Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Ashri"

AL-ISM WA AL-TASHRIF: STRUKTUR I’RAB DAN ISYTIQAQ

Nawal Sa’adah, Muhammad Riswan Liling, Hamzah
Abstract: Kajian ini membahas keterkaitan antara taṣrīf (morfologi), i‘rāb (sintaksis), dan isytiqāq (derivasi makna) dalam sistem bahasa Arab. Ketiga unsur ini saling berhubungan dalam membentuk struktur, fungsi, dan makna kata.… kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai contoh kata dan kalimat dalam bahasa Arab. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa taṣrīf menjelaskan bentuk kata dan perubahannya, i‘rāb menunjukkan fungsi kata dalam kalimat, sedangkan isytiqāq menjelaskan makna asal dan turunannya. Pemahaman terhadap hubungan ketiganya penting untuk memperdalam analisis linguistik Arab dan meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab.

THE EPISTEMOLOGY OF SHARAF SCIENCE: A HISTORICAL OVERVIEW AND ITS CONTRIBUTION TO ARABIC LINGUISTICS

Fatoni, Ahmad Sirfi, Jamil, Muhammad
Abstract: Arabic morphology constitutes a fundamental branch of classical Arabic linguistics, focusing on morphological word transformation (tashrif) and derivational morphology. Despite more than a millennium of development, epistemological… temological inquiry into ilmu sharaf — concerning its sources of knowledge, methods of rule formation, and scientific validity — remains considerably limited in contemporary academic literature, with existing studies tending toward normative and pedagogical orientations that neglect its fundamental philosophical dimensions. This article aims to examine the epistemology of ilmu sharaf from the philosophy of science perspective, tracing its historical genealogy from the early Islamic codification period through to modern Arabic linguistics, and analyzing its contributions to contemporary Arabic morphology. The research employed a qualitative library research method with historical, epistemological, and comparative-linguistic approaches, utilizing critical analysis of relevant primary and secondary sources. The findings reveal that ilmu sharaf possesses a robust epistemological foundation derived from the Qur'an, hadith, classical Arabic fushah poetry, and qiyas (analogical reasoning), and was developed through the methods of sima' (documentation), istinbath (inference), and ta'lil (rational justification) by linguists of the Bashrahn and Kufahn schools. Ontologically, its subject matter is morphological word transformation that produces semantic change; axiologically, it functions to preserve Arabic linguistic purity and facilitate Qur'anic comprehension. The contributions of ilmu sharaf to modern Arabic linguistics are demonstrably significant, particularly in the development of root-and-pattern morphology theory, derivational semantics, and Arabic natural language processing (NLP). These findings indicate that the classical sharaf tradition is not merely historically relevant but also carries important methodological implications for contemporary Arabic computational linguistics.

Manajemen Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Pra Nikah Berbasis Digital di Masjid Nurul ‘Ashri Sleman Yogyakarta

Muhammad, Fatah Syukur, Mustopa
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan dan pelatihan, dampak, faktor pendukung, dan hambatan dari Sekolah Pra Nikah di Masjid Nurul 'Ashri Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan… kan metodologi kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan seleksi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa:(1) Manajemen pelatihan sekolah pra nikah berbasis digital dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan tujuan pelatihan serta menetapkan kurikulum. Perencanaan dilakukan melalui koordinasi awal tim pengelola dengan pembagian tugas untuk setiap divisi, menentukan materi dan narasumber, menjadwalkan pelaksanaan, serta menyiapkan promosi di media sosial. Pelaksanaan dimulai dengan promosi di media sosial dan pendaftaran peserta, diikuti oleh proses pembelajaran dengan metode ceramah dan media digital seperti Zoom dan YouTube. Evaluasi dilakukan dengan meminta peserta mengisi survei kepuasan dan menyelesaikan tugas berupa rangkuman materi dan kuis di Instagram.(2) Dampak dari manajemen pelatihan ini terlihat dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta di berbagai aspek seperti agama, kesehatan fisik dan mental, pengelolaan keuangan, dan teknik komunikasi yang efektif.(3) Faktor pendukung pelatihan sekolah pra nikah meliputi akses yang luas dan mudah, dukungan dari pengurus masjid, penggunaan teknologi modern, beragam materi, dan narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan akses internet, gangguan listrik, kurangnya waktu untuk interaksi tanya jawab, ketiadaan tes awal dan tes akhir dalam pelatihan, serta belum adanya evaluasi peserta setelah menikah.