di era digital, dengan fokus pada strategi manajemen stres efektif dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Metode tinjauan literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel terbaru yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan seperti edukasi manajemen stres, teknik relaksasi, dan pendekatan psikodinamik dan kognitif perilaku dapat membantu mengurangi gejala fisik dan psikologis stres serta meningkatkan kesejahteraan karyawan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor penyebab stres dan strategi manajemen yang tepat, lingkungan kerja dapat dibuat lebih sehat dan produktif di era digital yang dinamis ini.

Kedaruratan K3 Dengan Kejadian Kecelakaan Pada Proyek Konstruksi Bangunan

M Farouq Al Azid Mrp, Zanzabila Aulya Rokan, Naura Salsabilla Hrp, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ialah aspek teramat krusial di tiap proyek konstruksi, khususnya di lingkungan komplek yang terlibat aktivitas pembangunan. Kecelakaan kerja ialah permasalahan serius yang bisa berimbas… as negatif langsung pada pekerja, lingkungan, serta keseluruhan proyek. Karenanya, analisis kedaruratan K3 menjadi krusial teruntuk mengenali peluang kecelakaan serta perumusan tahapan mitigasi yang sesuai. Filosofi perawatan darurat ialah Penghematan Waktu Langsung teruntuk seluruh perbuatan yang dilasanakan ketika keadaan darurat perlu efektif serta efisien dan waktu respons dihitung dari perawatan darurat pasien datang untuk berobat. Kondisi ini mengingatkan pada pasien yang kehilangan nyawanya hidup dalam tiga cacat berikutnya bahkan sangat singkat. Tanggap darurat ialah wujud usaha manajemen teruntuk perlindungan aktivits produksi pada perusahaan serta menekan resiko kecelakaan, perihal ini menyerupai prinsip kelangsungan usaha. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi penerapan waktu respon perawat dalam penentuan prioritas penanganan pasien kecelakaan darurat.

Analisis Faktor Risiko Penyebab Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konstruksi : Literatur Review

Rahmi Vovo, Susilawati
Abstract: Keluhan musculoskeletal adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeleton yang dirasakan oleh seorang mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai… gai sumber dari jurnal-jurnal yang dipublikasi antara tahun 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa faktor risiko penyebab Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja. Secara keseluruhan, analisis faktor risiko menunjukkan bahwa terdapat kompleksitas dalam penyebab MSDs pada pekerja konstruksi. Upaya untuk mengurangi insiden MSDs harus mencakup pengendalian faktor-faktor risiko yang berasal dari individu, pekerjaan, dan organisasi secara komprehensif.

Peranan Pendidikan Dalam Menumbuhkan Nilai Nilai Dan Karakter Terhadap Peserta Didik Di MTs. Al – Ittihadiyah

Afrahul Fadillah Daulay, Athasya Trizhafira, Maulidya, Ilham Manik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter pada siswa di MTs Al-Ittihadiyah, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pendidikan karakter merupakan aspek krusial… dalam pembentukan moral dan kepribadian siswa, yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap kualitas individu dalam masyarakat. MTs Al-Ittihadiyah sebagai lembaga pendidikan berusaha menanamkan nilai-nilai ini melalui berbagai program dan aktivitas yang dirancang khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung proses pembelajaran dan kegiatan-kegiatan di sekolah yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Wawancara dilakukan dengan guru, siswa, dan orang tua untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam mengenai pelaksanaan dan dampak pendidikan karakter. Analisis dokumen dilakukan terhadap materi pembelajaran dan kebijakan sekolah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah berhasil menanamkan nilai-nilai moral dan religius kepada siswa. Nilai-nilai ini ditanamkan melalui berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang terstruktur. Misalnya, pelajaran agama dan kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah dan ceramah, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan diskusi kelompok yang mendorong kerjasama dan tanggung jawab. Para siswa menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kejujuran, dan kerjasama setelah terlibat dalam program-program ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah. Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak mereka. Selain itu, dinamika sosial siswa, seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan sekitar, juga menjadi faktor yang mempengaruhi efektivitas program pendidikan karakter. Beberapa siswa masih menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah, yang menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan melibatkan berbagai pihak. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter. Kolaborasi ini dapat meningkatkan efektivitas program-program yang telah berjalan dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Dengan dukungan yang kuat dari semua pihak, nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah dapat lebih efektif diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pengembangan program-program pelatihan bagi orang tua dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan moral dan karakter siswa.

Penerapan Teknologi AI Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Industri Manufaktur

Raspiyahni, Susilawati
Abstract: Era industri generasi keempat telah masuk ke Indonesia. Babak baru ini mensinergikan aspek fisik, digital, dan biologi, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), robotika, dan kemampuan komputer belajar… lajar dari data (machine learning), pada manufaktur.Di dalamnya tercakup pemanfaatan data skala besar (big data), teknik penyimpanan data di awan (cloud computing). Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, dimana penulis menggunakan literatur-literatur terdahulu untuk memperoleh data dengan tujuan menelaah peran Teknologi AI dibidang industri. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah peran teknologi AI sangat penting dalam bidang K3 Industri seiring perkembangan zaman untuk dapat mencapai hasil yang telah ditargetkan. Namun, keberadaan teknologi AI ini juga memiliki dampak negatif, yaitu berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat menghasilkan banyaknya pengangguran.

Permohonan Pengurangan Atau Penghapusan Sanksi Administrasi Oleh Wajib Pajak Kepada DJP Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Wajib Pajak

Luluk Listyorini, Hanifatus Salamah, Geza Arditya, Muhammad Haekal
Abstract: Penelitian ini membahas mengenai permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi oleh wajib pajak kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai upaya untuk memenuhi hak-hak wajib pajak. Terdapat dua rumusan… masalah yang diangkat, yaitu bagaimana Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menilai kriteria kekhilafan wajib pajak dalam permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi, serta apa tujuan dan implikasi dari adanya kebijakan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi bagi wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria kekhilafan wajib pajak dan tujuan serta implikasi dari kebijakan pengurangan sanksi administrasi dengan menggunkan metode penelitian yurdis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menilai kekhilafan wajib pajak berdasarkan kriteria kesalahan administratif, kondisi di luar kendali, ketidaktahuan wajar, kerja sama dengan petugas pajak, dan kepatuhan di masa lalu. Tujuan kebijakan pengurangan sanksi administrasi adalah meningkatkan kepatuhan dan penerimaan pajak, mengurangi beban administratif, serta meningkatkan kepercayaan terhadap sistem perpajakan.